1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

s*ks Adalah gairah Di luar Kesadaran?!

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by rawing, Apr 22, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. rawing Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 26, 2009
    Messages:
    51
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +138 / -0
    [​IMG]
    PARA ilmuwan mulai memahami bagaimana dorongan s*ks dapat dipengaruhi neurotransmitter (bahan kimia di dalam otak) tertentu, terutama dengan melihat reaksi kita terhadap obat-obatan yang dimaksudkan untuk merawat kondisi lainnya.

    Contoh paling jelas adalah apa yang terjadi pada banyak pasien yang mengonsumsi Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRI), sebuah jenis antidepresan yang bisa mematikan libido. Penambahan dosis SSRI akan meningkatkan serotonin pada neurotransmitter yang dapat membantu mengatur suasana hati. Akan tetapi, obat ini juga dapat meredam dorongan seksual.

    Lalu ada obat lain, seperti Mirapex (diresepkan untuk gejala penyakit kaki gelisah) dan Requip (untuk pasien penyakit Parkinson), yang memengaruhi tingkat dopamin pada neurotransmitter. Orang yang mengonsumsi obat-obatan tersebut sering memiliki efek samping berupa dorongan s*ks berlebihan. Demikian kami kutip dari Health, Selasa (20/4/2010)

    Reaksi obat ini menunjukkan kepada kita bahwa sebagian dorongan seksual pria merupakan hasil dari fungsi kimia tubuh. Namun, emosi ternyata juga memiliki peranan penting dalam gairah s*ks. Sebuah teori mengungkap, s*ks adalah sebuah refleksi otomatis, kecuali emosi Anda dapat digantikan.

    Tes reflek klasik yang dilakukan banyak dokter dengan memukul tendon di lutut menggunakan palu, bisa jadi contoh kasus.

    ”Misalkan, dokter sedang melakukan tes ini, lalu di luar ada perampokan dengan tembakan. Otak Anda akan menggantikan refleks, sedangkan kaki Anda akan tetap tinggal," kata Irwin Goldstein MD, Direktur San Diego Sexual Medicine dan Pemimpin Redaksi The Journal of Sexual Medicine.

    Dr Goldstein menyarankan Anda untuk mempertimbangkan refleks seksual. "Kamu meraba tubuh orang lain saat berada di lantai dansa, dan Anda akan merasa bergairah, bukan? Dan kalau tidak, otak Anda dapat menghambat respons dan Anda tidak akan tertarik,” kata Dr Goldstein.


    Wahai para hadirin sekalian, janganlah lupa memberikan kenangan ijo2 kepadaku!!!!

    :ngupil2::thx::thx::thx::thx::ngupil2:

    sumber : www.detikhealth.com
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.