1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

People Perintis Pendidikan Kaum Wanita

Discussion in 'Official and Free Talk' started by ernimulyandari, May 2, 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. ernimulyandari M V U

    Offline

    ~ 에르니~

    Joined:
    Jul 6, 2012
    Messages:
    9,283
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,165 / -0
    :hi: Sahabat :idws: khususnya Sahabat FI :hi:

    Hari ini tanggal 2 Mei 2014, kami ucapkan selamat...
    :cheers: HARI PENDIDIKAN NASIONAL :cheers:

    Tentang Hari Pendidikan
    Hari Pendidikan Nasional atau biasa disingkat HARDIKNAS, adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya.


    Karena forum ini membahas tentang perempuan... jadi bukan Ki Hadjar Dewantara yang akan kita bahas... melainkan tokoh wanita yang menjadi perintis pendidikan bagi kaum wanita. Tokoh tersebut adalah Dewi Sartika.

    Masa Kecil Dewi Sartika
    [​IMG]
    Dewi Sartika dilahirkan dari keluarga priyayi Sunda, Nyi Raden Rajapermas dengan Raden Somanagara. Meskipun bertentangan dengan adat waktu itu, ayah-ibunya bersikukuh menyekolahkan Dewi Sartika di sekolah Belanda. Setelah ayahnya wafat, Dewi Sartika diasuh oleh pamannya (kakah ibunya) yang menjadi patih di Cicalengka. Oleh pamannya itu, ia mendapatkan pengetahuan mengenai kebudayaan Sunda, sementara wawasan kebudayaan Barat didapatkannya dari seorang nyonya Asisten Residen berkebangsaan Belanda.

    Jadi dapat kita ketahui ternyata, peran orangtua sangat berpengaruh terhadap masa depan sang anak. Ayah dan Ibu Dewi Sartika yang bersikukuh menyekolahkan anak perempuan mereka, akhirnya membawa Dewi Sartika menjadi seorang wanita yang bermanfaat bagi kaumnya dimasa itu.

    Sewaktu kecil, Dewi Sartika sudah menunjukkan bakat pendidik dan kegigihan untuk meraih kemajuan. Sembari bermain di belakang gedung kepatihan, ia sering memperagakan praktik di sekolah, belajar baca-tulis, dan bahasa Belanda, kepada anak-anak pembantu di kepatihan. Papan bilik kandang kereta, arang, dan pecahan genting dijadikannya ********** belajar.

    Ketika berumur 10 tahun, Dewi Sartika sempat membuat heboh desa Cicalengka. Kehebohan tersebut dikarenakan anak-anak pembantu kepatihan yang mampu membaca dan menulis beberapa patah kata dalam bahasa Belanda.

    Setelah remaja, Dewi Sartika kembali lagi kepada ibunya di Bandung. Jiwanya yang telah dewasa semakin menggiringnya untuk mewujudkan cita-citanya. Hal ini didorong pula oleh pamannya, Bupati Martanagara, yang memang memiliki keinginan yang sama. Tetapi, meski keinginan yang sama dimiliki oleh pamannya, tidak menjadikannya serta merta dapat mewujudkan cita-citanya. Adat yang mengekang kaum wanita pada waktu itu, membuat pamannya mengalami kesulitan dan khawatir. Namun karena kegigihan semangatnya yang tak pernah surut, akhirnya Dewi Sartika bisa meyakinkan pamannya dan diizinkan mendirikan sekolah untuk perempuan.


    Perjuangan Dewi Sartika
    Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di sebuah ruangan kecil, di belakang rumah ibunya di Bandung, Dewi Sartika mengajar di hadapan anggota keluarganya yang perempuan. Merenda, memasak, jahit-menjahit, membaca, menulis dan sebagainya, menjadi materi pelajaran saat itu.

    Setelah berkonsultasi dengan Bupati R.A. Martenagara, pada tanggal 16 Januari 1904, Dewi Sartika membuka Sakola Istri (Sekolah Perempuan) pertama se-Hindia-Belanda. Tenaga pengajarnya tiga orang : Dewi Sartika dibantu dua saudara misannya, Ny. Poerwa dan Nyi. Oewid. Murid-murid angkatan pertamanya terdiri dari 20 orang, ruangan yang digunakan untuk belajar adalah ruangan pendopo kabupaten Bandung.

    Setahun kemudian, 1905, sekolahnya menambah kelas, sehingga kemudian pindah ke Jalan Ciguriang, Kebon Cau. Lokasi baru ini dibeli Dewi Sartika dengan uang tabungan pribadinya, serta bantuan dana pribadi dari Bupati Bandung. Lulusan pertama keluar pada tahun 1909.

    Tahun 1906, Dewi Sartika menikah dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata, dari pernikahannya itu ia memiliki putra bernama R. Atot. Kesuksesan Dewi Sartika tidak lepas dari peran sang Suami. Raden Kanduruan Agah Suriawinata mendukung sang istri, karena ia juga memiliki visi dan cita-cita yang sama dengan Dewi Sartika


    Penghargaan yang Diraih Dewi Sartika
    Bulan September 1929, Dewi Sartika mengadakan peringatan pendirian sekolahnya yang telah berumur 25 tahun, yang kemudian berganti nama menjadi "Sakola Raden Dewi". Atas jasanya dalam bidang ini, Dewi Sartika dianugerahi bintang jasa oleh pemerintah Hindia-Belanda.
    Knp bukan oleh pemerintahan Indonesia...??? *Karena pada tahun itu Indonesia belum merdeka... :unyil:


    Akhir Perjuangan Dewi Sartika
    Dewi Sartika meninggal 11 September 1947 di Tasikmalaya, dan dimakamkan dengan suatu upacara pemakaman sederhana di pemakaman Cigagadon-Desa Rahayu Kecamatan Cineam. Tiga tahun kemudian dimakamkan kembali di kompleks Pemakaman Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar, Kabupaten Bandung.


    Jadi... kalian para kaum hawa.... di jaman yang sudah modern ini... tentunya dengan fasilitas elektonik yang sudah mumpuni... jangan malas untuk belajar ya...
    Mari kita isi hari pendidikan dengan memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan yang bermutu bagi masa depan bangsa Indonesia... Memulai semuanya dari lingkup terkecil dulu ya... yaitu keluarga kita... :centil:

    SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL!!!
     
    • Like Like x 23
    Last edited by a moderator: May 16, 2014
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. HateLove M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 12, 2011
    Messages:
    419
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +482 / -0
    Bila masyarakat sebuah negara berpendidikan, maka negara tersebut akan maju.
     
  4. ernimulyandari M V U

    Offline

    ~ 에르니~

    Joined:
    Jul 6, 2012
    Messages:
    9,283
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,165 / -0
    Kak Teloooo sungguh bijak sekali.... :terharu:


    [​IMG]
     
  5. bayuparwata M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 31, 2013
    Messages:
    8,506
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +35,477 / -0
    Lanjutkan perjuangan Dewi Sartika ,, :semangat: :onfire:
     
  6. ernimulyandari M V U

    Offline

    ~ 에르니~

    Joined:
    Jul 6, 2012
    Messages:
    9,283
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,165 / -0
    Knp g ada Hari Sartika ya...:???:
    Yg ada Hari Kartini... :hehe:


    [​IMG]
     
  7. bayuparwata M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 31, 2013
    Messages:
    8,506
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +35,477 / -0
    Karna saat itu Kartini lebih eksis dikancah keperempuanan :hihi:
     
  8. ernimulyandari M V U

    Offline

    ~ 에르니~

    Joined:
    Jul 6, 2012
    Messages:
    9,283
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,165 / -0
    Hmm... bisa jadi karena bukunya Kartini... yg Habis Gelap Terbitlah Terang... :hihi:
    Kartini juga lebih terkenal karena mempunyai teman orang Belanda... #mungkin :hehe:



    [​IMG]
     
  9. iniririn Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 13, 2014
    Messages:
    95
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +37 / -0
    kl baca judulnya pasti semua langsung bilang ibu kartini. dia emang perempuan yang kuat n pinter bangget. semoga perempuan indo meneruskan semangat juangnya
     
  10. ernimulyandari M V U

    Offline

    ~ 에르니~

    Joined:
    Jul 6, 2012
    Messages:
    9,283
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,165 / -0
    Iya.... bener.... :hehe:
    Padahal sebenernya masih ada tokoh laim selain RA. Kartini... :hehe:


    [​IMG]
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.