1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Perang melawan DBD

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by ajok2000, Feb 23, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. ajok2000 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 3, 2009
    Messages:
    14
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +11 / -0
    Berita dari Washington.

    Awalnya cuma ditepuk, lalu pakai racun, lalu pakai raket, membuat mandul nyamuk cowo, sekarang membuat nyamuk cewe ngga bisa terbang. Begitulah teknik2 manusia dalam perang melawan nyamuk.

    Ide yang terbaru: Genetic engineering yang menghasilkan nyamuk betina tanpa sayap.

    Hanya nyamuk betina lah yang biasanya menggigit kita, tapi kalau mereka tidak bisa terbang, mereka tidak bisa mencari mangsa. Mereka diharapkan untuk segera wafat di tanah, begitulah menurut pendapat para peneliti di National Academy of Sciences.

    Tujuan utamanya adalah mencegah nyamuk menyebarkan penyakit, dan para peneliti dipimpin Luke Alphey dari Universitas Oxford di Inggris sedang mempelajari cara untuk mengurangi penyebaran DBD (demam berdarah dengue), yang dibawa oleh nyamuk.

    Para peneliti, mengembangkan metode untuk merubah nyamuk jantan secara genetis, yang kemudian dapat kawin dengan yang betina.

    Anak2 mereka akan mengalami perubahan pada sayapnya sehingga mencegah para betina untuk terbang.

    Yang jantan masih bisa terbang, tapi mereka tidak menggigit manusia.
    :hero:

    "Teknologi ini khusus spesifik per spesies, karena jantan yang dilepas hanya akan kawin dengan betina yang spesiesnya sama," kata Alphey.

    "Ini lebih ditargetkan & ramah lingkungan daripada menggunakan semprotan insektisida kimia, yang meninggalkan sisa racun."

    Cara lain untuk menahan penyebaran penyakit seperti malaria termasuk mensterilisasi nyamuk jantan, yang dapat kawin dengan betina, tapi tidak menghasilkan keturunan.

    Meski kelambu banyak digunakan, para peneliti mengatakan bahwa nyamuk penyebar DBD menggigit di siang hari bukan malam.

    Meski penelitian ini ditujukan pada DBD, Alphey & lainnya, mengatakan ini dapat juga diadaptasikan untuk penyakit2 seperti malaria & West Nile fever.

    Penelitian didanai oleh Universitas California & National Institutes of Health.

    sumber
     
    • Like Like x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. dejivrur M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,109 / -2
    daripada susah susah rekayasa genetik mending selalu lakukan 3M

    menutup wadah wadah yang mungkin dapat menampung air hujan
    menguras bak mandi/reservoir air secara berkala
    mengubur barang barang bekas dan sampah yang mungkin dapat menadah air hujan

    dan pake minyak sereh, karena nyamuk paling benci sama wangi wangian minyak sereh
     
  4. shangrila_21 M V U

    Offline

    --- ཞངརིལ ---

    Joined:
    Nov 12, 2009
    Messages:
    5,275
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +32,893 / -1
    kalo dipikir-pikir memang caranya sangat efektif, tetapi kira-kira apakah cara tersebut dapat menganggu keseimbangan alam dan juga mungkin akan menganggu rantai makanan juga :???:
     
  5. gamz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 1, 2009
    Messages:
    746
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +462 / -0
    sebenarnya penerapan 3m Seperti yang dikatakan atas ane dah cukup kok,
    lingkungan hidup yang baik akan menjauhkan kita dari gigitan nyamuk-nyamuk yang nakal kok..:hehe:
    :piss:
     
  6. mulia24 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 18, 2009
    Messages:
    284
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +47 / -0
    keseimbangan alam akan terganggu jika kita merusak/mengubah kunci dari pembawa keseimbangan itu. :gotdrink:

    misalnya, banyak orang yang masih takut dan menganggap burung hantu adalah pembawa sial atau pembawa berita kematian. nah, pernah di negara X (maaf saya lupa nama negaranya :maaf: ) masyarakat di sana mirip dengan di Indonesia, masih rada primitif, khususnya di daerah pedalaman, mereka bergantung hidup dengan bercocok tanam. ketika melihat populasi burung hantu makin banyak, mereka ketakutan dan menganggap akan ada bencana, maka penduduk daerah tsb melakukan perburuan burung hantu besar2an, banyak yang dibunuh dan tinggal sedikit yang hidup. hasilnya? panen mereka hancur dan gagal karena mereka telah merusak balance of nature, mereka membasmi burung hantu sehingga tikus yang merupakan makanan utama burung hantu bebas berkembang biak (dalam beberapa bulan, tikus bisa berkembang biak hingga ratusan ekor :hot: ). nah, itulah contoh dari keterbelakangan pengetahuan yang berbuah gagal panen dan berujung pada kelaparan. :onion-07: karena telah merusak keseimbangan alam

    entah mengapa di negara berkembang burung hantu di takuti, padahal di banyak negara maju, (sedikit terinspirasi novel HP) burung hantu dipakai untuk mengirimkan surat, berburu tikus, mengawasi malam (AKA camera/satpam <burung hantu terkenal akan kemampuannya bergerak nyaris tanpa suara dan kemampuannya *menembus* gelapnya malam)

    nah, saya tidak melihat ada keseimbangan alam yang terganggu oleh hilangnya nyamuk (kemungkinan besar hanya akan berkurang) :onion-10:


    cukup, asal tetangga kita juga demikian.

    seperti di lingkungan saya, saya menjaga kebersihan rumah saya dan halaman saya, 3M pasti diterapkan, nyatanya? nyamuknya tetap rame!!! :hot: badan saya penuh bendol tiap kali kebelakang memandikan anjing saya. :sigh:

    mengapa? tetangga saya tidak mengenal 3M (tidak mau tahu) :keringat: dan sialnya bagi saya, koq mereka tidak kena DBD aja yah biar insyaf :dribble:
     
    • Like Like x 1
  7. notox Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Nov 11, 2008
    Messages:
    2,840
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +10,012 / -0
    Iya tuh bereskperiment dgn genetika bsa menjadi bomerang lho!
    Klo nyamukny salah berevolusi --> bsa2 ada wabah penyakit baru.
    Seperti flu burung kan jaman dahulu gk ada --> bru muncul di era modern.

    Iya cara ini yg paling tepat yg bisa dilakukan oleh kita² karena mudah,simple dan aman :top:
     
  8. MeTim_Holey M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Oct 18, 2009
    Messages:
    512
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,082 / -0
    3M sudah diteliti lebih lama saia rasa, dan pake cara itu saia rasa udah lebih efektif daripada pake cara alternatif yang abru ini dan ebih memakan biaya
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.