1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan, Kemenhub Minta Atribut Ojol Tidak Dijual Secara Bebas

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Nov 13, 2019.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    2,439
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +85 / -0
    Pasca ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11) sekitar pukul 08.45 WIB tadi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera melarang atribut ojek online dijual secara bebas.

    Pasalnya, dilaporkan bahwa terduga pelaku bom bunuh diri tersebut mengenakan atribut ojek online, yang memang di era sekarang ini jadi pemandangan lumrah sehingga tidak memicu kecurigaan.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi sendiri yang mengungkapkan pelarangan penjualan atribut ojek online secara bebas itu, saat dimintai tanggapannya akan digunakannya atribut ojek online dalam ledakan bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara.


    [​IMG]
    Penjualan atribut ojek online secara bebas berpotensi merusak kepercayaan masyarakat atas driver ojek online bila atribut itu disalahgunakan. (Foto: TEMPO/Muhammad Hidayat)

    "Saya juga akan komunikasi dengan aplikator apakah mungkin penjualan atau pendistribusian (jaket ojol) akan dibatasi ke yang benar-benar berprofesi (sebagai mitra pengemudi ojek online),” ujar Budi di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (13/11/2019), dikutip dari Kompas.com.

    Penjualan atribut ojek online secara bebas menyulitkan penyelidikan, pasalnya belum tentu pelaku benar-benar berprofesi sebagai driver ojek online atau kerap disebut driver ojol. Hal ini juga berpotensi merusak citra driver ojol di mata masyarakat.

    “Sekarang kan gini, jaket itu bisa di mana-mana dijual bebas juga. Bisa juga itu sebagai bentuk penyamaran dia bahwa seolah-olah dia berprofesi itu dan dia bisa masuk ke mana-mana,” kata Budi. “Belum (ada laporan dari aplikator ojek online), saya justru tahunya dari media," tambahnya.

    Diberitakan, seorang pria mengenakan jaket berlogo ojek online meledakkan bom bunuh diri di halaman Mapolrestabes Medan, Rabu pagi. Pelaku diketahui meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan. Korban terluka mencapai 6 orang, di mana 4 di antaranya adalah personel Polri.

    Selain itu sejumlah kendaraan yang diparkir di TKP juga disebutkan rusak ringan.

    Tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Inafis, Gegana, dan Puslabfor masih menggelar olah tempat kejadian perkara.



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.