1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Wisata Pariwisata di Bali

Discussion in 'Travelling and Culinary' started by NuRaider, Sep 10, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    • Like Like x 9
    • Thanks Thanks x 2
    Last edited: Oct 1, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    ISTANA TAMPAK SIRING

    [​IMG]


    Istana Kepresidenan Tampaksiring berada pada ketinggian lebih kurang 700 meter dari permukaan laut, berlokasi di atas perbuktian di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Pulau Bali. Merupakan satu-satunya istana kepresidenan yang dibangun masa pemerintahan Indonesia yang dibangun pada tahun 1957 - tahun 1960, sepenuhnya ditangani oleh putra-putra Indonesia, atas prakasa Presiden I Republik Indonesia : Soekarno.

    Nama Tampaksiring diambil dari dua buah kata bahasa Bali, tampak (bermakna telapak) dan siring (bermakna miring). Menurut legenda yang terekam pada daun lontar Usana Bali, nama itu berasal dari bekas tapak kaki seorang raja yang bernama Mayadenawa. Kawasan hutan yang dilalui Raja Mayadenawa dengan berjalan di atas kakinya yang dimiringkan itulah wilayah ini dikenal dengan nama Tampaksiring.

    Istana Tampaksiring dibangun secara bertahap, arsiteknya R.M Soedarsono. Pertama kali dibangun adalah Wisma Merdeka dan Wisma Yudhistira pada tahun 1957, dilanjutkan perampungan tahun 1963. Selanjutnya untuk kepentingan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN XIV, di Bali pada tanggal 7 - 8 Oktober 2003, di bangun gedung baru dan merenovasi Balai Wantilan, bangunan pintu masuk tersendiri yang dilengkapi dengan Candi Bentar, Kori Agung, serta Lapangan Parkir berikut Balai Bengongnya.

    Istana Tampaksiring difungsikan disamping untuk acara-acara Presiden dan Wakil Presiden dalam hal kepemerintahan dan kenegaraan, juga peruntukan untuk tempat peristirahatan bagi Presiden dan Wakil Presiden peserta keluarga, serta bagi tamu-tamu negara. Menurut catatan, tamu-tamu negara yang pernah berkunjung ke Istana Kepresidenan Tampaksiring, antara lain Presiden Ne Win dari Birma (sekarang Myanmar); Presiden Tito dari Yogoslavia, Presiden Ho Chi Minh dari Vietnam, Perdana Menteri Nehru dari India, Perdana Menteri Khruschev dari Unit Soviet, Ratu Juliana dari Belanda dan Kaisar Hirohito dari Jepang.

    Komplek Istana Kepresidenan Tampaksiring kini terdiri dari lima gedung utama dan satu pendapa. Dua gedung utama diberi nama Wisma Merdeka (1.200 meter persegi) dan Wisma Negara (1.476 meter persegi) yang dipisahkan oleh celah bukit sedalam lebih kurang 15 meter namun terhubung dengan jembatan sepanjang 40 meter, tiga gedung utama yang lainnya diberi nama Wisma Yudhistira, Wisma Bima, dan ruang untuk konferensi, serta Balai Wantilan.
    Sumber : www.indonesia.go.id
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  4. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    PURA LUHUR ULUWATU
    [​IMG] [​IMG]



    Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung.

    Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari Abad 11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali di akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah/Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu.

    Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.

    Pura Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.

    Pura Uluwatu juga menjadi terkenal karena tepat di bawahnya adalah pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga surfing, bahkan event internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat surfing selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik.

    source:wikipedia dan www.uluwatu.org
     
    • Thanks Thanks x 1
  5. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    Candi Budha Kalibukbuk

    Candi Budha Kalibukbuk
    [​IMG] [​IMG] [​IMG]


    Setelah lima belas tahun dalam proses pemugaran setelah ditemukan seorang warga saat menggali sumur, Situs Candi Budha Kalibukbuk kini berdiri dengan kokoh dan dibuka untuk umum setelah diresmikan Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia.

    Situs Candi Budha Kalibukbuk yang berlokasi di Desa Kalibukbuk, sebelah selatan persimpangan Lovina, Minggu (24/5) diresmikan Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, Hari Untoro Drajat dan selanjutnya keberadaan peninggalan abad VII – XIV Masehi itu dinyatakan terbuka untuk umum.

    Sesuai dengan UU.RI No. 5 Tahun 1992 tentang benda cagar budaya, keberadaan Situs Candi Budha Kalibukbuk, yang dipugar diatas lahan seluas 6 are milik Anak Agung Ngurah Sentanu, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kepentingan agama, sosial, ilmu pengetahuan, dan pariwisata.

    keberadaan Situs Candi Budha Kalibukbuk, pertama kali diketahui dengan ditemukannya stupika dan meterial tanah liat oleh penduduk setempat saat melakukan penggalian kolam renang di belakang Hotel Angsoka pada tahun 1991, kemudian pada tahun 1994, untuk kali kedua ditemukan benda serupa dikebun kelapa milik Anak Agung Sentanu saat akan mengali tanah untuk membuat sumur.

    Dari penemuan itu, selanjutnya dilakukan penelitian secara intensif mulai tahun 1994 sampai dengan tahun 2002. Sedangkan pemugarannya berlangsung tahun 2004-2009. Dari eskavasi penyelamatan, ditemukan batu bata bertulis motif sulur-suluran, relief gajah dan gana yang merupakan bagian dari candi, 100 stupika, serta susunan batu andesit. Berdasarkan temuan itu, Candi Kalibukbuk diperkirakan berasal dari sekitar abad VII-XIV Masehi.

    source: www.beritabali.com
     
    • Thanks Thanks x 1
  6. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    Jatiluwih

    Jatiluwih
    [​IMG]

    Salah satu tempat yg di usulkan untuk menjadi " World Herritages " ato " Warisan Dunia " dari Indonesia.Jatiluwih, terletak pada ketinggian 700 m diatas permukaan laut, + 27 km ke arah Utara kota Tabanan. Jati Luwih sebagai Desa Wisata merupakan salah satu obyek yang terindah di Bali, dengan pemandangan yang luas dan panorama sawah yang bertingkat yang tiada taranya. Di sebelah utaranya dilatarbelakangi oleh gunung yang berhutan lebat dengan udara yang sejuk dan bersih.

    Daerah persawahan ini berbentuk teras dengan luas sekitar 636 hektar. Sawah ini menggunakan sistem pengairan subak yaitu sistem pengairan atau irigasi tradisional Bali yang berbasis masyarakat. Subak memiliki pura yang dibangun untuk dewi kemakmuran dan dewi kesuburan. Keunikan sawah berteras inilah yang membuat Jatiluwih dinominasikan masuk daftar UNESCO World Heritage sebagai warisan budaya dunia.

    Daerah yang terdiri dari kata "Jati" dan "Luwih" yang berarti "benar benar indah" ini juga menyediakan permainan air yang bisa Anda nikmati. Setelah Anda memakai pelampung, helm, serta peralatan lainnya, anda dapat terus menuju tempat permainan dengan kembali menggunakan mobil Volkswagen. Permainan air berada di sebuah sungai yang dibendung aliran airnya. Anda akan menyusuri sungai dengan menggunakan sebuah ban pelampung. Anda hanya tinggal tidur diatas pelampung sambil menikmati pemandangan di kanan kiri anda, dan aliran sungai akan terus membawa Anda ke permainan selanjutnya, yaitu Anda akan bermain rafting atau arung jeram.

    Setelah sampai di tempat rafting, Anda harus naik ke sebuah perahu karet yang berkapasitas 2 orang. Seorang pemandu akan ikut dalam perahu karet dan bertugas untuk mendayung. Dalam perahu karet, Anda akan merasakan air sungai yang akan menghantam Anda sepanjang sungai yang disusuri. Selesai dengan perahu karet, Anda akan naik jeep off the road kecil untuk kembali ke restoran.

    Bila Anda ingin lebih menikmati panorama dan merasakan perjalanan off road, Anda sebaiknya duduk di bagian depan jeep agar bisa lebih leluasa melihat sekeliling dan merasakan perjalanan Anda. Setelah sampai restoran, Anda dapat berbilas kemudian kembali ke bus dengan kembali menggunakan Volkswagen. Bila Anda ingin melupakan sejenak rutinitas perkotaan, suasana pedesaan Jatiluwih di Bali siap menyambut Anda.

    source: ini dan berbagai sumber
     
    • Thanks Thanks x 1
  7. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    Gitgit

    Gitgit ( Air terjun Gitgit)

    [​IMG] [​IMG]


    Air Terjun ini terletak di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada. Dari Kota Singaraja berjarak 11 km ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul. Air terjun yang berketinggian ± 35 meter ini sangat asri dan memiliki panorama yang indah dan berada di lingkungan yang berhawa sejuk.Turun dengan jalan kaki setelah melewati tempat Parkir Gitgit, beberapa pemuda lokal yang diorganisir oleh desa adat setempat menawarkan jasa mengantar para wisatawan menuju wisata air terjun yang indah ini. Disamping suara deburan air terjun dan kicauan burung, hamparan sawah, perkebunan cengkeh dan kopi / begitu pula tumbuhan bambu sepanjang jalan menuju air terjun menyuguhkan suasana damai dan alami.
     
    • Thanks Thanks x 1
  8. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    Lovina

    [​IMG] [​IMG] [​IMG]

    [​IMG] [​IMG] [​IMG]

    [​IMG]

    Lovina terletak di Bali Utara di pesisir utara Pulau Bali tepatnya sekitar 10 km arah barat Singaraja. Pantai Lovina berada di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. Karena itu, kadang orang menyebutnya sebagai kawasan wisata Kalibukbuk.

    Pantai Lovina yang berpasir hitam ini masih alami sehingga menarik dikunjungi. Yang menarik di Pantai Lovina adalah perjalanan ke tengah laut di perairan Lovina. Anda dapat menjumpai lumba-lumba di perairan Lovina yang terletak sekitar 1 kilometer dari bibir pantai. Laut Bali yang berada di perairan Lovina relatif tenang sehingga Anda bisa berwisata di laut tersebut dengan menggunakan perahu nelayan.

    Kawasan Lovina terkenal terkenal sebagai tempat untuk menyaksikan pertunjukkan lumba-lumba liar. Karena Lovina tekenal dengan pantai lumba – lumbanya, maka di bangun juga patung lumba – lumba. Anda dapat langsung menyaksikan tingkah laku yang lucu dan bersahabat dari lumba-lumba langsung di tengah laut. Tentu ini akan menjadi pengalaman liburan yang menarik untuk anda. Di kawasan Lovina terdapat ratusan ekor lumba-lumba.

    Untuk bisa melihat atraksi lumba-lumba liar, Anda harus berangkat pagi sekali saat matahari akan terbit. Mengapa? Karena lumba-lumba di kawasan ini hanya muncul antara pukul 6 pagi hingga 8 pagi. Pada jam itu, puluhan lumba-lumba akan beratraksi secara alami menunjukkan kegiatan mereka. Ada yang sekadar berenang di permukaan air, ada juga yang melompat-lompat. Tentu hal ini akan membuat takjub akan keindahan binatang laut berwarna hitam tersebut.

    Biasanya para wisatawan sudah berkumpul di pantai sekitar pukul 5.30 WITA untuk berangkat ke tengah laut. Anda bisa menyewa perahu nelayan yang memang disediakan untuk perjalanan tersebut. Perjalanan dimulai dengan menggunakan perahu kecil yang hanya bisa mengangkut maksimal 4 orang selain sang nelayan. Perahu akan membawa Anda sekitar satu hingga dua kilometer ke arah tengah laut ke tempat biasanya lumba-lumba akan muncul.

    Selama perjalanan, Anda bisa melihat-lihat pemandangan laut yang luas dan seraya perahu menjauhi daratan, Anda bisa melihat daratan Lovina dari kejauhan seperti siluet. Setelah sampai di tengah laut, sang nelayan akan menyusuri ke tempat biasanya lumba-lumba akan muncul. Dan apabila ada sekelompok lumba-lumba yang melompat, sang nelayan akan memberitahu perahu-perahu lain di sekitarnya sehingga perahu-perahu tersebut akan menambah kecepatan untuk mengejar sekelompok lumba-lumba itu.

    Tentu anda dapat merekam sewaktu lumba-lumba tersebut berlompatan di tengah laut. Ada juga para wisatawan yang tidak bisa melihat lumba-lumba tersebut. Hal ini tergantung dari faktor alam juga seperti pasangnya air laut, arah angin, dan tentu saja keberuntungan anda untuk dapat melihat lumba-lumba liar tersebut. "Pengejaran" ini akan berlangsung kira-kira 3 jam. Namun, apabila Anda sudah merasa mual karena mabuk laut Anda tidak perlu ragu ragu untuk memberitahu sang nelayan untuk kembali ke daratan.

    Seraya perjalanan kembali ke daratan, Anda bisa menikmati pemandangan sepanjang pantai Lovina dengan jelas karena matahari sudah bersinar dengan terangnya. Anda juga dapat menikmati wisata taman laut di perairan Lovina.

    Di kawasan Lovina, Anda juga dapat menyelam atau snorkeling untuk menikmati keindahan laut di pantai tersebut. Anda dapat menjumpai beragam ikan hias yang cukup ramah untuk mendatangi para penyelam. Memang taman laut di Lovina tidak seindah taman laut lainnya di Indonesia. Namun, Anda akan cukup senang bermain-main dengan ikan hias di perairan ini.
     
    • Thanks Thanks x 1
    Last edited: Oct 1, 2009
  9. auli123 Gatotkaca

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Aug 2, 2008
    Messages:
    9,199
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +16,187 / -0
    bali :blink:
    udah lama gak kebali :bolakbalik:
    terakhir kelas 2 SMA :haha:
    numpang ngejunk
     
  10. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    masih mending klo gw ke Surabaya pas umur 3 tahun, sama dalem kandungan kata nyokap..

    :haha:

    Silahkan datang kembali li... :top:
     
  11. lion Gatotkaca

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Jan 21, 2009
    Messages:
    13,961
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +301,324 / -0
    saia malah cuma 1 kali ke Bali :((
    Itupun waktu masih SMP :((
    Sekarang Bali udah banyak berubah nggak ya :???:
     
  12. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    klo utnuk hiburan dah banyak berubah bro..

    Klo untuk pariwisata, kebanyakan masih yang itu..

    Cuman mungkin ada penambahan kawasan baru lagi..

    Sebisa mungkin trit ini akan diupdate.. :haha:
     
  13. lazuard M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 30, 2009
    Messages:
    411
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +13 / -0
    baliiiii.,.,., :D taun kmaren baru ksana.,.,. masih indah:D

    ada tujuan baru neh kalo ke bali:D
     
  14. mizeto M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Sep 10, 2009
    Messages:
    279
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +19 / -0
    Hmmm sekarang kira2 biaya kesana berapa nih??????
     
  15. ajoes Members

    Offline

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +6 / -0
    Kalo sya tnggal d Bali........:onion-03:

    kadang2 malah ngerasa bosen tinggal di bali......:onion-44:



    oh ya......

    Ubudnya mana????????:onion-13::onion-66::th_107_:

    ubud kan terkenal


    oh yw....
    usename saya ini artinya "ganteng" dalam bahasa bali
    :idws:
     
  16. loki7 M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 29, 2009
    Messages:
    32
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +93 / -0
    besuk married ke bali ahhh
     
  17. kucinglistrik M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    5,194
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +38,594 / -0
    wah pesonanya bikin ay pingin jalan2 ke bali..... :mimisan:
     
  18. sopkambingtegal Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 11, 2009
    Messages:
    51
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +23 / -0
    duh masi februari 2010 br ke bali huhuhu
     
  19. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    Burung Kokokan di Desa Petulu, Ubud

    [​IMG]

    Anda tahu burung Bangau kan? Nah di Desa PETULU, Ubud sekitar 10 menit drive dari central Ubud, terdapat sekumpulan burung bangau ini. Bangau atau Ibis atau bahasa Bali-nya KOKOKAN hidup dengan damai dipohon2 yg ada di desa Petulu tanpa diganggu sedikitpun. Saya pertama kali tahu lokasi ini th 1993, saat tidak sengaja tersesat mencari jalan ke Ubud. Saat itu saya terkejut mendapati desa yg masih banyak sawahnya ini dihuni oleh ratusan burung kokokan. Banyak deh. Kemaren pas menyusuri Ubud ricefields, kembali saya melewati desa ini. Wah…ternyata udah banyak perubahan. Sawah yg tadinya sepanjang jalan desa kini telah menjadi rumah2 penduduk dan gudang pemotongan kayu. Sawahnya sih masih banyak. Cuman yg ga berubah, burung kokokan masih banyak, lebih banyak lagi dari 13 tahun yg lalu (ribuan kai jumlahnya…buanyak dech!). Saya berhenti dan ambil gambar. Sekalian ngobrol2 dengan penduduk sekitar utk mengetahui cerita keberadaan kokokan di Petulu ini.

    Dari Pak Siti, orang tua yg saya temui disawah, kokokan ini mulai bersarang di desa Petulu sejak th 1965. Dia inget karena anaknya yg pertama masih berusia 1 bulan dan burung2 ini mulai datang ke pohon2 yg ada di desa itu. Jumlahnya hanya sekitar 5 ekor. Beberapa bulan kemudian, jumlahnya mulai bertambah banyak. Istilah kerennya tuh burung migrasi dari tempat yg dulu ke desa Petulu. Awalnya oleh masyarakat sekitar, burung2 ini ditangkap utk dipelihara atau dipotong jadi makanan. Dari sini keanehan terjadi. Mereka yg menangkap burung2 ini selalu datang kembali ke desa dan mengembalikannya. Tidak kuat katanya. Tidak kuat kenapa? Menurut Pak Siti, orang2 ini setelah menangkap burung kokokan tsb mulai didatangi oleh makhluk2 aneh bertubuh besar dan menyeramkan. Dalam mimpi maupun kenyataan. Ini bukan halusinasi, karena yg mengalaminya lebih dari 50 orang. Akhirnya setelah berkonsultasi dengan seorang pendeta, dilakukanlah ritual permintaan maaf di Pura Desa setempat. Saat prosesi berlangsung, pemangku pura desa mengalami trance dan mengatakan kalo burung kokokan ini sebenarnya adalah rencang (pengawal) Ida Betara yg dipuja di pura desa setempat. Burung2 ini adalah pasukan yg akan menjaga desa secara segi niskala (dunia maya) dari gangguan penyakit dan hama yg menyerang sawah mereka. Ini terbukti, setelah masyarakat membuat sebuah tugu di pura desa sbg persembahan thd kokokan ini, desa menjadi makmur, panen melimpah dan tidak ada bahaya yg mengancam sampai dengan hari ini.


    Burung Kokokan yg ada di desa Petulu memiliki warna badan putih dengan punggung dan wajah coklat. Mereka hidup dipohon2 yg ada disepanjang jalan desa sampai depan Pura Desa Adat Petulu (3 km). Kokokan akan ada disini mulai sasih (bulan Bali) kelima sampai kesanga (bulan ke-5 s/d ke-9) atau dalam masehinya Oktober-Maret. Periode ini ribuan ekor burung kokokan akan membuat sarang, bertelur, mengeramkan telurnya sampai menetas, dan bulan Maret anak2 kokoan sudah mulai bisa terbang. Periode April-September, populasi Kokokan yg terlihat disini jumlahnya berkurang siang hari. Mungkin mereka terbang ke daerah lain utk mencari makanan. Dan saat senja sekitar jam 5.30, mereka akan kembali lagi ke desa Petulu. Jadi paling enak kalo mau lihat ribuan burung kokokan di Petulu adalah periode Oktober-Maret. Jika kita berkunjung kesini, jangan lupa untuk menaruh sejumlah uang kecil sbg donation terhadap desa dikotak yg telah disediakan di Pos Penjagaan ujung desa. Kita akan sangat beruntung jika saat main ke Petulu bisa melihat kokokan yg berwarna hitam. Menurut penduduk desa, jumlahnya cuman 2 ekor, dan mereka adalah pemimpin dari ribuan kokokan di Petulu. Katanya sih itu pertanda good luck..!!!
     
    • Like Like x 1
    Last edited: Sep 18, 2009
  20. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,566 / -0
    Museum ANTONIO BLANCO Ubud

    [​IMG]

    Museum Renaissance BLANCO adalah sebuah penghargaan terhadap seniman besar DON ANTONIO BLANCO yg terletak di rumahnya, Campuhan-Ubud. Lokasinya yg tepat diatas sungai Campuhan dengan hawa perbukitan yg sejuk dan tenang, membuat Antonio Blanco menerima tanah pemberian Raja Ubud ini untuk dijadikan rumah sekaligus studio seni-nya. Blanco bukan hanya seorang pelukis, dia adalah seniman serba bisa. Pelukis kelahiran Spanyol th 1911 ini pernah menjadi aktor di Hollywood, juga suka membuat puisi-puisi yg dipadukan dengan unsur seni rupa lainnya. Yang tidak bisa ditiru dari seorang Blanco adalah kemampuannya dalam menggambarkan keindahan wanita. Semua lukisan Blanco bertemakan keindahan wanita dalam bentuk wanita yg sedang telanjang. Berbeda dengan pornografi, lukisan Blanco benar-benar adalah art kelas tinggi. Model yg dipakai adalah istrinya sendiri, Ni Rondji, anak sulungnya Tjempaka Blanco, dan model-model lain yg dianggap layak untuk diabadikan keindahannya. Tidak heran, Presiden Soekarno pada jamannya sering mengunjungi rumah Blanco, kedua-duanya adalah penganggum wanita.

    Antonio Blanco meninggal th 1999 dalam usia 88 tahun. Sang Maestro diaben dengan upacara Hindu di Ubud. Satu-satunya anak laki yg dimiliki oleh Antonio Blanco, Made Mario Blanco kini meneruskan kemaestroan bapaknya. Lukisan Mario berbeda dengan lukisan Antonio. Mario lebih menjadikan sesuatu benda sbg obyek dengan gaya 3 dimensi yg luar biasa. Terus terang saya lebih menyukai lukisan Mario daripada Antonio. Kesamaan bapak anak ini adalah kreativitas yg luar biasa dalam membuat bingkai/pigura. Kita tidak akan menjumpai model dan style pigura seperti yg dipakai pada lukisan Blanco. Sangat unik sangat menarik. Saya kenal keluarga Blanco ini th 1993-1994, saat itu saya berkawan akrab Iwan, keponakan Ni Rondji, yg kebetulan dari kecil sudah diajak tinggal dikeluarga Blanco. Sering saya menemani Iwan menunggui rumah Blanco yg di Sanur. Dan kalo ke Ubud rumahnya Blanco, sering dulu ikut makan disana. Jangan pikir makanannya elite, adanya cuman nasi ketela kayak makanan orang-orang kita era th 1940-1960. Yg saya tahu saat itu, kalau Antonio Blanco yg dirumahnya disebut TUAN sedang melukis, tidak diperbolehkan masuk ke studio lukisnya. Satu kata yg sering diucapkan oleh Tuan saat sedang marah adalah “Sakit Gede”, ekspresi khas orang Ubud kalau sedang marah yg kira-kira artinya sama dengan “wong uedaann…!!” hehehehe…

    Cukup dengan membayar tiket masuk Rp.20.000.- per orang, kita tidak akan rugi mengunjungi Museum Blanco. Rumah yg asri dan sangat hijau, burung-burung jenis golden macaw, kakatua raja dan kakatua putih menjadi pemandangan yg menarik. Kita akan dipandu oleh staff yg ada disini untuk melihat museum berlantai dua tempat lukisan asli Blanco berada. Didepan museum terpampang megah tanda tangan Antonio Blanco yg dibuat dalam kertas lipatan. Didalam museum terlihat banyak lukisan Antonio Blanco terpajang didinding lantai 1 dan 2. Sorry guys, no camera allowed here..!!!. Selanjutnya menuju ke ruangan yg ada photo-photo Antonio dengan keluarga dan orang-orang penting, yg tembus ke ruangan tempat Mario Blanco memajang karya-karyanya. Terakhir adalah studio tempat Blanco melukis yg sekarang dipakai Mario untuk melukis. Kalo mau photo bergaya bak pelukis, dipersilahkan. Disini juga disediakan souvenir yg bisa kita beli bawa pulang berupa foto lukisan asli Antonio Blanco yg ditempel diatas selembar kertas dan ditandatangani oleh Mario. Kalau mau nambahin tulisan lain misalnya “Kenang-kenangan untuk (siapa)”, tinggal kasih tahu staffnya aja, nanti dia akan minta Mario menuliskan sekaligus membubuhkan tanda tangannya. Oh yah, Mario Blanco mostly berada dirumah itu setiap harinya, so kita bisa ngobrol-ngobrol sama dia. Lihat juga web Blanco di http://blancobali.com
     
    Last edited: Sep 18, 2009
  21. chipvenom MODERATOR

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Nov 4, 2008
    Messages:
    2,480
    Trophy Points:
    277
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +8,906 / -0
    masih pengin lihat sunset ma pasangan
    sialllllllllll :madesu: pas kebali past jomblo
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.