1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Para Astronom Menemukan Sebuah Objek Terjauh di Tata Surya

Discussion in 'JaBoDeTaBek' started by Gunawan02, Jan 30, 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Gunawan02 Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jan 14, 2015
    Messages:
    215
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +0 / -0
    cahaya.co - Para peneliti dari Institusi Carnegie, Scott Sheppard dan Chadwick Trujilo menemukan obyek terjauh dalam sistem tata surya yang disebut VP113. Lokasi VP113 mengalahkan Sedna yang selama ini dikenali sebagai obyek terjauh pada awan Oort bagian dalam. Selain Sedna dan VP113, peneliti menduga ada lebih banyak lagi obyek yang terdapat di lokasi itu.

    Dalam ukuran astronomical unit (AU), titik orbit terdekat VP113 ke matahari setara dengan 80 kali jarak bumi ke bintang itu. Planet-planet batuan, seperti bumi, dan asteroid umumnya berada pada posisi antara 0,39-4,2 AU. Sementara planet-planet gas raksasa berada pada posisi 5-30 AU. Sabuk Kuiper, yang berisi banyak obyek beku termasuk Pluto, berjarak sekitar 30-50 AU dari matahari. Tepi tata surya diperkirakan terletak pada jarak 50 AU. Sementara posisi Sedna jaraknya sekitar 76 AU.

    Sepphard dan Trujilo memperkirakan ada sekitar 900 obyek yang memiliki orbit seperti Sedna dan VP 113. Diameter benda-benda angkasa itu bisa lebih dari 1.000 kilometer. Populasi pada awan Oort bagian dalam bisa lebih banyak dari yang dimiliki Sabuk Kuiper dan sabuk asteroid utama.

    Sheppard mengatakan pelacakan obyek-obyek jauh itu membantu pemahaman bagaimana sistem tata surya terbentuk dan berevolusi. "Beberapa obyek yang ada di dalam awan Oort ukurannya bisa melebihi Mars bahkan Bumi," kata Sheppard. "Masalahnya, banyak obyek di sana letaknya begitu jauh sehingga yang terbesar sekalipun sulit dideteksi dengan teknologi manusia saat ini."





    Sheppard dan Trujilo menggunakan teknologi Dark Energy Camera (DECam) pada teleskop NOAO yang garis tengahnya mencapai empat meter di Cile. DECam punya jangkauan pandang yang lebih besar dari teleskop berukuran empat meter atau lebih. Mereka bisa mencari obyek luar angkasa samar pada area yang lebih luas dengan teknologi itu.

    Sedna dan VP113 sama-sama ditemukan ketika berada pada posisi terdekat dari matahari. Namun mereka diyakini punya orbit yang mencapai ratusan AU sehingga terlalu sulit dilihat lagi. Laporan tentang VP113 yang dideteksi pertama kali pada 2012 dimuat dalam jurnal Nature, 27 Maret 2014.

    Kemiripan orbit Sedna, VP113 dan benda-benda di tepi Sabuk Kuiper kemungkinan disebabkan oleh pengaruh dari obyek yang lebih besar yang lokasinya mencapai ratusan AU. Sheppard dan Trujilo mengatakan posisi Sedna dan kawan-kawan pada orbitnya tak mungkin dipengaruhi oleh benda atau planet yang sudah dikenal manusia karena letaknya begitu jauh. ( BN / ac )

    www.cahaya.cohttp://www.cahaya.co/kanal/read/34/1077/para-astronom-menemukan-sebuah-objek-terjauh-di-tata-surya.html
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.