1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Wisata Pantai Wisata Dalegan Gresik

Discussion in 'Travelling and Culinary' started by alexdino, Jun 6, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. alexdino Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 30, 2009
    Messages:
    94
    Trophy Points:
    151
    Ratings:
    +14,201 / -0
    Pantai Wisata Dalegan Gresik

    [​IMG]


    Saya pesiar ke Pantai Dalegan di Kabupaten Gresik. Meskipun jaraknya hanya sekitar 50 kilometer dari Surabaya, saya sebelumnya tak pernah ke sana. Apalagi, pantai di Kecamatan Panceng, dekat Tanjungkodok dan Ujungpangkah, ini kurang terkenal. Alih-alih orang luar, warga Kabupaten Gresik sendiri pun tak banyak yang tahu.


    "Di mana ya? Aku kok gak pernah dengar Dalegan," ujar seorang pria 60-an tahun di depan kantor Pariwisata Gresik. Saya mampir ke kantor itu untuk cari informasi. Ternyata, Dalegan tidak tercantum di peta wisata Gresik. Yang ada cuma objek wisata ziarah macam Makam Sunan Giri hingga Pulau Bawean. "Maaf, saya tidak tahu," ujar seorang tukang becak.


    Saya pun mengontak Adi Sucipto, teman saya yang wartawan KOMPAS di Gresik. Adi menjelaskan bahwa lokasi Pantai Dalegan [Panceng] sekitar 40 kilometer dari Gresik. "Ikuti saja jalur pantura, kawasan Manyar, Bungah... hingga Ujungpangkah. Dijamin Anda sampai," papar Adi Sucipto yang asli Banyuwangi.


    Begitulah. Sering kali orang luar lebih mengenal daerah kita, sementara orang awak justru tak tahu apa-apa.


    Melintasi jalan raya di pantai utara memang asyik. Tambak begitu banyak. Alam pedesaan yang asri. Tapi, hati-hati, banyak truk gandeng yang sopirnya ugal-ugalan. Jalan yang tak seberapa lebar, sebagian di antaranya berlubang, memaksa kita untuk ekstrawaspada. Wajah-wajah ramah, santai, terlihat di sepanjang jalan. Orang kampung memang jarang stres kayak orang kota.


    [​IMG]


    "Welcome, wisata pantai Dalegan," begitu tulisan di plang. Karcis masuk dewasa Rp 1.500, anak-anak Rp 1.000. Hari itu pantai berpasir putih itu cukup ramai. Umumnya anak-anak muda SD hingga SMA. Ada juga beberapa pasangan suami-istri bersama anak-anaknya.


    Secara umum, Pantai Dalegan relatif masih perawan, belum tersentuh tangan-tangan pengusaha pariwisata. Namun, warga desa sudah menata objek rekreasi itu dengan membuat gasebo, tempat duduk, hingga menyewakan ban dalam untuk berenang. Ombaknya nyaris tidak ada, sehingga digemari anak-anak dan remaja.


    Di sepanjang pantai, sekitar 300 meter, warga buka warung makanan, es, penganan kecil, suvenir, hingga kamar mandi untuk bilas. "Abang sila renang. Ombak di sini tak ganas. Tak usah dicemasi lah," ujar seorang pria berbadan kekar saat melihat saya asyik membaca koran.


    Aha, logat Malaysia-nya kental. Apa ada orang Melayu yang terdampar di Gresik? Omong punya omong, lelaki ini bernama Ahmad Sonhaji, 40 tahun. Dia penjaga pantai, sekaligus menyewakan ban-ban dalam untuk renang. "Saya 22 tahun di Semenanjung [Malaysia}. KL, Johor, semua... saya sudah keliling. Anak pertama saya bahkan lahir di KL. Maklumlah, logat Malaysia belum boleh lenyap pula," tutur Sonhaji.


    [​IMG]


    Saya pun menimpali dengan dialek Malaysia, sehingga kami cepat akrab. Istrinya, Eni Mafula, 30 tahun, juga bercakap ala orang Kuala Lumpur. Ramailah kedai Cik Sonhaji di pojok pantai itu. Suasana macam inilah yang selalu saya rindukan. Bertemu orang baru, sederhana, polos, langsung akrab. Kami cerita macam-macam, layaknya sahabat lama.


    "Di Malaysia saya akrab dengan siapa saja. Saya tak hendak cari musuh. Saya cari teman sebanyak mungkin," kata Sonhaji.


    "Abang tahu tak? Orang Desa Dalegan sini 90 peratus [persen] merantau ke Malaysia. Yang tinggal di desa sikit saja lah. Kalau dah punya modal, baliklah dia, usaha di sini. Lalu merantau lagi ajak saudara atau teman. Begitu seterusnya," jelas Sonhaji panjang lebar.


    Wah, kok mirip orang-orang kampung di Flores Timur ya? Merantau ke Malaysia, khususnya Sabah-Serawak, sudah menjadi tradisi turun-temurun. Banyak kampung di Flores yang 'kehilangan' warganya karena merantau ke Malaysia atau Batam. Warga pesisir Gresik lebih memilih Malaysia Barat untuk mengadu nasib.


    Menurut Ahmad Sonhaji, Pantai Dalegan sejak dulu telantar. Tidak dikemas sebagai objek wisata yang bisa mendatangkan uang. Orang desa, karena orientasinya merantau ke Malaysia, membiarkan begitu saja.


    Paling-paling sejumlah nelayan memanfaatkan untuk armada ikan. Oh ya, di sini ada tempat pengolahan ubu-ubur berikut gudangnya. "Yang punya orang Tionghoa," kata Sonhaji. "Sekarang mangkrak karena ubu-ubur makin sikit. Kelak kalau ada ubur-ubur pabrik ini dibuka lagi."


    Pemerintah Desa Dalegan baru mendandani pantai ini pada 2005. Dibuat dermaga sederhana yang menjorok ke laut. Ahmad Sonhaji bikin gubuk-gubuk beratap ilalang untuk tempai istirahat pengunjung. Sampah-sampah dibersihkan. Bahkan, tiap hari pada pukul 17.00 ada pekerja yang khusus membersihkan pantai. Hanya saja, saya lihat sampah-sampah laut seperti batang kayu, rerumputan, serta sampah rumah tangga dibiarkan saja di bibir pantai. Jelas ini mengganggu pemandangan.


    [​IMG]

    Lalu, dimulailah bisnis objek wisata dengan menarik karcis masuk. Konternya sederhana, terbuat dari bambu. Uang tiket masuk kas desa, sebagian dipakai untuk mengembangkan Pantai Dalegan.


    Sejauh ini, papar Sonhaji, Pemerintah Kabupaten Gresik belum ikut-ikut menangani Pantai Dalegan. Warga desa justru khawatir, jika diambil alih pemda, biasanya uangnya tak banyak jatuh di desa. "Kami kembangkan pelan-pelan lah. Sekarang dah dikenal orang banyak lah. Orang dari Surabaya, Malang... ya, dari mana-mana sudah pernah ke sini," kata Sonhaji, ayah dua anak ini, bangga.


    [​IMG]


    Makin sore pengunjung makin banyak. Saya melihat dua rombongan anak sekolah masih berseragam sekolah. Turun dari kendaraan, pakai jilbab, anak-anak itu berlari bersama ke pantai. Byurrr!!! Langsung mencebur badan ke laut. Semuanya gembira. Di sisi lain, sekitar 15 remaja putri SMA main-main pasir, 'memaksa' salah satu temannya yang rupanya enggan mandi, untuk segera berbasah-basah ria. Suasana pun heboh.


    "Pokoknya, kalau hari Sabtu, Ahad, tanggal merah, selalu ramai," tambah Eni Mafula seraya menyerahkan kelapa muda yang saya pesan. "Sering-seringlah ke sini, Bang," kata istri Ahmad Sonhaji ini, ramah.


    Yang jelas, objek wisata Pantai Dalegan ini tidak punya fasilitas penginapan atau akomodasi. Naga-naganya tak bakal ada. Mau nginap, ya, harus ke Gresik. Kenapa?
    Masyarakat Gresik sangat religius, santri, muslim taat. Mereka tak ingin daerahnya dicemari dengan berbagai praktik maksiat. Bagi warga, fasilitas penginapan rawan disalahgunakan untuk perbuatan tidak senonoh. Jangan heran, di pantai ini ada sejumlah aturan yang harus ditaati pengunjung, khususnya seputar etika dan moral.

    [​IMG]


    ----------------------------------


    text and image, hosted by:
    Lambertus L. Hurek @ 15 April 2007
    Code:
    http://hurek.blogspot.com/2007/04/pantai-wisata-dalegan-gresik.html
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. felix_saja M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 2, 2009
    Messages:
    138
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +13 / -0
    kalao dari jakarta ke sini naik apa ya ?
     
  4. ixs110 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +28 / -0
    Naik pesawat, kereta, bis atau mobil ke Surabaya dulu.
    Dari surabaya baru jalan darat (bis atau mobil) ke sana.
    Kalo nyetir sendiri dari Jakarta, bisa langsung turun di sini gak perlu muter ke surabaya dulu.
     
  5. Rouletz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 14, 2009
    Messages:
    4,023
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +2,307 / -0
    pantai nya jauh dari pusat kota gresik ngga kk ? :???:
     
  6. aliefnews Members

    Offline

    Joined:
    Nov 6, 2010
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +13 / -0
    jauhh bangett... 40 km dari kota ke arah lamongan
    aq ja yang orang kec. driyorejo kab. gresik lum pernah kesana.....
    hehehehehe.....
     
  7. irkustk M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 18, 2009
    Messages:
    381
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +76,169 / -0
    ^

    lumayan jauh juga ya dari gresik, kalo gitu udah mau ke perbatasan lamongan dong..
    tapi kalo nanti lewat gresik, boleh juga mampir kesini ^^
     
  8. cumi88 Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jan 13, 2009
    Messages:
    221
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +12 / -0
    pantai mah kaga ada yang deket wakwkakwakwa, kecuali rumahnya di pinggiran nah baru deket deh heehhehe
    lagian kalo cuma 40 ya itung2 1 jam perjalanan ^^
     
  9. k1d_v3 Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Sep 28, 2010
    Messages:
    367
    Trophy Points:
    42
    Ratings:
    +727 / -0
    .
    wah papan sambutan nya bagus juga neh ..
    [​IMG]
    welcome wisata pantai dalegan ,
    beda dngan pantai di tempat ane , yg bahkan papan sambutan nya gk ada , trus sampah dimana2 lagi .. :sedih:
     
  10. icamddd Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 14, 2010
    Messages:
    167
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +13 / -0
    wah.. saya sering bgt kesini..
    pertama kali dulu pantainya blom ditimbun pasir..
    dan dulu masih gratis + sepi
    tapi sekarang jd nya bayar + rame
    jadi agak males hehe
     
  11. dex008 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 9, 2009
    Messages:
    352
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +5,696 / -0
    mending ke lamongannya aku udah nyoba masuk ngak ada menarik2nya
     
  12. idwskulho Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 29, 2010
    Messages:
    22
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    Wah salah baca...., kirain pantai dagelan
    jangan2 ada panggung srimulat yah disana .. he..he..
     
  13. ndalkontos Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 14, 2009
    Messages:
    96
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +20 / -1
    kapan waktu ane ke sana dah... :)
     
  14. blinking182 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 3, 2010
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +9 / -1
    nice nice.. tempat rekreasi selanjutnya neh.. jadi penasaran..
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.