1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Pengen ganti nama ID? Plat tambahan? Promo GK? Cek Promo Spesial Hari Kemerdekaan, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  3. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  4. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  5. Apa kamu cukup berani melawan Valak? Satukan kekuatan di The Werewolf Series #16: THE NUN. Open registration: 14 - 21 September 2018!
  6. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!

Orang Tua Protektif Picu Anak Kegemukan

Discussion in 'Lifestyle' started by vincentrevival, Sep 9, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. vincentrevival M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,337
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,524 / -0
    VIVAnews - Sebagai orang tua, hasrat melindungi buah hati pasti sangat tinggi. Tetapi, jangan sampai berlebihan. Karena sikap yang terlalu melindungi ini bisa membuat anak Anda berisiko mengalami kegemukan.

    Apa pemicunya? Ketika buah hati aktif secara fisik, seperti saat sedang bermain di taman atau berlari-larian dan Anda selalu berkata 'hati-hati' atau mencegahnya, ia akan menjadi takut. Hal itu membuatnya jadi malas dan segan untuk melakukan lagi aktivitas fisik.

    Ekspresi spontan, seperti teriakan ketakutan atau selalu memeganginya, bisa memicu anak menjadi kurang aktif. "Ini adalah yang banyak dilakukan para orang tua saat ini. Khawatir tentang keselamatan anaknya hingga membuat mereka sangat protektif," kata Dr Jason Bocarro, peneliti dari North Carolina State University, seperti dikutip dari Daily Mail.

    Kesimpulan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan tim dari North Carolina State University pada 20 taman bermain di Durham, North Carolina, Amerika Serikat. Mereka mengklasifikasikan anak-anak yang bermain di taman tersebut dalam tiga kategori yaitu, pendiam, cukup aktif, dan sangat aktif.

    Menurut Dr Jason, yang seharusnya dikhawatirkan para orang tua adalah ketika anak lebih sering di depan televisi atau komputer, dibandingkan bermain dengan teman sebayanya di taman. Hal ini membuat anak berisiko tinggi mengalami obesitas karena kurangnya aktivitas fisik.
    Lagipula, tubuh anak-anak masih dalam tahap pertumbuhan yang sebaiknya dirangsang dengan aktivitas fisik.

    Penelitian yang akan dipublikasikan dalam American Journal for Preventive Medine ini menemukan anak yang memiliki orang tua protektif cenderung berhenti saat melakukan aktivitas yang sangat aktif. Menurut peneliti, taman-taman publik sangat berperan untuk membuat anak tetap aktif. (art)

    sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/245877-orangtua-protektif-picu-anak-kegemukan
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. abank2 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 6, 2010
    Messages:
    645
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +193 / -0
    kayanya sih ga selalu bro...
    ortu gw protektif tp gw kurus2 aja tuh :hmm:
     
  4. Fakhry7 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 24, 2009
    Messages:
    575
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +198 / -0
    pantes aja.. temen gw yang gemuk banyakan yang anak mami.. :hoho:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.