1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Mitos Penyebab Keputihan

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by Nawainruk, Apr 11, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Nawainruk M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 3, 2007
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +98,366 / -0
    [​IMG]

    Banyak sekali perubahan yang terjadi saat hamil karena pengaruh hormon, seperti estrogen. Ibu hamil akan mengalami peningkatan pengeluaran cairan v*gina lebih dari biasa. Orang awam biasa menyebutnya keputihan.

    Keputihan atau dalam bahasa kedokterannya disebut fluor albus atau leukorre adalah cairan yang keluar dari v*gina atau liang kemaluan secara berlebihan. Banyak informasi yang berhubungan dengan gejala keputihan tersebut, dan karena itu pula, informasi tersebut menghasilkan mitos yang berkembang.

    Konsumsi makanan tertentu sering dituduh sebagai pemicu keputihan seperti ketimun dan nanas, hal ini lebih banyak mitos daripada kebenarannya. Faktanya, keputihan bukan karena makanan tertentu, apalagi nanas kaya vitamin C. Tidak ada makanan tertentu yang dapat memicu terjadinya keputihan.

    Informasi lain menyatakan pemakaian obat antiseptik bisa mencegah keputihan. Ternyata, penggunaan obat antiseptik sebagai pencuci kemaluan dapat menyebabkan perubahan flora normal yang ada dalam kemaluan (lactobacillus v*gina). Padahal, flora normal ini dibutuhkan tubuh untuk menjaga v*gina pada pH asam sehingga flora (kuman) abnormal tidak dapat tumbuh di v*gina.

    Sebaliknya, dengan memakai sabun antiseptik maka flora normal akan mati dan pH v*gina menjadi basa, sehingga jamur dan bakteri abnormal dapat tumbuh yang menyebabkan timbulnya keputihan patologis (tidak normal). Hindari pula penggunaan panty liner karena bahan kapas yang lembab adalah tempat jamur tumbuh subur.

    Sementara keputihan pada ibu hamil dikatakan fisiologis (normal) bila cairan yang keluar bertekstur encer, berwarna bening atau putih susu, tidak menyebabkan gatal, dan tidak berbau. Cairan ini biasanya akan meningkat dengan bertambahnya usia kehamilan. Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya begitu si kecil lahir. Jadi, Anda tak perlu khawatir.

    Keputihan dikatakan tidak normal bila cairan keputihan berubah warna menjadi kuning kehijauan, putih bergumpal, berbau, menimbulkan rasa gatal. Ada beberapa penyebab peningkatan jumlah cairan v*gina yang fisiologis. Seperti peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsangan seksual, stres atau kelelahan, serta penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi. Beberapa penyebab keputihan yang tidak normal, yakni infeksi dan bukan infeksi. Penyebab infeksi, akibat bersarangnya bakteri berbahaya seperti chlamdyia, jamur seperti candida sp, dan parasit seperti trichomonas vaginalis. Penyebab dari keputihan yang terbanyak adalah infeksi jamur (kandidiasis) 52,8 persen, sisanya adalah infeksi bakterial vaginosis 38 persen, trikomoniasis 3,7 persen, dan gonorrhoe 1,2 persen.

    Pengobatan keputihan diberikan sesuai penyebabnya. Bila karena infeksi bakteri dapat diberikan antibiotik. Bila karena jamur bisa diterapi dengan anti jamur. Untuk pemberiannya disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

    Keputihan dapat dicegah dengan menjaga kebersihan genitalia, memilih pakaian dalam yang tepat, menghindarkan faktor resiko infeksi seperti berganti-ganti pasangan seksual, serta pemeriksaan ginekologi secara teratur.

    Membilas v*gina dengan cairan khusus boleh saja, asal jangan terlalu sering dan pilih yang tanpa parfum untuk menghindari bentroknya ‘aroma' asli v*gina dengan parfum sabun.

    Bila sedang mengalami keputihan, tunda dulu melakukan hubungan intim untuk sementara. Bila tingkat keputihan sudah mengkuatirkan, periksakan ke dokter. Jadi atasi keputihan sedini mungkin agar kesehatan Mrs.V tetap terjaga.
     
    Last edited: Jul 9, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. lubhbinka M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 18, 2010
    Messages:
    253
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +25 / -0
    ada juga yang bilang pakai sabun yang khusus buat v*gina boleh aja tapi gunakan yang non-perfumed...
     
  4. botenk99 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 15, 2008
    Messages:
    262
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +121 / -0
    kalo untuk yg pake sabun begitu kabar na lebih baik ga yah untuk ce yg belom merit
     
  5. exaudi Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    350
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +3 / -0
    jangan terlalu tergoda dengan merek2 perawatan v*gina yang skarang beredar dah.. mending yg alami aja kaya nenek gua..
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.