1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Mengenal Sejarah Genosida Armenia 1915

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by keemchee, Apr 14, 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. keemchee M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,561
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,044 / -7
    [​IMG]

    Genosida Armenia, dikenal pula sebagai Pembantaian Armenia dan oleh bangsa Armenia disebut Kejahatan Besar adalah pemusnahan sistematik oleh kerajaan Ottoman (Utsmaniyah) terhadap penduduk minoritas Armenia di tanah air historis mereka di kawasan yang kini menjadi Republik Turki. Peristiwa ini terjadi selama dan setelah Perang Dunia I dan dilaksanakan dalam dua tahap: pembunuhan besar-besaran penduduk pria dewasa melalui pembantaian dan kerja paksa, dan deportasi perempuan, anak-anak, dan orang tua dan orang sakit pada perjalanan maut ke Gurun Suriah. Jumlah korban yang tewas akibat peristiwa ini diperkirakan antara 1 hingga 1,5 juta. Kelompok etnis penduduk asli dan Kristen lainnya seperti bangsa Assyria, Yunani dan kelompok-kelompok minoritas lainnya juga menjadi sasaran pembantaian oleh pemerintah Ottoman, dan perlakukan terhadap mereka oleh banyak sejarawan dianggap sebagai bagian dari kebijakan genosida yang sama.

    Turki sampai sekarang masih menyangkal adanya pembantaian atau genosida. Namun mereka mengakui bahwa memang terjadi kematian secara besar-besaran yang terjadi karena peperangan dan hal-hal yang bersangkutan seperti wabah penyakit dan kelaparan. Namun hal ini tidak terjadi secara sistematis.

    Namun sebagian besar ilmuwan dari negara Barat dan Rusia menyatakan bahwa sebuah genosida pernah terjadi dan hal ini dilaksanakan secara sistematis oleh kaum Turki Muda. Sampai saat ini ada 22 negara yang mengakui adanya genosida ini.

    [​IMG]

    Selama berabad-abad, Armenia ditaklukkan oleh orang Yunani, Romawi, Persia, Bizantium, Mongol, Arab, Turki Ottoman, dan Rusia. Sejak abad ke-17 hingga masa Perang Dunia I, sebagian besar tanah orang Armenia dikuasai oleh orang Turki Ottoman, yang mengakibatkan orang Armenia menderita akibat diskriminasi, penganiayaan agama, pajak yang berat (jizya) dan tindakan kekerasan, meski mereka merupakan salah satu suku bangsa minoritas terbesar di kerajaan Ottoman.

    Akibat munculnya nasionalisme Armenia, orang Turki membantai beribu-ribu orang Armenia antara tahun 1894 hingga 1896. Akan tetapi pembantaian yang paling mengerikan terjadi pada bulan April 1915, saat berlangsungnya Perang Dunia I. Ketika itu orang Turki melakukan pembersihan etnis dengan menggiring orang-orang Armenia ke gurun pasir Suriah dan Mesopotamia. Menurut perkiraan para sejarawan, antara 600.000 hingga 1,5 juta orang Armenia dibunuh atau mati kelaparan dalam peristiwa ini. Pembantaian terhadap orang Armenia konon merupakan genosida pertama pada abad ke-20.

    sumber
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. beloved Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 29, 2008
    Messages:
    15
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
  4. KyoFizh M V U

    Offline

    eat some cookiez..

    Joined:
    Apr 9, 2013
    Messages:
    618
    Trophy Points:
    172
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,153 / -2
    azz gila sadis bgt itu, nyiksa orang kyaknya seru bgt buat tu orang :iii: gk punya adab bgt dah :oii:
     
  5. finding_nelmo Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 21, 2012
    Messages:
    62
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +8 / -0
    sejarah kelam dunia yang jarang terangkat ke media
     
  6. Ntungntung_cool M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 4, 2010
    Messages:
    308
    Trophy Points:
    82
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +137 / -0
    nice info gan. catatan sejarah kelam armenia. pantesan sama turki masih kurang harmonis aja sekarang.
     
  7. kohei M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 9, 2011
    Messages:
    532
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +33 / -0
    wah, rasanya ingin muntah, baca artikel yang kayak gini pagi-pagi. genosida memang kejam. ngeri bayangin teriakan orang-orang waktu mau mati, disiksa kayak gitu.
     
  8. ninninger M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 22, 2015
    Messages:
    3,018
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,191 / -2
    memang banyak sekali tragedi kelam dimasa lalu.
    semoga peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.
     
  9. vriant M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 5, 2011
    Messages:
    635
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +75 / -0
    Halah hanya karena Muslim yg melakukan dibesar2in banget ...

    Pak Harto juga waktu tahun 60an membantai 1 juta orang ato berapa gitu yg diduga PKI atas instruksi Inggris dan Amerika aja belom ada yg ngakuin...
    Amerika apalagi, pake ngaku2in genocide-nya bangsa lain padahal saat ini tentaranya ditimur tengah tengah membantai jutaan penduduk sipil...

    Di dunia ini ada dua macem genocida yg sering dibesar2kan yaitu :
    1. Yang korban genosida-nya adalah yahudi.
    2. Yang pelakunya muslim.
     
  10. __Rahmi__Diana__ M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 9, 2014
    Messages:
    732
    Trophy Points:
    77
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +754 / -0
    Dilihat dari sisi kemanusiaan, segala bentuk genosida, pembersihan etnis atau pembantaian manusia itu
    apa pun alasan dan motifnya adl salah

    Tapi klo mau jujur dan objektif, yg namanya genosida itu sebetulnya pernah dilakukan oleh hampir semua penganut ideologi yg ada di bumi ini

    - Golongan yg mengatakan percaya pada Tuhan pernah melakukan genosida
    - Golongan yg mengatakan tidak percaya pada eksistensi Tuhan pun pernah melakukan genosida

    ~

    Secara fakta sejarah, jelas ada sejumlah kaum di bumi ini yg melakukan genosida mengatasnamakan
    agama, keyakinan spiritual, atau atas nama iman yg dianutnya
    (Baik dari agama apa pun, tidak spesifik pd satu agama tertentu aja)

    Tapi hanya karena mereka melakukan pembunuhan atau genosida atas nama agama,
    bukan berarti alasan sesungguhnya dari genosida yg mereka lakukan tsb adalah "alasan agama"

    "Alasan agama" itu sangat sering digunakan sbg pembungkus dari motif yg sebenarnya
    Motif2 sebenarnya itu bisa berupa ambisi perluasan wilayah, motif ekonomi, kekuasaan dll

    Dan klo selama ini kata "genosida" itu kelihatannya cuma sering dikaitkan pd kaum beragama,
    maka hal itu jelas sangat tidak objektif

    Rezim2 komunis di dunia ini yg secara terang-terangan tidak mengakui eksistensi Tuhan pun
    tercatat pernah melakukan genosida dgn jumlah korban yg sangat besar

    Jutaan manusia (termasuk 3 juta umat Muslim) tercatat menjadi korban pembantaian oleh rezim komunis di era Stalin

    Atau rezim Khmer Rouge (Khmer Merah) juga tercatat pernah melakukan pembantaian dgn jumlah korban mencapai jutaan orang

    Sumber:
    http://faminegenocide.com/resources/unknown.html

    http://www.ukemonde.com/genocide/margolisholocaust.html

    http://rense.com/general21/40.htm

    http://en.wikipedia.org/wiki/Cambodian_genocide


    ~

    Kesimpulannya
    - Yg namanya genosida, pembersihan etnis, atau pembunuhan massal itu jelas tidak bisa mendapat pembenaran apa pun

    - Dan klo kita melihat fakta sejarah yg objektif, genosida itu pernah dilakukan oleh
    hampir semua penganut ideologi besar dan latar belakang identitas
    Baik dilakukan oleh kaum yg mengaku beragama atau yg mengaku tidak beragama

    - Untuk melihat penyebab pasti atau "motif asli" terjadinya suatu genosida,
    jelas kita harus menggunakan kajian sejarah yg objektif, tidak bisa dilihat secara sekilas
     
    • Like Like x 1
  11. yadiein M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 6, 2011
    Messages:
    3,423
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +59,006 / -3
    setuju gan..
    jangan hanya menyalahkan salah satu pihak aja .
    buktinya juga harus ada.
     
    • Like Like x 1
  12. SisterSantiago93 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 18, 2013
    Messages:
    933
    Trophy Points:
    117
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +858 / -0
    Kita bisa lihat tentang persoalan tuduhan genosida ini dari sudut pandang lain:

    Sengketa Istilah "Genosida" Etnis Armenia Makin Panas

    Sengketa penggunaan istilah "genosida" terhadap warga Armenia saat Perang Dunia I 100 tahun lalu kini makin meruncing. Sejumlah negara Eropa menyatakan terjadi genosida, Turki menentang keras istilah itu.

    Sengketa makin panas. Penggunaan istilah "genosida" terhadap warga Armenia dari perang di zaman Kekaisaran Usmaniyah 100 tahun lalu kini memicu krisis diplomatik antara Turki dan sejumlah negara Eropa. Turki sejauh ini tetap menentang keras penggunaan istilah itu.


    Paus Fransiskus beberapa hari lalu bahkan menyatakan, peristiwa yang menyebabkan tewasnya antara 300.000 hingga 1,5 juta warga Armenia pada tahun 1915 itu sebagai genosida pertama di abad ke 20. Di Eropa beberapa negara diantaranya Swiss, Austria dan Perancis, sudah menyebut resmi peristiwa itu sebagai pembunuhan massal. Hal itu memicu ketegangan diplomatik dengan Turki, yang sudah menarik beberapa dutabesarnya dari negara bersangkutan.


    Namun Presiden Amerika Serikat Barack Obama, dengan memandang Turki sebagai mitra NATO terpenting di kawasan, menyatakan lewat stafnya, tidak akan menggunakan istilah genosida. Namun Gedung Putih mengimbau Turki untuk mengakui fakta sejarah itu. Sejauh ini Jerman juga belum secara resmi menyebutnya genosida.


    Fakta sejarah

    Peristiwa yang terjadi di bekas Kekaisaran Usmaniyah pada saat Perang Dunia I tahun 1915 itu amat rumit dan melibatkan sejumlah aktor yang kini mengukuhi pendapatnya sendiri. Dalam perang yang melibatkan banyak pihak itu, terlihat bahwa Kekaisaran Usmaniyah dipastikan akan runtuh. Sekitar 100.000 serdadu Usmaniyah, kebanyakan entis Turki, tewas dalam perang melawan tentara Rusia di Sarikamis.


    Etnis Turki menuding etnis Armenia sebagai penyebab kekalahan. Kebanyakan etnis Armenia yang beragama Kristen saat Perang Dunia I mendukung pihak Rusia, dengan harapan bisa merdeka dan mendirikan negara sendiri.
    Saat itu seluruh wilayah Armenia masih tercakup ke dalam Kekaisaran Usmaniyah. Etnis ini oleh Kesultanan Usmaniyah dibebaskan menganut agamanya dan menjalankan tradisinya.

    Sebagai tindakan balasan, seluruh serdadu etnis Armenia dalam ketentaraan Usmaniyah dilucuti senjatanya dan banyak yang dihukum mati. Sebagai reaksinya, etnis Armenis melakukan pembangkangan dan juga pembunuhan terhadap warga Muslim tak bersenjata. Sebagai dampaknya dilakukan razia terhadap elit warga Armenia dan diberlakukannya undang-undang deportasi yang ditaksir menewaskan 1,5 juta etnis Armenia.


    Kini sengketa istilah genosida mencuat lagi. Jerman yang saat Perang Dunia I diwakili Kekaisaran Ketiga adalah pendukung utama Kesultanan Usmaniyah. Saat berkecamuk perang, Kekaisaran Jerman mengirim senjata, pakar militer dan membangun jalur kereta ke Bagdad. Sebelumnya Jerman tidak pernah menyebut peristiwa itu sebagai genosida. Namun bertepatan 100 tahun deportsai etnis Armenia, Jumat (24/04/15), Parlemen Jerman akan membahas istilah genosida itu dalam sidangnya.


    Peringatan 100 tahun deportasi dan "genosida itu" akan dihadiri sejumlah kepala negara Eropa. Armenia sudah membahas masalah peristiwa "genosida" tersebut dengan Ankara sejak 2009 namun macet di tingkat parlemen. Pemerintah Turki juga sidah mengakui di zaman kesultanan Usmaniyah dilakukan pembunuhan serdadu dan deportasi etnis Armenia, tapi itu bukan genosida.


    as/yf(dpa,dw,rtr, afp)

    http://www.dw.de/sengketa-istilah-genosida-etnis-armenia-makin-panas/a-18402810

    Sumbernya dari Deutsche Welle (salah satu stasiun TV dan radio Jerman)
    dan Deutsche Welle itu bukan media milik umat Islam
     
    • Like Like x 1
  13. yadiein M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 6, 2011
    Messages:
    3,423
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +59,006 / -3
    Jadi,,,
    sengketa ini masih belum jelas.
    Muslim tidak akan sembarangan membunuh atau menghilangkan nyawa seorang manusia, apalagi sampai jutaan nyawa.
     
    • Like Like x 1
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.