1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

People Mengenal Lebih Dekat Desain Komunikasi Visual

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by pande, Nov 30, 2016.

  1. pande Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 26, 2007
    Messages:
    73
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +19 / -0
    [​IMG]
    Sebagai suatu profesi, desain komunikasi visual baru berkembang sekitar tahun 1950-an. Sebelum itu, jika seseorang hendak menyampaikan atau mempromosikan sesuatu secara visual, ia harus menggunakan jasa dari bermacam-macam “seniman spesialis”. Spesialis- spesialis ini antara lain adalah visualizers (seniman visualisasi); typographers (penata huruf), yang merencanakan dan mengerjakan teks secara detail dan memberi instruksi kepada percetakan; illustrators, yang memproduksi diagram dan sketsa.

    Dalam perkembangannya, desain komunikasi visual telah melengkapi pekerjaan dari agen periklanan. Tidak hanya mencakup periklanan, tetapi juga desain majalah dan surat kabar yang menampilkan iklan tersebut. Desainer komunikasi visual telah menjadi bagian dari kelompok dalam industri komunikasi—dunia periklanan, penerbitan majalah dan surat kabar, pemasaran dan hubungan masyarakat (public relations).

    Desain komunikasi visual baru populer di Indonesia pada tahun 1980-an yang dikenalkan oleh desainer grafis asal Belanda bernama Gert Dumbar. Menurutnya, desain grafis tidak hanya mengurusi cetak-mencetak saja. Namun, seorang desainer grafis juga mengurusi moving image, audio visual, display, dan pameran sehingga istilah desain grafis tidaklah cukup menampung perkembangan yang kian luas. Maka, dimunculkan istilah desain komunikasi visual seperti yang kita kenal sekarang ini.

    Fungsi Desain Komunikasi Visual
    Sarana Identifikasi
    Fungsi dasar yang utama dari desain komunikasi visual adalah sebagai sarana identifikasi. Identitas seseorang dapat mengatakan tentang siapa orang itu, atau dari mana asalnya. Demikian juga dengan suatu benda atau produk, jika mempunyai identitas, itu akan bisa mencerminkan kualitas produk itu dan mudah dikenali, baik oleh produsennya maupun konsumennya. Kita akan lebih mudah membeli minyak goreng dengan menyebutkan brand A ukuran B liter daripada hanya mengatakan membeli minyak goreng saja. Atau, kita akan membeli minyak goreng brand A karena logonya berkesan bening, higienis, dan “sehat”.

    Sarana Informasi dan Instruksi
    Sebagai sarana informasi dan instruksi, desain komunikasi visual bertujuan menunjukkan hubungan antara suatu hal dengan hal yang lain dalam petunjuk, arah, posisi dan skala. Contohnya adalah peta, diagram, simbol, dan penunjuk arah. Informasi akan berguna jika dikomunikasikan kepada orang yang tepat, pada waktu dan tempat yang tepat, dalam bentuk yang dapat dimengerti, dan dipresentasikan secara logis dan konsisten. Simbol-simbol yang kita jumpai sehari-hari seperti tanda dan rambu lalu lintas, simbol-simbol di tempat-tempat umum seperti telepon umum, toilet, restoran, dan yang lainnya harus bersifat informatif dan komunikatif. Harus dapat dibaca dan dimengerti oleh orang umum dari berbagai latar belakang dan kalangan. Inilah sekali lagi salah satu alasan mengapa desain komunikasi visual harus bersifat universal.

    Sarana Presentasi dan Promosi
    Tujuan dari desain komunikasi visual sebagai sarana presentasi dan promosi adalah untuk menyampaikan pesan, mendapatkan perhatian (atensi) dari mata (secara visual) dan membuat pesan tersebut dapat diingat, contohnya saja poster. Penggunaan gambar dan kata-kata yang diperlukan sangat sedikit, mempunyai satu makna dan mengesankan. Umumnya untuk mencapai tujuan ini, gambar dan kata-kata yang digunakan bersifat persuasif dan menarik karena tujuan akhirnya adalah menjual suatu produk atau jasa.
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.