1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Mengapa Berteriak???

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by kiefs, Nov 8, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. kiefs M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    1,194
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +747 / -0
    Suatu hari, sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"

    Seorang murid, setelah berpikir cukup lama, mengangkat tangan dan menjawab, "Karena saat itu ia telah kehilangan kesabaran, makanya ia berteriak."

    "Tapi...sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada di sampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus ?"

    Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar, menurut pertimbangan mereka. Namun, tak satu pun jawaban memuaskan.

    Sang guru lalu berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara kedua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat." Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak.

    Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya, jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu, mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."

    "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta ? Mereka tak hanya tidak berteriak, tetapi ketika mereka berbicara, suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?" Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya.

    Mereka tampak berpikir amat dalam, tetapi tak satu pun berani memberikan jawaban.

    "Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Akhirnya, sepatah kata pun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."



    Renungan :


    Ketika sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak.

    Apalagi sampai mengucapkan kata-kata yang mendatangkan jarak. Semisal kata makian, umpatan, dan deretan kata-kata kotor. Ketika kita kemudian sadar, sulit untuk memperbaikinya kembali. Hati sudah terlanjur sakit. Terlebih bila kita melakukannya terhadap orang yang kita kasihi.

    Mungkin di saat seperti itu, TAK mengucapkan kata-kata adalah cara yang BIJAKSANA. karena keheningan akan membantu anda untuk berpikir lebih jernih.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. giganticskies M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Mar 22, 2009
    Messages:
    5,702
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +7,764 / -1
    Nice info bro... Kalo cinta emang membuat hari2 inda dan jd dekat dengan pasangan.
    Tapi kalo marah jauh. Trus ngakalinnya gimana supaya marah tanpa tereak :???:
     
  4. MiniMaximA M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +40 / -0
    Berteriak kan wajar, reaksi biologi tubuh itu, karna waktu marah adrenalin kita naek ke kepala dan otak rasanya meledak ledak.

    Kalo lagi in love sebaliknya, endorphine yang ngalir ke otak, makanya tenang trus.

    :haha:
     
  5. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,093
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,259 / -0
    kalo berantem maka hati menjauh? :???:
    iya juga, tapi mungkin kalo orang sedang marah, lebih nyata pengaruh adrenalin/hormon2 fight or flightnya (di sini kan maksudnya fight). jadi responsnya adalah marah dan berteriak...
    but memang benar, kalau berantem maka hati kita menciptakan jarak dengan orang lain, itu yg bikin kita kadang2 susah memaafkan dan memberi maaf, karena masing2 sudah membuat pagar dengan hati lawan bicaranya.
     
  6. Raestloz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    4,991
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,533 / -0
    Waktu ada prajurit yang melihat rekannya tertembak musuh dia akan berteriak "MATI KAU BRENGSEEEEEK!!!" dan headshot :ngacir:

    Dalam situasi seperti itu, secara fisik jarak antar keduanya jauh... jadi kayaknya kata-kata si guru ndak valid :lol:

    Kata orang diam itu pedang bermata dua :ngacir:

    di satu sisi, diam mungkin menenangkan diri

    di sisi lain, diam akan memendam amarah. Efek samping dari hal ini adalah 1 tahun kemudian ada berita pembunuhan berantai di koran :ngacir:

    berteriak juga merupakan hal yang sama. Kalau berteriak terlalu banyak bisa malah tambah marah, tapi kalau dalam porsi yang sehat diam bisa melepaskan amarah dan menenagkan diri karena sudah "terlampiaskan"
     
  7. CarbuncLe M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 25, 2009
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +251 / -0
    iya nih saya sama pasangan kadang kalau bertengkar suka teriak2 tapi pada akhirnya saya yang diam daripada tambah ribut.. pada dasarnya saya emang tidak terlalu suka ribut.. mungkin benar sih pada saat marahan rasanya jauuuhh sekali jarak antara kita berdua dan setelah reda.. hati kita berdua kembali mendekat dan menggunakan suara2 bisik2 untuk mengutarakan rasa sayang masing2 :hihi:
     
  8. Wolfkid M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    466
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +57 / -0
    Ya mau bilang apa kalo uda emosi dan kesal, gak ngomong keras gak puas. Begitu kita teriak teriak kayak orang gila lebih plong rasanya. Serasa ada yg uda dikeluarkan. Plong gitu lho ^ ^.
     
  9. eneng06 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 14, 2009
    Messages:
    288
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +440 / -0
    cerita bagus...
    kalo gw lagi kesel ama pasangan gw, gw akan lebih memilih diam... karena gw tau, kalo gw ngomong malah hanya buat gw emosi dan akhirnya nambah masalah.
    jadi, "Diam adalah Emas" daripada harus banyak berbicara tanpa ada isinya... lebih baik DIAM...
     
  10. DemonGod M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 11, 2008
    Messages:
    188
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +19 / -0
    betul kata anak muridnya itu... kalo orang udah hilang kesabarannya mau gimana lagi...

    lagian berteriak juga bisa menghilang stres kok...

    coba aja berteriak di atas gedung or gunung keluarin aja unek2 yg ada di dalem hati... habis itu perasaan pasti lega...

    pengalaman pribadi:hahai::hahai::hahai:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.