1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekarang kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Meja kayu

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by blue7776yan, Nov 9, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. blue7776yan Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 7, 2010
    Messages:
    37
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +47 / -0
    [​IMG]

    Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.

    Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.

    Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasadirepotkan dengan semua ini. “Kita harus lakukan sesuatu, ” ujar sang suami. “Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.” Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikanmangkuk kayu untuk si kakek.

    Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek.Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yang berusia 6 tahun hanya memandangi semua dalam diam.

    Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. “Kamu sedang membuat apa?”. Anaknya menjawab, “Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.

    Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih danterpukul.Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapunmulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan.Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah, atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.



    Sahabatku,cerita ini hanyalah refleksi dari secuil kisah kehidupan manusia yang tidak disadari berdampak pada masa depan,,,hmm,,anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan.Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak.

    Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap “bangunan jiwa” yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.

    Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk merekalah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.

     
    Last edited: Nov 10, 2010
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. Ren7Vellz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 17, 2009
    Messages:
    2,359
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +1,723 / -0
    gw sebenernya gak mau bilang pertamax, tapi gw mau bilang ini ceritanya luar biasa touching ya. nice info, keep posting
     
  4. roenha M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 13, 2010
    Messages:
    580
    Trophy Points:
    207
    Ratings:
    +8,452 / -0
    Persiapkan bagi calon ayah dan Ibu disini !

    untuk mendidik anaknya berahlak mulia dan berbakti pada orang tua
     
  5. Zervo CO-ADMIN

    Offline

    Oniisan

    Joined:
    Dec 8, 2008
    Messages:
    10,183
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +148,265 / -2
    hhoooo...
    typical sih..

    gw pernah baca cerita serupa (mirip lebih tepatnya)

    Tapi soal apa ya. peti mati ato kereta gitu. Ato tentang panti jompo ya. lupa gw. Tapi alurnya sama keq gitu

    Gw cerita singkat aja. ga detail.

    Jadi ada kakek/nenek terus papa mama sama anak.
    Kakek/nenek diperlakukan dengan tidak layak dan kemudian si anak bertanya kenapa kakek/nenek nya diperlakukan demikian.

    Lalu si papa&mama menjawab itu demi kebaikan dan kebahagiaan si kakek/nenek

    Lantas si anak menjawab dan mempersiapkan sesuatu hal yang sama untuk si papa/mama ini. Pas ditanya ya dijawab itu untuk mereka. Baru deh mereka sadar.

    Cerita yang bagus untuk reminder kita semua
     
  6. Aliveee M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 21, 2009
    Messages:
    319
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +22 / -0
    apa yang kamu tanam, itulah yang kamu tuai

    semua berasal dari apa yg kita lakukan, sebisa mungkin lakukan yang terbaik, agar hal baik jg yang kembali ke kita

    sangat inspiratif
     
  7. seriallovers M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 4, 2010
    Messages:
    676
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +2,045 / -0
    menohok hati saat anaknya bilang membuat meja utk kedua orang tuanya saat mereka sudah tua...:niceinfo:
     
  8. SWAT Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 2, 2010
    Messages:
    39
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +5 / -0
    banyak pelajaran yg bisa kita ambil dari cerita diatas. 2 jempol buat anda
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.