1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Manusia Penghuni Kutub Puya Otak Lebih Besar

Discussion in 'Science and Technology' started by ghombalz, Jul 27, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. ghombalz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,467 / -0
    [​IMG]

    Penelitian terbaru menunjukkan orang yang hidup di daerah kutub mempunyai bola mata dan otak yang lebih besar. Peningkatan ukuran otak dan mata ini memungkinkan seseorang melihat lebih baik dari pada mereka yang tinggal di katulistiwa.

    "Seseorang yang tinggal di daerah kutub akan memiliki bola mata 20 persen lebih besar dari mereka yang tinggal di equator," kata Kepala Institute of Cognitive & Evolutionary Anthropology Universitas Oxford, Robin Dunbar seperti dilansir laman Discovery News.

    "Orang yang tinggal di garis lintang tinggi mempunyai aktivitas visual yang lebih tinggi dari pada yang tinggal di sekitar equator," tambah Dunbar.

    "Intinya, mereka memiliki penglihatan lebih baik untuk mengatasi tingkat pencahayaan yang kurang di daerah garis lintang tinggi."

    Untuk penelitian ini, Dunbar dan koleganya, Eiluned Pearce meneliti 55 individu dari 12 populasi berbeda. Penelitian ini difokuskan pada volume dan kapasitas tengkorak. Individu yang diteliti merupakan orang yang hidup pada 200 tahun lalu dan tengkoraknya menjadi koleksi Museum Universitas Oxford.

    Penelitian menemukan hubungan yang signifikan antara garis lintang dengan volume otak. Otak terendah dimiliki oleh jenis Micronesia yang banyak tinggal disekitar garis katulistiwa dengan berat otak 40,6 ons. Sedangkan otak yang lebih besar dimiliki jenis Scandinavia yang banyak tinggal di sekitar kutub dengan berat 50,2 ons.

    Tengkorak warga penghuni Kutub Utara tidak dimasukkan, tapi peneliti membuat perkiraan 20 persen lebih besar berdasarkan data yang mereka punya. Namun, para peneliti dengan cepat mengatakan volume otak ini tidak terkait dengan tingkat kecerdasan.

    "Intinya, yang kami maksudkan orang memiliki otak lebih besar pada orang yang tinggal di garis lintang tinggi, bukan berarti mereka lebih cerdas. Ini hanya berarti mereka memiliki peningkatan volume otak yang digunakan untuk penglihatan dan ini telah meningkatkan ukuran otak secara keseluruhan," kata Pearce.

    Bola mata yang lebih besar memungkinkan gambar yang jatuh ke daerah photoreceptor lebih kecil sehingga lebih jelas untuk membedakan. Jumlah pencahayaan di bumi semakin menurun seiring peningkatan garis lintang. Sehingga, orang-orang yang tinggal di daerah garis lintang tinggi perlu meningkatkan penglihatan.

    Sumber : VIVAnews
     
    Last edited by a moderator: Aug 19, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Ilham_A7X Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 9, 2011
    Messages:
    143
    Trophy Points:
    32
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +51 / -0
    hahahaha.............. :hahai:
    jadi kesimpulanya.........
    ngak ada perbedaan yah antara manusia yang punya mata dan v.kepala yang besar dengan yang normal kan..........
     
  4. commeDieu Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 22, 2011
    Messages:
    157
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +102 / -0
    besarnya otak gk ngaruh kok. FYI manusia cmn menggunakan sebagian kecil dari otaknya. jadi itu tergantung lu ngasahnya gmn.
     
  5. sketchbook M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Oct 3, 2010
    Messages:
    1,019
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +1,306 / -0
    oh... volume otak yang besar belum tentu cerdas, kirain orang kutub pada pinter semua... :rokok:
     
  6. blackish_brown M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 26, 2010
    Messages:
    649
    Trophy Points:
    77
    Ratings:
    +403 / -0
    hehehehehehehe
    emag volume otak tdk menunjukkan kemampuan dan pengetahuan
    hehehehehe

    bayangkan saja rumah yg besar
    belum tentu rumah besar punya perabot yg berguna
    hehehehehe
     
  7. Agung_laksana Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 26, 2011
    Messages:
    75
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    tapi belum tentu lebih pinter juga kan, yang penting lipatan otaknya klo ga salah denger yg nentuin kecerdasan :D
     
  8. Artanis Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,979
    Trophy Points:
    261
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +72,616 / -1
    jadi sebenernya sih ini adalah pengembangan alami dari otak juga..
    karena menyesuaikan dengan tempat tinggalnya, dalam hal ini di kutub..
    beda lagi klo dengan di gurun.. :elegan:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.