1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Makin Dilarang Perokok Makin Penasaran

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by kiefs, Dec 10, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. kiefs M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    1,194
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +747 / -0
    Teori psikologi menyebutkan suatu larangan justru menyebabkan seseorang melakukan apa yang dilarang. Begitu pula larangan pada bungkus rokok yang justru memicu seseorang untuk merokok. Peneliti menyarankan larangan itu diubah menjadi 'Merokok Membuat Anda Tampak Jijik dan Aneh'.

    Pesan kesehatan pada bungkus rokok yang mengingatkan bahaya dan dampak buruk merokok justru membuat orang ingin menyalakan rokok. Ini adalah efek psikologis yang dikenal dengan teori 'Terror Management'. Semakin dilarang, semakin besar rasa penasaran untuk mencobanya.

    "Masalahnya saat ini bukan pada dampak buruk kesehatan akibat merokok lagi, tapi lebih pada tingkat kepercayaan diri seseorang. Perokok merasa dirinya seksi dan keren saat merokok," ujar seorang peneliti seperti dilansir Dailymail,

    Oleh karena itu, solusi yang paling baik menurut peneliti dari New York University dan University of Basel, Switzerland adalah membuat slogan pada bungkus rokok yang berisi 'Merokok Membuat Anda Tampak Jijik dan Aneh'.

    Dalam Journal of Experimental Social Psychology, peneliti menemukan slogan tersebut cukup efektif mengurangi minat merokok. Hal itu diketahui setelah melakukan studi psikologis terhadap 39 orang berusia 17 hingga 41 tahun yang berhasil terdorong untuk berhenti merokok.

    Secara umum, ketika perokok melihat peringatan bahaya merokok pada bungkus rokok, mereka justru berusaha mencobanya dulu dan akhirnya tanpa disadari meneruskan kebiasaan merokok yang berisiko tersebut.

    Dalam studinya, partisipan diminta mengisi kuesioner untuk mengetahui seberapa besar merokok mempengaruhi kepercayaan dirinya. Partisipan lalu diperlihatkan rokok dengan berbagai macam larangan merokok yang berbeda-beda.

    Setelah 15 menit, partisipan ditanya kembali tentang kebiasaan merokok dan apakah ada niat berhenti merokok setelah melihat larangan di bungkus rokok. Hasilnya, partisipan yang diperlihatkan peringatan bahaya rokok yang berhubungan dengan kematian tidak lebih efektif dalam menghentikan kebiasaan merokok ketimbang partisipan yang diberi peringatan yang tidak ada hubungannya dengan kematian.

    Kesimpulannya, peringatan bahaya merokok sudah tidak cukup mempan lagi mempengaruhi psikologis perokok karena rokok sudah dikaitkan dengan gaya hidup keren. Peringatan seperti 'Merokok Membuat Anda Terlihat Tidak Menarik' atau semacamnya justru lebih baik dalam menurunkan kepercayaan diri perokok untuk tidak merokok lagi.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,093
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,257 / -0
    tentang paragraf terakhir

    mungkin ada baiknya jika iklan rokok diubah...
    karena rokok dianggap keren itu, tidak lepas dari pengaruh iklan.
    masyarakat telanjur melihat iklan yg keren2 dari produk rokok, langsung mengasumsikan bahwa rokok itu keren.

    coba kalo iklan rokok isinya orang yang nggak bisa lari gara2 paru2nya rusak (karena rokok), orang yang bokek karna duid habis buat beli rokok, dll.
    pasti semua pada mikir2 ulang untuk merokok.
     
  4. crank M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 20, 2008
    Messages:
    1,293
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,036 / -0
    klo iklan rokok dibikin serem ato banyak kematian yg disebabkan oleh perokok mungkin banyak yg brenti ngrokok...
     
  5. Mellodies M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 10, 2009
    Messages:
    156
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +322 / -0
    Haha ia susah juga ih buat berenti ngerokok apalagi kalo udah perokok berat ...
    Udah gitu kalo pendapatan negara kan lumayan besar dari rokok, jadi kayaknya agak sulit deh ...
     
  6. mr_ark SUPERMOD

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    20,794
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +71,568 / -15
  7. Mellodies M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 10, 2009
    Messages:
    156
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +322 / -0
    Kalo mao sih cara yang paling efektif tuh dengan cara menaikan pajak rokok kan otomatis harga rokok juga pasti pada naek dan orang pasti berpikir 2x buad beli rokok ...
     
  8. cowonokia Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 16, 2009
    Messages:
    44
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    yeah.. daripada slogan yang hanya mengatakan merugikan kesehatan.. namun dampaknya belum bisa terasa pada waktu singkat
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.