1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Mahasiswi Jepang Ini Dapat Nilai Sempurna Karena Gunakan Tinta Tak Kasat Mata yang Kejutkan Dosennya

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Oct 14, 2019.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Online

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    706
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +28 / -0
    Seorang mahasiswi Jepang jurusan Sejarah Ninja memperoleh nilai tinggi pada esainya karena menggunakan sebuah trik yang mengejutkan dosennya.

    Eimi Haga, mahasiswi tahun pertama yang mengambil jurusan sejarah ninja di Universitas Mie mendapat tugas dari dosennya — Profesor Yamada — untuk menulis esai saat mengunjungi Museum Ninja Igaryu, dilansir dari BBC.

    "Ketika profesor mengatakan bahwa ia akan memberi nilai yang tinggi untuk kreativitas, saya memutuskan untuk membuat esai saya mencolok dibandingkan yang lain," tutur Eimi. "Saya berpikir sejenak, lalu memperoleh ide untuk menggunakan aburidashi."


    [​IMG]
    Eimi Haga bersama esainya yang ditulis dengan tinta tak kasat mata. (BBC.com)

    Aburidashi merupakan metode kuno yang digunakan para ninja untuk berkomunikasi, menggunakan tinta tak terlihat yang sejarahnya dapat ditelusuri hingga zaman Edo (1603-1867). Tinta tersebut dibuat dengan cairan hasil tumbukan kedelai atau anggur beras, alum, atau citrus. Tulisan yang ditulis menggunakan tinta ini akan berubah menjadi tak kasat mata setelah tintanya mengerin, dan hanya terlihat bila kertasnya di panaskan, menurut Huffington Post.

    Eimi sudah tertarik dengan ninja sejak dia masih kecil karena seringkali melihat tayangan animasi Jepang (anime) yang mempertontonkan aksi-aksi ninja pada abad pertengahan Jepang.

    "Saya mempelajari aburidashi dari sebuah buku ketika saya kecil. Saya hanya berharap tidak ada mahasiswa lain dengan memiliki ide yang sama," ungkap gadis manis ini.

    Eimi menghabiskan waktu dua jam untuk membuat tinta tersebut. Eksperimennya sukses, namun untuk memastikan agar profesornya tidak membuang begitu saja esainya karena mengira kosong, Eimi menambahkan catatan kecil "panaskan kertasnya."


    [​IMG]
    Hasil esai Eimi Haga setelah dipanaskan. (BBC.com)

    Eimi mengaku sudah bersiap menerima nilai buruk, namun ia terus menyakinkan dirinya bahwa sang profesor dapat mengapresiasi kreativitasnya. Menurutnya, konten esainya sendiri tidaklah spesial.

    Ia tidak mengira bahwa betapa terkejutnya sang profesor, bahkan menyukai esainya.

    "Saya pernah menerima laporan yang ditulis dengan kode, tapi tak pernah menerima laporan yang ditulis dengan aburidashi," ungkap Profesor Yamada. "Jujur saja, saya sempat ragu apakah huruf-hurufnya akan terlihat dengan jelas. Namun ketika saya mencoba memanaskan kertas itu di atas kompor gas saya di rumah, kalimat-kalimat di kertas itu muncul dan terlihat jelas. Selamat!"

    Profesor Yamada sangat puas dengan esai tersebut dan tak ragu memberi nilai sempurna untuk esai Eimi.

    "Saya tidak ragu memberi laporan esai ini nilai sempurna — meski saya tidak membacanya hingga akhir karena saya sengaja tidak memanaskan seluruh bagian kertasnya, jaga-jaga apabila ada media yang ingin memotretnya," tambah sang profesor. Dan memang tak salah, media pun terkagum-kagum dan tak ragu untuk menulis artikel akan esai kreatif Eimi tersebut.



    Sumber: Portal IDWS
     
Tags:

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.