1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Ksatria Setia dan Sang Putri Pelajar

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by bungateratai, Sep 17, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. bungateratai Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 4, 2009
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    6
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +0 / -0
    Pingin share aja, cerita buatan gw yang didasari oleh kisah nyata tapi diedit abis-abisan.

    Silahkan dibaca :piss:
    Penulis : bunga teratai

    kerajaan yang dipenuhi oleh para pelajar yang sedang menuntut ilmu sangat indah bagaikan hamparan rumput hijau yang haus akan air hujan yang akan membuat mereka menjadi lebih berseri. ada banyak putri dan pangeran kerajaan didampingin ksatria setia sebagai seorang pengawal yang akan mengorbankan nyawanya untuk keselamatan dan air mata sang sang putri dan pangeran.

    sang ksatria adalah yang terbaik yang dimiliki kerajaan tempat putri itu tinggal. sang putri hanya menganggap ksatria itu sebagai pengawal bayaran yang hanya mementingkan materi semata dan tidak akan menjaganya apabila tidak dibayar. sungguh ironis memang mengangap seorang yang rela mengorbankan nyawa untuk nyawa dan air matanya seperti itu. mungkin sang putri tidak mengerti perasaan yang dirasakan sang ksatria saat berada di dekat sang putri.

    waktu mereka bersama hanya sesaat, jarak yang diijinkan sang raja antara ksatria dan putri cukup jauh hal ini disengaja agar sang putri tidak terganggu dengan kehadiran ksatria tersebut. ksatria itu sadar akan posisinya, dia tidak boleh jatuh cinta kepada sang putri karena apabila itu terjadi maka ksatria itu akan dihukum mati oleh sang raja.

    putri ini tidak pernah berbicara langsung kepada sang ksatria kecuali waktu itu. sang putri memberikan perintah dan berkata "jangan ganggu aku". sebagai ksatria yang setia dia hanya bisa mengikuti apa yang dikatakan oleh sang putri. ksatria itu tidak pernah lagi berbicara kepadanya, hanya mengawasi dari jauh dan terus berharap sang putri memberikan perintah yang lain dalam waktu dekat.

    kemanapun sang putri pergi, dia hanya bisa mengikuti tanpa berkata apapun. apabila ada bahaya sang ksatria tidak pernah berkata, dia hanya bisa melindunginya dengan nyawanya. pada suatu waktu ketika ada seorang pembunuh bayaran yang ingin memanah sang putri dari jauh dia hanya dapat menghadang panah itu dengan tubuhnya karena teringat perintah dari sang putri bahwa dia tidak boleh mengganggunya. panah itu menusuk di punggungnya dan dia berteriak kesakitan dan terjatuh. sang putri melihatnya terjatuh dan berkata, "apa yang kamu lakukan, jalan yang benar". sangat terlihat bodoh tapi ksatria itu sadar kedudukanya yang sangat jauh dengan sang putri.

    hari-hari berlalu tanpa sepatah katapun yang diucapkan kepada sang putri hingga tiba waktunya sang putri pulang ke kerajaanya dan sang ksatria dikembalikan ke medan perang untuk memimpin tentara yang sudah dipersiapkan untuk melindungi kerajaan dari serangan kerajaan lain yang ingin menguasai kerajaan sang putri.

    ksatria-ksatria penjemput yang dikirim oleh sang raja pun tiba, saatnya sang putri untuk pergi. ksatria itu berkata dalam hati penh harapan, "hari ini sang putri akan kembali ke kerajaanya dan aku akan ditugaskan kembali kemedan perang seperti tugas sebelumnya. mungkin sang putri sudah memiliki pangeran pujaan hati yang lebih baik dari ku. aku tetap berharap sang putri sedikit berbicara sesuatu, tersenyum dan memberikan perintah terakhir kepada ku sebelum kami benar-benar berpisah dan bertemu suatu hari nanti".

    tetapi apa yang diharapkan sang ksatria tidak terwujud, sang putri hanya berlalu didepanya ketika sang ksatria menunduk menghormati ksatria-ksatria dan putri yang lewat. hilang sudah harapan terakhir sang ksatria untuk sedikit berbicara kepada sang putri. kereta kuda sudah berjalan, yang tersisa hanyalah hembusan angin yang membawa debu-debu kesedihan. suara telapak kaki kuda yang semakin lama semakin memudar membuat hati sang ksatria kecewa. tetapi dia berkata dalam hati, "apa yang aku pikirkan, berbicara dengan seorang putri sedangkan aku hanyalah ksatria yang hanya tahu berperang dan menyakiti seseorang".

    setelah merasa cukup untuk merenung, ksatria itu pergi menaiki kuda hitamnya menuju medan perang. di sana sudah banyak ksatria yang menunggu untuk dipimpin. beberapa hari kemudian, kerajaan musuh tiba. saatnya peperangan dimulai. para ksatria bersiap dibarisanya masing-masing, menunggu perintah dari sang raja untuk menyerang.

    beberapa saat kemudia musuh menyerang lebih dulu dan peperangan dimulai. sangat sengit dan penuh semangat untuk melindungi kerajaanya. para pemanah melontarkan anak-anak panahnya ke langin, tombah-tombak beterbangan, pedang-pedang berjatuhan satu persatu, darah tidak terbendung dan nyawa-nyawa kembali kepada sang pencipta.

    kerajaan musuh pun kalah dan mundur dari medan perang, kebahagiaan bercampur kesedihan dan bangga terpancar dari wajah para ksatria. mereka pun kembali dari medan perang ke kerajaanya tetapi ada yang salah dalam peperangan itu, kekalahan musuh adalah taktik untuk menghancurkan kerajaan dari belakang. api sudah berkobar, rumah-rumah hancur tak berbentuk dan para penduduk tidak sedikit yang menjadi korban. mengetahui keadaan itu kemudian sang raja memerintahkan sang ksatria untuk mencari dan melindungi sang putri sedangkan sang raja menyelamatkan sang ratu.

    ksatria itu pun berlari mencari sang putri sambil melawan para ksatria dari kerajaan musuh. sulit memang membedakan orang ketika terjadi kerusuhan seperti itu tetapi dia teringat tempat dimana sang putri pernah bersembunyi dan tidak ada siapapun yang mengetahuinya kecuali dia. dia berlari menuju tempat itu dengan tergesa-gesa, tetapi sayang ditengah perjalanan dia terkena salah satu anak panah yang teterbangan di langit. ksatria itu terjatuh akibat serangan itu, dia pun merasa putus asa karena rasa sakit akibat anak panah yang menusuk punggung dan rasa sakit bekas luka anak panah akibat melindungi sang putri dulu.

    tidak lama setelah dia merasa putus asa, dia teringat akan janjinya yang akan melindungi sang putri dengan nyawanya. ksatria itu kembali bangun dan meneruskan perjalananya menuju tempat persembunyian sang putri. benar apa yang dirasakan sang ksartia, putri berada di tempat itu, ketakutan dan sedih sampai mengeluarkan air mata meliputi wajah sang putri.

    hancur hati sang ksatria menyaksikan putri yang dicintai meneteskan air mata. ksatria itu berkata, "jangan bersedih dan meneteskan air mata karena ada ksatria yang akan mati akibat perasaan bersalah tidak bisa melindungi putri dari kesedihan dan air mata".

    beberapa saat kemudia setelah serangan kejut itu, tentara musuh dapat diatasi dan para kesatria dapat melindungi kerajaanya. perang selesai dan sang ksatria keluar dari persembunyian sang putri dan membawanya kepada sang raja. raja sangat senang mengetahui putrinya selamat tanpa kekurangan suatu apapun. kesatria itu pun merasa senang dan duduk sejenak karena sangat lelah.

    sang putri memberi tahu ayahnya bahwa dia diselamatkan oleh ksatria yang menjaganya pada saat dia belajar di kerajaan seberang tempo hari. raja berkata, "dia adalah ksatria terbaik kerajaan dan aku memerintahkanya untuk menyelamatkan diri mu".

    sang putri pun berkata kepada sang raja dengan suara pelan dan sedikit takut, "ayah, sebenarnya aku sangat mencintainya tetapi aku mendengar percakapan ayah denganya waktu aku siap berangkat untuk belajar bahwa ayah akan menghukum mati dia apabila dia merusaha menggodaku".

    raja yang bijak itu berkata, "tidak ada masalah apapun kamu mencintai orang yang kamu pilih walaupun dari kalangan ksatria sekalipun". mengetahui sang raja tidak melarangnya untuk mencintai sang kesatria, dia kemudian berbalik dan tersenyum kepada sang ksatria dan berlari menghampirinya.

    sang putri berkata pada sang kesatria yang sedang duduk itu, "wahai sang ksatria, aku mencintaimu seperti kamu mencintaiku. sekarang aku memerintahkan mu sebagai seorang putri kerajaan untuk melindungiku sekali lagi dengan rasa cinta yang sesungguhnya tanpa tertutupi oleh rasa takut kepada sang raja".

    ksatria itu tetap terdiam cukup lama dan tidak bergerak. putri itu berkata sekali lagi, "apakah waktu sudah memudarkan rasa cintamu kapadaku". sang kesatria tetap tidak menjawab seakan takut untuk melihat wajah sang putri. sang putri pun jengkel dengan perbuatan sang ksatria kemudian dia menarik tangan sang ksatria yang berlumuran darah itu.

    sungguh terkejut sang putri ketika menarik tangan sang ksatria. dingin tanpa kehangatan, tidak seperti pertama kali dia menyentuh tangan sang ksatria saat pertama kali bertemu. ksatria itu tersungkur dari tempat duduknya dan ternyata dia sudah mati karena tertusuk anak panah beberapa waktu lalu.

    sang kesatria pun tidak sempat untuk mendengarkan ungkapan hati yang diucapkan oleh sang putri dan sang putri tidak pernah bisa mengungkapkan rasa cintanya kepada sang ksatria untuk selamanya walaupun hanya satu kali.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. saint_xaver M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 28, 2009
    Messages:
    347
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +18 / -0
    waduh, pesan moral. jgn sampe terlambat menyatakan cinta bisa nyesel. banyak cerita kaya gini. tp nice story. say it now before to late.
     
  4. JiLL_DyiNgDreSS M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 24, 2009
    Messages:
    257
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +2 / -0
    bner bgt,sampaikan sblm terlambat ..

    nice story,karangan ny mantep bner :top:
     
  5. SilverRegret M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 28, 2009
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +46 / -0
    a tragic tale indeed..
    but dying 2 protect the one he love
    tis a fitting end for a loyal knight like him..
     
  6. patrick_star M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    305
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,250 / -0
    nice....
    share....
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.