1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Kisah Mulyono si Driver Ojol yang Ditipu Antar Penumpang 230 Km Jauhnya Tanpa Dibayar

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Apr 9, 2020.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    2,083
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +70 / -0
    Penumpang yang menipu seorang driver ojek online (ojol) bernama Mulyono (59) sempat menjalani karantina di gedung Graha Wisata Niaga di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (7/4/2020) malam.

    Penumpang berinisial SA asal Banyuanyar, Banjarsari, Solo, itu baru pulang mudik dari Jakarta yang merupakan zona merah penularan virus corona (COVID-19).

    Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo membenarkan informasi tersebut.

    "Sama keluarganya ditolak. Kemudian dikarantina [di Graha Wisata Niaga], kata Rudy pada Rabu (8/4/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

    SA kemudian mengalami gejala demam dan batuk, sehingga dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.


    [​IMG]
    Mulyono si driver ojol asal Banyumas yang ditipu seorang pemudik dari Jakarta ke Solo. (Foto: Kompas.com)

    SA pulang dari Jakarta naik bus sebelum kemudian turun di Terminal Bus Bulupitu Purwokerto, Jawa Tengah. Ia kemudian memesan jasa ojol untuk mengantarnya sampai Solo yang berjarak kurang lebih 230 km jauhnya.

    Awalnya driver bernama Mulyono itu masih ragu karena batas maksimal yang ditetapkan perusahaannya adalah 30 km, namun SA menjanjikan ongkos sebesar Rp 700 ribu kepada driver asal Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas itu. Mulyono akhirnya mengiyakan tawaran SA.

    Malangnya, sesampainya di Solo, SA malah lari tanpa membayarkan uang yang dijanjikan sebelumnya. SA meminta berhenti di sebuah masjid untul salat, tapi ditunggu sekian lama tidak kunjung datang juga.

    Mulyono lalu ditegur oleh seorang warga, baru Mulyono menengok ke dalam masjid dan mengetahui bahwa SA telah kabur meski sandalnya masih ada di depan masjid.

    Terkait status hukum SA karena telah melakukan tindak pidana penipuan pengemudi ojek online, Rudy mengaku pihaknya menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian.

    Sementara itu, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena belum ada laporan dari korban. Karena viral di media sosial, akhirnya dilakukan penangkapan terhadap SA.

    "Belum ada laporan. Itu hanya viral di media sosial kita amankan dahulu," ujar Andy.



    Nasib Mulyono si driver ojol yang kena tipu

    Mengetahui Mulyono sudah menjadi korban penipuan yang dilakukan penumpangnya, rekan-rekannya sesama ojol di Solo pun membantunya dengan mengumpulkan uang untuknya. Dan dalam waktu singkat terkumpul uang mencapai Rp 2 juta.


    [​IMG]
    Ketua DPRD Banyumas Budhi Setiawan menyerahkan santunan untuk Mulyono di halaman Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020).(KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMAS)

    "Solidaritas teman-teman ojol di Solo luar biasa. Alhamdulilah uang yang terkumpul justru lebih dari Rp 700.000. Tidak sampai setengah jam uang terkumpul sampai Rp 2 juta lebih. Awalnya saya sempat menolak," kata Mulyono pada Kamis (7/4/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

    Tak hanya itu, sambung Mulyono, rekan-rekannya sesama ojol pun mengantarkannya hingga Klaten. Dari Klaten, Mulyono menumpang mobil boks rekan ojol dari Purwokerto yang kebetulan sedang berada di sana.

    Sepeda motor miliknya dinaikkan ke mobil boks. Mulyono merasa bersyukur dapat kembali dengan selamat dan bertemu keluarga di rumah. Tak hanya itu, Mulyono juga menerima santunan dari para pejabat Banyumas, yang ia terima secara resmi di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa (7/4/2020).

    Dan seusai dengan peraturan di desanya, kini Mulyono menjalani karantina mandiri di rumah untuk menghindari penyebaran virus corona.



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.