1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekarang kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

People Kisah-kisah kanibalisme demi hidup

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by blue7776yan, Nov 5, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. blue7776yan Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 7, 2010
    Messages:
    37
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +47 / -0
    Inilah kisah-kisah luar biasa tentang sekelompok orang yang melakukan praktek kanibalisme demi mempertahankan hidupnya. Bencana yang terjadi membuat orang tidak lagi bisa berpikir normal. Betapa tidak, terdampar di pegunungan terpencil di musim dingin, tanpa makanan, apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan hidup??

    Salah satu kisah paling terkenal adalah jatuhnya pesawat Uruguay Force di pegunungan Andes pada tahun 1972. Demi bertahan hidup penumpangnya terpaksa memakan mayat teman-temannya. Dan itu terjadi selama 72 hari sampai akhirnya mereka berhasil ditemukan.

    [​IMG]

    Kisah lain yang tak kalah dasyatnya adalah peristiwa pengepungan kota Leningrad, Soviet, yang berlangsung selama dua tahun. Masyarakat yang kelaparan terpaksa saling bantai agar bisa bertahan. Konon, sekitar 1,5 juta jiwa jadi korban peristiwa tragis ini.

    Berikut kisah-kisah kanibalisme terkenal yang terjadi karena bencana.

    1.Kasus Jatuhnya Pesawat Uruguay Force Flight di Andes: Kasus Kanibalisme Paling Terkenal

    Inilah kasus kanibalisme paling terkenal dalam sejarah, terjadi di pegunungan Chili, Andes—perbatasan Argentina-Chilli– pada musim dingin tahun 1972. Peristiwa ini bermula dengan jatuhnya pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

    Dari kecelakaan itu, 29 penumpang berhasil selamat, namun medan yang berat membuat satu demi satu korban berjatuhan. Delapan orang tewas tertimbun longsoran salju, beberapa lainnya menyusul ke alam baka karena berbagai sebab, di antaranya, suhu yang luar biasa dingin dan cidera. Praktis yang tersisa hanya 16 orang, mereka berhasil di selamatkan pada 23 Desember 1972.

    pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

    Itupun, setelah mereka sendiri berjuang mencari bantuan, karena operasi penyelamatan telah dihentikan jauh-jauh hari. Pemerintah setempat sudah menganggap mereka sebagai korban hilang yang tak ditemukan, sampai akhirnya para korban itu datang sendiri melaporkan lokasi mereka. Luar biasa!!!

    Bayangkan, berada di ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut pada saat musim dingin sedang hebat-hebatnya. Salju yang turun deras, nyaris membekukan semuanya. Nah, para korban ini, hanya memakai pakaian seadanya, tidak ada makanan, siapapun tak bisa berpikir normal. Bagaimana caranya bertahan hidup, survive, itulah satu-satunya yang ada dalam pikiran mereka.

    Dan, satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan memakan teman-teman mereka yang telah tewas. Ini bukan keputusan mudah, bahkan terlalu berat, tapi harus dilakukan jika ingin hidup. Biasanya, dalam keadaan terjepit seperti itu, orang baru mengerti betapa berharganya sebuah kehidupan. Dan mereka berjuang untuk mempertahankannya, apapun caranya.

    Yang menyakitkan, lewat radio mereka memonitor kalau upaya pencarian mereka dihentikan karena lokasi kecelakaan tidak ditemukan. Operasi penyelamatan mereka dihentikan setelah delapan hari pencarian, atau 11 hari mereka jatuh di gunung. Pihak berwenang menganggap semua korban pasti tidak ada yang selamat. Bisa dimaklumi, lokasi pengunungan itu sangat sulit diakses, sementara dari udara terlihat semua berwarna putih karena tertutup salju. Celakanya, pesawat itu pun berwarna putih.

    Nando Parrado, Roberto Canessa dan Sergio Katalan (berdiri di belakang: penduduk yang menolong mereka)

    Persisnya, 72 hari mereka survive sebelum akhirnya ditemukan tim SAR. Itupun setelah dua orang dari korban, Nando Parrado dan Roberto Canessa, berjuang mencari bantuan. Mereka menuruni pegunungan, mencari jalan menuju ‘kehidupan’. Selama 12 hari keduanya menempuh jalan sulit, penduduk setempat, Sergio Katalan, menemukan mereka. Endingnya, semua korban (16 orang) dibawa ke rumah sakit Santiago dan dirawat karena menderita penyakit ketinggian , dehidrasi , radang dingin , patah tulang, kudis dan gizi buruk.

    Pengalaman luar biasa ini, difilmkan pada tahun 1993, dan sejak itu menjadi salah satu kisah ajaib paling terkenal sepanjang masa. Tahun 2006 lalu, Nando Parrado, salah seorang selamat, membukukan pengalamnya yang dramatis itu dalam buku berjudul Miracle in the Andes: 72 Days on the Mountain and My Long Trek Home.

    2. Ekspedisi Franklin
    Inilah ekspedisi yang paling disesali sepanjang masa. Populer dengan sebutan ekspedisi Franklin, seorang perwira angkata laut yang sudah berpengalaman dan berkali-kali memimpin ekspedisi, dan kali itu tahun 1845, dia diperintahkan Sir John Barrow memimpin ekspedisi lagi yakni menyelesasikan pemetaan bagian barat laut ujung Kanada dan melayari Kutub Utara. Ekspedisi itu sendiri dilakukan dua kapal, Erebus dan HMS Terror, dua kapal canggih di zamannya.

    Tapi kecanggihan teknologi, tak mampu mengalahkan alam. Konon dua kapal ini terkepung es di Victoria Selat dekat Pulau King William di Arktik Kanada. Franklin dan 128 crew dan peneliti, hilang. Nasib ekspedisi Franklin ini baru terungkap berabad-abad kemudian. Selama itu pencarian terus dilakukan, bahkan dengan iming-iming hadiah.

    Sebuah pencarian yang dipimpin oleh Francis Leopold McClintock pada tahun 1859 menemukan sebuah catatan yang tertinggal di Pulau King William tentang rincian ekspedisi itu. Pencarian kemudian dilanjutkan sampai abad ke-19.

    Barulah pada tahun 1981, lewat penelitian tim ilmuwan yang dipimpin Prof Owen Beattie, seorang antropologi dari Universitas Alberta, berhasil mengungkap beberapa hal dari temuan mereka di Pulau Beechey dan Pulau Raja William. Di Pulau Beechey di mana beberapa awak dikubur, ditemukan bahwa mereka meninggal karena radang paru-paru dan mungkin TBC dan keracunan timah. Tapi penemuan yang juga mengejutkan di Pulau King Williams di mana terjadinya kanibalisme karena kelaparan sehingga akhirnya semua terbunuh.


    3. Kapal Pemburu Paus Essex
    Cerita tentang kanibalisme untuk survive di kalangan pelaut sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan pada awal-awal abad ke-19 dunia maritime marak dengan cerita-cerita mengerikan semacam itu. Salah satu contohnya adalah Kapal Essex, kapal pemburu paus, pada tahun 1820.
    Kisah itu dimulai dengan kecelakaan kapal pada tahun 1820, di mana paus menabrak Essex yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam di 2.000 mil laut (3.700 km) sebelah barat pantai barat Amerika Selatan.

    Sebanyak 21 awak berhasil menyelamatkan diri di Pulau Henderson, wilayah kepulauan Pitcairn. Di Pulau Henderson mereka bertahan dengan makan ikan, burung juga tumbuhan yang ada, juga ditemukan sumber mata air kecil untuk minum.

    Sayangnya, sumber daya alam pulau itu hanya cukup untuk seminggu, selanjutnya tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mereka masih mencoba bertahan dengan minum air kencing sendiri, tapi tidak lama. Jadi, bisa ditebak apa yang terlintas di pikiran mereka untuk bisa bertahan.

    Di sinilah berlaku hukum rimba, siapa yang kuat dia yang menang. Mereka saling membatai, saling memakan. Tidak ada teman, sahabat, bahkan saudara, semua saling bantai. Tragisnya, kapten kapal, Pollard ikut memakan sepupunya, Owen Coffin, yang sebelumnya dibantai oleh anak buahnya sendiri.

    Pertolongan baru datang hampir setahun kemudian oleh kapal penangkap ikan Dauphin Nantucket 95. Saat itu dua orang yang selamat, kapten Pollard dan Ramsdell, orang yang membunuh Coffin sepupu Pollard. Di tempat terpisah crew lain berhasil diselamatkan kapal dagang India.

    Sebanyak delapan orang berhasil diselamatkan. Pengakuan mereka, mereka berhasil bertahan hidup dengan mengkonsumsi mayat tujuh temannya.

    4. Pengepungan Leningrad
    Inilah kisah pengepungan paling lama dan paling banyak korban sepanjang sejarah. Pengepungan Leningrad atau popular juga dengan sebutan Blokade Leningrad, adalah operasi militer berkepanjangan yang dilakukan oleh Jerman dan pasukan pertahan Finlandia untuk memblokade Leningrad pada 8 September 1941. Pengepungan ini berlangsung selama dua tahun.

    Kota ini benar-benar terisolasi, baik di darat maupun laut. Selama berbulan-bulan, para penduduk hanya makan dari danau yang ada di sana, , tapi ketika musim dingin tiba, danau beku. Tentara Soviet mengalami kesulitan untuk memasok makanan. Masyarakat mulai kelaparan. Untuk memenuhi kebutuhan akan makanan, para tukang roti di kota itu diperintahkan untuk membuat roti yang dicampur dengan serbuk gergaji. Ini semata-mata untuk bertahan hidup. Selebihnya, burung, tikus, dan makan-makanan lain yang dalam kondisi normal jijik untuk dimakan, terpaksa menjadi santapan. Ini semua demi perut, dan demi kehidupan. Ketika tidak ada lagi yang bisa dimakan, maka mulailah terjadi kanibalisme.

    Praktek ini terjadi semakin meluas di seluruh kota, sampai-sampai Polisi Leningrad merasa perlu melakukan patrol anti-kanibalisme, untuk mencegah kondisi makin buas dan tak terkendali. Dan memang itulah tujuan Jerman dan Finlandia untuk menjatuhkan Soviet. Sekalipun belakangan diakui bahwa kanibalisme ini kenyataannya menyelamatkan kehidupan banyak orang, tapi pada saat itu polisi tetap melarang perbuatan itu. Meski begitu kanibalisme tetap terjadi meski sembunyi-sembunyi.Diperkirakan, tragedy itu menyebabkan tewasnya 1,5 juta orang.

    Berdasarkan catatan, ini bukan pertama kalinya rakyat Soviet melakukan kanibalisme. Sebelumnya, tahun 1932-1933 terjadi bencana kelaparan yang luas di Ukraine yang menyebabkan praktek kanibalisme terjadi di kawasan itu.


    5. Holocaust
    Sampai sekarang peristiwa itu masih menjadi sumber perdebatan. Holocaust adalah genosida sistematis yang dilakukan Jerman Nazi terhadap berbagai kelompok etnis, keagamaan, bangsa, dan sekuler pada masa Perang Dunia II. Bangsa Yahudi di Eropa merupakan korban-korban utama dalam Holocaust, yang disebut kaum Nazi sebagai “Penyelesaian Terakhir Terhadap Masalah Yahudi”.

    Jumlah korban Yahudi umumnya dikatakan mencapai enam juta jiwa. Genosida ini yang diciptakan Adolf Hitler dilaksanakan, antara lain, dengan tembakan-tembakan, penyiksaan, dan gas racun, di kampung Yahudi dan Kamp konsentrasi.

    Selain kaum Yahudi, kelompok-kelompok lainnya yang dianggap kaum Nazi “tidak disukai” antara lain adalah bangsa Polandia, Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik Roma, orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah’s Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom dan Sinti) dan lawan-lawan politik. Mereka juga ditangkap dan dibunuh. Jika turut menghitung kelompok-kelompok ini dan kaum Yahudi juga, maka jumlah korban Holocaust bisa mencapai 9-11 juta jiwa.

    Kesadisan Jerman memperlakukan tawanannya sudah menjadi cerita yang hidup puluhan tahun hingga kini. Apa dan bagaimana mereka diperlakukan menjadi kisah yang tak hent-hentinya mengundang air mata dan kemarahan. Konon, para tawanan perang Jerman ini dibiarkan kelaparan di kamp-kamp konsentrasi yang didirikan Jerman. Dampaknya, demi mempertahankan hidupnya para tawanan pun saling memangsa satu sama lain.

    6. Alferd Packer
    Alferd Packer (21 November 1842 – 23 April 1907) sering dikenal sebagai satu-satunya warga Amerika yang pernah dihukum dengan tuntutan kanibalisme, meskipun sebenarnya tuntutannya adalah pembunuhan, bukan kanibalisme. Anggota Partai Donner yang terkenal itu pun, tidak dihukum karena kanibalisme di California, karena secara hukum kanibalisme bukanlah kejahatan di Amerika Serikat.

    Pada 9 Februari 1874, dia dengan 5 orang lainnya melakukan ekspedisi di pegunungan Colorado. Dua bulan kemudian Packer kembali dari ekspedisi sendirian. Ketika ditanya kemana orang-orang yang telah pergi dengan dia, Packer mengatakan bahwa dia telah membunuh mereka semua untuk bertahan hidup dengan terpaksa memakan tubuh teman-temannya.

     
    • Thanks Thanks x 1
    Last edited: Nov 10, 2010
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. setia23 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 17, 2010
    Messages:
    181
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    Gw ambil pertamax . .

    Walah2 untuk selamat mereka mau melakukan segalax. Luar biasa tapi juga tragis . .
     
  4. ghaghagha M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 15, 2010
    Messages:
    760
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +1,229 / -0
    udah kayak zombie aja ya :takut:
    tapi emang, kalo udah kepepet begitu, siapa yang kuat dialah yg bisa bertahan hidup :top: :swt:
     
  5. nyami Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 23, 2010
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +8 / -0
    yang kapal jatuh pernah diceritaiin ma guru bio gw tuh

    emang tragis sih, tapi ya gimana lagi

    klo ga makan ya mati
     
  6. didody M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 16, 2009
    Messages:
    1,648
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,341 / -0
    :ngeri:
    kanibaltuk survive. pilihan berat tapi...
     
  7. Inesu Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 6, 2010
    Messages:
    4,845
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +61,377 / -0
    :takut:
    sereemmm...
    bayangkan berada di situasi seperti itu...
    hrs menyelamatkan diri dari serangan teman sndr....
     
  8. linkonline M V U

    Offline

    ★★★★★

    Joined:
    May 3, 2010
    Messages:
    2,401
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +3,956 / -1
    gw baru tau tuh tentang kanibalisme di Leningrad..
    klo yg holocaust emang begitu deh, para tawanan jadi kanibal demi bertahan hidup..
    btw thanks infonya gan..
     
  9. cdblank12 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 26, 2010
    Messages:
    996
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +4,033 / -0
    yg no.1 harus survive di tmpt yg dingin ,memang pilihan berat makan teman ato mati:takut:
     
  10. hellianowned M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 15, 2010
    Messages:
    690
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,579 / -0
    setubuh gan, tp yang no.1 kan ga isi main bunuh2an kyk yg lain.
     
  11. cdblank12 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 26, 2010
    Messages:
    996
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +4,033 / -0
    untung di pegunungan salju jadi daging tmnnya ga membusuk jadi bangkai:hehe:
    jd kyk disimpen di kulkas:hehe:
     
  12. seriallovers M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 4, 2010
    Messages:
    676
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +2,045 / -0
    yg no 1 kan mereka makan temennya yang memang sudah mati
    jadi bukan mereka yang bunuh temennya,,
    meskipun pas disana, yang tau kejadiannya cuma mereka sie..hehehehe
     
  13. 4lundr4 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 2, 2009
    Messages:
    117
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +22 / -0
    Apa yang Bro lakukan klo mengalami situasi yg sama???????
     
  14. Alphonse Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +16 / -0
    kalo kanibal demi survive masih wajar.
    Nah loh, kalo sumanto gmn tuh?
     
  15. ip3tz Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 16, 2010
    Messages:
    191
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +16 / -0
    klu menurut gw sih tergantung keadaan....secara manusia itu emang makhluk yg egois,selamtan diri sendiri dulu dah....
     
  16. Cel_Ona Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 16, 2010
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +7 / -0
    klo temannya udh mati trus dimakan untuk survive yah msh bisa diterima lah, tp klo sengaja membunuh
    weleh weleh...
     
  17. Ren7Vellz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 17, 2009
    Messages:
    2,359
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +1,723 / -0
    mengingatkan saya pada film i'm legend nya will smith. kanibalisme merupakan hal yg tidak berprikemaniusiaan
     
  18. light91 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 9, 2010
    Messages:
    1,480
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +12,069 / -0
    yg no.1 itu mending...
    mereka g ngebunuh, tpai emang makan temenya ygudah mati buat survive,
    tp yg lain,parah, ngebunuh temen sendiri buat d makan
     
  19. yudhis273 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 3, 2010
    Messages:
    883
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +2,091 / -0
    serem...

    kalo gw di situasi itu, gw ga bakal makan orang. karena pasti gw dulu yg dimakan..:onion-07:

    pengen komen, tapi rasanya ga adil kalo nge-judge orang padahal gw sendiri ga pernah ngalamin...
     
  20. bluvertex Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 3, 2009
    Messages:
    20
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    Ga kebayang gimana klo kita di posisi mereka, bakalan tega ga ya makan orang......... :frozen4:
     
  21. Di4m0nD M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 6, 2011
    Messages:
    704
    Trophy Points:
    82
    Ratings:
    +88 / -0
    serem, tp tetep harus milih
    mau jd kanibal ato mati kelaperan
     
    Last edited: Nov 26, 2011
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.