1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Pengen ganti nama ID? Plat tambahan? Promo GK? Cek Promo Spesial Hari Kemerdekaan, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  3. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  4. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  5. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!

Keuntungan Menjadikan Asuransi Kesehatan Sebagai Tabungan Serta Investasi

Discussion in 'Money Talks' started by alunayaka, Sep 28, 2017.

  1. alunayaka Members

    Offline

    Joined:
    Sep 28, 2017
    Messages:
    4
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    Anda selama ini menganggap salah satu fungsi paling utama dari asuransi adalah memberikan perlindungan. Tak sepenuhnya salah karena memang fungsi dari asuransi ini sendiri memastikan Anda terlindungi dari hal-hal yang tak terduga. Terutama tentunya masalah keuangan. Katakan saja, asuransi kesehatan yang pastinya berfungsi untuk melindungi Anda dari masalah keuangan yang terjadi karena permasalahan pada kesehatan. Misalnya saja biaya rumah sakit, biaya berobat, dan lain-lain.

    Namun selain dianggap sebagai perlindungan, bukan hal yang sepenuhnya dan sama sekali baru bila asuransi juga dianggap merugikan. Terutama setelah Anda mendengar mengenai berapa harga polis dari premi asuransi yang akan dibayar setiap bulannya. Anda pun akan langsung berpikir uang dikeluarkan akan menjadi sia-sia bahkan hanya seakan buang-buang uang saja. Padahal? Sama sekali tidak begitu! Ada banyak sekali keunggulan dan manfaat tersendiri dari asuransi kesehatan. Dimana tanpa Anda sadari, asuransi ini bisa menjadi seakan sebuah tabungan dan investasi. Tak percaya bahwa asuransi bukan hanya memberikan perlindungan namun juga menjadi tabungan serta investasi untuk Anda?

    Asuransi kesehatan sebagai investasi ini sebenarnya dibuat untuk asuransi dengan jenis unit link, dimana polis asuransi yang dibayar setiap bulannya juga mencakup besarnya investasi dari perusahaan asuransi itu sendiri. Asuransi sekaligus investasi dalam unit link ini pun sudah semakin banyak diberikan oleh perusahaan untuk nasabah asuransi mereka. Menguntungkan? Tunggu dulu. Perhatikan dulu keuntungan dari asuransi jenis unit link untuk investasi ini.

    Jadi dengan membeli polis asuransi unit link, Anda bukan hanya sekedar membayar biaya polis dari asuransi kesehatan saja. Namun juga beberapa persen untuk investasi. Setiap bulannya, beberapa persentase dari polis ini akan terus bertambah, terutama dengan meningkatnya bunga pula. Di akhir periode, Anda bukan hanya akan mendapatkan perlindungan kesehatan bila misalnya sakit dan memerlukan perawatan dari rumah sakit. Tapi juga bisa "panen" buah investasi dari beberapa persen nilai polis yang Anda bayarkan setiap bulannya tersebut. Semakin tinggi nilai polis, maka akan semakin tinggi pula nilai investasi yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Anda bisa ambil contoh asuransi kesehatan unit link dari Prudential sebagai contoh produk unit link yang cukup digemari oleh masyarakat. Selain karena nama perusahaan yang terpercaya, Prudential juga menyediakan berbagai produk asuransi unit link yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat luas dengan harga premi yang cukup masuk akal.

    Nah bila asuransi untuk imvestasi memberikan keuntungan secara langsung di akhir periode, asuransi kesehatan sebagai tabungan justru berbeda. Sebagai tabungan, Anda harus mengubah persepsi bahwa asuransi hanya merugikan dan buang-buang uang saja. Terutama dengan uang yang harus Anda bayarkan setiap bulannya demi membayar polis dari produk asuransi tertentu. Namun ilustrasinya seperti ini.

    Katakan Anda bergabung dengan produk asuransi yang diberikan oleh sebuah perusahaan asuransi. Untuk produk asuransi ini, Anda harus membayar polis untuk premi kontrak asuransi satu tahun sebesar Rp 1 juta. Berarti dalam 1 tahun, Anda sudah akan memiliki "tabungan" asuransi sebesar 12 juta. Katakan pada bulan ke 12, Anda jatuh sakit. Dengan premi asuransi kesehatan 1 juta, Anda biasanya sudah akan bisa menikmati kamar VIP di rumah sakit swasta ternama sebagai bagian dari klaim.

    Biaya perawatan ini, akhirnya menjadi Rp 50 juta yang Anda klaim sepenuhnya pada asuransi. Untung? Tentu saja! Bila pun misalnya Anda tak melakukan klaim apapun untuk asuransi kesehatan ini, Anda bisa mendapatka reward untuk No Claim Bonus. No Claim Bonus ini sendiri merupakan potongan premi untuk perpanjangan asuransi yang Anda miliki untuk periode berikutnya. Jadi Anda akan memiliki potongan tersendiri pada asuransi periode berikutnya yang Anda ikuti.

    Nah sekarang bayangkan ilustrasi di atas namun Anda tidak mengikuti asuransi. Anda pun akan sama-sama menyisihkan Rp 1 juta setiap bulannya sebagai jaga-jaga masalah pada kesehatan dan membuat Anda dirawat di rumah sakit. Dimana biayanya mencapai Rp 50 juta. Dari mana Anda akan mendapatkan dana Rp 38 juta sisanya untuk menutup biaya rumah sakit tadi? Tak ada pilihan selain meminjam uang dari kerabat atau pun meminta pinjaman kredit tanpa agunan yang berarti Anda juga harus siap menerima bunga yang cukup besar.

    Jadi, asuransi tidak terdengar begitu merugikan lagi bukan? Anggapan bahwa asuransi merupakan produk keuangan yang merugikan memang sudah menjadi mitos mendarah daging yang dipercaya luas. Sayangnya.
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.