1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Geography & Astronomy Keunikan Pulau Paskah & Patung Moai

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by hyuga_akira, Sep 16, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    Sorry sebelumnya kalo Repost...

    [​IMG]

    Pulau Paskah (bahasa Polinesia: Rapa Nui, bahasa Spanyol: Isla de Pascua) adalah sebuah pulau milik Chili yang terletak di selatan Samudra Pasifik. Walaupun jaraknya 3.515 km sebelah barat Chili Daratan, secara administratif ia termasuk dalam Provinsi Valparaiso. Pulau Paskah berbentuk seperti segitiga. Daratan terdekat yang berpenghuni ialah Pulau Pitcairn yang jaraknya 2.075 km sebelah barat. Luas Pulau Paskah sebesar 163,6 km². Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa yang mayoritasnya menetap di ibukota Hanga Roa. Pulau ini terkenal dengan banyaknya patung-patung (moai), patung berusia 400 tahun yang dipahat dari batu yang kini terletak di sepanjang garis pantai.

    [​IMG]

    Orang yang pertama kali menempati Pulau Paskah adalah keturunan imigran dari Polinesia yang kemungkinan berasal dari Pulau Mangareva atau Pitcairn di sebelah barat. Sejarah pulau ini dapat dihubungkan berkat daftar raja Pulau Paskah yang telah direkonstruksi, lengkap dengan rangkaian peristiwa dan tanggal perkiraan sejak tahun 400. Penghuni asal Polinesia tersebut membawa sejumlah pisang, talas, ubi manis, tebu, bebesaran kertas (paper mulberry) dan ayam. Pada suatu masa, pulau ini menopang peradaban yang relatif maju dan kompleks. Ahli navigasi asal Belanda Jakob Roggeveen menemukan Pulau Paskah pada Hari Paskah tahun 1722. Roggeveen memperkirakan sekitar 2.000-3.000 orang menghuni pulau ini, tetapi ternyata jumlah penduduk mencapai 10.000-15.000 jiwa pada abad ke-16 dan 17. Peradaban Pulau Paskah telah merosot secara drastis semenjak 100 tahun sebelum kedatangan Belanda, terutama akibat terlalu padatnya jumlah penduduk, penebangan hutan dan eksploitasi sumber daya alam yang terbatas di pulau yang amat terisolasi ini. Namun, hingga pertengahan abad ke-19, populasi telah bertambah hingga mencapai 4.000 jiwa. Hanya berselang waktu 20 tahun kemudian, deportasi ke Peru dan Chili serta berbagai penyakit yang dibawa oleh orang Barat hampir memusnahkan seluruh populasi, dengan hanya 111 penduduk di pulau ini pada 1877. Pulau ini dianeksasi oleh Chili pada 1888 oleh Policarpo Toro. Jumlah penduduk asli suku Rapanui perlahan-lahan telah bertambah dari rekor terendah berjumlah 111 jiwa.

    Perlu diketahui bahwa nama "Rapa Nui" bukan nama asli Pulau Paskah yang diberikan oleh suku Rapanui. Nama itu diciptakan oleh para imigran pekerja dari suku asli Rapa di Kepulauan Bass yang menyamakannya dengan kampung halamannya. Nama yang diberikan suku Rapanui bagi pulau ini adalah Te pito o te henua ("Puser Dunia") karena keterpencilannya, namun sebutan ini juga diambil dari lokasi lain, mungkin dari sebuah bangunan di Marquesas.

    Peristiwa-peristiwa baru-baru ini telah menunjukkan peningkatan yang signifikan pada sektor pariwisata, ditambah dengan besarnya jumlah orang yang datang dari daratan Chili sehingga mengancam keidentikan Polinesia di Pulau Paskah. Masalah kepemilikan tanah telah menciptakan ketegangan politik pada 20 tahun terakhir, dengan beberapa suku asli Rapanui menentang properti pribadi melainkan setuju dengan tanah tradisional milik bersama.

    Pulau Paskah yang modern memiliki sedikit pepohonan. Pulau ini dulunya pernah mempunyai hutan pohon palem. Menurut pemikiran populer yang berkembang, para penghuni pertama pulau ini telah mengeksploitasi pepohonan di seluruh pulau untuk membuat tempat moai serta membangun perahu nelayan dan bangunan. Ada bukti yang menunjukkan gundulnya pulau ini bertepatan dengan runtuhnya peradaban Pulau Paskah. Konteks Midden pada waktu itu menunjukkan penurunan yang mendadak pada jumlah tulang ikan dan burung ketika para penduduk kehilangan akal untuk membangun kapal nelayan dan burung-burung kehilangan tempat sarang. Ayam dan tikus menjadi sarapan utama para manusia. Berdasarkan sisa-sisa manusia, ada bukti bahwa kanibalisme berlangsung.

    Populasi kecil yang masih hidup berhasil mengembangkan tradisi baru untuk membagi-bagikan sumber yang tersisa sedikit. Pada grup pemuja manusia burung (manutara), sebuah pertandingan dibentuk manakala setiap tahunnya sebuah wakil dari setiap suku, yang dipilih oleh pemimpin masing-masing, menyelam ke laut dan berenang menuju Motu Nui, sebuah pulau kecil tetangga, untuk mencari telur pertama yang ditetaskan oleh seekor Sooty Tern pada musim menelur. Perenang pertama yang kembali dengan telur itu dapat mengontrol sumber pulau untuk sukunya selama tahun itu. Tradisi ini masih diterapkan pada saat bangsa Eropa mendarat di pulau ini.

    Namun, penelitian baru memunculkan dugaan bahwa keadaan yang sesungguhnya justru lebih kompleks. Luasnya pulau yang dibersihkan dari pepohonan hanyalah salah satu ujung akhir dalam sebuah seri ketidakberuntungan yang dialami Pulau Paskah. Sebuah studi mengenai faktor-faktor lingkungan di 69 pulau-pulau di Pasifik mengatakan bahwa meskipun dipenuhi batu-batu pemujaan, para dewa ternyata marah terhadap pulau ini.

    Pulau Paskah adalah daratan luas yang tidak subur dan kering. Tanahnya terlalu tandus untuk ditanami pohon-pohon kembali setelah tanaman asli dipanen. Pulau ini tidak mendapat keuntungan dari debu vulkanik yang subur seperti pulau-pulau lain. Jadi, sekali pulau itu dibersihkan, tidak ada harapan untuk pemulihan.

    Pulau Paskah, bersama dengan Sala-y-Gomez, sebuah pulau kecil tetangga yang tidak dihuni, dikenal oleh para ekologis sebagai kawasan ekologi yang disebut hutan berdaun lebar subtropis Rapa Nui. hutan basah berdaun lebar subtropis yang asli kini telah lenyap, tetapi studi paleobotanis mengenai fosil tepung sari dan jamur pohon yang merupakan peninggalan aliran lava mengindikasikan bahwa pulau ini tadinya berupa hutan lebat, dengan berbagai jenis pohon, belukar, pakis dan rumput. Sebuah pohon palem besar, yang berhubungan dengan pohon palem anggur Chili (Jubaea chilensis) merupakan jenis mayoritas pepohonan, begitu juga dengan pohon toromiro (Sophora toromiro). Pohon palem tersebut kini telah punah, dan toromiro punah di alam liar, sehingga kini pulau ini keseluruhannya hampir dipenuhi oleh padang rumput. Para ilmuwan sedang memperkenalkan kembali toromiro di Pulau Paskah.

    Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa. Angka ini naik dari 1.936 jiwa pada 1982. Kenaikan populasi yang besar ini terutama disebabkan oleh kedatangan orang-orang keturunan Eropa dari daratan Chili. Akibatnya, pulau ini terancam kehilangan identitas asli Polinesia. Pada 1982, sekitar 70% populasi berupa suku Rapanui (penduduk asli Polinesia). Namun pada sensus 2002, Rapanui hanya mencakup 60% dari populasi Pulau Paskah. Bangsa Chili keturunan Eropa mencakup 39% populasi, dan sisanya 1% adalah etnis Amerika Asli dari daratan Chili. Hampir seluruh populasi tinggal di kota Hanga Roa.

    Suku Rapanui telah bermigrasi dari pulau ini. Pada sensus 2002, ada 2.269 Rapanui yang tinggal di pulau ini, sedangkan 2.378 lainnya tinggal di daratan Chili (setengahnya tinggal di daerah metropolitan Santiago).

    Kepadatan penduduk Pulau Paskah hanya 23 penduduk per km²; jumlah itu lebih kecil dari masa gemilang pemahatan patung (abad ke-17) ketika antara 10.000 dan 15.000 penduduk asli Rapanui tinggal di pulau. Populasi telah menurun hingga 2.000-3.000 penduduk sebelum kedatangan bangsa Eropa. Pada abad ke-19, penyakit yang timbul akibat kontak dengan kaum Eropa, serta deportasi 2.000 Rapanui ke Peru sebagai budak, dan keberangkatan paksa sisa suku Rapanui ke Chili menyebabkan kemerosotan populasi Pulau Paskah hingga mencapai rekor terendah 111 penduduk pada 1877. Dari 111 Rapanui, hanya 36 yang mempunyai keturunan, dan mereka adalah nenek moyang seluruh 2.269 penduduk Rapanui sekarang.

    MOAI

    Patung-patung besar dari batu, atau moai, yang menjadi simbol Pulau Paskah dipahat pada masa yang lebih dahulu dari yang diperkirakan. Arkeologis kini memperkirakan pemahatan tersebut berlangsung antara 1600 dan 1730, patung yang terakhir dipahat ketika Jakob Roggeveen menemukan pulau ini. Terdapat lebih dari 600 patung batu monolitis besar (moai). Walaupun bagian yang sering terlihat hanyalah "kepala", moai sebenarnya mempunyai batang tubuh yang lengkap; namun banyak moai yang telah tertimbun hingga lehernya. Kebanyakan dipahat dari batu di Rano Raraku. Tambang di sana sepertinya telah ditinggalkan dengan tiba-tiba, dengan patung-patung setengah jadi yang ditinggalkan di batu. Teori populer menyatakan bahwa moai tersebut dipahat oleh penduduk Polinesia (Rapanui) pada saat pulau ini kebanyakan berupa pepohonan dan sumber alam masih banyak yang menopang populasi 10.000-15.000 penduduk asli Rapanui. Mayoritas moai masih berdiri tegak ketika Roggeveen datang pada 1722. Kapten James Cook juga melihat banyak moai yang berdiri ketika dia mendarat di pulau pada 1774. Hingga abad ke-19, seluruh patung telah tumbang akibat peperangan internecine.

    Foto2 MOAI
    Sumber : Wikipedia

    Sorry sekali lagi kalo Re-POST.......
    kalo bos2 suka jangan lupa ijo-ijo nya
    Thanx


    INFO TAMBAHAN :

    NAH pertanyaannya adalah .....

    APAKAH Pulau Paskah Bagian Dari LEMURIA.....?????
     
    • Like Like x 1
    Last edited: Oct 10, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. ayamgoreng M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    1,362
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,301 / -0
    nama saya KFC dan saya
    pertamaxxxxxxxxxxxxxx

    kalau buatan manusia sebenarnya mustahil juga lho kan itu ntah brapa thn silam ada lg yah misteri dunia ini
     
  4. setanbedul Staff on Hiatus

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    4,679
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +11,589 / -0
    bukannya berita terbaru keunikan ini terpecahkan?
    kok jd misteri lagi?
     
  5. n_iz_are M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 7, 2009
    Messages:
    1,373
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +1,978 / -0
    tu patung ternyata simbol dari pulau paskah ya....
    baru tau nie....

    thx...
     
  6. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    Karena misteri itu sudah terpecahkan makanya jadi unik,
    kalo belum terpecahkan berarti masih misteri......
    hehehehehehehe......... just share info, soalnya gue suka ama daerah2 yang baru,
    lucu, aneh, mempesona, especially daerah pantai n pulau2...
    :tkp2: :angel: :tkp3:
     
  7. kazzel M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 6, 2009
    Messages:
    700
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +251 / -0
    Penuh misteri jadi pengen melancong kesana:tkp1:
     
  8. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    UP UP UP UP
    [​IMG]
     
  9. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    tengkyu buat ijo2 nya
     
  10. Chopsuey03 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 11, 2009
    Messages:
    709
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +134 / -0
    Denger2 Patung Maoi ada hubunganya dengan benua Lemuria tuh .... baca dari porum sebelah sih an BTW :niceinfo: Gan
     
  11. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    iya nih, denger2 gitu, lagi gali informasi juga...
    tapi kayaknya dah banyak yang ngulas lemuria...
    takut re-Post lah
     
  12. shinobi32 M V U

    Offline

    Forza Inter!

    Joined:
    Jul 31, 2008
    Messages:
    18,337
    Trophy Points:
    242
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +72,142 / -10
    banyak batu gede disana.
    cocok bwt bisnis perumahan..
     
  13. xanderlinkz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    619
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,123 / -0
    setau gw patung itu sering dihubungkan ama hal2 occult?:???:
     
  14. Renzonokuken Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 18, 2007
    Messages:
    5,110
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +35,890 / -0
    Patung yang sering lihat di game2

    Ternyata aslinya dari pulau Paskah :piss:
     
  15. Arnez M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 13, 2009
    Messages:
    329
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +87 / -0
    ide yang muncul dari seorang bisnis man nih, selalu liat peluang :sembah::blink:
     
  16. AdeX M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 3, 2009
    Messages:
    660
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +1,734 / -1
    Patung2nya banyak amat ya bro....

    Jejer2 pula....
     
  17. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    bener gan... kayaknya bos yang satu ini insting bisnisnya tajem juga
     
  18. senorsmith Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Sep 8, 2009
    Messages:
    214
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +203 / -0
    oh ternyata patung2 itu di pulau paskah yakk..

    sering liat tuh gambar patung2 moainya di picture2....
     
  19. erickstrad Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    7,469
    Trophy Points:
    267
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +53,557 / -0
    sya selalu takjub dgn kekuatan alam yg mmpertahankan "art" yg bisa jd ciri khas geografis suatu pulau :rokok: pdhl dh ratusan tahun tp ttep msh ada n jd misteri lg :top:
     
  20. silentlone Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 29, 2009
    Messages:
    107
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +4 / -0
    tapi kaya'y patung2nya lebih terkenal dari pada nama pulau'y :???::???:
     
  21. hyuga_akira M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +155 / -0
    WAHHHHH ada om momod maen ke trit gue... senengnya :cihuy:

    bener bos, semoga indonesia melakukan hal yang sama

    yoi sob
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.