1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Ketika Hati Dititipkan Kepada Dua Hati

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by AlexisAce, Jun 15, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. AlexisAce M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 16, 2009
    Messages:
    288
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +13,654 / -1
    Berbicara mengenai hati memang tak ada habisnya. Sudah menyerahkan hati untuk dijaga oleh seseorang, namun masih saja mencari tempat hati yang lain untuk disandarkan. Sekedar bermain saja? Tidak juga, karena dua hati ini sangat indah menjaga hatiku. Aku pun mencintai hati keduanya. Sebut saja aku rakus, namun bagiku, hati hati yang ini saling melengkapi.

    Ya, aku memang mempunyai dua orang kekasih. Yang pertama, cerdas dalam menghadapi hidup, berkarakter kuat, tidak mudah menyerah, tegas, saklek dengan sebuah pilihan, A ya A sementara B ya B. Sedikit egois, serius dan kurang bisa diajak bersenang-senang serta sangat menginginkanku untuk selalu tunduk mendengarkan kata-katanya tanpa harus ada bantahan atau omelan dalam hati. Karena dia merasa bahwa semua yang dikatakannya adalah yang terbaik bagi hubungan kami berdua.

    Sementara kekasihku yang satu lagi, kekasih keduaku adalah manusia yang penuh dengan keriangan, semua masalah mengenai kehidupan dihadapinya dengan santai, tanpa rencana, memilih jalan seperti air mengalir, susah untuk menentukan pilihan, semua yang ditawarkan kepadanya akan dia jalani jika memang sanggup namun jika tidak akan diserahkannya pada waktu. Dia tidak pernah serius, selalu bersenang-senang. Katanya bersenang-senang pun butuh keseriusan. Hahaha, pemikiran yang aneh bukan?

    Lebih aneh lagi mungkin, ya aku ini. Aku mencintai keduanya dan keduanya sudah menjadi bagian dari hidupku. Namun demikian, aku kerap dihinggapi rasa bersalah karena telah menduakan cinta. Tapi tak apalah, toh kekasihku yang kedua telah mengetahui hubunganku dengan kekasihku yang pertama. Namun ia tetap mau menjalani percintaan ini denganku. Jadi no heart feeling, kan. Pastinya lebih mudah untuk menjalaninya karena dia tidak akan pernah sms aku kala aku sedang bersama dengan yang pertama.

    Namun tiba-tiba, satu waktu, kekasihku yang kedua bertanya satu hal yang membuatku tersentak.

    "Beib, kapan saatnya hanya aku yang ada di hatimu saja?"

    Waduh, pertanyaan ini belum pernah aku pikirkan sebelumnya. Itu sebabnya aku tak menjawab secara langsung. Sebisa mungkin aku hanya berkelit dan tertawa-tawa demi menghindari ia bertanya hal itu lagi.

    "Beib, kamu kan tau aku tak bisa menjawabnya. Entah sekarang atau hari esok" tukasku.

    "Kenapa beib? Bukankah kita telah bersama hampir setahun lamanya? Kamu juga bilang bahwa dia mulai membuatmu gila karena sikap protektifnya. Aku juga bisa melindungi kamu, beib. Dengan masih menimbang bahwa kamu seseorang yang mandiri dan ada waktu-waktu tertentu dimana kamu akan menjadi diri kamu sendiri. Aku bisa melakukan semua itu," katanya panjang lebar.

    "Iya, aku tau. Tapi tak semudah itu, sayang. Aku mencintai dia sangat. Dia yang menerima aku apa adanya. Dia juga yang telah mengajarkan aku arti hidup. Dia pun sanggup dekat dengan anakku dan mau mengurus anakku bersamaku. Dia mau bertanggung jawab dengan apa yang terjadi denganku. Dia mau menjadikan kepala menjadi kaki dan kaki menjadi kepala hanya untuk diriku. Sanggupkah kamu melakukannya beib, mengingat kamu selalu memecahkan masalah dengan menyerahkannya pada waktu? Aku jujur ya, aku tidak yakin," tukasku lagi.

    Dia diam seribu bahasa. Hanya hembusan nafasnya yang mengenai ujung telepon jelas kudengar.

    "Beib, mungkin hari ini hari terakhir aku berhubungan denganmu. Aku juga manusia yang punya perasaan. Kamu tau honey, jika sekarang kamu jawab akan memutuskan kekasihmu, aku akan bertahan denganmu dan pasti mengerjakan apa yang dikerjakan olehnya. Tapi sayang, kamu memilih dirinya. Dan aku tidak bisa apa-apa. Makasih beib atas kebersamaan ini. I love u,"

    Ia langsung menutup teleponnya tanpa mendengarkan perkataanku selanjutnya. Entah bagaimana perasaanku, mau dibilang lega, aku pasti lega karena tidak perlu kucing-kucingan lagi berhubungan dengannya. Namun disisi lain, aku kehilangan sosoknya yang periang, yang bisa mengobati luka hati jika aku ada masalah dengan kekasihku yang pertama.

    Ya sudahlah, aku relakan saja...
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. kundo Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 8, 2008
    Messages:
    103
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +508 / -0
    ane ga mau kemonter tentang gimana perasaan lo sekarang, atau apa yang musti lo lakuin sekarang.
    Lo punya dua hati yang mampu membuat hdup lo sempurna, dua hati yang mampu melengkapi hidup lo dengan dua sisi kepribadian yang berbeda, dan lo bersyukur akan hal itu. Tapi pada akhirnya, lo memang ga bisa memiliki keduanya, harus ada yang dikorbankan, dan lo harus memilih satu diantara keduanya.
    Oke , sekarang lo ga perlu memilih lagi, karena hati yang kedua sudah menarik diri. Lo musti bersyukur karena yang kedua masih mau mangerti dan mengalah, coba lo bayangin jika dia mempertahankan lo dan hubungan lo terbongkar oleh yang yang pertama, mungkin lo ga bisa memilih lagi dan lo mungkin hanya akan kehilangan keduanya.
    Sekarang lo cuma punya satu hati, saran ane lo musti jaga baik, jangan sampai lo kehilangan hati yang satu ini.
    Lo bilang hati yang pertama mau menerima lo apa adanya, mau berbuat apa saja untuk lo. Tapi,.. tapi lo ga bisa menerima dia apa adanya, ga bisa menerima dia sama seperti dia mau menerima lo apa adanya.
    Tapi sekarang lo musti menatap kedepan, lo musti belajar untuk menerima dia apa adanya, kalo ada sifat dia yang lo ga bisa terima kenapa ga dibicarakan baik-baik saja, ane yakin dia akan mau mengerti.
     
  4. anakrantau Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 5, 2009
    Messages:
    34
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    bro,nih pngalamn pribadi apa cm story ?????anyway mrelakn dengn ikhlas itu solusi trbaik,.....n kmbali setia pd pasangan adalh sikap yg amat gentlement,........


    cheers,
     
  5. ryzqrd M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 4, 2009
    Messages:
    1,552
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +533 / -0
    ini nampaknya cm ceritra doang ya..
     
  6. omponk Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 7, 2009
    Messages:
    18
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    Gw Sekarang Lagi DiPosisi Orang yg Kedua..
    MIRIP SAMA YANG DICERITA...
    tp, gag pernah Minta kya gtuhh...
    bru 2 bulanan sihh.
    hehehehehhe...

    gw juga prnah trpikir kya yg kedua pikirinn..
    hikss,,hikss,,hikss,,,
    SAKIT sihhh..
    tp, mw gmn lagi ???
    namanya CINTA.. :onion-55:
     
  7. HeLLeN M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 19, 2009
    Messages:
    339
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +713 / -0
    Apapun i2 tetep aja g baik..
    Sekarang balik aja gimana kalo kamu diduain..
    Tetep bisa terima dg lapang dada karna dah cinta?

    Putusan harus dibuat dr sekarang sebelum entar terjadi hal yg nyakitin kalian bertiga..
     
  8. nyt Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 17, 2009
    Messages:
    21
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    Awal mulanya lo punya 2 itu namanya juga udah nyari masalah. Walaupun alasannya lo suka ama dua2an ato sampe cinta ma dua2nya, ttp aja namanya lo ga menghormati mereka berdua. Klo lo ga bisa hormat ama keduanya, apa bisa lo sebut diri lo sayang ato cinta ama mereka?

    Klo sekarang lo udah bisa berani mengambil keputusan untuk dengan salah satu saja, gw salut, walaupun menurut gw ya aga terlambat. Tapi dari pada ga sama skali..ya ga? hehe..

    Jadiin semu pengalaman dan pelajaran aja bos. Emang ga gampang. Bkn cuma buat lo tapi jg buat pasangan2 lo, jd smua hrs dipikirin baik2, jgn ikutin perasaan aja.
     
  9. chotto M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 16, 2009
    Messages:
    357
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +710 / -0
    Ceritanya menarik nih :onion-89: klo emng 22nya tau klo loe suka 22nya sih jalan terus aja Bro:scooter:

    Cuma gw yakin ad yang pling loe sukai tuh :onion-46:
     
  10. peter82 Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    3,516
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +39,471 / -0
    ??????bingung?????? gk jelas ni cerita....:ngupil:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.