1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Kejanggalan Bom Di Komunitas Utan Kayu [JIL-ULIL ABSHAR]

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by kanga6us, Mar 17, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. kanga6us M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,198
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +328,380 / -0
    JAKARTA (voa-islam.com) – Markas Jaringan Islam Liberal (JIL) diberi kado bom yang dikemas dalam buku tebal, Selasa (15/3/2011). Paket itu ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla pendiri JIL, dialamatkan ke kantor KBR 68 H, Jl. Utan Kayu 68 H, Jakarta Timur. Paket itu datang pukul 10 WIB di resepsionis. Paket berbungkus sampul cokelat tersebut berisi buku berjudul ”Mereka Harus Dibunuh karena Dosa-dosanya terhadap Kaum Muslimin.” Ketika dibuka, di dalam buku ada kabel, jam dan batere. Penemuan ini langsung dilaporkan kepada satpam, yang meneruskan laporan itu ke Kepolisian setempat.

    Sekitar pukul 16.05 WIB, bom meledak di. Akibat paket bom itu, tangan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan itu terputus. Ketika itu, paket tersebut sedang diperiksa polisi dengan metal detector, ternyata alat itu berbunyi dan bom itu gagal dijinakkan. Di saat ledakan keras itu terjadi, tangan kiri sang polisi berdarah-darah, terlihat putus.

    Bila dicermati, banyak kejanggalan dalam kasus Bom Utan Kayu ini, di antaranya:

    1. Bom dialamatkan untuk Ulil Abshar Abdalla tapi dikirimkan ke kantor berita KBR 68H. Ulil memang salah satu dedengkot JIL yang bermarkas di KBR 68H, namun sudah lama sekali sejak Ulil menjadi salah satu ketua DPP Partai Demokrat ia jarang sekali datang ke 68H dan lebih banyak berkantor di DPP Partai Demokrat.

    2. Lalu kenapa bom dikirimkan ke Kantor berita 68H, karena mudah diduga akan cepat mendapatkan blow up media massa. Termasuk tujuan untuk mengangkat kembali citra JIL dan upaya liberalisasi Islam di Indonesia oleh kalangan liberal yang suka bermarkas di kantor 68H. Seperti diketahui bahwa JIL sudah tidak lagi populer saat ini dan tidak laku di kalangan masyarakat bawah.

    ....Bom ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla tapi dikirimkan ke kantor berita KBR 68H. Padahal Ulil jarang sekali datang ke 68H sejak menjadi salah satu ketua DPP Partai Demokrat. Ia lebih banyak berkantor di DPP Partai Demokrat...
    3. Kecerobohan aparat kepolisian dalam menyikapi paket yang mencurigakan, seolah-olah tidak memiliki standard operational procedur (SOP). Dalam SOP, yang punya kewenangan menjinakkan bom adalah tim gegana. Namun dengan cerobohnya beberapa aparat yang sok jagoan tnpa menggunakan pengaman membuka paket itu sehingga menjadi korban. Atau dikorbankan?

    4. Dalam buku paket bom itu tertulis nama penyusunnya adalah Drs. Sulaiman Azhar, Lc. Selama ini sangat jarang orang yang memiliki dua gelar kesarjanaan Drs dan Lc, namun tentu tidak mustahil adanya.

    5. Terlalu mudah untuk ditebak sasaran tembak bom ulil yang sangat vulgar kemana arah dampak bom itu dituju, yakni kalangan dan kelompok Islam yang dianggap radikal. Selama ini pola bom-bom yang kemudian mengarah kepada penangkapan aktivis Islam dan pemburukan citra Islam tidak secara langsung mengarah kepada Islam.

    6. Terlalu polos kalau ada aktivis Islam melakukan tindakan itu secara terang benderang seperti bom ulil itu. Bagi yang paham pola perjuangan Islam pola itu mungkin tidak pernah terpikirkan.

    7. Kenapa lama sekali tim gegana datang ke lokasi, sementara siang hari adalah waktu jalan raya agak lengang?

    8. Kenapa intelijen aparat absen dengan kemungkinan bom ulil ini? Sementara untuk bom-bom yang lain aparat mampu mengendusnya jauh sebelum kejadian.

    9. Kenapa ada staf kantor yang begitu tidak sopan mengintip paket untuk orang lain? Kenapa waktu ia dengan tidak sopannya membuka paket itu bom tidak meledak dan meledak saat polisi yang membukanya? Kenapa harus polisi? Apakah bukan karena agar polisi marah dan dendam akibat personilnya terluka. Sekali lagi kenapa tidak menunggu sampai tim gegana datang?

    10. Aneh! Bom dalam bentuk buku itu sempat-sempatnya difoto??? Gunanya jelas…

    11. Jika kita melihat video detik-detik ledakan itu, disana tidak terlihat adanya police line, malah Kompol Dodi Rahmawan yang sedang membuka berusaha menjinakkan bom itu disaksikan warga dari dekat. Coba anda perhatikan secara saksama rekaman video setelah bom meledak dan kamera yang bergoyang ke sana kemari memperlihatkan kondisi di sekelilingnya dan menunjukkan tidak adanya garis polisi serta warga yang menonton dari dekat.

    12. Kenapa Polisi tidak menjauhkan warga dari resiko meledaknya Bom tersebut???

    13. Kenapa tidak menunggu gegana saja untuk menjinakkan buku yang diduga kuat bom itu? Kenapa Kompol Dodi begitu berani membongkar bom itu tanpa pelindung sedikitpun? Apakah dia memang sudah mengetahui jika bom buku itu berdaya ledak rendah?

    14. “Polisi telah menghubungi gegana namun gegana tak kunjung datang. Kompol Dodi Rahmawan meminta anggotanya untuk meminta petunjuk gegana.” Gegana tak kunjung datang, malah memberi petunjuk cara penjinakkan kepada Kompol Dodi. Rasanya tidak masuk akal jika dalam keadaan seperti itu, tim gegana malah menyuruh kompol Dodi untuk menjinakkan bom itu. Mungkin Tim Gegana lagi males kali ya.. Kalaupun tim gegana memberi petunjuk kepada Kompol Dodi, apakah mungkin gegana menyuruh Kompol Dodi untuk menyiram buku yang berisi kabel dan logam berbentuk kotak itu dengan air??? Anehnya lagi kalaupun memang Tim Gegana memberi petunjuk, kenapa Kompol Dodi malah berkata bahwa dia kira itu hanyalah mercon. :-/ :-/Adakah mercon pake kabel??? iya itu mercon, tapi gede, mercon gede itu disebut bom..

    15. Kasat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Imam Margono mengaku tidak memberi arahan apa-apa kepada Kompol Dodi apalagi memberi perintah untuk menyiram bom itu dengan air, “itu tindakan bodoh” katanya. Malang nian nasib Komisaris Polisi Dodi. Sudah tangan putus, dimarahin atasan pula.

    16. Gegana datang sejam setelah bom meledak. Ko bisa ya? 1 jam setelah meledak baru datang. Kaya polisi india aja.Orang dah pada kemana…superhero baru nongol..mau jinakin apa pak?

    Jawaban Kapolri soal Keterlambatan Gegana

    “Itu bukan karena terlambat, tapi memang pukul 13.30 WIB baru lapor ke polisi,” kata Kapolri Timur Pradopo. Dua jam setengah ternyata bukan waktu yang cukup bagi Tim Gegana hanya untuk datang ke lokasi pelapor. Jadi harus nunggu tiga jam setengah baru dateng ke lokasi pelapor, belum waktu penjinakkannya.

    Aneh sekali, ketika kasus terorisme yang baru diduga ada bahan peledak Densus 88 dan Gegana begitu sigap dan profesional. Tetapi kenapa tidak pada kasus bom Utan kayu yang jelas-jelas bom itu sudah di depan mata?

    Sekali lagi, apa yang mendorong Kompol Dodi untuk menjinakkan bom itu sendiri??

    Dan siapa Anggota Tim Gegana yang dimintai arahan oleh Kompol Dodi untuk menjinakkan bom itu?

    Kenapa Gegana begitu terlambat dan tidak tanggap atas laporan bom ini?

    Kejanggalan ini diperkuat oleh Mustofa B Nahrawardaya, pengamat dari Indonesian Crime Analys Forum yang meyakini bahwa bom ini adalah konspirasi intelijen.

    “Bom ini saya yakini dibuat oleh intelijen hitam yang ingin menciptakan suasana tidak kondusif di tengah kontroversi sidang Abu Bakar Ba'asyir,” tegas Mustofa

    Cukup masuk akal pendapat Mustofa yang dilansir detik.com di atas. Di tengah konspirasi busuk pemerintah untuk kembali memenjarakan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir namun mereka tidak cukup bukti, hingga persidangan sandiwara terus berlanjut dengan tuduhan-tuduhan ringan namun diperumit. Pemerintah harus menciptakan bukti lain untuk menyempurnakan sandiwara.

    Kesimpulannya, peristiwa ini seolah telah dirancang begitu rupa. Karena jika melihat keanehan yang terlihat dari Tim Gegana yang bom seolah dipaksa untuk meledak untuk memakan korban agar bisa menimbulkan atau mengalihkan isu.

    Atau mungkin jika memang semua ini berhubungan dengan Persidangan Ust. Abu maka mereka akan mencari pelaku yang akan kembali disangkut-sangkutkan dengan Ustadz Abu untuk memperkuat bukti Jaksa penuntut Ustadz Abu.


    sumber:

    http://www.voa-islam.com/news/indon...ggalan-bom-uliljil-rekayasa-sudutkan-baasyir/

    mari kita lihat dan cermati , apakah memang aksi terorisme atau cuma permainan elit politik di negri ini :top:
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Jirim Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 14, 2011
    Messages:
    34
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    bila semua itu benar skenario yang telah direncanakan, maka sungguh keji dan buruknya tindakan tersebut :angry4:

    yaa......ujung-ujungnya liat saja hasil akhirnya.......:ngacir:
     
  4. dyelewer M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,134
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,062 / -0
    ini yang di berita yg tangan polisinya putus kena bom ya..:???:
    :keringat:

    polisinya sembrono bgt, bom kok diutak atik sembarangan gitu..
    tim gegana aja kalo menjinakan bom pake perlengkapan keamanan...
     
    Last edited: Mar 17, 2011
  5. dittovalen Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 4, 2011
    Messages:
    149
    Trophy Points:
    37
    Ratings:
    +1,006 / -0
    Mercon = Petasan? =-=
    Haa, saya juga barusan nonton beritanya di metro tv :suram: ~~Itu saya pikir2 geblek banget kalau orang udah tahu2 ada kabelnya malah disiram pakai air (konslet lah ntar)

    Permainan politik? Bisa jadi & saya rasa ini cuma permainan politik saja :suram:
    Biasa lah mungkin cari sensasi tuh~~ =-=

    satu lagi,
     
  6. Royal_Knight M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 21, 2011
    Messages:
    1,047
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +3,132 / -0
    ^
    iya bener tangannya putus:iii:
    tapi udahlah jangan spekulasi dulu:sigh:
    kita liat aja perkembangannya gimana,ditambah lagi barusan rumah ahmad dhani yang dikasih buku berbonus
     
  7. silek900 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    8,052
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +93,003 / -6
    analisisnya sih sangat masuk akal, melihat banyak kejanggalan disana sini termasuk telatnya tim gegana datang ke tkp
    tapi rasanya terlalu dini untuk mengatakan ini adalah kerjaannya intelejen. soal belom ada bukti2 yang kuat.
    bisa jadi ini memang kerjaanya intelejen tp bisa jadi juga ini kerjaannya kelompok2 radikal ato kelompok2 lain yang punya kepentingan denga kondisi yang sekarang.
     
  8. dark_chris M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    2,108
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +4,081 / -0
    aduh... masa teror bom lagi..

    bnyk sekali kejanggalan yg terjadi..

    terutama untuk SOP...

    sptny kan uda jelas, kl gegana lah yg ngejinakin bom...
     
  9. sealplayerz M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Dec 17, 2008
    Messages:
    310
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +128 / -0
    analisa yang menarik.... lebih konyol lagi masak bom buku gitu disiram air. manknya petasan kli y.... memang banyak kejanggalan dari kejadian itu
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.