1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Kebijakan Sebuah Kata

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Nawainruk, Feb 23, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Nawainruk M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 3, 2007
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +98,386 / -0
    Satu percakapan bersama orang bijak sama nilainya dengan belajar sebulan dengan membaca buku.


    Bukankah luar biasa bagaimana seorang yang memberikan gagasannya pada waktu dan tempat yang tepat dapat mengubah jalan sejarah hidupmu? Ini terjadi pada hidupku. Waktu aku berumur 14, aku menumpang dari Houston, Texas, melalui El Paso menuju California. Aku sedang mengikuti impianku, berkelana bersama matahari. Aku drop-out dari sekolah menengah karena memiliki cacat-belajar dan ingin berselancar dia atas ombak terbesar di dunia, mula-mula di California, lantas di Hawaii, tempat tinggalku di kemudian hari.

    Saat tiba di tengah kota El Paso, aku bertemu dengan seorang gelandangan tua di tikungan jalan. Ia melihatku berjalan, menghentikanku, lalu bertanya padaku waktu aku lewat. Ia bertanya apakah aku kabur dari rumah, mungkin karena aku kelihatan masih muda. Kukatakan padanya, "Tidak juga, Pak," karena ayahku mengantarku ke jalan raya di Houston dan merestuiku dengan mengatakan, "Yang penting adalah mengikuti impianmu dan hati nuranimu, Nak".

    Pak gelandangan itu kemudian bertanya apakah aku mau dibelikan secangkir kopi. Aku bertanya padanya, "Tak usah, Pak, tapi kalau soda, aku mau". Kami berjalan ke sebuah toko di pojok jalan dan duduk di bangku putar sambil menikmati minuman.

    Setelah mengobrol selama beberapa menit, Pak gelandangan yang ramah itu menyuruhku mengikutinya. Ia berkata padaku bahwa ia ingin menunjukkan dan berbagi sesuatu yang hebat denganku. Kami berjalan beberapa blok sampai ke Perpustakaan Umum El Paso. Kami menaiki tangga depan dan berhenti di stand penerangan kecil. Di sin Pak gelandangan berbicara dengan seorang wanita tua yang suka tersenyum, dan bertanya padanya apakah dia mau mengawasi barang-barangku sebentar selagi aku dan dia masuk ke perpustakaan. Aku meninggalkan barang milikku pada nenek baik ini dan masuk ke dalam ruang belajar yang besar dan indah.

    Pak gelandangan mula-mula mengajakku ke sebuah meja dan memintaku duduk dan menunggu sebentar sementara ia mencari sesuatu yang istimewa dalam rak buku. Tidak berapa lama kemudian, ia kembali mengepit dua buah buku tua dan menaruhnya di meja. Lalu ia duduk disebelahku dan berbicara. Ia mulai dengan beberapa pernyataan yang sangat istimewa yang mengubah hidupku. Katanya, "Ada dua hal yang ingin saya ajarkan padamu, anak muda."

    "Nomor satu, jangan menilai buku dari sampulnya, karena sampul bisa menipumu." Ia meneruskannya dengan berkata,"Kamu pasti mengira saya ini gelandangan, betul tidak, anak muda ?" Kataku,
    "Eh, betul, rasanya, Pak."
    "Anak muda, saya punya kejutan untukmu. Saya adalah salah seorang terkaya di dunia. Saya mungkin memiliki apa saja yang diinginkan orang. Saya berasal dari daerah Timur Laut dan memiliki apa saja yang dapat dibeli dengan uang. Tapi setahun yang lalu, istri saya meninggal, dan sejak itu saya banyak berpikir tentang hidup. Saya sadar bahwa ada beberapa hal yang belum pernah saya alami dalam hidup ini, salah satunya adalah apa rasanya hidup sebagai gelandangan di jalanan. Saya berjanji pada diri sendiri untuk melakukan hal itu selama setahun. Selama setahun ini, saya berkelana dari kota ke kota. Jadi, kamu lihat, jangan pernah menilai buku dari sampulnya, karena sampul bisa menipumu".

    "Nomor dua adalah belajar cara membaca, nak. Karena hanya ada satu hal yang tak dapat direnggut dari dirimu, yaitu kebijakanmu". Pada saat itu , ia meraih ke depan mengenggam tangan kananku dan menaruhnya di atas buku yang diambilnya dari rak. Buku itu adalah buah tangan Plato dan Aristoteles - karya klasik abadi dari zaman kuno.

    Pak gelandangan itu kemudian mengajakku kembali pada wanita tua yang tersenyum di dekat jalan masuk itu, menuruni tangga, dan kembali ke jalan dekat tempat kami bertemu tadi. Permintaan perpisahannya adalah agar aku tidak melupakan apa yang diajarkannya.

    Aku tak pernah lupa.
     
    • Like Like x 4
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. abdeeworld M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    1,382
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +6,324 / -0
    jujur gan gw masih bingung....
    pak tua itu kan cuman ngajak anak muda k perpus, trus bilang jangan liat orang dari luarnya....tapi yang kedua gw gak nangkep maksudnya :???:
     
  4. me_ave M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 12, 2009
    Messages:
    222
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +12 / -0
    kalau maksud mengenai buku tentang Plato dan Aristoteles, maksudnya apa ya? apa memang sangat penting untuk mengetahui isi buku itu?
    atau dari buku itu kita bisa belajar membaca dengan baik?
    atau malah kita harus membaca mengenai kepribadian mereka berdua?
    bingung hhe:panik:
     
  5. cahyo_pwkm M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 20, 2008
    Messages:
    1,536
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +265 / -0
    @atas
    plato sama aristoteles bukannya filosofis yunani ya? banyak munculin filosofi2 hebat buat ngehadapin dunia cmiiw
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.