1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

kado istimewa

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by fallofthe3rdreich, Apr 29, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. fallofthe3rdreich M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,981 / -0
    dari: Bayu Gautama
    Sepenggal kisah tersisa di hari jadi ke enam

    Bisa jadi saya anak yang paling malang di antara anak-anak lain di
    kampung. Bukan hanya karena ibu jarang memberi uang untuk jajan di
    sekolah, sehingga saya sering menghabiskan waktu istirahat sekolah
    untuk mereka-reka berapa uang jajan si Adi, apa yang selalu dibeli
    Rena, atau memperhatikan nikmatnya es doger di tangan Sukma. Bahkan
    untuk merayakan hari ulang tahunku yang setahun sekali pun ibu tak
    melakukannya.

    Tidak ada tepuk meriah teman-teman, tidak juga tiupan lilin di atas
    kue tart yang selalu saya saksikan di setiap perayaan ulang tahun
    Rommy, Hilda, juga Siska. Tidak ada balon, hiasan khas ulang tahun,
    dan yang pasti, tidak mungkin saya berharap ada kado ulang tahun.
    Siapa yang mau ngasih? Tak ada pesta, ya tak ada kado.

    "Ibu yang akan kasih kamu kado..." sapa ibu mengagetkan lamunanku.
    Sejenak kemudian saya masih terdiam membayangkan gerangan kado apa
    yang akan diberikan ibu. Sampai akhirnya, sebuah doa terajut dari
    mulutnya disertai kecupan hangat di kening dan pipiku.

    Seketika, sebalut kehangatan terasa menelusup ke setiap aliran
    darahku. Doa ibu, jauh lebih indah dari hiruk pikuk tepuk tangan, tak
    bisa dibandingkan dengan kue tart termahal sekalipun. Lilin merah
    dengan api menyala, balon dan hiasan ulang tahun jelas tak seindah doa
    ibu. Untaian kalimat pinta yang dirajut ibu, bahkan lebih sempurna
    dari gaun ulang tahun milik siapapun.

    Kehangatan kecupan ibu jelas lebih sejuk dari jutaan ucapan selamat
    dari siapapun. Tak ada satupun bingkisan ulang tahun yang mampu
    menandinginya, kecupan ibu adalah kado termahal yang pernah kuterima.

    Kemarin, saya terjatuh saat pertama kali belajar naik sepeda. Saya
    menangis karena dua sebab, kaki saya memar dan sedikit berdarah tepat
    di lutut kanan, dan kemudi sepeda saya bengkok. Bapak segera
    mengangkat sepeda sementara ibu langsung mendekapku. Tak ragu, ibu
    mengusap air mataku dan memberikan satu kecupan pada luka di kakiku.

    Kecupan ibu juga yang mengantarku masuk ke ruang kelas saat hari
    pertama sekolah. Mulanya saya takut, mungkin ini juga yang dirasakan
    setiap anak yang baru pertama kali masuk sekolah. Dalam pandanganku,
    bangku-bangku sekolah dasar, papan tulis, juga meja belajar itu lebih
    mirip makhluk aneh yang siap menerkamku. Guru dan teman-teman baru
    itu, lebih terlihat seperti monster menyeramkan bagiku. Tapi, dengan
    sekali kecupan di ubun-ubunku, ibu berkata, "Masuklah, anak ibu kan
    jagoan..."

    Selang sepekan hari sekolah, tepat di pekan kedua, seharusnya saya
    kembali masuk sekolah. Tapi demam yang menyerangku sejak malam tak
    kunjung reda di pagi harinya. Saya sedih tidak bisa sekolah hari itu,
    sedih juga karena tak bertemu teman-teman baik di kelas, dan yang
    paling menyedihkan tentu saja saya harus tertinggal pelajaran di
    kelas. Namun ternyata bukan hanya saya yang sedih saat itu, tepat di
    pinggir tempat tidurku sesosok anggun terlelap lelah setelah semalaman
    terjaga menungguku, memberiku obat, mendengarkan setiap keluhanku,
    membetulkan selimutku dan mendekapku erat saat tubuh ini menggigil
    kedinginan. Di sudut matanya, masih tersisa bekas air mata semalam.

    Kini, saya sadari, doa dan kecupan ibu lah kado yang paling kuharapkan
    di setiap hari ulang tahunku. Dan tentu saja, kehadiran ibu senantiasa
    lebih kuinginkan dari sekadar ratusan undangan lengkap dengan ratusan
    kadonya.

    Bagi saya, ibu adalah kado terindah di setiap ulang tahunku. Terima
    kasih Allah yang masih memberikan kesempatan saya untuk bersama ibu di
    hari terindah ini. Dan saya selalu berharap, di tahun depan ibu masih
    tetap menjadi kado istimewa.

    Ibu, Semakin kumengerti hadirmu
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Lenza_kannone Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 20, 2010
    Messages:
    83
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    menyentuh bangett.....
     
  4. forcefox M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    612
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,185 / -0
    Hormatilah mereka, dan kalian pasti akan mendapatkan berkah yang lebih....
     
  5. Lyaruz M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 16, 2010
    Messages:
    366
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +431 / -0
    menyentuh banget gan !

    jadi sadar ane . tq sharingnya gan ~
     
  6. fallofthe3rdreich M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,981 / -0
    lebih baik kalian klik tombol "thanks" kalo merasa terbantu daripada ngejunk...
     
  7. blitzphantom Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 13, 2009
    Messages:
    184
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +10 / -1
    so sweet bro :sedih:

    mengingatkan ku pada masa2 dulu2 sekali :sedih:
     
  8. benih M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,285 / -0
    nice kk

    :hiks:

    ane jadi terharu
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.