1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Jual Cincin untuk Modal Bakul Ikan,kini punya 50 Pesawat Terbang.. Kisah Nyata.

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by mazznoer1, Apr 20, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. mazznoer1 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 12, 2010
    Messages:
    1,079
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,225 / -0
    [​IMG]
    "Ingin pinjam uang di Bank dianggap gila , akhirnya jual cincin dan perhiasan yg dia punya buat modal bakul ikan.." Kata wanita tegar ini

    Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun sangat disesalkan oleh kedua orang tuanya. Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 pesawat dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor.

    Namanya Susi Pudjiastuti, Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan operator penerbangan Susi Air. Rambutnya ikal kemerahan, suaranya serak-serak, namun pembawaannya supel.

    Bukan hanya bahasa Inggris fasih yang keluar dari mulutnya saat berbincang dengan para pilotnya yang bule. Susi – panggilan akrabnya – juga menggunakan bahasa Sunda dan sesekali bahasa Jawa kepada pembantu-pembantunya.

    “Saya suka belajar bahasa apa aja. Yang penting bisa buat marah dan memerintah. Sebab, dengan itu, saya bisa bekerja,” ujarnya sambil lantas tertawa.

    Saat ini, wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 tersebut, memiliki 50 unit pesawat berbagai jenis. Di antaranya adalah Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, serta Diamond DA 42. Kebanyakan pesawat itu dioperasikan di luar Jawa seperti di Papua dan Kalimantan.

    “Ada yang disewa. Namun, ada yang dioperasikan sendiri oleh Susi Air. Biasanya dipakai di daerah-daerah perbatasan oleh pemda atau swasta,” jelas wanita yang betis kanannya ditato gambar burung phoenix dengan ekor menjuntai itu.

    Susi tak mematok harga sewa pesawat secara khusus. Sebab, hal itu bergantung pelayanan yang diminta pihak penyewa. Biaya sewanya pun bermacam-macam, tapi rata-rata antara USD 400 sampai USD 500 per jam.

    “Kadang ada yang mau USD 600 sampai USD 700 per jam. Perusahaan minyak mau bayar USD 1.000 karena beda-beda level servis yang dituntut. Untuk keperluan terbang, semua piranti disediakan Susi Air. Pesawat, pilot, maupun bahan bakar. Jadi, itu harga nett mereka tinggal bayar,” tegasnya.

    Bakat bisnis Susi terlihat sejak masih belia. Pendirian dan kemauannya yang keras tergambar jelas saat usia Susi menginjak 17 tahun. Dia memutuskan keluar dari sekolah ketika kelas II SMA. Tak mau hidup dengan cara nebeng orang tua, dia mencoba hidup mandiri. Tapi, kenyataan memang tak semudah yang dibayangkan.
    “Cuma bawa ijazah SMP, kalau ngelamar kerja jadi apa saya. Saya nggak mau yang biasa-biasa saja,” ujarnya.

    Kerja keras pun dilakoni Susi saat itu. Mulai dari berjualan baju, bed cover, hingga hasil-hasil bumi seperti cengkeh. Setiap hari, Susi harus berkeliling Kota Pangandaran menggunakan sepeda motor untuk memasarkan barang dagangannya. Hingga, dia menyadari bahwa potensi Pangandaran adalah di bidang perikanan. “Mulailah saya pengen jualan ikan karena setiap hari lihat ratusan nelayan,” tuturnya.

    Pada 1983, berbekal Rp 750 ribu hasil menjual perhiasan berupa gelang, kalung, serta cincin miliknya, Susi mengikuti jejak banyak wanita Pangandaran yang bekerja sebagai bakul ikan. Tiap pagi pada jam-jam tertentu, dia nimbrung bareng yang lain berkerumun di TPI (tempat pelelangan ikan). “Pada hari pertama, saya hanya dapat 1 kilogram ikan, dibeli sebuah resto kecil kenalan saya,” ungkapnya.

    Tak cukup hanya di Pangandaran, Susi mulai berpikir meluaskan pasarnya hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta. Dari sekadar menyewa, dia pun lantas membeli truk dengan sistem pendingin es batu dan membawa ikan-ikan segarnya ke Jakarta. “Tiap hari, pukul tiga sore, saya berangkat dari Pangandaran. Sampai di Jakarta tengah malam, lalu balik lagi ke Pangandaran,” ucapnya mengenang pekerjaan rutinnya yang berat pada masa lalu.

    Meski sukses dalam bisnis, Susi mengaku gagal dalam hal asmara. Wanita pengagum tokoh Semar dalam dunia pewayangan itu menyatakan sudah tiga kali menikah. Tapi, biduk yang dia arungi bersama tiga suaminya tak sebiru dan seindah Pantai Pangandaran. Semua karam.

    Dari suaminya yang terakhirlah, Christian von Strombeck, si Wonder Woman ini mendapat inspirasi untuk mengembangkan bisnis penerbangan. “Dia seorang aviation engineer,” lanjutnya.

    Christian merupakan seorang ekspatriat yang pernah bekerja di IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara yang sekarang bernama PT DI, Red). Awal perkenalannya dengan lelaki asal Prancis itu terjadi saat Christian sering bertandang ke Restoran Hilmans milik Susi di Pantai Pangandaran. Berawal dari perkenalan singkat, Christian akhirnya melamar Susi. “Restoran saya memang ramai. Sehari bisa 70-100 tamu,” katanya.

    Dengan Christian, Susi mulai berangan-angan memiliki sebuah pesawat dengan tujuan utama mengangkut hasil perikanan ke Jakarta. Satu-satunya jalan, lanjut Susi, adalah dengan membangun landasan di desa-desa nelayan. “Jadi, tangkap ikan hari ini, sorenya sudah bisa dibawa ke Jakarta. Kan cuma sejam,” tegas ibu tiga anak dan satu cucu tersebut.

    Berbeda jika harus memakai jalur darat yang bisa memakan waktu hingga sembilan jam. Sesampai di Jakarta, banyak ikan yang mati. Padahal, jika mati, harga jualnya bisa anjlok separuh.

    “Kami mulai masukin business plan ke perbankan pada 2000, tapi nggak laku. Diketawain sama orang bank dan dianggap gila. ‘Mau beli pesawat USD 2 juta, bagaimana ikan sama udang bisa bayar,’ katanya,” ujar Susi.

    Barulah pada 2004, Bank Mandiri percaya dan memberi pinjaman sebesar USD 4,7 juta (sekitar Rp 47 miliar) untuk membangun landasan, serta membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan. Namun, baru sebulan dipakai, terjadi bencana tsunami di Aceh. “Tanggal 27 kami berangkatkan satu pesawat untuk bantu. Itu jadi pesawat pertama yang mendarat di Meulaboh. Tanggal 28 kami masuk satu lagi. Kami bawa beras, mi instan, air dan tenda-tenda,” ungkapnya.

    Awalnya, Susi berniat membantu distribusi bahan pokok secara gratis selama dua minggu saja. Tapi, ketika hendak balik, banyak lembaga non-pemerintah yang memintanya tetap berpartisipasi dalam recovery di Aceh. “Mereka mau bayar sewa pesawat kami. Satu setengah tahun kami kerja di sana. Dari situ, Susi Air bisa beli satu pesawat lagi,” jelasnya.

    Perkembangan bisnis sewa pesawat miliknya pun terus melangit. Utang dari Bank Mandiri sekitar Rp 47 miliar sekarang tinggal 20 persennya. “Setahun lagi selesai. Tinggal tiga kali cicilan lagi. Dari BRI, sebagian baru mulai cicil. Kalau ditotal, semua (pinjaman dari perbankan) lebih dari Rp 2 triliun. Return of investment (balik modal) kalau di penerbangan bisa 10-15 tahun karena mahal,” katanya.

    Susi tak hanya mengepakkan sayap di bisnis pesawat dan menebar jaring di laut. Sekarang, dia pun merambah bisnis perkebunan. Meski begitu, dia mengakui ada banyak rintangan yang harus dilalui. “Perikanan kita sempat hampir rugi karena tsunami di Pagandaran pada 2005. Kami sempat dua tahun nggak ada kerja perikanan,” tuturnya.

    Untuk penerbangan rute Jawa seperti Jakarta-Pangandaran, Bandung-Pangandaran dan Jakarta-Cilacap, Susi menyatakan masih merugi. Sebab, terkadang hanya ada 3-4 penumpang. Dengan harga tiket rata-rata Rp 500 ribu, pendapatan itu tidak cukup untuk membeli bahan bakar. “Sebulan rute Jawa bisa rugi Rp 300 juta sampai Rp 400 juta. Tapi, kan tertutupi dari yang luar Jawa. Lagian, itu juga berguna untuk mengangkut perikanan kami,” ujarnya.

    Susi memang harus mengutamakan para pembeli ikannya, karena mereka sangat sensitif terhadap kesegaran ikan. Sekali angkut dalam satu pesawat, dia bisa memasukkan 1,1 ton ikan atau lobster segar. Pembelinya dari Hongkong dan Jepang setiap hari menunggu di Jakarta. “Bisnis ikan serta lobster tetap jalan dan bisnis penerbangan akan terus kami kembangkan. Tahun depan kami harap sudah bisa memiliki 60 pesawat,” katanya penuh optimisme.


    Semoga Kisah Ibu Susi ini bisa memacu semangat Generasi Muda Negeri ini untuk berani berusaha dan mau bekerja keras ! tidak hanya berharap bisa bekerja sebagai pegawai saja.. tetapi justru bisa menciptakan lapangan kerja baru di tengah sempitnya lapangan kerja saat ini..! Semangat…!!!
     
    • Like Like x 3
    • Thanks Thanks x 2
    Last edited: Jul 31, 2010
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. didody M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 16, 2009
    Messages:
    1,648
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,340 / -0
    cocok dijadikan profil di hari kartini besok.
     
  4. meneng M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 22, 2009
    Messages:
    434
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +19 / -0
    emang untuk sukses ngga cuma dibutuhkan skill, tp jg emphaty dan kemauan kerja yang tinggi
     
  5. modjokujo M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 13, 2009
    Messages:
    1,191
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +5,558 / -0
    huwowwww...
    bener2 kisah yang isnpiratif untuk disimak..
    perjuangannya itu lo yang ga bisa dibayar dengan apapun..
    salut banget ane dengan ini wanita..

    bener2, kisahnya cocok banget niih buat besok hari kartini..
    :top::top:
     
  6. tolos M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 18, 2009
    Messages:
    231
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +49 / -0
    i like this story

    thanks untuk TS

    kalau di cari-cari pasti banyak inspiring story seperti ini di seluruh pelosok daerah

    yg harus nya diberi pengharagaan dan di kasih publikasi jgn artis2 gak jelas yg bikin aib mulu, harus ada pergerakan untuk memasarkan inspiring story
    supaya orang-orng gak putus asa dan jadinya malah berbuat jahat
    gw akui gw sendiri mungkin lomtentu sesukses cerita ini tapi atleast udah usaha ^^
    nice story once again
     
  7. Wheel Members

    Offline

    Joined:
    Nov 30, 2008
    Messages:
    3
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    belajar bahasa untuk bisa marah dan merintah? hmm...
     
  8. dejivrur M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,109 / -2
    bu susi hebat sekali enterpreneurshipnya

    gw mesti contohin nih!!!
     
  9. arlong0 Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    344
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +11 / -0
    bener2 mantep ni orang

    emang layak dapet ke-tajiran
     
  10. horusporus Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 6, 2009
    Messages:
    219
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +98 / -0
    pernah masuk kick andy..

    benar2 menginspirasi..
     
  11. mazznoer1 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 12, 2010
    Messages:
    1,079
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,225 / -0
    Dia hebat kan, salahsatu kartini moderen
    yang tidak takut terlindas walaupun sering tergilas
    Seorang kartini muda bermental baja
     
  12. nan_do_san Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 25, 2010
    Messages:
    68
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    beh....kaya bener tu orang......tp yg kayak gtu pasti punya impian yang kagak ada batasnya......50 pesawat pasti masi kurang ahahaha
     
  13. rendy1287 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Oct 5, 2007
    Messages:
    1,888
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +64,190 / -1
    mantap ini bener2 keren

    sungguh membuat inspiratif buat kalangan kaum muda

    tetep semangat
     
  14. royal_h M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    1,015
    Trophy Points:
    211
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,684 / -0
    wow keren :matabelo:
    seorang wanita yg sukses
    tapi gw jujur baru tahu :piss:
     
  15. yat13 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 24, 2009
    Messages:
    1,529
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +109,542 / -0
    Pernah masuk TV, buat memperingati hr Kartini
     
  16. dantekasep_69 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 14, 2010
    Messages:
    830
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,969 / -0
    $500,-?????? buseeeet.,.,.,. kren gila.,.,.,., :pusing:
    dengan ke uletan dan kerja keras, tak lupa berjuta doa yang dipanjatkan pada"NYA".,.,., akhirnya jadi seperti ini,.,,.,., :top:
     
  17. DanEEL M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    738
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +212 / -0
    inspiratif.. ga mundur meskipun diketawain pihak bank. pasti malu tuh bank yang bersangkutan kalo liat ni history
     
  18. joefrizz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    4,476
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +79,343 / -1
    gw tau kisahnya baca di koran,,

    emang hebat dia semangatnya sama jiwa usahanya sampe bisa punya perusahaan penerbangan private, masih jarang loh disini

    bisa jadi inspirasi nih bwt yg mau merintis usaha sendiri
     
  19. rick_relic Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 24, 2009
    Messages:
    93
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    Salut deh gw, coba gw punya bini yang kek gini:hahai:
     
  20. mariodt Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 31, 2010
    Messages:
    33
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    banyak jalan ke roma asal kita segera berangkat dan memilih 1 jalan dari yang banyak itu
     
  21. Caezar M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 28, 2010
    Messages:
    256
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +98 / -0
    Gila Ni Orang..
    Orang Rame2 Beli Motor Ato Mobil, Dia Malah Hobi Beli Pesawat...
    Mana Ada 50 Unit Lagi !!! Salut :terharu:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.