1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Jangan Palsukan Cintamu

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by alibinabutholib, Nov 24, 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. alibinabutholib Members

    Offline

    Joined:
    Nov 1, 2014
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +1 / -0
    [​IMG]

    Tidak ada alasan bagi seorangpun manusia untuk tidak bersyukur kepada Alloh subhanahu wa ta’ala. Setelah manusia terlahir di muka bumi, semua kebutuhannya diberikan dengan sangat berlimpah, yang jikalau mereka menghitung nikmat-nikmat Alloh subhanahu wa ta’ala, niscaya tak ada seorangpun yang mampu menghitungnya.

    Anugerah berlimpah ini bukan hanya pada sisi fisik jasadi, tetapi juga meliputi aspek ruhani. Manusia tidak dibiarkan berjalan di muka bumi tanpa arah dan berbuat sesuka hati, tetapi ada tuntunan wahyu yang harus diikuti jika mereka ingin selamat dunia dan akhirat. Jika mereka berpaling dari tuntunan-Nya pasti mereka akan binasa.

    Tuntunan inilah risalah Islam yang Alloh berikan kepada para nabi dan Rosul utusan-Nya, risalah yang dibawa oleh Rosululloh Muhammad sholallohu alaihi wasallam adalah penutup dan penyempurna bagi seluruh risalah sebelumnya. Tidak ada satupun manusia yang dapat meraih kebahagiaan hakiki dan kesuksesan sejati kecuali jika mereka meniti cara beragama; berakidah, beribadah, dan berperilaku dalam seluruh aspek kehidupan sesuai tuntunan beliau sholallohu alaihi wasallam.

    Beliau sholallohu alaihi wasallam telah menyampaikan seluruh detail tuntunan syariah Islam ini dengan sangat jelas. Hal ini sebagaimana telah beliau tegaskan sebagai pesan di akhir hayatnya;

    Apa saja yang mendatangkan kebaikan bagi umatnya telah beliau jelaskan, sebagaimana segala bentuk kemudhorotan dan jalan-jalannya pun telah beliau sampaikan. Intinya, jalan kebahagiaan hanya satu, yaitu syariahnya yang murni, yang tak terkotori dengan noda-noda syirik dan bid’ah. Itulah jalan yang mengantarkan manusia kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.

    Praktis, semua sangatlah mudah. Kita hanya diperintahkan ber-ittiba’, mengikuti dan mencontoh Rosululloh sholallohu alaihi wasallam. Semuanya telah jelas, tak perlu repot ‘meracik dan meramu’ ajaran baru. Tinggal pelajari dari sumber dan dengan metode yang benar, lalu amalkan.

    Namun anehnya, walaupun demikian mudahnya syariah Islam, dari masa ke masa selalu banyak orang yang lebih condong ke jalan-jalan alternatif. Sibuk meramu ajaran baru, asyik mengikuti hawa nafsu, dan terbuai dorongan logika yang ‘sok tahu’.

    Ritual baru pun diselenggarakan. Ragam ibadah baru tanpa dalilpun tidak sedikit yang dibuat, atau ditambah aneka rupa bentuk bilangan, tempat, atau kaifiat (cara) yang diada-adakan. Padahal hakikatnya semua itu adalah jalan-jalan alternatif yang menipu. Tata cara beragama yang telah memporakporandakan persatuan umat yang telah diikat dalam satu syariah.

    Anehnya lagi, para peramu ‘syariah baru’ (baca: bid’ah) dan orang-orang yang tertipu dengan ramuannya tak segan-segan mengklaim bahwa syariah buatan mereka, akidah yang mereka yakini, atau amalan yang mereka lakoni adalah jalan sesungguhnya yang diridhoi Alloh ta’ala, berpahala besar, jalan bahagia, dan dengan demikian yang menyelisihinya atau meninggalkannya akan merugi dan celaka.

    Klaim yang tak berdasar, perasaan jiwa, atau pendapat tokoh agama yang tak berlandaskan dalil al-Qur’an dan as-Sunnah adalah sumber-sumber penyimpangan dalam beragama. Tak sedikit pula umat yang terhanyut dalam retorika, terbuai dengan kharisma, dan membuat beragam peribadahan dengan tidak peduli lagi apakah Rosululloh sholallohu alaihi wasallam pernah mengajarkannya kepada kita atau tidak…?

    Keanehan yang seakan tak ada habisnya. Para pembuat dan pelopor bid’ah tak segan pula mengaku dan mengklaim cinta pada Alloh dan Rosul-Nya. Ketika dinasihati dan diperingatkan bahwa perbuatan (baca: tata cara beragama) mereka akan merusak dan menghancurkan Islam, malah justru mereka merasa dan mengaku sedang membela agama.

    Di dalam Islam tidaklah cukup untuk menyatakan sesuatu itu benar jika tanpa landasan yang benar. Niat baik saja tak cukup menjadikan sebuah keyakinan dan ibadah menjadi baik. Harus ada dalil (al-Qur’an dan hadits shohih) yang mendasarinya, yang melegitimasi itu semua sebagai bagian dari Islam. Jika tidak, maka sebaik apapun dalam anggapan orang, sebanyak apapun yang melakoninya, semuanya hanya sia-sia, dan tak kan mungkin berbuah pahala.

    Ittiba’ adalah ujian bagi orang yang mengaku cinta kepada Alloh, mengklaim sebagai pembela agama-Nya, ingin mencari ridho-Nya, atau beragam pengakuan lain yang semakna.

    Hasan al-Bashri rohimahulloh dan para ulama salaf mengatakan: ”Banyak orang yang mengklaim bahwa mereka mencintai Alloh, dan Alloh menguji (kebenaran klaim) mereka dengan ayat ini”.

    Dengan demikian, kesesuaian tata cara dan metode beragama dengan tuntunan Rosululloh sholallohu alaihi wasallam adalah bukti kebenaran cinta seseorang kepada Alloh subhanahu wa ta’ala. Jika tidak, maka semua pengakuan itu tak lebih dari klaim cinta palsu dan dusta belaka.

     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. Jelekngitis Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Nov 21, 2014
    Messages:
    106
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +0 / -0
    Tuluslah dab mncinta dan ikhlas dlam mnjalaninya
     
  4. axelcrhistopher M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 9, 2014
    Messages:
    1,598
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,716 / -1
    Cinta itu harus ikhlas #Plak :lol:
     
  5. EvilFang M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 15, 2014
    Messages:
    557
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +928 / -0
    korban PHP ya pak ??? :oghoho:

    Cinta itu yang penting tulus :oggajes:
     
  6. axelcrhistopher M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 9, 2014
    Messages:
    1,598
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,716 / -1
    kok tau pak :lol:
     
  7. EvilFang M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 15, 2014
    Messages:
    557
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +928 / -0
    udah keliatan pak, dari kata2nya :oghoho:
     
  8. axelcrhistopher M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 9, 2014
    Messages:
    1,598
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,716 / -1
    kau memang peramal ya nak :top:
     
  9. Satriat M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 7, 2014
    Messages:
    585
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +6,028 / -0
    karen cinta yang tulus akan terasa lebih indah

    dibandingkan dengan cinta yang karena paksaan. apalagi

    cinta yang hanya mengharapkan sesuatu tanpa adanya ketulusan.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.