1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Jangan Lagi Mengeluh

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by AlexisAce, Jun 8, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. AlexisAce M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 16, 2009
    Messages:
    288
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +13,655 / -1
    Mungkin sebagian besar orang telah melakukannya. Sehari bisa lebih dari sepuluh kali. Sebagus-bagusnya 3 atau 4 kali. Salah satu orang yang paling rajin mengeluh, mungkin adalah diriku. Ya, aku. Oh, hidup yang merana... (tuh, kan, ngeluh lagi?).

    Aku dilahirkan di keluarga biasa-biasa saja. Bukan keluarga yang kaya dan bukan keluarga yang miskin. Sedari kecil aku dibiasakan menuruti apa yang menjadi kemauan orangtua. Mungkin bisa dibilang, inilah awalnya aku mengeluh. Pulang sekolah, aku dipaksa untuk belajar. Tidak boleh bermain sama sekali. Malam pun demikian, padahal mataku sudah sangat mengantuk, tetapi aku tidak diperbolehkan terlelap. Malah seringnya aku terlelap diatas meja belajarku dan masih dalam kondisi seperti itu kala bangun.

    Dari ceritaku tadi saja, sudah banyak hal yang kukeluhkan. Mengantuk, PR yang susah, orangtua yang sepertinya tidak memperdulikan aku, waktu yang singkat untuk bermain dan lain sebagainya. Itu peristiwa yang terjadi berulang-ulang setiap harinya saat aku SD. Wuih, bisa dibayangkan, betapa aku mengeluh lebih dari belasan kali.

    Menginjak SMP, makin banyak lagi keluhanku. Badan yang terlalu gemuk sehingga baju seragam olahraga SD sering tak muat, wajah yang tidak cantik sehingga SMP aku tidak punya pacar, Otak yang biasa-biasa saja meskipun aku sudah berusaha keras, uang jajan yang tidak seberapa diberikan ortuku. Ya ampun, mau jadi apa sih hidupku ini?! Mengerikan.

    Begitu juga saat SMA. Jerawat mulai tumbuh disekitar pipiku. Hampir-hampir tak ada. Maksudku, tak ada lagi tempat yang bisa ditumbuhi jerawat karena muka sudah penuh. Ih, mengerikan. Aku juga tidak banyak teman seperti Renita, cewek paling populer disekolah atau Zara, cewek paling manis dan pintar serta tajir. Walah, aku malas sekali kalau menceritakan tentang masa SMA. Tidak ada indah-indahnya seperti yang dikatakan setiap orang. Jika boleh memilih, aku lebih baik mengulang lagi dari rahim ibuku. Di alam perut ibu akan kusenandungkan doa agar wajahku bisa secantik Julie Estelle atau kakaknya, Chaterine Sharon. Tapi tentu saja tak mungkin.

    Memasuki dunia kampus, disini mungkin titik balikku. Aku mulai mempunyai jati diri. Aku malas menjadi orang lain, aku mulai menjadi diriku sendiri. Sedikit lebih lega dan berdamai dengan tubuh dan wajah ini. Namun tidak untuk tugas-tugas kampus yang bejibun, memaksaku pulang malam. Makian ortu makin membuatku mengeluh. Kembali mengeluh, mengeluh, mengeluh. Ah! Sinting!

    AKhirnya aku berhasil menyelesaikan kuliah dengan sukses. Dapat nilai A pula untuk skripsiku. Namun tantangan yang sesungguhnya adalah dunia kerja. Makin dan semakin banyak lagi keluhan keluar dari bibir ini. Jalanan yang macet, bos yang cerewet, rekan kerja yang mencari keuntungan sendiri. Ya Allah, ajari aku caranya bersyukur.

    Hingga suatu hari di inbox emailku datang sebuah surat yang dikirimkan seseorang yang tidak kukenal. Subjectnya adalah "JANGAN PERNAH MENGELUH". Wah, sama persis dengan doa yang kupanjatkan. Mungkinkah ini jawabannya, ya Allah?

    Aku membuka pesan tersebut. Sedikit demi sedikit keluar gambar-gambar yang membuatku tercengang. Betapa aku harus benar-benar menghentikan sifat mengeluhku. Tahukah kamu gambar apa? Gambar itu adalah gambar beberapa orang didunia yang berhasil diabadikan oleh fotografer-fotografer terkemuka mengenai humanisme. Ada pula ilustrasi kata-kata yang menyayat hati ini. Salah satunya yang membuat aku terenyuh adalah gambar seorang anak kecil yang dipangku dengan amat penuh kasih oleh ibunya dan satu lagi sebagai pembandingnya, gambar anak afrika yang kelaparan dengan tubuh yang kurus kering dan berbaring di pinggir jalan.

    Gambar pertama dituliskan, "anak ini tak sabar untuk bangun dan melihat matahari esok pagi". sementara gambar kedua dituliskan, "Namun si kecil ini berharap tidak pernah bangun selamanya".

    Oh Tuhan, aku menangis dan menyesali, mengapa aku begitu mudah mengeluh padahal masih bisa bernafas, memperoleh makanan yang layak, berpakaian yang layak dan mendapatkan tempat tinggal yang layak. Dan jauh dibelahan bumi sana, saudara manusiaku bertahan hidup seadanya bahkan menunggu kemurahan Tuhan dengan tetap tersenyum.

    Aku berjanji, hari ini dan selamanya.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Red_Vixion Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    39
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    nice story sis, kita harus slalu mensyukuri hidup ini...
     
  4. neckline M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 17, 2009
    Messages:
    600
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +14,935 / -0
    owgh,
    baiklah mulai hari ini dan seterus nya
     
  5. goblin89 Regional Leader

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 18, 2008
    Messages:
    2,245
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +8,085 / -1
    setuju mulai dr saat ini dan sekarang berhenti mengeluh
    dan mulai lah bersukurrrr
     
  6. k3yn3s M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    475
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,653 / -0
    bener...........
    gw kan coba berhenti mengeluh hari ini dan lebih banyak mensyukuri segala hal yang ada di diri gw..........
     
  7. madiunmig33 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 8, 2009
    Messages:
    17
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    Bersukurlah itu jawabnya
     
  8. Gradient M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 23, 2009
    Messages:
    869
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +59 / -0
    kalo kita ngeliat yang gak kita punya, kita akan selalu ngerasa kurang. tapi kalo kita ngeliat apa yang udah kita punya, kita bakal ngerasa udah punya sesuatu yang berlebihan....
     
  9. budikikiw M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    1,004
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,170 / -0
    gw paling gak suka sama orang yang suka mengeluh.... dulu ada tuh orang yang gw pernah kenal, kerjaan nya mengeluh mulu... ampe sebel gw....
     
  10. inasheva67 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 11, 2009
    Messages:
    28
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    jadi inget dulu kalo g suka mengeluh >_<
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.