1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Jangan Keliru, Begini Penyebab dan Gejala Sinusitis

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by serenamilka, Mar 12, 2021.

  1. serenamilka Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Nov 10, 2020
    Messages:
    170
    Trophy Points:
    26
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +1 / -0
    [​IMG]

    Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada sinus, yaitu rongga yang terletak di sekitar dahi, hidung, dan tulang pipi. Gejala awal sinusitis seringkali dianggap sebagai gejala flu biasa. Jika tidak segera ditangani, sinusitis bisa menimbulkan komplikasi seperti infeksi pada tulang, rongga sinus bernanah, hingga meningitis. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab dan gejala sinusitis agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

    Jenis-Jenis Sinusitis
    Berdasarkan lama waktu berlangsungnya gejala, sinusitis dibagi menjadi beberapa jenis:
    • Sinusitis Akut, paling umum terjadi dan biasanya berlangsung 2-4 minggu. Dimulai dari gejala flu seperti hidung tersumbat, nyeri wajah, tekanan pada telinga, sakit kepala, dan batuk
    • Sinusitis Subakut, berlangsung selama 4-12 minggu
    • Sinusitis Kronis, berlangsung lebih dari 12 minggu dan bisa berlanjut sampai berbulan-bulan atau tahunan lamanya. Gejalanya meliputi nyeri pada tenggorokan, telinga, dan wajah, kesulitan menghirup, adanya cairan kental kuning kehijauan dari hidung dan belakang tenggorokan, dan mual.
    • Sinusitis Rekuren atau Kambuhan, sinusitis akut yang bisa terjadi 3 kali atau lebih dalam setahun
    Gejala sinusitis akut, subakut, dan kronis memang terlihat mirip. Perbedaannya terletak pada tingkat keparahan dan lamanya gejala yang dialami. Selain gejala di atas, sinusitis juga ditandai dengan kondisi seperti menurunnya kemampuan penciuman, demam, bau napas kurang sedap, dan sakit gigi.

    Penyebab Sinusitis
    • Infeksi virus, seperti pilek atau flu bisa mempengaruhi saluran hidung dan menimbulkan pembengkakan rongga hidung. Letak salah satu rongga sinus yang dekat dengan hidung memungkinkan virus untuk berpindah. Namun, gejala pada sinusitis biasanya berlangsung lebih lama dari pilek atau flu.
    • Kelainan struktur, membuat saluran sinus menyempit atau mengecil. Selain itu, kelainan lainnya seperti septum deviasi atau bengkoknya tulang rongga hidung juga bisa menjadi penyebab sinusitis.
    • Polip hidung, disebabkan tumbuhnya daging kecil yang bisa memicu sumbatan dan radang pada rongga hidung
    • Fibrosis sistik, terjadi karena mukosa menebal di rongga hidung atau paru-paru dan bisa mengganggu proses pernapasan. Hal ini juga bisa menjadi penyebab timbulnya polip hidung.
    • Rhinitis alergi, terjadi ketika menghirup penyebab alergi seperti bulu binatang atau serbuk sari sehingga menyebabkan dinding hidung meradang dan bengkak.
    • Gangguan imun, atau penggunaan obat-obatan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga rentan mengalami sinusitis.
    • Infeksi gigi, menyebabkan bakteri yang ada di mulut dan gigi menyebar hingga ke rongga sinus
    • Sinusitis pada anak biasanya disebabkan oleh alergi, tertular dari penderita sinusitis lainnya, dan asap rokok
    Faktor Risiko Sinusitis
    • Masalah pernapasan yang disebabkan sensitivitas terhadap obat-obatan tertentu, pengidap penyakit asma, atau memiliki gejala flu
    • Memiliki alergi misalnya pada debu, bulu binatang, serbuk sari
    • Perokok aktif maupun perokok pasif
    • Penggunaan semprotan dekongestan hidung lebih dari tiga hari
    • Penyakit gigi yang tidak ditangani dengan cepat
    • Adanya kelainan pada struktur hidung
    Pengobatan Sinusitis

    Ketika sinusitis kambuh dengan gejala yang tidak terlalu parah seperti hidung tersumbat, Anda bisa mengobatinya di rumah dengan cara berikut:
    • Kompres menggunakan handuk yang direndam air hangat pada area hidung dan dahi
    • Bilas hidung dengan larutan garam yang dicampur air hangat untuk membersihkan lendir di dalam hidung
    • Memasang humidifier untuk melembabkan ruangan. Menghirup udara kering akan memperparah iritasi pada hidung
    • Perbanyak minum air putih dan jus buah untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi
    • Meminum obat pereda nyeri seperti parasetamol dan ibuprofen untuk mengurangi nyeri pada wajah
    Jika gejala sinusitis tidak kunjung menghilang, segera konsultasikan pada dokter. Gejala sinusitis yang disertai dengan hidung berair, bengkak pada mata, kelelahan, dan demam kemungkinan disebabkan oleh infeksi bakteri. Dokter akan meresepkan antibiotik yang dikonsumsi selama 3-14 hari dan menjadwalkan kunjungan ulang untuk memantau kondisi pasien. Bila gejala juga tidak membaik setelah diberi antibiotik, dokter akan merujuk ke dokter spesialis THT untuk diperiksa lebih lanjut. Pada kasus tertentu, sinusitis harus ditangani dengan operasi. Tujuannya bisa untuk membersihkan sinus, memperbaiki struktur yang bengkok, atau mengangkat polip hidung.
     
Tags:

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.