1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Ini Pendapat Rano Karno Tentang Mengapa Sinetron Zaman Sekarang Seringkali Tidak Masuk Akal

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Jun 5, 2021.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    2,066
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +70 / -0
    Aktor dan sutradara sinetron legendaris, Rano Karno, mengungkapkan alasan kenapa sinetron zaman sekarang tidak memakai logika.

    Menurut Rano Karno yang terkenal berkat sinetron Si Doel Anak Sekolahan, alasan kenapa sinetron zaman sekarang seringkali tidak masuk akal karena proses pembuatannya terlalu dikejar waktu.

    "Jadi, kadang-kadang yang sekarang ini logika enggak dipakai karena mengejar sesuatu yang harus cepat. Kalau dulu saya waktu bikin Si Doel, misalnya, dari Si Doel satu ke Si Doel dua bisa berhenti satu tahun," ujar Rano dalam wawancara bersama CNN Indonesia TV, dikutip dari CNNIndonesia.com.

    "Kalau sekarang, orang lagi syuting, di ujung lokasi penulis skenario juga lagi mengetik [naskah]. Jadi bagaimana kita bisa mengontrol kualitas cerita? Akhirnya jebol begitu," lanjutnya.

    Dalam pembuatan Si Doel, lanjut Rano, satu episode mungkin akan menghabiskan waktu satu minggu sampai 10 hari. Namun, sinetron sekarang dituntut cepat, yakni dua hari untuk satu episode.


    [​IMG]
    Aktor dan sutradara Rano Karno. (MI/Rommy Pujianto)

    Kondisi itu membuat para pemain yang terlibat tidak memiliki waktu untuk proses reading atau membaca naskah, apalagi untuk pendalaman karakter. Rano kemudian membahas Suara Hati Istri, sinetron yang kini sedang ramai diperbincangkan karena polemik aktris di bawah umur sebagai pemeran istri ketiga.

    "Saya minta maaf. Sinetron yang sekarang ramai saya justru tidak nonton, tapi saya baca, lalu kasihan juga anak ini. Bukan anaknya yang salah, tapi konsep ceritanya. Artinya yang diangkat cerita biasa," katanya.

    "Dulu ada tokoh agama pimpinan pesantren, bukan soal poligaminya, tapi menikah dengan anak umur 12 tahun dan itu jadi masalah. Kalau dia enggak menikah dengan anak umur 12 tahun mungkin tidak masalah. Dan ini terjadi di sinetron. Apakah mereka tidak baca ini?"



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.