1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Indonesia Nikmati Listrik Berkualitas pada 2020

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by shinminho, Jul 12, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. shinminho Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,166
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,813 / -0
    Rembuk Kelistrikan Nasional telah dilaksanakan Sabtu (3/7) di Hotel Nagoya Plasa, Batam. Sedikitnya 150 tamu berpartisipasi dalam diskusi sesi pertama tersebut. Dua di antara tiga sesi yang direncanakan dijadwalkan berlangsung di Surabaya dan Makassar. Berikut catatannya.

    ---

    SESI Batam menampilkan Dirut PLN Dahlan Iskan sebagai keynote speaker. Dahlan memaparkan master plan pembangunan kelistrikan nasional melalui Visi 75/100. Visi 75/100 adalah target pencapaian rasio elektrifikasi 100 persen secara nasional pada HUT Ke-75 RI pada 2020. ''Berarti 10 tahun lagi 100 persen rakyat Indonesia akan memperoleh pelayanan listrik yang memadai dan berkualitas,'' kata Dahlan.

    Menurut dia, saat ini rasio elektrifikasi secara nasional baru berkisar 65 persen. Berarti, 35 persen penduduk Indonesia belum terlayani. Dengan tenggat yang tersisa, bukan perkara mudah mencapai target tersebut. Dalam rembuk sesi pertama lalu, sejumlah peserta mengangkat berberapa pokok yang perlu diperhatikan dan direkomendasikan untuk dikaji lebih lanjut, baik oleh pengambil keputusan (pemerintah dan DPR) maupun PT PLN dan stakeholder lain.

    Pertama, status sektor kelistrikan yang diatur dalam UU No 30 Tahun 2008, yang secara eksplisit menyebutkan listrik sebagai komoditas. Itu yang selama ini menyebabkan investasi di bidang kelistrikan kurang mengantisipasi kebutuhan pada masa depan.

    Dalam diskusi yang berkembang, peserta menilai listrik seharusnya dipandang sebagai infrastruktur. Dengan demikian, pengembangan kelistrikan dapat diperhitungkan sebagai investasi yang dapat mendorong kegiatan ekonomi dan industri. Pemerintah Tiongkok diajukan sebagai contoh bagaimana membangun negeri dengan memulai membangun infrastruktur yang sangat memadai, termasuk suplai energi listrik yang cukup dan berkualitas.

    Kedua, kebijakan subsidi pemerintah kepada PT PLN. Pemberian subsidi kepada PT PLN dinilai tidak tepat, baik ditinjau dari sisi keuangan negara maupun undang-undang. Sebagai entitas bisnis yang berlabel persero, manajemen dituntut bersikap profesional dalam mengelola PT PLN.

    Subsidi pemerintah kepada PT PLN selama ini dituding sebagai penyebab tidak berkembangnya kultur korporasi yang profesional di tubuh PT PLN. Subsidi yang diberikan pemerintah kepada PT PLN juga dinilai tidak tepat sasaran. Sebab, subsidi itu juga dinikmati golongan masyarakat yang memiliki kemampuan membayar listrik sesuai harga keekonomiannya.

    Celakanya lagi, jumlah subsidi yang dinikmati kalangan mampu itu jauh lebih besar daripada jumlah masyarakat yang memang berhak atas subsidi tersebut. Karena itu, Dirut PT PLN Dahlan Iskan pernah menggulirkan wacana listrik gratis bagi pelanggan yang tidak mampu. Untuk itu, perlu dipikirkan kemungkinan pencabutan subsidi pemerintah kepada PT PLN dan mengubahnya menjadi subsidi langsung kepada pelanggan yang tidak mampu secara tunai.

    Dengan begitu, subsidi yang diberikan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran. Namun, tentunya perlu diatur mekanisme penyaluran subsidi tersebut untuk memperkecil kemungkinan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

    Permasalahan kelistrikan nasional saat ini juga tidak terlepas dari faktor teknis, dari produksi, distribusi, hingga aspek pemasaran seperti supply dan demand , termasuk penetapan tarif dasar (TDL) oleh pemerintah. Dari aspek produksi, kapasitas terpasang pembangkit listrik saat ini baru pada tahap cukup. Masih diperlukan tambahan kapasitas sekitar 30 persen sebagai cadangan. ''Tambahan 30 persen untuk memberikan pasokan listrik yang stabil kepada masyarakat. Dengan demikian, bila terjadi gangguan teknis atau perawatan, pelanggan tidak terganggu,'' kata Dahlan.

    Salah satu langkah teknis adalah penggunaan bahan produksi untuk pembangkit listrik. Perlu dipikirkan pembangunan pembangkit listrik baru yang menggunakan sumber energi alternatif yang lebih murah dan ramah lingkungan (green energy). Indonesia memiliki banyak sumber energi alternatif, seperti panas bumi (geotermal), tetapi pemanfaatannya masih terbatas. Para peserta Rembuk Kelistrikan Nasional juga menilai, sudah saatnya Indonesia memanfaatkan teknologi nuklir untuk memproduksi listrik karena dianggap lebih efisien dan bersih.

    Dari aspek distribusi, perlu dibangun jaringan yang dapat menjangkau daerah pelosok. Untuk daerah terisolasi seperti pulau-pulau kecil, penyediaan listrik dapat disiasati dengan membangun pembangkit listrik hibrida, yang memiliki lebih dari satu sumber energi. Misalnya, kombinasi pembangkit bertenaga surya dan berbahan bakar solar. Dengan demikian, keterpasokan listrik di daerah tersebut lebih terjamin.

    Peserta juga berharap penetapan tarif dasar listrik lebih memiliki rasa keadilan sehingga tidak hanya menggerogoti keuangan negara. Sebab, selama ini subsidi hanya dinikmati pelanggan dengan penggunaan listrik besar, yang tentunya juga mampu secara ekonomi.

    Visi Dahlan soal pelayanan dan pemasaran listrik patut diacungi jempol. Dahlan telah menelurkan konsep pengembangan listrik prabayar. Menurut skenario Dirut PLN itu, diharapkan lima juta pelanggan listrik dapat menikmati listrik prabayar hingga 2011. ''Dengan listrik prabayar, pelanggan akan mendapatkan pelayanan berkualitas sesuai jumlah yang dibayar. Itu juga melatih mereka lebih hemat dalam penggunaan listrik,'' kata Dahlan. Dari sisi PT PLN, pengembangan listrik prabayar dapat mengurangi jumlah tagihan listrik yang tertunggak. Permintaan pun lebih terkontrol.

    Masalah kelistrikan tak hanya soal pembangkit, pemasaran, dan distribusi. Aspek keamanan bagi pelanggan PT PLN juga menjadi perhatian. PT PLN memberikan jaminan keamanan listrik kepada masyarakat, terutama bagi pelanggan dengan kapasitas 1.300 VA ke bawah. Bila terjadi kecelakaan yang diakibatkan arus listrik dan pelanggan merugi, PLN akan mengganti kerugian pelanggan sesuai dengan kompensasi yang ditetapkan. ''Kami menggandeng perusahaan asuransi,'' katanya. (rapsel ali/jpnn/c4/soe)

    sumber:jawapos
     
    • Like Like x 4
    • Thanks Thanks x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. nununu M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 24, 2010
    Messages:
    2,088
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +198 / -0
    10 thn lagi TDL bakal udah dinaikin lagi berapa persen ya ?
    mga2 nggak gila2 an
     
  4. projectronic Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 5, 2009
    Messages:
    414
    Trophy Points:
    101
    Ratings:
    +1,804 / -0
    :top: buat idenya
    kalo liat dari visinya keren juga dan mudah2an terlaksana dan Dahlan Iskan masih jadi dirut :doa:
    katanya, Dahlan Iskan waktu ditunjuk jadi dirut PLN sempet ditentang sama jajaran PLN sendiri karena DI dianggap "orang luar" bukan dari kalangan PLN sendiri..

    mudah2an visi misinya terlaksana ya pak
     
    • Like Like x 1
  5. kiossepatu M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 7, 2010
    Messages:
    741
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +399 / -0
    semoga saja rencana tersebut terlaksana dan jangan sampai menjadi rencana saja...:sepi:
     
  6. g_kenz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 3, 2009
    Messages:
    3,582
    Trophy Points:
    232
    Ratings:
    +343,501 / -0
    2020.... lama bener... masyarakat butuhnya sekarang...

    tapi, jangan sampe gak jadi aja rencananya...
     
  7. syaronix M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Oct 13, 2009
    Messages:
    516
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +118 / -0
    pelayananburuk gini ja listrik dah mahal, lok pelayanannya bagus tahun 2020, bayarnya berap ya??
     
  8. myth73 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jun 13, 2009
    Messages:
    2,784
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +8,376 / -0
    gak pa2 sih tunggu 10 tahun lagi, asalkan tarif untuk rumah tangga di gratiskan...:yahoo:
     
    • Like Like x 1
  9. r3dchick3n M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 1, 2009
    Messages:
    670
    Trophy Points:
    191
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,043 / -0
    10 tahun lg??ckckck... lama amat... :madesu:
    tp, gpp lah... drpda g sama sekalii... minimal pemerintah dah punya niat yg baik.
    dan smoga Pak Dahlan Iskan msh menjabat, atau penggantinya punya mental2 kyk beliau.
    Setau ane, baru Pak Dahlan Iskan yg mau peduli ama ketidakmerataan distribusi listrik di negeri ini.
    Pengalaman ane pribadi waktu tugas dinas ke daerah Palu ( Sul-Teng ), nyala listrik disana lebih sebentar drpada matinya.Itu di ibukota prop., trus pas ane ke Donggala ( slh satu kabupaten yg paling dkt dr Palu) lebih parah lagi. Listrik cuma nyala 6 jam ( pukul 18.00 - 00.00 ). Dan setau ane, orang yg pertama kali mengangkat mslh ketidakadilan di Sulteng ini, adalah Pak Dahlan Iskan!!!:hero::hero:

    sepertinya t'lalu tinggi mimpinya, klo sampe digratiskan... di negeri ini mana ada sektor se-strategis PLN mo gratis, adanya naek mulu...:piss::piss:
     
    • Like Like x 1
    Last edited: Jul 12, 2010
  10. kanga6us M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,197
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +328,256 / -0
    jual aja pulau di indonesia buat bayar :sigh:
     
    • Like Like x 1
  11. dark_chris M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    2,108
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +4,076 / -0
    gila... 10 taon lagi baru bisa...

    kemaren sapa tuh yg ngomong di TV dari pihak PLN....
    kl 2010 ini tidak akan terjadi mati lampu lagi..
    ngomong aja, td rumah gw mati lampu..
     
    • Like Like x 1
  12. joefrizz M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    4,476
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +79,350 / -1
    itukan ancang2 jangka panjang, takutnya dirut-nya ganti anggota DPR ganti terus kebijakan juga ganti :swt:
     
    • Like Like x 1
  13. H1p000 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 26, 2010
    Messages:
    2,742
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +11,277 / -0
    semoga gx cuma planning doang..
    tapi lama bener 2020:swt:
     
    • Like Like x 1
  14. DDDgw M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 15, 2009
    Messages:
    1,905
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +21,918 / -0
    Listrik berkualitas bisa dinikmati di 2020

    Mau berapa tuh harga Tarif Dasar Listrik nya :yareyare:

    Jangan2 karena saking berkualitasnya, yang bisa menikmati listrik cuma segelintir orang doang :yareyare:
     
    • Like Like x 4
  15. yueyoong M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 4, 2010
    Messages:
    315
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +6 / -0
    mudah2an aja dah.

    daripada kaya sekarang,
    udah sering mati lampu,
    TDL nya naik juga :sebel:
     
  16. Bacopt M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 4, 2010
    Messages:
    500
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +535 / -0
    masih lama ..

    10 taun lagi

    yakin bisa nih? :???:
     
  17. peter82 Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    3,516
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +39,484 / -0
    another HOAX :sigh:
    di daerah2 masih suka mati lampu berjadwal :top:
     
    • Like Like x 1
  18. SE7EN M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 13, 2009
    Messages:
    2,377
    Trophy Points:
    147
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +892 / -0
    Sangat sulit menurut gw, udah rahasia umum tiap ganti presiden pasti direktur BUMN pada banyak diganti semua tergantung partai yg menang.
    Gak ada jaminan pengganti pak Iskan orang yg punya visi sama.
     
  19. zpamunzas M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 30, 2010
    Messages:
    1,817
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +19,930 / -0
    gile 10 taon lagi ?...sekarang ja ditempat ane listrik masih dibatesin:hot:
     
  20. shinminho Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,166
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,813 / -0
    daerah2 mana ya :???: setau gw pasokan listrik di jawa masih aman kok, klo ada pemadaman itu karena urusan teknis bukan kekurangan listrik
     
  21. ShiR0 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 13, 2010
    Messages:
    241
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +145 / -0
    tahun 2010 internet berkuliats...
    bullshit...
    kemaren gw enak2an browsing lampu mati :yareyare: mana TDL naik lagi :sigh:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.