1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Pregnancy Hati-Hati, Preeklamsia pada Ibu Hamil Bisa Sebabkan Kematian

Discussion in 'Parenting and Pregnancy' started by sadboy_03, Oct 13, 2021 at 2:13 PM.

  1. sadboy_03 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 6, 2021
    Messages:
    127
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2 / -0
    [​IMG]

    Preeklamsia menjadi komplikasi yang banyak dihadapi para ibu yang tengah mengandung. Sayangnya, tidak sedikit ibu hamil mengenal kondisi ini maupun gejalanya. Kondisi ini biasanya ditandai dengan tekanan darah tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi, termasuk kerusakan pada organ vital, khususnya ginjal dan hati.

    Spesialis kandungan dr. Aditya Kusuma menjelaskan preeklamsia setidaknya telah menyebabkan 76.000 kematian pada ibu hamil dan 500.000 janin di seluruh dunia.

    “Sayangnya, diagnosis preeklamsia terkadang terlewatkan karena banyak gejalanya tertutup oleh keluhan umum kehamilan seperti kaki bengkak, sakit kepala atau mual,” ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (12/10/2021).

    Dia menyebut gejala-gejala preeklamsia tidak dirasakan pada awal kehamilan dan baru terlihat saat memasuki usia kehamilan 20 minggu.

    Baca : Kenali Faktor Risiko dan Cara Mencegah Preeklamsia

    Dengan demikian, banyak ibu hamil yang terlambat dalam mendapatkan penanganan yang tepat ketika kondisi preeklamsia yang dimiliki sudah membahayakan ibu dan janin.

    Sementara itu, Aditya menuturkan preeklamsia memiliki berbagai risiko bagi ibu dan janin dalam jangka pendek ataupun panjang. Misalnya persalinan prematur, berat badan bayi rendah saat lahir, placenta abruption, kejang yang dapat berkembang menjadi eklampsia, bahkan berpotensi mengakibatkan kematian.

    Oleh karena itu, deteksi dini preeklamsia menjadi hal yang perlu diperhatikan sejak awal kehamilan. Saat ini sudah banyak inovasi di dunia kedokteran untuk mengenali kondisi tersebut, misalnya lewat tes darah di berbagai rumah sakit dan laboratorium.

    Director Country Manager Diagnostics Roche Indonesia Ahmed Hassan menjelaskan salah satu inovasi untuk deteksi preeklamsia adalah tes darah dengan menggunakan biomarker sFlt-1/PlGF.

    Deteksi dini ini dapat memprediksi kemungkinan terjadinya preeklamsia pada kehamilan, bahkan sejak trimester pertama kehamilan. Dia menyebut inovasi ini merupakan yang pertama di dunia untuk mendeteksi preeklamsia pada tahap awal kehamilan.

    Sumber : https://hypeabis.id/read/5901/waspad...abkan-kematian
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.