1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Pengen ganti nama ID? Plat tambahan? Promo GK? Cek Promo Spesial Hari Kemerdekaan, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  3. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  4. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  5. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!

Breastfeeding Hal Ini Bisa Terjadi Pada Bayi Setelah Beralih dari ASI ke Susu Formula

Discussion in 'Parenting and Pregnancy' started by helloayuandriani, Nov 3, 2016.

  1. helloayuandriani Members

    Offline

    Joined:
    Oct 28, 2016
    Messages:
    2
    Trophy Points:
    11
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +3 / -0
    Terkadang, peralihan dari ASI ke susu formula diperlukan oleh bayi dan juga ibu. Beberapa hal bisa menjadi pertimbangan dalam memutuskan hal ini, terutama jika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan. Namun, tetap saja susu formula tidak dapat menggantikan kebaikan ASI. Peralihan dari ASI ke susu formula pun terkadang tidak berjalan dengan mulus, terdapat berbagai perubahan yang memengaruhi bayi.

    Apakah memberikan susu formula baik untuk bayi yang sebelumnya menyusu ASI?
    Berbagai hal bisa mendasari keputusan ibu untuk beralih dari ASI ke susu formula. Ibu bisa benar-benar beralih ke susu formula saja atau mengombinasikan susu formula dengan ASI. Tambahan susu formula pada asupan sehari-hari bayi bisa dikarenakan oleh ibu yang kembali bekerja.

    Ibu yang bekerja kadang merasa repot jika harus memompa ASI-nya secara teratur, sehingga mereka memilih untuk memberikan susu formula untuk bayinya jika ia sedang bekerja. Hal lainnya yang menjadi alasan ibu adalah karena ibu merasa ia tidak cukup menyediakan ASI untuk bayinya, sehingga bayi tidak mendapatkan ASI yang cukup untuk berkembang dengan baik.

    Beberapa hal mungkin juga bisa menjadi tanda bahwa bayi membutuhkan asupan tambahan dari susu formula, selain dari ASI. Seperti:

    • Bayi mengalami kehilangan berat badan lebih dari normal. Bayi kehilangan berat badan hingga 10% dari berat lahir mereka selama lima hari pertama kehidupan. Selama lima hari pertama, mungkin bayi mengalami kenaikan berat badan sekitar 28 gram per hari, kemudian pada 2 minggu pertama bayi kembali ke berat badan lahirnya.

    • Payudara moms tidak merasa ringan atau kosong setelah menyusui. Ini bisa menjadi tanda bahwa bayi tidak cukup banyak mendapatkan ASI.

    • Bayi yang berusia lebih dari 5 hari hanya buang air kecil kurang dari 6 kali per hari. Bayi juga rewel dan terlihat lesu sepanjang hari.
    Namun, apapun alasannya, ASI tentu lebih baik daripada susu formula untuk bayi, terutama bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan. Perlu diingat bahwa semakin lama moms memberikan ASI untuk bayi maka semakin baik, walaupun moms hanya memberikan ASI sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Jadi, jika moms ingin memberikan susu formula pada bayi karena alasan tertentu, sebaiknya moms tetap mengombinasikannya dengan ASI.

    Apa yang dapat terjadi pada bayi setelah ia beralih dari ASI ke susu formula?
    Pada awal-awal bulan setelah bayi lahir, sebagian besar ibu pasti berusaha untuk memberikan ASI pada bayinya. Namun, lama-kelamaan dengan berbagai pertimbangan atau pada bayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan, ibu kemudian memutuskan untuk beralih dari ASI ke susu formula. Susu formula dirasa dapat memudahkan ibu, terlebih lagi bagi ibu yang bekerja. Namun, di balik kemudahannya itu, tentunya susu formula tidak dapat menggantikan manfaat dari ASI.

    1. Memengaruhi frekuensi menyusu bayi
    Memberikan susu formula pada bayi dapat memengaruhi frekuensi menyusu mereka. Susu formula yang diperkenalkan lebih cepat lama-kelamaan bisa saja menggantikan ASI. Jika ibu lebih sering memberikan susu formula pada bayi, maka bayi akan lebih memilih susu formula dibandingkan dengan ASI. Hal ini bisa dilihat dari frekuensi menyusu bayi di payudara ibu yang mulai menurun, yang juga dapat menyebabkan produksi ASI menjadi lebih sedikit.

    Oleh karena itu, penting bagi moms untuk memperhatikan jumlah dan jadwal pemberian susu formula pada bayi yang masih menyusu ASI. moms bisa mulai dengan memberikan bayi susu formula sebanyak satu atau dua kali dalam satu hari. Dengan begitu, bayi tetap masih menyusu ASI dan juga bisa diberi susu formula. ASI masih dibutuhkan bayi untuk memberikannya antibodi yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi.

    2. Bayi kenyang lebih lama
    Bayi yang beralih ke susu formula biasanya akan merasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan bayi yang masih diberi ASI. Hal ini terjadi karena susu formula lebih lama diserap oleh tubuh bayi dibandingkan ASI. Sehingga, perubahan dari ASI ke susu formula bisa menyebabkan asupan susu bayi lebih sedikit.

    3. Perubahan pada feses bayi
    Bayi ASI yang sudah diberi susu formula juga mengalami perubahan dalam hal buang air besarnya. Feses bayi akan mengalami perubahan dalam hal warna yang menjadi agak kecoklatan dan perubahan bau yang lebih kuat. Bayi juga bisa lebih sering buang air besar setelah diberi susu formula.

    Jika moms menemukan darah di feses bayi atau bayi muntah, ini menjadi moms bahwa bayi tidak bisa menerima susu formula dengan baik. Sebaiknya moms berkonsultasi dengan dokter anak.
     
    • Like Like x 1
    Last edited by a moderator: Nov 25, 2016
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. ivy24 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 24, 2016
    Messages:
    19
    Trophy Points:
    11
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +1 / -0
    ASI secara ekslusif hingga usia 6 bulan merupakan makanan terbaik untuk bayi.
     
    Last edited by a moderator: Nov 25, 2016
  4. danidh Members

    Offline

    Joined:
    Apr 1, 2010
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    Terimakasih sekali informasinya, terus teman daya ada yang ngasih asi sampai 2 tahun itu bagaimana? memang sih ditambahi juga dengan MPASI
     
  5. ilm Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 15, 2011
    Messages:
    7,381
    Trophy Points:
    287
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +11,998 / -1
    nd papa, kok, ngasih ASI smp anak usia 2 tahun.. selama ASI nya masih keluar, nutrisinya oke.
    ekslusif smp 6 bulan, setelah 6 bulan mulai dikenalkan sama makanan pendamping ASI.. ASI tetap jalan :hmm:
     
  6. sriansya Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 18, 2014
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +5 / -0
    ASI klo bisa dan masih produktif sampe 2 tahun yah???
     
  7. KuDew Members

    Offline

    Joined:
    Jan 14, 2018
    Messages:
    2
    Trophy Points:
    11
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +0 / -0
    Asi memang dianjurkan sampai 2 tahun dan memang harus diberikan MPASI karena nutrisi dan kebutuhan si kecil terus meningkat. Jadinya ditambah dengan MPASI
     
  8. sakaww Gatotkaca

    Offline

    Ref:rain / Mabayui Bakari

    Joined:
    Sep 5, 2009
    Messages:
    533
    Trophy Points:
    132
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,384 / -2
    susu formula emang gunanya untuk meningkatkan berat badan bayi
    menurut hamba, untuk gizi ASI ndak ada yang ngalahin
    mungkin dikombinasikan saja
    anakku ASI ekslusif 2 tahun
    hasilnya, jadi tidak rentan sama penyakit, dan banyak manfaat lainnya
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.