1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Untuk kamu yang mendapatkan peringatan "Koneksi tidak aman" atau "Your connection is not private" ketika mengakses forum IDWS, bisa cek ke sini yak.

News Gubernur DKI Jakarta Tegaskan COVID-19 itu Nyata Setelah Sekda DKI Meninggal

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Sep 16, 2020.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. IDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    3,404
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +106 / -0
    GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MENGATAKAN, WAFATNYA SEKRETARIS DAERAH (SEKDA) DKI SAEFULLAH MENJADI PEMBELAJARAN BAGI WARGA AGAR TERTIB DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19.

    Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal usai menjalani perawatan karena positif terinfeksi virus corona.

    "Saya harap bagi seluruh masyarakat Jakarta, jadikan ini sebagai sebuah pelajaran. Kondisinya memang mengkhawatirkan dalam artian sesungguhnya," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (16/9), seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

    Anies mengatakan Pemprov DKI selama ini selalu menyuguhkan data mengenai perkembangan kasus COVID-19 tanpa direkayasa. Menurutnya, semua data mengenai COVID-19 merupakan gambaran situasi sesungguhnya kondisi penyebaran wabah di Ibu Kota.

    "COVID itu nyata, risikonya besar, dan ini (wafatnya Saefullah) adalah contoh nyata risiko terburuk bila terpapar COVID, dan yang terpapar adalah saudara kita sendiri," lanjutnya.


    [​IMG]
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Pemprov DKI Jakarta)

    Hingga Selasa (15/9), jumlah kasus positif COVID-19 di Jakarta diketahui sudah mencapai 56.953 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43.306 orang dinyatakan sembuh, dan 1.468 orang meninggal dunia.

    Sementara, jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.179. Mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi.

    Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti mengonfirmasi penyebab meninggalnya Saefullah. Menurut Widyastuti, Saefullah mengalami kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi COVID-19.

    "Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi COVID-19, sehingga menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki," kata Widyastuti.

    "Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai," ujar dia.



    Sumber: Portal IDWS
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. shun Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 12, 2009
    Messages:
    100
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +6 / -0
    lah sudah setengah tahun baru sadar
     
  4. cokrodimejo Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 23, 2010
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +202 / -0
    bukan baru sadar, dari awal kan sudah ngingetin juga
     
  5. WhiteKing Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 7, 2010
    Messages:
    21
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +0 / -0
    banyak yg menganggap ini hanya konspirasi belaka, atau tipu2 melalui media...
     
Thread Status:
Not open for further replies.

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.