1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

OriFic GS Saga

Discussion in 'Fiction' started by setanbedul, Mar 11, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. setanbedul Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    4,679
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +11,624 / -0
    GS bisa artinya
    • Ghost Serge = ???
    • Ghoul Siera = ???
    • God Slayer = pembantai dewa
    • God Soldier = prajurit dewa
    • Gavin Saber = senjata hebat di dunia ini

    Dimasa dunia semakin tua, dimana akhirnya yang muda menggantikan yang tua. Tetapi dimasa itu kearifan, kebijakan dan tata karma tidak diturunkan dengan semestinya. Inilah masa dimana kekuatan adalah jawaban dari semua masalah.

    Inilah perjalanan sekelompok ksatria yang mendapat anugerah Dewa Langit dan bimbingan Dewi Dunia untuk membasmi kejahatan dan siluman di muka Bumi. Mereka bersatu untuk membersihkan dunia dari kejahatan dan menciptakan kedamaian untuk masa depan generasi penerusnya.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. setanbedul Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    4,679
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +11,624 / -0
    Malam begitu cepat turun di daerah hutan ini. Sekelompok pedagang dari kota kembali berjalan cepat agar dapat menuju ke desa Hutan Kemala. Desa yang dituju sangatlah terpecil tetapi sering menjadi tempat singgah walau Cuma sementara sebelum para pedagang meneruskan perjalanannya ke kota tujuan mereka.

    Para pedagang itu terdiri dari 5 orang yang tampaknya keluarga. Menaiki kereta kuda yang tak bisa berjalan cepat karena kudanya sudah terlalu lelah berjalan, sementara cahaya matahari sore makin menghilang di hutan yang lebat ini.

    Perompak kerap kali mencuri dari pedagang kaya yang lewat di hutan tanpa penjagaan yang layak. Para pedagang sering menyewa biro pengawal yang tidak murah pelayanannya. Dalam hal ini, pedagang tersebut tidak dikawal oleh biro tersebut. Karena mereka sendiri tidak mampu membeli kereta yang layak buat usaha mereka, apalagi kuda yang mereka naiki sudah tidak pantas untuk menarik beban yang berat.

    Walaupun kereta mereka tampak kosong dan tidak ada satupun barang dagangan yang mereka miliki di kereta tersebut. Bukan berarti mereka telah berhasil berjualan di kota dan kerajaan tempat mereka berangkat. Semua pedagang tersebut tampak lesu. Hanya seorang anak gadis yang tampak bermain dengan gembira. Dia memainkan ranting kayu yang dibentuk seperti boneka.

    Melihat kegembiraan si anak tersebut, mengobati keluh dan kesah para orang tua yang sedang mengalami masalah tersebut. Mereka berharap melupakan apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu, juga mengharapkan mereka tetap selamat agar besok dapat mencari kehidupan yang lebih layak.

    Tempat yang hendak mereka tuju adalah kota dimana rumah mereka berdiri, tempat lahir mereka dan tanah air mereka. Bukan tempat yang indah, bukan tempat yang buruk dan juga bukanlah surga bagi mereka.

    Bagi mereka, kota dimana mereka tinggal adalah tempat dimana mereka dapat meletakkan tubuh mereka yang lelah dan besoknya bekerja untuk mendapatkan sejumput rejeki dari kerajaan, tempat mereka singgahi setiap hari.

    Para pedagang itu tidak hidup di dunia impian. Dimana airnya semanis susu, batang Kayu ditanam akan tumbuh menjadi tanaman dan burung-burung bernyanyi menyambut keindahan dunia. Sebenarnya mereka ingin dapat tinggal dimana kota meraka adalah selalu dilindungi oleh dewa langit dan anugerah dari pada dewa tanah. Bagi mereka yang hidup di kota tersebut, mereka selalu menginginkan yang terbaik buat diri mereka.

    “Istriku, kita telah bersama bertahun-tahun” kata pengemudi kereta didepan. Dia tampak malu melihat ke arah istrinya. “Tetapi tidak sekalipun aku dapat memberikanmu kebahagiaan”

    “Bagiku kebahagiaan adalah bersamamu” Istrinya lalu memandangi Suaminya yang tidak ingin melihat kearah istrinya karena terlalu malu.

    Mereka adalah suami-istri yang sebenarnya bahagia, mereka telah memiliki keturunan yaitu putri satu-satunya. Memiliki Rumah walaupun tanpa jendela dan harus berbagi dengan saudaranya. Yang terpenting dari semua itu adalah mereka memiliki cinta yang mereka berikan sepenuhnya kepada anak mereka.

    Mereka menikah sangat lama dan baru dapat memiliki anak yang agak terlambat. Itu sebabnya mereka menyayangi anak gadisnya bahkan memberikan yang terbaik untuknya. Baik baju yang terbaik, mainan yang terbaik hingga makanan terbaik buat putrinya.

    Begitu menyayangi putri mereka, keduanya tidak mempedulikan bahwa baju yang mereka kenakan sangat buruk. Tetapi sang suami sangat sedih melihat kenyataan bahwa dirinya kurang mampu memberikan apa yang terbaik untuk istrinya.

    “Aku ingin perjalanan ini membuat kita mendapatkan uang yang banyak. Yang kemudian uang tersebut kita gunakan untuk….” Kata suami dengan parau. Dia sebenarnya terlalu lelah tetapi demi keluarganya dia berusaha menahan sakit dan lelahnya.

    “untuk putri kita tercinta” kata istrinya. Sang suami terkejut. “dia adalah keturunan kita, putri yang kita sayangi”

    “Bagaimana dengan dirimu? Kau membutuhkan baju yang lebih baik”

    “Baju yang lebih baik… Aku menginginkan hal tersebut..” Sang Istri terdiam. Dia kemudian terbenam pada pikirannya sendiri. “Aku tak ingin egois, tetapi aku menginginkan itu semua. Walau begitu kita harus tetap berjuang dan mencari yang terbaik untuk putri kita ini”

    Seperti ajaran para pembawa pesan, mereka harus berjuang dan mencari solusi terbaik buat kehidupan mereka.Kehidupan dan kematian adalah sesuatu yang tidak misteri bagi diri mereka. Kematian bukanlah akhir dari segalanya. Dan kehidupan adalah anugerah dewa langit yang di jaga oleh dewa tanah.

    Secepat apapun mereka berusaha untuk mempercepat kudanya, tidak membuat kudanya tambah cepat, malahan sebaliknya. Kuda tersebut terlalu lelah untuk mempercepat, apalagi harus menarik sesuatu yang tidak seimbang dengan kemampuannya.

    Dua pasang mata atau lebih tampak melihat mereka, dari tempat kejauhan seperti mata tersebut memiliki pandangan jauh. Kedua pasang mata tersebut hanya diam dan kemudian menghilang. Para pedagang tersebut telah terlalu lelah, baik lelah batin maupun lelah fisik

    Tetapi saat menyentuh gerbang desa tersebut, lelah itu menghilang saat melihat beberapa penduduk datang menyambut mereka. Karena hari ini adalah hari bahagia bagi desa tersebut, Karena desa tersebut sedang merayakan peringatan ajaran suci mayoritas mereka.
     
  4. dantd95 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 13, 2011
    Messages:
    16
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +4 / -0
    belum terlalu jelas what will be of this story, jadi soal storyline saya ga akan bicara banyak kecuali satu kata :

    cliche!

    "membasmi kejahatan dan siluman..." lol gw malah kebayang game-game RPG yang plotnya pada mirip itu (no offense, ceritanya belum "mulai")

    apa ini ceritanya tentang seorang mercenary atau semacam itu?

    soal penulisan, ga ada yang salah, semua rapi palingan penggunaan kata "buat" dan "karena" masih ada yang aneh
     
  5. setanbedul Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    4,679
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +11,624 / -0
    thx.. penggunaan kata tersebut akan jadi perhatian.
    tp emang masih prolog jadi belum bs kutunjukkan kisahnya.. en gk salah kl ceritanya belum mulai.. bahkan belum pantas dinyatakan mulai.
    kisah ini emang mercenary.. tetapi point arti GS tetap jadi kunci.. terutama God Soldier => Prajurit Dewa..
    Suka cita terdengar di perayaan tersebut. Keluarga yang baru datang dari luar desa melepas penat mereka, memberi makan kuda yang kelelahan dan bergembira bersama putri mereka yang tersayang. Rasa syukur terasa baik di warga yang telah berhasil melewati panen dan melewati ritual suci mereka. Ritual yang mendekatkan diri mereka kepada yang mereka hormati dan sembah. Malampun kian larut, keadaan yang bergembira makin berkurang.

    Sang Ayah berkali-kali ditawari makan oleh para warga. Tetapi dia menolak, hanya putrinya yang dirasa kurang santun menerima pemberian makanan tersebut. Berbeda dengan sang ayah, lainnya memutuskan mengikuti pesta para warga yang sederhana tetapi meriah. Sang putri mendadak mengantuk setelah memakan makanan yang enak tersebut, tetapi dia tidak ingin tidur, sampai seorang bocah mengajaknya bermain.

    Sang Putri memandang ayahnya, dalam pandangan yang ditujukan pada ayahnya dia mengatakan hendak bermain. Tetapi ayahnya menolak, dia menggeleng dan hendak menarik putri kesayanagnnya ke dalam pelukannya. Tetapi sebelum sang ayah melakukan, sang ibu telah mengambil langkah lebih dahulu.

    "bila kau ingin bermain.. bermainlah.." Kata Ibu. Kemudian dia memandangi ayah "kamu setuju khan"
    Dipandangi seperti itu membuat ayah yang terlihat tegar menjadi kebingungan "Bermainlah.. Jangan sampai jatuh" Tetapi sebelum menyelesaikan, putrinya sudah mengikuti bocah tersebut bermain.

    Keduanya kemudian memandangi tingkah polah putrinya yang bermain dengan bergembira dengan teman barunya. Tanpa sadar tangan keduanya berpegangan, sangat erat bagai tak ingin lepas. Kehangatan terpancar dari sentuhan istri, membawakan sensasi berbeda dari sang ayah kepada istrinya yang tercinta. Ayah perlahan memandangi istrinya, dia mencium harumnya rambut yang tercium wangi yang tak pernah dia cium selama ini. Perlahan tubuh sayang ayah mendekat walau kepalanya tidak bergerak dari posisi semula. Perlahan dia mencium rambut istrinya lebih dekat, dan lebih dekat.

    Perlahan tapi pasti, sang istri merasakan apa yang tak pernah dia rasakan sewaktu dirinya muda. Sewaktu dirinya belum mengenal seorang pria yang menjadi suaminya. Sewaktu dirinya memutuskan untuk mengambil jalan berbeda yang ditentukan oleh keluarga. Hingga akhirnya dia menyadari, bahwa dirinya kembali merasakan cinta bagai cinta sewaktu dia masih gadis. Duduk disebelah dirinya, seorang pria yang dia panggil Papa yang selalu memberikan kehangatan.

    Dan tak jauh dari dirinya, seorang putri berlarian. Putri hasil kebahagiaan dirinya dan ayah, seorang keturunan yang ingin dia berikan apapun dunia miliki. Walau apapun kenyataan tentang putrinya, mereka tetap bersama baik dalam duka hingga kematian memisahkan mereka. Menyadari itu membuat dirinya menjadi hangat, dan kehangatan itu tidak bisa disandingkan dengan kehangatan dimanapun.

    Tetapi perayaan yang suci tersebut mendadak berubah. Suara teriakan dan minta tolong terdengar, anak-anak berteriak kesana-kemari menghindarinya. Orang tua yang siaga telah bersiap dengan apapun alat yang mereka bisa temui. Mereka terlalu takut untuk mengetahui apa mahluk atau sesuatu yang menakutkan para orang sekitarnya. Suara seram terdengar mendekat.

    Langkah demi langkah terdengar memberat. Para bocah makin takut dan bersembunyi ditempat yang mereka harap adalah tempat teraman di dunia. Suara itu makin terdengar jelas dan menunjukkan pemilik suara menakutkan itu.. Suara itu berasal dari sesosok mahluk buas,matanya liar dan mencari apapun yang menurut dia pantas dia makan atau santap.

    Kejadian ini tak luput dari perhatian pasang mata yang selalu melihat keberadaan desa tersebut. Matanya seolah menunggu sesuatu, menunggu sesuatu yang menakutkan dan inilah sesuatu yang ditunggu olehnya.

    "Target sudah terlihat" gumam orang kedua. dia tampak lebih pendek dari orang pertama yang menunjukkan agrsifnya pada penemuan monster jahat di tempat tersebut.
    maaf akan dilanjutkan ASAP
     
  6. pippo09 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 1, 2010
    Messages:
    1,237
    Trophy Points:
    266
    Ratings:
    +9,747 / -0
    udah bagus :top:

    susunan ceritanya ngalir, dan bahasa yang digunakan bisa dicerna dengan baik..

    cuman penasaran aja sama makhluk buasnya. bentuk kayak bagaimana ya?
    dua pasang atau lebih memandang mereka? ini monsternya atau ...?

    banyak tanya saya. :keringat:


    part selanjutnyaa... :onfire:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.