1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Film Dokumenter Tentang Gigolo 'Cowboys in Paradise' Gegerkan Bali

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by kaeruxchan, Apr 27, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. kaeruxchan M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    580
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,323 / -0
    Kuta - Baru-baru ini beredar di situs You Tube, trailer 'Cowboys in Paradise', film dokumenter yang menceritakan sepak terjang gigolo alias pria penghibur wanita di Bali. Kini, masyarakat Bali pun tengah geger dengan trailer tersebut.

    Film dokumenter itu pertama kali beredar di kalangan pengguna internet. Cuplikan berdurasi sekitar dua menit itu menggambarkan kehidupan dan aktivitas pemuda petualang cinta di Bali, khususnya Pantai Kuta. Sosok para pemuda ini berbadan atletis dan berkulit gelap. Sebagian besar juga berambut gondrong. Pokoknya penampilan mereka khas anak pantai yang piawai dengan olah raga bahari seperti berselancar. Bahasa asing mereka, terutama Inggris, lumayan lancar.

    Mereka terlihat sangat pengalaman dalam menarik perhatian para turis wanita. Dalam beberapa adegan, mereka terlihat sangat dimanja oleh para turis itu, seperti dipijat dan sebagainya.

    Amit Wirmani, yang menggarap film ini memberi tajuk filmnya 'Cowboys in Paradise'. Para pemuda ini digambarkan memang bak para koboi yang menggoda para turis perempuan. Pria keturunan India itu tidak hanya menampilkan para gigolo, tapi juga menampilkan wawancara dengan salah satu istri gigolo tersebut. Wanita itu mengaku, suaminya kerap membawa turis wanita bule ke rumahnya.

    "Jika dia (suami) datang bersama tamu, saya tidak tidur bersamanya 1 atau 2 hari. Saya tidak mengapa," tutur wanita tersebut sambil menggondong anaknya yang masih kecil.

    Keberatan

    Beredarnya film tersebut tentu saja membuat panas warga Kuta. Mereka menolak dengan tegas, jika Pantai Kuta disebut sebagai surga s*ks bebas para gigolo.

    "Warga desa adat tidak setuju jika pantai Kuta disebut sebagai tempat s*ks bebas bagi para gigolo," kata Ketua Satgas Pantai Kuta Gusti Ngurah Tresna, kepada detikcom, Senin (26/4/2010).

    Tresna mengatakan bahwa masyarakat Kuta sangat dirugikan dengan film tersebut. Menurutnya, kawasan wisata Pantai Kuta menawarkan keindahan alam dan budayanya, bukan wisata s*ks bagi para wisatawan.

    "Keindahan itu yang kita tawarkan kepada tamu," katanya.
    (djo/hkm)

    Kisah Amit Virmani Mengapa Membuat Film 'Cowboys in Paradise'
    Jakarta - Semua bermula dari seorang bocah laki-laki Bali. Demikian Amit Virmani mengawali kisahnya mengapa membuat film 'Cowboys in Paradise' yang kini dianggap mencemarkan Bali.

    Amit mengaku ide film yang bercerita tentang gigolo di Bali itu datang saat ia berlibur ke Pulau Dewata itu beberapa tahun lalu. Saat itu, Amit bertemu dengan seorang bocah Bali yang berusia sekitar 12 tahun.

    Si bocah mendesak Amit untuk berbicara dalam bahasa Jepang. Saat ditanya, anak laki-laki itu mengaku ia hanya ingin berlatih berbahasa Negeri Sakura itu.

    "Saya hanya berlatih. Ketika saya dewasa saya ingin menjadi gigolo bagi perempuan Jepang. Bocah itu menjawab dengan riang gembira," cerita Amit seperti dilansir dalam website cowboysinparadise.

    Jawaban itu pun lantas mengganggu pikiran Amit. Pria keturunan India itu bingung dengan rencana karir masa depan si bocah yang sulit diterima masyarakat pada umumnya.

    Sejumlah negara dan tempat wisata pantai memang banyak menyediakan jasa s*ks dengan sejumlah variasinya. Tidak bisa dipungkiri pula banyak perempuan yang kini juga menggunakan jasa s*ks.

    "Tapi ada sesuatu yang lain. Mengapa bocah laki-laki ini begitu berhasrat untuk terlibat perdagangan kotor itu? Mengapa ia merasa bangga? Apa itu surga? Bagi saya surga adalah sebuah kata yang saya pandang dengan curiga. Apa itu surga ketika itu hanya menawarkan anak-anak dengan mimpi yang terbatas tentang masa depan?" kisah Amit.

    Amit lantas merasa terpanggil untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu. "Maka karena itulah saya membuat film ini," katanya.

    Saat ini, 'Cowboys in Paradise' mendapat penolakan dari masyarakat Bali. Mereka keberatan karena film tersebut menganggap Pantai Kuta sebagai surganya para gigolo.

    Film tersebut menceritakan sepak terjang gigolo alias pria penghibur wanita di Bali. Para pemuda Bali itu digambarkan memang bak para koboi yang menggoda para turis perempuan. Film itu juga menampilkan wawancara dengan salah satu istri gigolo tersebut. Wanita itu mengaku, suaminya kerap membawa turis wanita bule ke rumahnya.
    (iy/eny)

    Cowboys in Paradise
    Satgas Pantai Kuta: Gigolo Cuma 1 atau 2 Orang
    Kuta - Masyarakat Bali keberatan dengan adanya film dokumenter 'Cowboys in Paradise' yang menampilkan kehidupan para gigolo di Pantai Kuta. Meskipun begitu, diakui ada beberapa orang yang menekuni profesi tersebut.

    "Kita tidak menampik juga. Ada 1 atau 2 orang (gigolo). Mereka ini yang keberadaanya tidak menentu. Tidak jelas apakah ke Kuta mencari uang dengan cara memberi kepuasan kepada tamu," kata Ketua Satgas Pantai Kuta Gusti Ngurah Tresna.

    Hal itu bisa saja terjadi, menurut Tresna, karena Pantai Kuta sangat terbuka bagi semua orang, baik wisatawan maupun warga yang mencari pekerjaan di pantai yang terkenal ke mancanegara ini.

    "Karena terbuka, yang datang tidak semua ingin menikmati pantai. Ada yang bekerja positif, ada juga yang cari peluang dengan melanggar aturan," katanya.

    'Cowboys in Paradise' yang digarap oleh Amit Virmani, membuat geger Bali karena menceritakan sepak terjang gigolo alias pria penghibur wanita di Bali. Para pemuda Bali itu digambarkan memang bak para koboi yang menggoda para turis perempuan. Film juga menampilkan wawancara dengan salah satu istri gigolo tersebut. Wanita itu mengaku, suaminya kerap membawa turis wanita bule ke rumahnya.
    (djo/hkm)


    sumber:
    http://movie.detikhot.com/read/2010...tang-gigolo-cowboys-in-paradise-gegerkan-bali
    http://movie.detikhot.com/read/2010...mani-mengapa-membuat-film-cowboys-in-paradise
    http://movie.detikhot.com/read/2010...satgas-pantai-kuta-gigolo-cuma-1-atau-2-orang
     
    • Like Like x 4
    • Thanks Thanks x 4
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. gembelkuasa M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 18, 2008
    Messages:
    618
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +5,034 / -0
    kalo ini si rumornya uda lama ada kayak beginian...

    menurut saya : ga usah tutup mata, tutup telinga, dan sok-sok ga tau... Bali adl tujuan wisata Internasional... dunia malam termasuk wisata *** pasti tidak lepas dr tempat2 wisata begini...
    tapi saya yakin koq... Bali ga akan dikenal karena wisata ***-nya... tp lebih ke budaya dan keindahan alamnya...

    ps: kalo wisata esek-esek mah paling terkenal di Bangkok ma Dolly...hehe... :piss:
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  4. Kingform555 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 12, 2009
    Messages:
    1,301
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +387 / -0
    lha wong emang kenyataannya kayak gitu kok warga kuta merasa keberatan
     
  5. tuyulkloninguang Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 1, 2010
    Messages:
    138
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +27 / -0
    kok bs yaaa..usir ajah tuuh kaum minoritas :onfire:
     
  6. hanamaru MODERATOR

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Mar 18, 2009
    Messages:
    4,883
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +94,434 / -0
    pake ditutupin segala, dah ketahuan kok kalo bali [khususnya : kuta] banyak gigolo yang berkeliaran, kalo gak pecaya silahkan baca buku memoar yang judulnya Jakarta Undercover 2 : Karnaval Malam ini link ebooknya

    makanya sampe anak kecil malah bercita-cta jadi gigolo :swt:
     
  7. VanSoFtHeWaLL Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 1, 2009
    Messages:
    197
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +3 / -0
    klo ga salah dulu juga pernah masuk acara investigasi yang tengah malam, klo ga salah acara fenomena
     
  8. VinBaik M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Sep 27, 2008
    Messages:
    234
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +261 / -0
    Gak banyaklah dan cuman beberapa gelintir aja yg memang berprofesi sebagai gigolo di pantai Kuta,
    ada yg memang mencari nafkah dan ada juga yg cuma berpetualang cari cinta, bahkan tidak sedikit yg berupa pendatang alias wisatawan jg. Dan hal itu masih bisa dianggap wajar, dimana-2 juga ada yg seperti itu apalagi tempatnya ramai dan banyak hiburan malamnya...

    Yang disayangkan dari film ini adalah kalo sampai timbul image bahwa Kuta (dan Bali nantinya) hanya sebagai tujuan objek wisata s*ks semata. Padahal kesan pariwisata Bali dari dulu sampai sekarang lebih ke image religius dan keindahan alamnya. Mungkin hal ini keliatan gak terlalu penting buat kita, tapi buat pelaku pariwisata di Bali image ini sangat penting untuk kelangsungan dan arah perkembangan pariwisata di Bali selanjutnya.

    Makanya menurutku wajar aja kalo warga Kuta bereaksi keras dengan film tersebut.



    Sori yah kalo ada yg gak setuju...
    cuma mau membagi sedikit sudut pandang aja karena kebetulan aku tinggal di Bali, walaupun bukan penduduk asli sini alias cuma pendatang.
    Tapi aku sudah cukup lama jatuh cinta sama pulau Dewata ini:angel:
     
  9. adee M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 29, 2009
    Messages:
    200
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +14 / -0

    bener banget tuh, saia juga orang bali yang sangat menyayangkan hal ini terjadi

    dimana mana pasti hal seperti ini juga ada, cuman ada yang udah terekspose n belom aja

    tapi, apapun yang terjadi, bali adalah my home forever
     
  10. josher M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 16, 2009
    Messages:
    1,498
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,354 / -0
    temenku pernah ke pantai kuta, eh ditawar sama bule
    dikira gigolo kalee :haha:
     
  11. smkosasih M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,341
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,187 / -0
    waw, rahasia umum...
    akhirnya terkuak juga lewat film dokumenter..
     
    • Like Like x 2
  12. kaeruxchan M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    580
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,323 / -0
    alamak :kaget:
    sampe segitunya????
     
  13. Marx_Saint M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 5, 2009
    Messages:
    3,991
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +15,932 / -0
    Kuta = surganya gigolo. :yareyare:

    Untung dipublikasikan jadi bisa ambil tindakan selanjutnya, kalau tetap diam begini bisa repot nantinya. :hihi:

    ^^
     
  14. haineko M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 9, 2009
    Messages:
    1,123
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +5,522 / -0
    :yareyare:
    toh para prianya mungkin hanya ingin bersenang2, trus ce2 bulenya juga don't mind.....biarin aja lah asal jangan sampe ada yg kena penyakit dah :awas:
     
  15. gembelkuasa M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 18, 2008
    Messages:
    618
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +5,034 / -0

    emang iya ya? surganya gigolo.... :hahai: lebay ni brooo...
     
  16. blueplanetto M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    2,905
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +7,826 / -0
    iya kek, dari pada di biarin bisa makin :hihi: sekarang apa tindakan warga kuta/aparat untuk mencegah hal itu berkembang ______ :lalala:
     
    • Like Like x 1
  17. modjokujo M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 13, 2009
    Messages:
    1,191
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +5,558 / -0
    :yareyare:
    bingung nanggepinnya niihh..

    mu nolak pernyataan film kaya gini, tp kenyataannya di sana emank kaya gitu..
    tapi mau mengiyakan juga berarti menjelekkan bangsa sendiri..
    seperti simalakama niihh..
    ckckck..

    ane abstain aja deeh..
    pura2 :zzzz:
     
  18. NuRaider M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,864
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,567 / -0
    wah ada apa yah dibalik tujuan dibuatnya film dokumenter ini...

    yang buat orang darimana sih tuh...

    ada tujuan lain keknya nih..

    hmmmmm....
     
  19. kaeruxchan M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    580
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,323 / -0
    yg buat orang india kalo ga salah namanya Amit Virmani
     
  20. gunner Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 27, 2009
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    bisnis seperti ini, dibelahan dunia manapun, selalu ada di tempat2 wisata.....
     
  21. shinobi32 M V U

    Offline

    Forza Inter!

    Joined:
    Jul 31, 2008
    Messages:
    18,337
    Trophy Points:
    242
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +72,205 / -10
    hal ginian kan emang udah biasa, cumn egk di ekspos aja.
    tapi sayangnya yang ngekspos orang luar.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.