1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekarang kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Facebook Tuduh Model Bisnis Apple Menyakiti Bisnis Kecil di Tengah Pandemi Global COVID-19

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Aug 15, 2020.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    3,276
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +99 / -0
    Facebook bergabung dalam daftar para pengembang yang secara terang-terangan mengkritik Apple akan kebijakan pembagian pemasukan dari pembelian dalam aplikasi iOS di App Store, dan menyebut bahwa struktur bisnis Apple menyakiti bisnis-bisnis kecil di saat pandemi global seperti sekarang ini.

    Pada Jumat (14/8/2020) kemarin, Facebook meluncurkan fitur event berbayar di 20 negara yang menawarkan berbagai bisnis untuk menerapkan tarif bagi orang-orang yang ingin mengakses video live-stream seperti kelas yoga atau seminar.

    Namun menurut raksasa sosial media itu, Apple menolak untuk meniadakan atau mendiskon potongan 30% yang diberlakukan Apple terhadap segala in-app purchase yang terjadi di aplikasi perangkat iOS serta melarang Facebook bertransaksi secara langsung dengan para pelanggannya di platform Apple (iOS, iPad). Ini berarti tarif yang diberlakukan para pelaku bisnis livestream kecil-kecilan via Facebook terpaksa memasang tarif lebih mahal dari seharusnya.

    Di sisi lain, Alphabet Inc., selaku perusahaan induk Google sebenarnya juga memberlakukan jumlah potongan yang sama, 30%, bagi setiap in-app purchase di platform Android. Hanya saja mereka mengizinkan Facebook untuk bertransaksi lansung dengan para pelanggannya di Android sehingga tidak perlu membayar potongan 30% tersebut.

    Facebook sendiri mengaku tidak akan menarik potongan apapun dari fitur baru mereka tersebut, dengan alasan membantu memulihkan perekonomian lewat dukungan terhadap para pelaku usaha kecil.

    "Membantu bisnis-bisnis kecil untuk pulih dari [pandemi] COVID-19 sangat penting sehingga seluruh perusahaan teknologi sudah seharusnya membantu," ungkap Fidji Simo, kepala dari aplikasi utama Facebook, seperti dikutip dari Bloomberg News.

    Komplain Facebook datang sehari setelah Epic Games menuntut Apple dan Google setelah kedua perusahaan menarik Fortnite mobile dari App Store dan Google Store karena Epic mencoba menerobos sistem pembagian hasil 30% dari platform Android dan iOS.

    Sebelumnya, Apple tidak memberlakukan kebijakan pembagian hasil 30% tersebut terhadap bidang jasa yang dijalankan di platformnya, seperti kelas online dan seminar atau tutorial memasak. Mereka hanya memotong pemasukan dari produk-produk digital. Hanya saja dengan adanya pandemi global COVID-19, pasar layanan jasa virtual meningkat pesat dan Apple pun memutuskan bahwa layanan semacam itu juga dikenai pemotongan hasil sebesar 30%.



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.