1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Dua Polisi Menangis Usai Dibekuk Propam

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by joewono, Aug 10, 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. joewono Veteran
    AMVC CONTRIBUTOR

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Dec 28, 2010
    Messages:
    41,134
    Trophy Points:
    277
    Ratings:
    +1,094,422 / -5
    STOP PUNGLI DI JATENG*

    TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG*- Sekitar 10 oknum*polisi*dari Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang ditangkap oleh Direktorat Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng, sejak Kamis (7/8/2014) pagi hingga Sabtu (8/8/2014) sore.*Mereka diduga melakukanpungutan liar (pungli)*kepada puluhan bahkan ratusan sopir truk yang hendak lewat di Jembatan Comal, Pemalang.

    Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, penangkapan pertama dilakukan di sekitar Jembatan Comal, Kamis (9/8/2014) malam. Saat itu, oknum yang ditangkap langsung oleh petugas Propam Polda Jateng bernama Aiptu T dan Briptu Dn. Saat tertangkap tangan itu keduanya menangis. Dua oknum*polisi*itu kemudian "bernyanyi" dan menyebutkan sekitar delapan orang temannya yang juga diduga menerima pungli.

    Sistem pungli ini tergolong rapi karena oknumpolisi*melibatkan warga setempat yang berperan sebagai kurir. Peran kurir ini sebagai pengumpul uang dari sopir truk kemudian diserahkan kepada oknum*polisi*yang berjaga. Kurir juga berperan sebagai juru lobi yang menentukan tinggi rendahnya pungli. Besaran pungli berkisar Rp 100 ribu - Rp 300 ribu. Pungli hanya dikenakan kepada truk-truk yang tonase lebih dari 10 ton.

    Warga Desa Jatirejo Gg 1 Ampelgading, Pemalang, Slamet, mengatakan, kejadian penangkapan*polisi*yang melakukan pungli di sisi Barat Jembatan Comal terjadi pada Sabtu (9/8/2014) sekitar pukul 01.30. Tiba-tiba ada mobil Avanza hitam yang berhenti persis di depan minimarket, Desa Jatirejo, Ampelgading.

    Dari mobil tersebut turun beberapa orang pria yang langsung menangkap seorang anggotapolisi*karena kedapatan melakukan pungli. Pada meja depan swalayan ditemukan uang dalam jumlah banyak.

    Sebelum membawa pergi seorang*polisi, pria itu sempat membawanya berbincang cukup lama di dalam minimarket.

    "Polisi yang ditangkap itu disuruh membuka seragamnya, jadi telanjang dada. Terus habis itu langsung dibawa masuk ke mobil dan pergi," kata Slamet kepada Tribun Jateng, kemarin.

    Slamet menambahkan, para warga yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa terdiam dan menonton dari kejauhan "Warga sekitar sini kumpul semua, banyak banget jumlahnya jadi geger malam itu," kata Slamet.

    Sebenarnya pada saat kejadian ada enam orang*polisi. Namun dia melihat cuma ada satupolisi*yang dibawa ke dalam mobil. "Waktu kejadian itu,*polisinya semua pada nangis. Mungkin minta ampunan tapi nggak bisa," kata Slamet.

    Menurutnya, aksi pungli terjadi sudah sejak lama, tepatnya saat Jembatan Comal selesai dilakukan perbaikan darurat. Saking seringnya, para warga pun menganggap hal itu bukanlah suatu yang aneh.

    "Satu truknya tiga ratus ribuan, sehari mungkin bisa sampai puluhan juta. Tapi aksi pungli biasanya dilakukan saat malam. Mungkin biar nggak ketahuan warga," katanya.

    Seorang karyawan minimarket, Hadi mengatakan dirinya tidak mengetahui betul kejadian penangkapan itu. "Tiba-tiba dua orang masuk terus ngobrol lama sekitar satu jam, duduk-duduk biasa. Tapi saya nggak tahu yang dibicarakan apa karena jaraknya terlalu jauh," katanya.

    Saat dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Hendra Supriatna mengakui adanya penangkapan 10 oknum*polisi*tersebut. "Semuanya dari Satlantas Polres Pemalang, paling tinggi pangkatnya Aiptu. Awalnya kami menangkap dua oknum yang saat itu menangis-nangis, dari keduanya kemudian berkembang menjadi 10 orang. Sebanyak 4 oknum masih dalam perjalanan (dari Pemalang ke Mapolda Jateng)," kata Hendra kepada Tribun Jateng, Sabtu (9/8/2014) sore.

    Hendra menceritakan bila dirinya langsung memimpin penangkapan para oknum Satlantas. Hendra menerima informasi dari sejumlah sopir truk terkait adanya pungli tersebut.*"Sistemnya cukup rapi. Saya masih menyelidiki dan saat ini masih kami periksa. Saya akan pantau dan terus tindak tegas pungli seperti ini," terang Hendra.

    Kasatlantas Polres Pemalang, AKP Davis Busen, enggan memberikan komentar terkait sejumlah oknum*polisi*dari Satlantas Polres Pemalang yang diduga melakukan pungli.

    "Kalau masalah itu (pungli) maaf saya tidak bisa memberikan komentar. Silakan tanyakan langsung ke Kabag Humas atau pak Kapolres. Tapi kalau mau tanya terkait pengamanan lalu lintas di Jembatan Comal silakan," kata AKP Davis Busen, Sabtu (9/8/2014).

    Dia mengatakan, kemarin malam kondisi lalu lintas di Jembatan Comal terpantau ramai lancar. Truk-truk bertonase besar tidak diperbolehkan melintas. Pihaknya bersama Dinas Perhubungan dan TNI terus mengantisipasi jika ada pengendara kendaraan besar yang membandel.

    "Jika ada yang membandel maka kami akan suruh pengendara truk memutar arah," katanya.

    Tim juga berjaga-jaga melakukan filter sebelum Jembatan Comal, pada arah Semarang kendaraan akan disaring di Pos Gandulan, sedangkan dari arah Jakarta kendaraan akan disaring dari Pos Taman.

    Seperti diberitakan sebelumnya, aturan batas maksimal kendaraan yang boleh melintas di Jembatan Comal telah diubah. Jika sebelumnya batas maksimal 10 ton, sekarang ada tambahan toleransi sekitar dua hingga ton.

    Namun menurut Davis Busin toleransi berat maksimal itu hanya berlaku bagi kendaraan dengan muatan tertentu di antaranya truk bermuatan bahan pokok dan bus besar pengangkut penumpang.*"Bus besar jika penumpangnya penuh beratnya sekitar 12 ton, truk kontainer kosong juga boleh melintas," katanya.

    Truk besar yang tidak bermuatan sesuai ketentuan itu tetap dilarang melintas Jembatan Comal. Mereka akan diminta untuk memutar arah dan disarankan melewati jalur selatan.

    Menurutnya, yang menjadi kendala, yakni banyak sopir truk yang meski telah mengetahui Jembatan Comal tidak bisa dilintasi kendaraan besar, mereka tetap ngeyel melintasi Pemalang, hendak melintasi Jembatan Comal. Alhasil, petugas pun kewalahan untuk memutar balikan truk tersebut.





    http://m.tribunnews.com/regional/2014/08/10/dua-polisi-menangis-usai-dibekuk-propam


    -•○● Sent from my GT-I9500 using Tapatalk ●○•-
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. jengkelinih M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 6, 2011
    Messages:
    9,380
    Trophy Points:
    187
    Ratings:
    +7,080 / -1
    Baguslah .. tangkapin aja oknum2 yang kayak gini :rokok:
     
  4. riohcx M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 3, 2011
    Messages:
    2,986
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +11,562 / -24
    pake nangis segala :lol:
    berani berbuat harus berani tanggung jawab, polisi kok mewek:ngupil:
     
  5. joewono Veteran
    AMVC CONTRIBUTOR

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Dec 28, 2010
    Messages:
    41,134
    Trophy Points:
    277
    Ratings:
    +1,094,422 / -5
    Sejak kapan polisi mengakui kesalahannya :ngupil:

    -•○● Sent from my GT-I9500 using Tapatalk ●○•-
     
  6. Harunaholic M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 31, 2013
    Messages:
    4,139
    Trophy Points:
    187
    Ratings:
    +77,752 / -1
    Nangis karena merasa menyesali perbuatannya ato cuman nangis karena ketangkap nih jangan2? :rokok:
     
  7. wedangga12 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jun 18, 2013
    Messages:
    2,383
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +3,226 / -0
    satu truk 300 ribu, kaya mendadak itumah polisi, sial banget dah :lempar:
     
  8. soliqina M V U

    Offline

    Red Devils

    Joined:
    Aug 21, 2013
    Messages:
    5,866
    Trophy Points:
    192
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,047 / -0
    Ngapain nangis,,, sapa suruh pak,,, air mata buaya,,,
     
  9. sakubakugan M V U

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Oct 21, 2009
    Messages:
    15,080
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,215 / -1
    nangis :puff:
    you reap what you sow dude [​IMG]
     
  10. boltzz123 M V U

    Offline

    Inocence User

    Joined:
    Jul 8, 2009
    Messages:
    12,423
    Trophy Points:
    257
    Ratings:
    +52,564 / -585
    yah polisinya lemah bgt pake nangis [​IMG]

    padahal pas jadi pungli pasti preman mode [​IMG]
     
  11. sai0506 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Dec 25, 2011
    Messages:
    7,650
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +3,281 / -0
    teruskan razia polisi yang melakukan pungli :top:
     
  12. salimboy M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 19, 2011
    Messages:
    1,249
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +691 / -0
    tangisan buaya itu mah :obnangis:
    emangnya anak kecil , nangis biar gak diomelin
     
  13. 456bogor M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 15, 2009
    Messages:
    959
    Trophy Points:
    56
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +42 / -0
    makanya jangan pungli, mendingan lurus lurus aja dah
     
  14. bayuparwata M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 31, 2013
    Messages:
    8,506
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +35,477 / -0
    kirain nangis karna apa???
    eh tukang pungli sih,,,, tngkep aja silakan,, eh masak pakpol nangis sih??
    :sigh:
     
  15. Ranggawuni M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 30, 2011
    Messages:
    628
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +150 / -0
    ga nyetor ke atasan sih, makanya ditangkep

    lanjutkan mas bro [​IMG]
     
  16. lokon40 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    1,270
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +3,517 / -0
    Lha waktu malak di jalan apa ga mikir klo ketangkep resikonya gimana?

    Emang dia peduli waktu orang orang yang diperes pada nangis?
     
  17. andikahrs Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 24, 2011
    Messages:
    95
    Trophy Points:
    21
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1 / -0
    Harusnya dari dulu kyk gni
     
  18. Midwave_invaders M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 30, 2014
    Messages:
    563
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +30 / -0
    polisi kok nangis ??
    :???:
    cengeng ah
     
  19. gufee M V U

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    11,044
    Trophy Points:
    226
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +27,160 / -0
    banyak sih oknum2 yg bener merugikan negara

    bukanya memberi contoh yg baik, malah para okonum memberikan contoh yg tidak baik
     
  20. ujeofficedesk Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 8, 2014
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    salut ma polda jateng.
    langsung tanggap setelah dpt laporan dari para sopir truk.
     
  21. littletaeng M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 16, 2013
    Messages:
    1,689
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +21,041 / -1
    bagus yang suka minta pungli gini harus ditangkepin.. salut sama atasannya yang nangkep :top:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.