1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Demi Bertahan Hidup, Anak Pengungsi Yazidi Minum Darah Orang Tua

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by keemchee, Aug 21, 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. keemchee M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,563
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,044 / -7
    [​IMG]

    VIVAnews - Masyarakat Yazidi di Irak, yang terpaksa mengungsi akibat takut dibantai oleh kelompok militan Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS), hidup dalam situasi memprihatinkan. Korban yang paling merasakan penderitaan adalah anak-anak.

    Stasiun televisi Sky News edisi pekan lalu menggambarkan, untuk bertahan hidup, anak-anak ini terpaksa meminum darah orang tuanya agar tidak mati kehausan. Para orang tua terpaksa memilih jalan ini, karena mereka sudah kehabisan akal.

    Hingga pekan lalu, total terdapat 6.000 hingga 8.000 pengungsi warga Yazidi yang kabur dari rumahnya dan membuat kamp di jalan-jalan di Provinsi Dohuk. Menurut laporan reporter Sherine Tadros di kamp Zakho, kondisi di tempat pengungsian serba minim.

    Tidak ada listrik yang mengalir dan hanya terdapat tiga hingga empat toilet untuk digunakan bersama-sama.

    "Mereka menceritakan kepada kami kisah-kisah menyeramkan. Seorang pria baru saja mengatakan, bahwa dia melihat empat anak mati akibat kehausan. Tidak ada tempat untuk mengubur mereka di gunung," ujar Tadros.

    Alhasil, mereka hanya menempatkan batu di atas jasad anak-anaknya.

    "Sementara pria lain mengatakan anak-anak mulai merasa haus, sehingga para orang tua mulai melukai tangan mereka sendiri dan memberikan darah mereka sebagai minum," kata Tadros.

    Bahkan, lanjut Tadros, untuk bisa mencapai ke lokasi pengungsian, perjalanan yang dilalui oleh warga minoritas ini tidak mudah. Mereka berjalan kaki selama 12 jam.

    Tiba di kamp darurat, kondisi yang dilihat para pengungsi juga tidak lebih baik. Sebagian dari mereka datang dalam keadaan terkena luka tembak. Mereka masih bisa bertahan, karena adanya makanan dan air yang dibawa oleh warga setempat.

    "Masih ada krisis kemanusiaan yang besar. Apa yang saya saksikan benar-benar membuat meyakitkan," ungkap warga Kurdi Taban Shoresh.

    Shoresh menyebut, para pengungsi tidak memiliki apa pun. Mereka tidak memiliki pakaian, makanan, dan air.

    "Mereka kehausan. Bahkan, sepatu yang mereka gunakan rusak, karena cuaca di sini begitu panas dan terpapar matahari," imbuh Shoresh.

    Cara lain yang digunakan untuk selamat dari kejaran kelompok militan ISIS yaitu, warga Yazidi membayar agar bisa diselundupkan menuju ke Turki. Kadang, mereka terpaksa harus melewati lahan pertambangan. (ren)



    sumber
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. bayuparwata M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 31, 2013
    Messages:
    8,506
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +35,477 / -0
    wahhh :shock: ngasi darah sendiri buat anak krna kehausan,,,, :terharu:
    miris bgt sihh situasi disana ,,, ga ada bala bantuan gitu kah?? :???:
    Kita jgn mpe bgitu yaa :yareyare:
     
  4. villamind Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 9, 2009
    Messages:
    61
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +4 / -0
    aduh kesian banget ngebacanya....

    emang belum ada pihak yang memberi bantuan?
     
  5. jengkelinih M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 6, 2011
    Messages:
    9,380
    Trophy Points:
    187
    Ratings:
    +7,075 / -1
    yazidi itu apakah yahudi?? :iii:

    kok bisa bala bantuannya datang telat? biasanya paling cepat kan klo masalah ginian :iii:
     
  6. omi M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Dec 20, 2010
    Messages:
    5,986
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +6,315 / -1
    jengkelinihjengkelinih

    yahudi.. yahudi..
    yazidi beda lagi..
    VIVAnews - Perhatian dunia kini mengarah pada Gunung Sinjar di sebelah baratlaut Irak, tempat etnis Yazidi mencari aman dari kejaran kelompok ISIS. Sejak ratusan tahun lalu, kelompok agama minoritas ini memang jadi sasaran kekerasan karena kepercayaan yang mereka anut.

    Diperkirakan ada sekitar puluhan ribu hingga ratusan ribu warga Yazidi yang tersebar di Irak, Suriah dan Turki. Komunitas ini paling banyak berkumpul di wilayah Kota Lalesh dan Sinjar di Irak. Wilayah utara Mosul ini mereka huni sejak ratusan tahun lalu, tidak heran banyak terdapat situs-situs suci dan desa-desa leluhur di sini. Penganut Yazidi dari seluruh dunia kerap ziarah ke kota ini.

    Kota ini terletak hanya terpaut 40 mil dari garis depan wilayah yang dikuasai militan Negara Islam - nama baru ISIS. Akhirnya, ribuan warga Yazidi terpaksa harus mengungsi cari aman ke gunung Sinjar, wilayah yang kering tanpa air dan hasil bumi. Akibat eksodus ini, banyak warga Yazidi tewas. Bukan kali ini saja etnis berbahasa Kurdi ini jadi sasaran kekerasan. Menurut Mathew Barber, ahli sejarah Yazidi dari Universitas Chicago, dikutip dari National Geographic, kaum ini telah 72 kali menjadi sasaran genosida atau percobaan pemusnahan etnis.

    Hal ini terjadi karena Yazidi dituduh memiliki kepercayaan menyembah setan. Agama Yazidi sekilas seperti perpaduan antara Islam, Kristen dan Zoroaster. Yazidi beriman kepada Tawusi Melek, malaikat yang menentang Tuhan, yang dipercaya adalah perantara antara manusia dan Sang Pencipta. Dalam bahasa lain Tawusi Melek berarti "setan", itulah mengapa umat agama lain menganggap Yazidi adalah penyembah setan. Fatwa-fatwa lantas bermunculan untuk memerangi mereka.

    "Mereka dituduh seperti ini sejak abad ke-16 dan 17. Tapi ini bukanlah penyembahan pada setan yang kita kira. Orang Yazidi sendiri tidak menganggap Tawusi Melek sebagai tokoh jahat yang harus dipuja," kata Christine Allison, Professor Studi Kurdi dari Universitas Exeter, Inggris, dikutip dari CBS. Pada Kekhalifahan Ottoman di abad ke-18, kaum Yazidi jadi korban kekerasan karena menolak masuk dalam militer. Menurut Allison, ribuan penganut Yazidi terbunuh saat itu, kuil-kuil mereka dihancurkan dan pangeran mereka didesak pindah agama.

    Pada pemerintahan Saddam Hussein, masyarakat Yazidi aktif dalam pergerakan nasionalis Kurdi. Saat kebijakan Arabisasi Saddam Hussein dicanangkan, Yazidi menjadi korban. Akibat tuduhan-tuduhan dan kekerasan tersebut, masyarakat Yazidi tumbuh menjadi etnis yang tertutup terhadap kebudayaan luar. Mereka tinggal di wilayah terpencil dan terisolasi, bahkan jarang berkomunikasi dengan masyarakat Kurdi lainnya. Mereka juga tidak menerima orang Yazidi yang pindah ke agama lain.

    Farah Pandith, mantan perwakilan khusus komunitas Muslim AS pada masa Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, mengatakan bahwa sekarang Yazidi jadi incaran ISIS. Bukan tidak mungkin di masa mendatang, kelompok lainnya juga akan jadi korban kebengisan pasukan pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu. "Sekarang, Yazidi yang jadi korban. Besok bisa siapa saja. Ini soal memberantas apapun dan siapapun yang tidak sepaham dengan ideologi mereka," kata Pandith.

    kalau soal bantuan, sepertinya karena melihat daerah konflik bisa di pahami mengapa bantuan telat datang..
    mana tahu nunggu situasi agak aman dari kelompok yg bertikai baru bergerak menyalurkan bantuan, jika tidak salah2 bantuan malah di serang kelompok yg bertikai
     
    Last edited by a moderator: Apr 25, 2015
  7. sai0506 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Dec 25, 2011
    Messages:
    7,650
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +3,281 / -0
    kasihan warga Yazidi jadi menderita karena ISIS
     
  8. soliqina M V U

    Offline

    Red Devils

    Joined:
    Aug 21, 2013
    Messages:
    5,866
    Trophy Points:
    192
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,047 / -0
    miris banget,, benar2 parah udh tuh,,, bla bntuannya bkn lgi telat,, tp g datang,,
     
  9. gufee M V U

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    11,044
    Trophy Points:
    226
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +27,152 / -0
    wah udah sejauh itu yah untuk bertahan hidup

    emang udah meresahkan tuh ISIS
     
  10. keiyakufever M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Apr 26, 2011
    Messages:
    7,409
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +71,886 / -0
    seharusnya kn klo ekk gini daha ada bantuan kemanusiaan, apa pda takut ya organisasa internasional untuk nolong mereka karena takut ke ISIS?
     
    Last edited: Aug 25, 2014
  11. bayuparwata M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 31, 2013
    Messages:
    8,506
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +35,477 / -0
    mungkin sja medan munju kesana sangat sulit,, jdi teerlambatnya bukan main :sigh:
     
  12. BataraKala M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 24, 2010
    Messages:
    846
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +428 / -0
    ngeri bener ngasi darah..smoga konfliknya berakhir..
     
  13. Midwave_invaders M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 30, 2014
    Messages:
    563
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +30 / -0
    Ih miris bgt
    :nangis:
    Cepatlah dibantu
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.