1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Pengen ganti nama ID? Plat tambahan? Promo GK? Cek Promo Spesial Hari Kemerdekaan, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  3. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  4. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  5. Pengen hadiah pulsa buat ngisi paketan internet? Ikuti TTS Cartoons 2018 di AMVC CrossWords. Langsung saja jawab, aku tunggu yaaaa!!
  6. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!

Dampak Ledakan Nuklir Diabadikan dalam Pameran Foto

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by ghombalz, Sep 13, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. ghombalz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,468 / -0
    [​IMG]

    Petaka nuklir Chernobyl, Ukraina dan berbagai negara lainnya diabadikan dalam pameran foto "Dampak Berkelanjutan Petaka Nuklir di Rusia, Ukraina, Belarusia, dan Kazakhstan, 25 Tahun Setelah Chernobyl" di Galeri Soemadja, Bandung. Dalam pameran yang berlangsung dari Minggu (11/9) hingga Rabu (28/9), fotografer Robert Knoth dan penulis Antoinette De Jong, mengabadikan dampak ledakan nuklir pada manusia dan lingkungan.

    "Sebenarnya, melalui pameran ini, kami berusaha mengingatkan pada masyarakat bahwa bukan hanya Chernobyl dan Fukushima saja yang mengalami petaka nuklir. Beberapa negara, seperti Kazakhstan, Rusia, dan Belarusia juga patut menjadi perhatian masyarakat," ungkap Kurator Pameran, Malcolm Smith. "Kami ingin menunjukkan bahwa dampak nuklir yang berupa penyakit berkepanjangan itu harus diketahui masyarakat luas," tambahnya.

    Ledakan nuklir di beberapa negara menyebabkan penyakit-penyakit yang sulit untuk disembuhkan, seperti tumor, kanker, kelainan kelenjar tiroid, keterbelakangan mental, dan sebagainya. Research Institute of Radiation Medicine memiliki koleksi janin dan bayi mati karena berbagai cacat yang mereka alami. Sungai tempat pembuangan limbah radioaktif pun digunakan oleh masyarakat untuk berenang dan mandi. Beberapa gedung bahkan tidak bisa ditempati sampai 900 tahun ke depan.

    "Mereka tidak bisa pergi kemana-mana, mereka harus hidup dalam keadaan seperti seumur hidupnya," jelas Malcolm. Dia juga mengatakan bahwa penduduk di daerah yang terdampak takut untuk punya anak, alkoholik, tidak bisa pindah, tidak memiliki tanah, dan tidak punya harta. "Mereka tidak bisa pindah karena tidak punya dana, yang mereka miliki hanyalah tanah tak bernilai," jelas Malcolm.

    sumber
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. sinra Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Jun 26, 2010
    Messages:
    16,982
    Trophy Points:
    267
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +28,246 / -0
    klo kena nuklir udah tamat deh, tanah udah gak bisa diapa2in lagi :sigh:
    jadi tanah tandus mati :sigh:
     
  4. ghombalz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,468 / -0
    kenapa ya manusia kok suka perang???? :???:
    padahal kan enak an damai aja :peace:
     
  5. kumenizm Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jan 15, 2010
    Messages:
    203
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +781 / -0
    coba photo2 nya di share pasti keren tuh
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.