1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Pregnancy [Caring] Mengenal Pre-Eklampsia Berat (PEB)

Discussion in 'Parenting and Pregnancy' started by dinaratnajuwita, Nov 4, 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. dinaratnajuwita M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 4, 2010
    Messages:
    362
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +37,539 / -0
    Berbagi sedikit tentang pre-eklampsia berat, dicuplik dari penelitian yang sedang saya kerjakan :ogpeace:

    PRE-EKLAMPSIA BERAT PADA KEHAMILAN

    Pre-eklampsia berat (PEB) adalah kelainan pada kehamilan yang berhubungan dengan hipertensi. Pre-eklampsia digolongkan pre-eklampsia berat bila ditemukan satu atau lebih gejala berikut : tekanan darah sistolik ≥ 160 mmHg dan diastolic ≥ 110 mmHg (tekanan darah ini tidak menurun meskipun ibu hamil sudah dirawat di rumah sakit dan sudah menjalani tirah baring); proteinuria (adanya protein dalam urin) lebih dari 5 g/24 jam atau 4+ dalam pemeriksaan kualitatif; oligouria (produksi urin kurang dari 500 ml/24 jam); kenaikan kadar kreatinin plasma; gangguan visus (penglihatan) dan serebral (kepala); nyeri epigastrium atau nyeri pada kuadran kanan atas abdomen (perut); edema (terkumpulnya cairan/bengkak) pada paru dan sianosis; hemolisis mikroangiopatik; trombositopenia (rendahnya kadar trombosit/keping darah) berat; gangguan fungsi hepar; pertumbuhan janin intrauterin yang terhambat dan sindroma HELLP (Angsar, 2010).

    Hipertensi dalam kehamilan, terutama pre-eklampsia dan eklampsia, termasuk penyebab utama kematian pada ibu di negara-negara berkembang. Secara global, pre-eklampsia dan eklampsia menyebabkan mortalitas 10-15% ibu. Mayoritas kematian di negara berkembang akibat dari eklampsia, sedangkan di negara maju komplikasi pre-eklampsia lebih sering terjadi (Duley, 2009). Penurunan angka kematian ibu merupakan salah satu tujuan dalam Millenium Development Goals (MDGs). Pada saat ini, angka kematian ibu di Indonesia telah menurun dari 390 pada tahun 1991, menjadi 228 pada tahun 2007 dan 220 pada tahun 2010 per 100.000 kelahiran hidup (RI, 2012; WHO, 2013). Namun, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata di negara-negara ASEAN, yaitu 146 per 100.000 kelahiran hidup. Indonesia berada pada urutan keempat tertinggi setelah Kamboja, Laos, dan Myanmar (Programme, 2011). Menurut laporan KIA provinsi tahun 2011, jumlah kematian ibu yang dilaporkan sebanyak 5.118 jiwa. Penyebab kematian ibu terbanyak masih didominasi perdarahan (32%), disusul hipertensi dalam kehamilan (25%), infeksi (5%), partus lama (5%), dan abortus (1%). Penyebab lain-lain (32%) cukup besar, termasuk di dalamnya penyebab penyakit non obstetrik (RI, 2012). Kematian ibu akibat pre-eklampsia dan eklampsia disebabkan oleh disseminated intravaskular coagulopathy, gagal ginjal akut, kerusakan hepatoselular, hepatic rupture, pendarahan intraserebral, gagal pernafasan, udema paru dan pendarahan setelah melahirkan (Norwitz, Hsu, & Repke, 2002).

    Pada pre-eklampsia, terjadi beberapa perubahan fisiologi salah satunya kegagalan atau tidak lengkapnya invasi trofoblas yang mengakibatkan spiral arteri menyempit dan mengakibatkan plasenta iskemia. Kondisi iskemia dapat menyebabkan kerusakan endotel. Kerusakan endotel tersebut dapat menyebabkan perubahan keseimbangan antara vasodilatasi dan vasokonstriksi, seperti berkurangnya produksi produk vasodilator seperti prostasiklin, peningkatan produksi tromboksan vasokonstriktif yang dapat menyebabkan hipertensi sistemik (Mc Phee, 2006). Pre-eklampsia juga dihubungkan dengan peningkatan respon inflamasi dibandingkan dengan kehamilan tanpa komplikasi (Redman et al, 2003). Pada pre-elampsia, baik monosit maupun granulosit diaktivasi dan sitokin pro-inflamasi dilepaskan ke sirkulasi (Vince et al, 1995). Peningkatan konsentrasi sitokin pada pre-eklampsia adalah stimulus potensial untuk aktivasi nicotinamide adenine dinucleotide phosphate oxidase, yang menyebabkan peningkatan superoksida (Redman et al, 2003).

    Untuk ibu hamil yang mempunyai resiko terjadinya pre-eklampsia, dapat dilakukan pencegahan secara nonmedis maupun secara medis. Pencegahan non medis adalah dengan tanpa pemberian obat. Cara yang paling sederhana adalah melakukan tirah baring. Hendaknya diet ditambahkan suplemen yang mengandung minyak ikan yang kaya asam lemak tak jenuh (misalnya omega-3), anti oksidan (misal vit C, vit E), dan elemen logam (misalnya zinc, magnesium, kalsium). Pencegahan secara medis misalnya dengan antitrombotik (aspirin dosis rendah, dipiridamol) dan suplementasi antioksidan.

    Namun bila ibu sudah masuk dalam kategori pre-eklampsia berat dan eklampsia, dilakukan pengobatan dengan pemberian obat antihipertensi, anti kejang, pengelolaan cairan, pelayanan supportif terhadap penyulit organ yang terlibat dan saat yang tepat untuk persalinan
    .


    Jadi intinya ibu2, rutin periksakan diri ke dokter selama kehamilan ya.... Deteksi dini lebih baik, jangan sampai ga ketahuan, tau2nya udah sampai tahap komplikasi...
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. ernimulyandari M V U

    Offline

    ~ 에르니~

    Joined:
    Jul 6, 2012
    Messages:
    9,283
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,146 / -0
    Apa itu Preeklamsia....:???:


    Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dan kelebihan protein dalam urin



    Biasanya tekanan darah diatas 130/90 (normal tekanan darah adalah 120/80)
    Disebut preeklamsia jika kehamilan lebih dari 20 minggu
    Preeklamsia biasanya terjadi pada kehamilan pertama



    Penyebabnya masih kurang jelas, diduga karena kondisi plasenta yang tidak tertanam dengan baik, kekurangan oksigen, atau gangguan pembuluh darah pada ibu​
    Bisa juga dikarenakan faktor makanan



    Kekurangan Kalsium (Kalsium dapat membantu menjaga pembuluh darah dan menjaga tekanan darah tetap normal)
    Kekurangan / Kelebihan Protein
    Minyak Ikan, Vitamin D dan beberapaa jenis makanan tertentu


    Bagaimana cara mencegahnya....:???:


    Cek kesehatan secara rutin



    Cek tekanan darah minimal 1 bulan sekali
    Mengkonsumsi makanan yang bergizi



    Makan makan yang bergizi, kurangi konsumsi garam, makanan yang berlemak, dan istirahat yang cukup​
    Jangan sembarangan minum obat



    Selalu konsultasi dengan dokter agar dosis obat terjaga dan aman bagi janin


    Sumber: Solopos.com


    [​IMG]
     
    • Like Like x 28
  4. belajar44 Members

    Offline

    Joined:
    Dec 16, 2014
    Messages:
    3
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +0 / -0
    Preeklamsia ini apakah bisa menyebabkan keguguran pada janin ?
     
    Last edited by a moderator: Dec 17, 2014
  5. ilm Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 15, 2011
    Messages:
    7,391
    Trophy Points:
    287
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,027 / -1
    Preeklamsia ini hitungannya bukan lagi keguguran karena dikatakan Preeklamsia bila usia kandungan sudah di atas 20 minggu. cmiiw :maaf:

    untuk pengaruh pada janin lebih ke pertumbuhan yang terhambat, lahir prematur, hingga kematian janin dalam rahim /kjdr bahkan dapat menyebabkan kematian ibu..
     
    • Like Like x 1
  6. HateLove M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 12, 2011
    Messages:
    419
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +482 / -0
    Bisa menyebabkan keguguran dan atau bahkan kematian sang ibu...

    Yang sebelumnya tak mempunyai riwayat hipertensi pun bisa terkena...
    Rajin periksa kehamilan untuk mencegah dan mengobati sejak dini kehamilan..
     
  7. ilm Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 15, 2011
    Messages:
    7,391
    Trophy Points:
    287
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,027 / -1
    Kalo punya riwayat hipertensi sebelum hamil biasanya nd disebut preeklampsia lagi. Masalah lain lagi kalo itu.. Hipertensi dalam kehamilan.. Cmiiw :maaf:
     
  8. ilm Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 15, 2011
    Messages:
    7,391
    Trophy Points:
    287
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,027 / -1
    Kalo punya riwayat hipertensi sebelum hamil biasanya nd disebut preeklampsia lagi. Masalah lain lagi kalo itu.. Hipertensi dalam kehamilan.. Cmiiw :maaf:
     
  9. HateLove M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 12, 2011
    Messages:
    419
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +482 / -0
    Ouh gitu ya.. Jadi kalau sebelumnya mempunyai riwayat hipertensi di sebut hipertensi dalam kehamilan??

    Beda lagi dengan eklampsia ya ilm? Yang sampai kejang gitu kabarnya....
     
    • Like Like x 4
  10. ZeePee Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Aug 24, 2010
    Messages:
    15,214
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +77,749 / -0
    di keluarga saya darah rendah (termasuk saya), dan saya terkena preeklampsia.

    waktu dekbay keluar, kondisi plasenta sudah lepas di dalam kandungan, jadi memang suplai nutrisi buat dekbay di dalam perut sudah mengkhawatirkan.

    yang paling gak nguatin nyeri di atas abdomen, sampe ga bisa tidur sama sekali...



    oia, mau tanya donk, tirah baring itu apa ya? :???:
     
    • Like Like x 3
  11. ilm Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 15, 2011
    Messages:
    7,391
    Trophy Points:
    287
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,027 / -1
    Iya, kak telo :hmm:

    Eklampsia itu kelanjutan dr preeklampsia.. Jd klo tdk ditangani preeklapsia akan jadi Eklampsia. Gejalanya bisa sampe kejang bahkan tidak sadar :ohno:

    Itu salah satu akibat preeklampsia paling bahaya, keadaan terlepasnya plasenta sebelum debay lahir atau solusio, ditandai pelepasan darah sedikit2 dr jalan lahir, nyeri perut hebat karena penumpukan darah d dalam perut, kondisi ini kalau tidak cepat ditangani, bisa menyebabkan kematian..
    Alhamdulillah kk sehat2 saja :matabelo:


    Tirah baring --> bedrest.. Istirahat total nd boleh bergerak dr tempat tidur :maling:

    Cmiiw :maaf:
     
  12. ilm Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 15, 2011
    Messages:
    7,391
    Trophy Points:
    287
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +12,027 / -1
    Waspada 5 Tanda Berbahaya

    Pre-eklampsia adalah keadaan hamil yang disertai dengan beberapa tanda berikut:
    1. Tekanan darah yang tinggi (lebih dari 140/90 mmHg)
    2. Bengkak pada bagian-bagian tubuh secara menyeluruh (jika urin diperiksa akan menunjukkan terdapat protein dalam jumlah besar pada urin)
    3. nyeri kepala mulai dari sedang sampai hebat (tergantung derajat pre eklampsia ringan atau berat)
    4. nyeri pada ulu hati
    5. penglihatan yang terganggu (biasanya dikeluhkan sebagai pandangan yang kabur dan berbayang)


    Saat kehamilan dan ditemukan 5 atau salah satu tanda di atas, jangan menunda untuk segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan yah :hmm:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.