1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

OriFic Caravan World Online

Discussion in 'Fiction' started by Heilel_Realz012, Mar 26, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    Genre : daily life / online game / Action / Fantasy

    Prakata :

    berawal dari keinginan untuk membuat tema fict yang lain, akhirnya terbesit ide untuk membuat cerita medieval fantasy dengan tema life inside online game.
    silahkan dibaca dan jangan sungkan memberi saran / komentar :nikmat:


    [] Caravan World Online []

    the another world have the another life...

    status : Ongoing​


    Namaku adalah Flare_Alastor. Namanya cukup terdengar aneh? Mungkin saja, sebab Ini bukanlah nama asliku. Ya, hanya sebuah nama yang mewakiliku di dalam game online ini Caravan World.

    Game online adalah sesuatu hal yang sangat baru bagiku. Telah bertahun – tahun aku menjalani kehidupan , dan baru sekarang di tengah kepenatan dalam diriku, aku menemukan dunia yang bisa melepaskan semua beban pikiran yang ada di kehidupan nyata. Membaca, menulis, dan mengumpulkan bahan – bahan untuk laporan menjadi kehidupan monoton yang harus terus kujalani. Sejujurnya, aku telah mendapatkan semuanya yang mungkin orang – orang sangat inginkan. Pepatah mengatakan “bersusah – susah dahulu dan bersenang – senang kemudian” aku rasa artinya memang benar begitu adanya.

    Cukup sedikit cerita mengenai kehidupan nyataku, aku akan menceritakan mengenai dunia lain “Dunia Kedua” dimana aku dapat melepaskan semua beban dan juga dapat menjalani hidup atas keinginan dalam diriku sendiri yang tidak dapat aku lakukan di dunia nyata.

    inilah awal mula ceritaku dalam Caravan World Online…
    awal mula dari semua perjalananku dalam memandang sebuah kehidupan yang tidak hanya lahir dalam kehidupan dunia nyata saja.​
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    List id (tokoh dalam cerita) :

    *User id Flare_Alastor
    Chapter 1 picture

    [​IMG]

    *User id Marianne Seelba
    image removed or deleted
     
    Last edited: Apr 4, 2011
  4. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    added chapter 1 part 1 :idws:
    :nikmat:


    Chapter 1 Beginning The New world – part 1


    [] Caravan World Online []

    --- Login Process now ---

    Prepare to online..

    Auto shield Minerva defender activated, Gehenna Firewall 4.0 running, Avalon Hacking Blockade 2.0 turn on, Automatic Pandora Operation System unlocked,

    ~please don’t used the third program or hacking sytem. --- link to system clear

    Process complete… welcome to the new world “Flare Alastor”

    ========


    ~ welcome to Novice training Ground. Please Enable Multi language system to speak Another Country User in game.

    Namaku adalah Flare_Alastor, aku adalah user baru dalam permainan online dengan nama CWO (Caravan World Online). Sebelum memasuki dunia ini sebelumnya aku diminta membuat satu karakter dengan nama, rupa wajah, bentuk tubuh, hingga umur yang begitu detail hingga tidak mungkin ada seorang user-pun yang dapat memiliki rupa yang benar – benar sama denganku. Setelah memilih rupa yang sesuai dengan keinginanku, poin berikutnya adalah aku diminta untuk memilih tempat asal lahir tokoh ini. pemilihan lokasi ini akan sangat besar pengaruhnya dalam perjalanan permainan pertama, dimana user akan cukup lama berkutat di wilayah itu untuk belajar dan juga menaikan level. Semua itu aku ketahui dari sebuah majalah game yang tidak sengaja aku baca di kala adanya keluangan waktu ketika menulis laporan.

    Masih seputar mengenai tempat asal kelahiran dari character yang dibuat, ternyata hal itu juga begitu penting sebab pilihan user akan menjadi pilihan pertama dan akhir dimana character yang dibuat akan tertera dan terdaftar pada server yang bersangkutan. Dalam game ini aku memilih lokasi lahirnya character di “Damascus”. Sesuatu hal yang berbeda yang tidak kulakukan seperti user – user lainnya yang sangat berlomba – lomba untuk mendaftar di wilayah kelahiran regional japan (hingga membuat server [JPN] overload account dan harus diadakan maintenance selama beberapa waktu dari berita di majalah yang kubaca). Bisa aku terka mereka yang berlomba – lomba mendaftar itu adalah japan addict yang ingin berkenalan dengan para pemain dari regional country japan (atau mungkin memiliki alasan lainnya juga).

    Sekarang aku telah masuk dalam dunia ini, ya aku baru saja login dan sekarang berada di wilayah Novice Training Ground Damascus Area.
    Aku melihat kedaerah sekeliling dengan kedua mataku. View penggambaran lingkungan dalam game CWO ini sudah bagus. Detail 3d yang tidak hanya dibuat pada karakter saja, namun pada bagian lingkungan baik tanah, bangunan, kolam berisi air dan juga pemandangan langit biru yang sekarang berada diatas kepalaku telah di manifestasikan dengan begitu baik.

    ‘Pekerjaan seorang pen-desain game dalam menciptakan suasana yang hidup telah cukup bagus..’

    Aku sekarang ini sedang berada di jembatan kayu yang menjadi fasilitas untuk digunakan melewati jurang dalam dengan air yang deras yang memisahkan lokasi dimana aku tadi baru saja login dan sebuah bangunan yang cukup besar dengan tembok putih. Aku kemudian mulai berjalan di jembatan yang pengangannya terbuat dari tali yang diikat bersimpul rumit yang menahan pijakan kaki papan – papan kayu yang tersusun hingga keujung tepian didepanku.

    Aku berjalan dengan pelan sembari melihat kearah bangunan putih itu dan secara samar – samar aku melihat tulisan arab yang tertera di sebuah kain yang ditempel memanjang di dinding bangunan itu. Aku kemudian dengan segera mengaktifkan system Multi Language dan ternyata tulisan itu tertulis “Untuk para pemula silahkan masuk dan menerima barang – barang serta bimbingan dari para instruktur“. Teryata aku telah sampai pada tempat pelatihan pertama para pemula.

    *****

    Bagunan ini cukup besar hingga butuh waktu yang tidak sebentar juga bagiku untuk berjalan dan sampai pada meja NPC (non playable character) yang sekarang tengah duduk dan menulis menggunakan satu helai bulu yang dicelupkan kepada botol tinta berwarna hitam.

    “Permisi.. dimana aku dapat menemukan instruktur pemula di tempat ini?” aku bertanya kepada NPC didepanku, dan ia kemudian menghentikan kegiatannya menulis dan kemudian menatapku.

    “Aku adalah salah satu instruktur ditempat ini. kau adalah Novice (pemula) bukan? Baiklah, silahkan isi dulu formulir registrasi ini.”

    Aku setelah mendengar sosok didepanku, kemudian mengisi formulir registrasi yang merupakan tanda bukti untuk mengaktifkan account ku agar dapat berkeliling di game ini. setelah pengisisan formulir selesai, NPC yang berada didepanku mempersilahkanku untuk menuju kedalam ruangan disebelah kanan untuk mendapatkan informasi dasar bagi para pemula.

    ****

    Sekitar setengah jam waktu dalam game (sekitar 15 menit dalam waktu dunia nyata) aku duduk dan mendengarkan istruktur yang memiliki ciri – ciri, Pakaian berwarna coklat dengan jubah, memiliki kepala botak dengan muka agak gendut dan berkacamata bulat. Di dalam ruangan aku merasakan cukup bosan dengan tutorial dan basic – basic yang diberikan yang cukup menyita banyak waktu. Ternyata semua tutorial beres dan selanjutnya instruktur itu kemudian memberikan perlengkapan – perlengkapan dasar dan menyuruhku untuk pergi kesebuah pintu yang ia tunjukan dengan telunjuknya dimana itu merupakan gerbang untuk pergi ke Caravan World.

    ****

    Al’Mared Dessert

    Lelah, ya aku merasakan lelah… Bar Stamina milikku telah banyak terkuras akibat berjalan cukup jauh sejak tadi. Tidak terbayangkan olehku, ternyata dari tempat novice training ground untuk menuju kota pertama, harus melewati perjalanan yang jauh seperti ini. Jika aku terus memaksakan berjalan terus, aku akan mengalami status faint (pingsan). Ya benar, sebaiknya aku beristirahat terlebih dahulu untuk memulihkan bar staminaku.

    Aku duduk disebuah wilayah bebatuan yang cukup tinggi diantara hamparan luas padang pasir. Aku sekarang tengah terduduk menyender di salah satu batu besar yang diatasnya menjulang melengkung hingga membentuk sebuah symbol seperti lambang bulan. Aku duduk sejenak dan kemudian membuka tas yang sejak tadi aku gendong untuk mengecek isinya.

    “satu buah kompas, botol air dari kulit, pisau kecil, 6 medical potion, dan Peta jalan menuju Damascus. Hanya ini yang instruktur tadi berikan padaku? Haah.. benar – benar barang perlengkapan untuk seorang novice.” Aku mengerutkan keningku dan membuang nafas gusar, karena ternyata instruktur tadi hanya memberikan barang – barang seadanya dan juga tidak memberikan uang sepeserpun padaku.

    Perlengkapan sederhana, dan sekarang Armor yang kukenakan juga begitu biasa. Hanya cotton shirt berwarna coklat dengan lengan panjang dan juga celana berwarna hitam panjang dengan kain berwarna putih yang mengikat di pinggang.

    [​IMG]

    Aku menghela nafas dan memandang kesekeliling daerah tempat dimana aku berada.

    ‘sepi sekali… tidak ada satupun player yang kulihat sedang berjalan di padang pasir luas ini.’

    Aku yang merasakan staminaku sudah mulai pulih kembali, dengan segera aku berdiri dan melangkah keluar dari daerah bebatuan itu. ketika aku baru berjalan sekitar 5 meter dari tempat aku berada sebelumnya, Jauh dari arah belakang diriku muncul kepulan asap yang sedang mendekat kearahku.

    Aku memandang fenomena itu cukup lama dan menyidik – nyidik apa sebenarnya yang sedang kulihat sekarang.

    ‘Ada sesuatu yang datang…’

    ******​
     
    Last edited: Mar 26, 2011
  5. spinx04 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 22, 2009
    Messages:
    1,674
    Trophy Points:
    217
    Ratings:
    +2,537 / -0
    kepalaku maksudnya? :???:
    pen-
    entah kenapa aq merasa bagian yang di bold ga sinkron dengan sambungan sisanya :sigh:, kayaknya ada format kalimat yang lain yang lebih tepat kk :unyil:

    gambar charanya benar2 memudahkan ilustrasi pembaca! :top:
    tapi gambar kaki sebelah kanannya aneh! :lol: seperti kaki kiri dua2 :lol:

    storynya keren! :top:
    pemilihan tempatnya benar2 susah nih, bakal butuh banyak referensi untuk menggambarkan budaya n atmosfir linkungannya! :lol:
    cari mati!:lol:
    :maaf:

    tapi IMO untuk non gamer bakal susah beradaptasi nih kk! :haha:
    mungkin butuh penjelasan2 khusus di post #1 untuk istilah2, misalnya definisi server, NPC, dll :unyil:

    ‘Ada sesuatu yang datang…’[/quote]apa itu? :blink: badai pasir? :blink:
    gerombolan penyamun? :blink:
    kebakaran? :blink: asap beracun? :blink:
    summon phenomenom? :blink:

    ayo jawab! :minta:

    CMIIW :maaf:

    first comment! :elegan:
     
  6. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    @to spinx04

    yuup typo... gak ke cek itu. gomen2.. ~ edited soon

    kurang pas ya tata kalimatnya.. hmmm ntar coba wa edit lagi.

    seperti biasa itu illustrasi iseng. liat aja bentuk outlinenya acak2 an... :peace:
    ntar gambar bagusnya pas buat cover aja deh. :nikmat:


    kalau hanya mengambil tempat eropa. cerita mengenai tempat lain yang jauh dari benua tersebut gak akan tergali. karena salah satu alasan itulah wa tulis sang tokoh lebih memilih server di damascus. tenang aja gan.. banyak tugas kuliah wa di semester kemarin mengenai sejarah Asia Barat dan timur tengah. walaupun mungkin gak semua budaya nya bisa wa masukin, tapi mudah - mudahan atmosfirnya kena.

    ide yang bagus. nanti akan coba wa buat dan taro di first post. thx sarannya :peace:

    tunggu aja update selanjutnya gan :peace:

    thx dah baca..
    brb meneguk teh hangat rasa daun melati lagi :nikmat:
     
  7. Giande M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 20, 2009
    Messages:
    985
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +1,227 / -0
    bau bau sword art online LN
    tapis etting yang beda pemulaan yang beda dan sistem yang beda

    :peace:
     
  8. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    @ for Giande

    wa belum pernah baca itu LN.
    search dulu ahh.. kali aja bisa jadi referensi :D
     
  9. Giande M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 20, 2009
    Messages:
    985
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +1,227 / -0
    cari di forum e-book tuh ada
     
  10. ukid M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Dec 6, 2010
    Messages:
    265
    Trophy Points:
    31
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +21 / -0
    ada apa yah kira2?asap?mungkin musuh atau monster atau kendaraan atau mungkin tukang kue putu?[​IMG]
     
  11. a6h6a6n Members

    Offline

    Joined:
    Mar 9, 2011
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    KK, mana rulesnya nih ?
     
  12. spinx04 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 22, 2009
    Messages:
    1,674
    Trophy Points:
    217
    Ratings:
    +2,537 / -0
    mana nih update-nya? :voodoo:


    ^Giande
    kk udah baca SAO? :???:
    kalo gitu Hack series juga termasuk! :lol:
    half prince juga! :lol:
    IMO terlalu dini untuk dinilai ceritanya mirip/berbau...:fufufu:


    ^heilel

    SAO di sf ligh novel ada, forum manga.

    ^^^
    mau nge-junk jangan di sini donk kk! :piso:
    kalo mau tanya hal2 yang ga ada hubungan sama cerita pergi aja ke lounge n post di situ! :piso:
    rule udah dibuat trit khususnya di sf ni, rule global juga udah ada, cari, buka, dan baca! :piso:

    nb: posting ini jangan di balas. cukup baca n lakukan...
     
  13. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    @for ukid
    ditunggu aj update nya. sekarang tebak - tebakan aja apa yng datang :peace:

    @a6h6a6n
    Rules? rules dalam game (Caravan World Online) maksudnya? masih dalam proses..:keringat:.

    @spinx04
    sabar gan.. masih nulis rules konsep gamenya. storyline mah udah ada :peace:
     
  14. Senruika Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 27, 2010
    Messages:
    26
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +34 / -0
    wakkaka no offence ya, kok serasa yang maen gamenya banyak orang indo sama tagalong lol
     
  15. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    Caravan world bukan game yg terbatas dalam domain tertentu (dalam konsepnya). jadi satu game, servernya terbagi di setiap negara - negara (termasuk indonesia) tahu sendiri mainstream hacking / bot di indo kek gimana? maka pengamanannya dibuat serumit itu :peace:

    klo pemain luar walaupun ada yang nge-hacking system, gak sebanyak di indonesia :nikmat:

    satu game yang dapat menyatukan seluruh player di seluruh wilayah dunia, adalah konsep yg coba wa bikin :peace:


    ===

    btw, tagalong apaan ya?
     
    Last edited: Apr 3, 2011
  16. a6h6a6n Members

    Offline

    Joined:
    Mar 9, 2011
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    ya gan, maksud saya tentang rules game ini. kapan masukin rulesnya, updatenya kapan ?
    tapi lihat kkomen didepan, kayaknya ceritanya mirip HACK dan Yureka nih. Keracunan dari komik itu ?
    :peace:

    NB:buat yang nganggap saya ngejunk, saya ngepost mikir dulu
     
  17. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    update :nikmat:

    Chapter 1 Beginning The New world – part 2


    Aku berdiri terdiam memandang kearah kepulan asap yang semakin lama semakin mendekat. Setelah melihat dengan seksama, ternyata kepulan asap itu adalah sebuah caravan yang terbakar yang sedang ditarik oleh dua ekor kuda berwarna coklat.

    Kusir yang mengendalikan kuda itu terlihat begitu ketakutan dan melajukan kendaraannya begitu cepat untuk menghindari tiga penunggang kuda dibelakangnya yang sedang mengejar.

    Aku yang melihat semua itu hanya bisa terdiam memandang. ketika jarak antara diriku dan caravan itu semakin dekat, para pengejar yang kudefinisikan sebagai bandit melepaskan anak panah berapi yang membakar roda kayu caravan dan juga melukai salah satu kuda yang menariknya, hingga caravan itu oleng dan terjatuh terseret di daratan padang pasir.

    Ketiga penunggung kuda yang mengenakan pakaian hitam dilapisi leather armor dan juga wajah yang diututupi kain, bergerak memutari caravan yang terbakar itu dimana orang – orang yang berada di dalamnya berusaha keluar. Aku melihatnya, ada 4 orang NPC (sang kusir, seorang pemuda remaja, seorang bapak, dan juga seorang gadis kecil belia)

    Aku melihatnya tidak jauh dari tempatku berada, sang kusir caravan yang membawa caravan memohon – mohon meminta ampunan kepada ketiga penunggang kuda itu agar melepaskan mereka. terdengar dikepalaku, salah satu bandit itu turun dari kuda dan berteriak kencang seraya kemudian melukai sang kusir menggunakan sabre miliknya hingga ia sekarat berlumuran darah.

    Ketiga orang yang lain yang ikut naik didalam caravan terlihat begitu histeris dan ketakutan dengan apa yang baru saja terjadi dihadapan mereka.

    ‘Ini adalah game… dan apakah ini adalah quest? Apa aku harus membiarkan mereka semua dibunuh didepan mataku?’

    Aku yang sadar bahwa aku sekarang masihlah seorang novice, kemudian membalikan badanku dan mengacuhkan mereka. aku mendengarnya, teriakan lengkingan pemuda yang begitu memilukan dari arah belakang diriku. Aku yang masih terganggu dengan apa yang kulakukan sekarang kemudian membalikan badanku kebelakang dan melihat para bandit itu telah melukai pemuda remaja dan sekarang tengah menusuk perut dari seorang bapak.
    Gadis kecil yang tengah berlutut mengigil ketakutan terkena cipratan darah dan kemudian berteriak histeris dan menangis.

    Aku yan melihat itu tidak kuasa membiarkan apa yang terjadi didepan mataku. Aku kemudian berlari mendekat dan berteriak mengalihkan perhatian mereka sebelum salah seorang bandit melukai gadis kecil yang sedang menagis ketakutan.

    “Berhenti !!!!”

    Aku berteriak dan berhenti berlari sekitar dua meter dari ketiga bandit itu. para bandit itu memandangku dan kemudian salah satu dari mereka berbicara. “Ini bukan urusanmu. Pergilah. Atau kau ingin bernasib sama seperti mereka.”

    Aku yang menyadari aku hanyalah Novice dan bahkan aku adalah user yang baru saja mulai bermain dan belum belajar apa – apa, sadar bahwa aku sebenarnya tidak memiliki kemampuan untuk mengalahkan ketiga bandit dihadapanku.

    Hanya orang bodoh? Ya benar, aku hanyalah orang bodoh yang mementingkan idealisme ku sendiri bahkan hingga dalam game sekalipun. Hanya demi seorang gadis kecil (Npc) aku mencoba bertikai dengan mereka bandit yang tidak kuketahui level kemampuan bertempur mereka seperti apa.

    “Hai pemuda, kau ingin melindungi gadis kecil ini?” salah satu bandit berkata dengan memadang remeh padaku.

    “Aku tidak peduli dengan dia.. aku hanya tidak senang melihat kelakuan kalian” aku menjawabnya dengan pelan dan sedikit memberikan senyuman sinis kearah mereka.

    Ketiga bandit itu terlihat marah dan memandang tajam padaku. Mereka kemudian melepaskan pedang mereka dari sarungnya dan memegangnya dalam posisi siap untuk menyerang. “Pemuda bodoh.. kau ingin melawan kami bertiga? Bersiap – siaplah mati ditempat ini bersama mereka semua!!!”

    Pertempuran dimulai, ya aku menelan ludah dan kemudian dengan segera mengambil pisau novice yang diberikan oleh instruktur sebelumnya padaku. Kulihat dengan mataku, para bandit itu lalu menaiki kuda mereka kembali dan mengacungkan pedang mereka ke langit.

    Setidaknya mereka telah masuk kedalam perangkapku. Ya aku berhasil mengalihkan perhatian mereka dari gadis kecil itu. tapi apa yang harus kulakukan sekarang? Jika mereka membunuhku, semuanya sia – sia.. mereka pasti akan membunuh gadis itu juga. Cihh posisi yang sulit ditengah semua keterbatasan ku sebagai Novice.

    “Bersiaplah Hai engkau kau Pahlawan Pemberani!!!!!”

    Aku mendengar teriakan salah satu bandit dan kemudian mereka memacu kuda kekar milik mereka yang berwarna coklat dan berlari menuju diriku yang sedang memegang pisau dalam posisi bertahan.
    Semuanya dimulai..

    =====

    Aku membuka mataku secara perlahan dan keadaan sekelilingku terlihat kabur.
    Aku dikalahkan.. ya bodohnya aku. Tidak semua orang bisa membela apa yang ingin dia bela. Tidak semua orang dapat melindungi apa yang ingin dia lindungi. Dan sekarang hasil dari semua idealism ku atas keterbatasan yang ada pada diriku hanyalah kelelahan dan keterbaringan tubuhku didataran berpasir ini. rasa dingin dan tidak dapat bergeraklah yang kurasakan. Ya aku menyadarinya, tubuhku sekarang tengah berlumuran darah.

    “kak.. kakak..”

    Samar – samar aku mendengar suara seorang gadis. Ketika pandanganku mulai jelas, aku melihatnya gadis kecil belia yang sebelumnya kucoba selamatkan sekarang berada disamping diriku dan terlihat sedih menatap keadaan diriku.

    Aku ingin bicara.. tapi aku tidak bisa..
    Inikah system ketika player sedang menunggu kematiannya di tengah ke sekaratannya?
    Haah.. tak kusangka game ini begitu nyata, Bahkan sesuatu hal yang kecil pun dapat kurasakan.

    ====

    “Hei apakah dia akan terus berada pada posisi seperti itu?”

    “kita sudah memberikan life stone padanya. Sebentar lagi ia akan bangun kurasa”

    Pandanganku gelap, namun aku dapat mendengar percakapan orang – orang. Setelah menunggu beberapa saat, aku melihat cahaya dan akhirnya aku dapat melihat keadaan disekelilingku. Walaupun awalnya semuanya samar – samar, namun sekarang setelah menunggu beberapa saat aku dapat melihat jelas keadaan sekelilingku.

    ‘ini kan tempat bebatuan yang tadi sebelumnya kugunakan berisitirahat’

    Aku melihat keadaan sekelilingku. Dan disana aku melihat gadis kecil yang tadi kucoba selamatkan sedang minum air dan disekitarnya terlihat dua orang bertubuh besar dengan menggunakan jubah panjang yang menutupi tubuh mereka dan hoody yang menutupi wajah mereka.

    “Akhirnya dia sadar..” salah satu sosok berjubah berbicara dan memandangku. Kata – kata dirinya kemudian mengalihkan perhatian gadis kecil dan temannya yang kemudian membuat mereka lalu beranjak mendekatiku.

    “Hei kamu baik – baik saja?” salah satu sosok berjubah mendekatiku dan berbicara.

    “Siapa kalian” aku berkata dan mencoba menggerakan tubuhku yang terasa kaku akibat banyak sekali balutan perban.

    sosok yang berada didepanku itu kemudian menyingkap tudung yang menyelimuti mukanya dan memperlihatkan wajahnya yaitu pria dewasa dengan rambut disisir kebelakang berwarna putih dengan kumis dan janggut tipis dan sediit luka disekitar pipinya.

    “Namaku ada Albreid anggota kesatuan ksatria penjaga padang pasir. Dan dia patnerku Lin Hsuu.”

    Akhirnya aku menyadari, ternyata kedua sosok berjubah ini adalah player sama sepertiku. Jauh dari tempat ku berada, Patner dari pria dewasa yaitu Albreid kemudian melangkah mendekatiku dan kemudian menyingkap tudung yang menutupi mukanya sembari berjalan.

    “Kau cukup pemberani bagi seorang Novice yang mencoba melawan Enemy dengan level setingkat medium seperti tadi“ sosok itu berkata padaku yang ternyata adalah seorang gadis dengan rambut berwarna hijau pendek sebahu dengan bola mata biru dan lipstick merah yang mewarnai bibirnya yang indah merekah.

    “Aneh.. seharusnya kalian tertawa melihat kenekatan yang kulakukan..” aku berkata sembari memalingkan muka pada mereka semua.
    Albreid kemudian tersenyum dan kemudian berdiri didepanku yang tengah bersandar duduk

    “Tertawa untuk apa? Jika bukan kamu yang mau untuk menyelamatkan mereka para NPC yang tidak berdosa. Lalu siapa lagi? Seorang player bila K.O / Death sekalipun, mereka akan kembali rebirth di save point tertentu. Sedangkan seorang NPC jika mati, mereka tidak akan dapat Rebirth kembali.”

    Lin yang telah sampai ditempatku yang sedang bersandar kemudian mengecek perban dan juga luka – luka ditubuhku. “Mungkin apa yang kau lakukan adalah suatu kecerobohan / mungkin kebodohan.. tapi itu bukan berarti player lain dapat tertawa melihat pilihanmu untuk menolong orang lain dengan keterbatasanmu yang masih seorang Novice.”

    “Coba saja kau cek Option Individual Reputation mu.” Albreid berkata dengan tiba - tiba padaku.

    “Ehh naik + 1 ke arah Good Reputation?!” Aku kaget dengan perubahan reputasiku yang pada mulanya tidak memiliki reputasi, sekarang menjadi memiliki poin reputasi baik. Aneh sekali, padahal aku tidak berhasil melindungi apa yang ingin kulindungi dan malah mendapatkan kematian. Kenapa kegagalanku malah membuahkan poin reputasi baik?

    “Tidak perlu sekaget itu, Game ini memang memiliki system berbeda dengan game yang mungkin biasa kau mainkan.” Lin berkata sembari tersenyum memandang kearahku.


    ******​
     
  18. spinx04 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 22, 2009
    Messages:
    1,674
    Trophy Points:
    217
    Ratings:
    +2,537 / -0
    wooow...!!! :top:
    kalo itu aq, aq rasa aq juga akan melakukan hal yang sama denga si bodoh tu! :haha:
    siapa perduli siapa yang salah, aq ga akan membiarkan pembantaian anak kecil di depan mata aq..:onion-86:
    kalo orang gede, aq masih bisa tega! :haha: ikut campur or ga tergantung power saat ini n potensial pribadi! :haha:
    (ada sesuatu yang bisa di jadikan referensi dari komen aq? :hehe:)
    walaupun ada beberapa idealisme dalam cerita ini yang masih ga logis (IMO), aq rasa itu ga masalah, soalnya itu juga hasil pemikiran karakter secara pribadi, hanya pendapat pribadi. :hehe:

    anyway, ga rugi nunggu cerita yang lalu...this chapter is great! :top:
    stay netral kk! :top:

    nb: please assume this is not free, u owe me 1 comment (with the same quality) :hehe:
     
  19. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    :nikmat:

    thx dah komen.
    sebenernya tokoh Flare sadar keterbatasan dirinya dan mulanya mengacuhkan kondisi sekitarnya. Namun tiba - tiba Flare tergerak hatinya sebab dalam hati kecilnya sebagai seorang manusia, suatu pembantaian (walaupun NPC yang dibantai) itu tidak bisa dibiarkan.

    game hanyalah game.. tapi game ini adalah media bagi player untuk menyadari begitu pentingnya hal kecil yang di kehidupan nyata mungkin diabaikan. :nikmat:

    btw, stay netral maksudnya?

    nb: udah wa komen itu. soal quality itu subyektifitas seseorang lagi (tolak ukurnya gk jelas). cek aja trit nya semoga berkenan komennya :peace:
     
  20. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    chapter 1 part 3 enjoy it :nikmat:

    Chapter 1 Beginning The New world – part 3


    Cukup lama kami berempat berisitirahat di daerah bebatuan. Aku juga menjadi sedikit mengerti mengenai penjelasan Lin Hsuu mengenai salah satu sistem dalam game ini.

    Reputasi adalah hal terpenting dalam game. Kenapa? Sebab reputasi sangat mempengaruhi pandangan orang – orang didunia ini baik dari player lain maupun NPC. Jika player terkenal dengan reputasi baik, maka para NPC akan bersikap ramah dan lebih terbuka memberikan info – info yg player butuhkan. Sebaliknya jika player terkenal memiliki reputasi buruk, para NPC akan sangat sinis dan menjauh dan selain itu juga mereka akan membenci player. Ketika terkenal buruk dimata mereka, Para NPC akan lebih tertutup dan untuk memperoleh informasi akan lebih sulit. Dalam kondisi ini, bad people dapat melakukan interograsi keras / pemaksaan pada NPC untuk memberitahukan informasi yg dibutuhkan.

    Hal lain yang begitu menarik, Aku yang sebenarnya gagal melindungi malah mendapatkan good reputation point. Mengapa? Hal itu ternyata disebabkan karena Aku berhasil membuat gadis kecil belia itu selamat walaupun berujung dengan kematianku. Dan selain daripada itu, akhirnya aku mengetahui bahwa ternyata penyerangan Caravan itu adalah Quest yang harus dijalani oleh Albreid dan Lin Hsuu. Aku yg bertindak atas kehendak ku sendiri, secara tidak sengaja masuk dalam quest itu (Trigger Quest).

    Mereka berdua berterimakasih padaku, karena aku dapat mengulur waktu, sehingga mereka akhirnya dapat mengalahkan para bandit dan menyelamatkan gadis kecil. Walaupun quest yang mereka jalani tidak selesai sempurna (karena ada NPC yang terbunuh) mereka merasakan cukup lega karena questnya selesai.

    Setelah mendengar banyak cerita dan sedikit penjelasan mengenai masalah reputasi, aku jadi berpikir bahwa dalam game ini, apapun prilaku yang dilakukan akan memiliki konsekuensi. Hmm.. sistem game yang menarik.

    “Sudah mengerti dengan sistem reputasi yang kujelaskan?” Lin berkata padaku bertanya apakah aku mengerti dengan penjelasannya.

    “Ya aku mengerti. lalu sistem lainnya?”

    “Akan sangat panjang dan menghabiskan waktu jika harus menjelaskan satu persatu sistem game. Tenang saja, secara perlahan – lahan juga nanti kau pasti akan mengerti semua sistem game yang rumit ini.” Lin menjawab pertanyaanku, Dan setelah mengikat perban pada luka ku dengan lebih kuat ia kemudian berdiri.

    “Sudah saatnya kita pergi Lin..”

    Albreid yang sejak tadi melihat jauh ke ufuk timur dimana selayang pandangnya yang terlihat hanyalah daratan berpasir tiba – tiba saja berbicara.

    “Tidak terasa, sudah waktunya.. kami harus mengantarkan anak ini dan menyelesaikan misi. Maaf kami tidak bisa mengantarmu ke Damascus. “

    “Tidak apa – apa aku mengerti Lin”

    “Ambil ini anak muda!” ditengah keterlamunanku memandang wajah Lin yan cantik, tiba – tiba saja, Albreid melemparkan sesuatu padaku.

    Aku kemudian menangkap benda yang ia lemparkan menggunakan telapak tangan kananku yang leluasa bergerak. Ya aku menyadarinya, ternyata yang ia lemparkan adalah sekantung koin dinar.

    “Ambilah… itu adalah bukti terima kasih kami karena kau telah membantu untuk menyelesaikan Quest.” Albreid berbicara dengan memberikan sedikit senyuman kecil padaku.
    Aku menundukan kepala dan juga tersenyum.

    “Graaap!!!” Albreid terkaget – kaget. Ia dengan refleknya mennagkap benda yang aku lemparkan. Ya aku melemparkan kembali sekantung koin dinar yang sebelumnya ia berikan padaku.

    “Bukan bermaksud lancang. Tapi, Aku bukan menolong demi uang… Aku menolong atas pilihanku sendiri.” Aku berkata sembari memandang dengan tajam dan juga memberikan senyuman kepada dia, player yang berwajah lebih dewasa dibandingkan ku yang sekarang ada tepat dihadapanku.

    “Dia anak yang menarik bukan Albreid” Lin berkata menyela perbincangan kami berdua dan membuyarkan moment tegang yang terjadi sebelumnya.

    “Aku rasa hanya kau yang tertarik padanya.” Albreid menjawab dan menyimpan kembali sekantung koin yang ia pegang kembali ke tas pinggangnya.

    ====

    Mereka bertiga bersama gadis NPC itu akhirnya berpamitan padaku yang sudah dapat bergerak walaupun tubuhku masih dalam kondisi penyembuhan.
    Gadis kecil yang tadi telah kuselamatkan berjalan pelan dan berhenti tepat didepan ku yang sekarang tengah dalam posisi berdiri di luar wilayah dataran bebatuan.

    “Terimakasih kak.. terimakasih telah menolongku”

    Aku menghela nafas lega. Inikah NPC? Bentuk jiwa yang dikendalikan AI didalam Game System? Nyata.. kata – kata tulusnya padaku untuk berterimakasih begitu nyata.

    “Lain kali berhati – hatilah” Aku menjawabnya sembari meletakan telapak kananku diatas kepalanya sembari sedikit menyibak rambutnya yang berwarna hitam.

    “Nama.. Umm Siapa nama kakak?” gadis itu berkata terbata - bata dengan memberikan ekspresi sedikit malu memandang ke arahku.

    “Flare.. Flare _ALastor..”

    “Flare_Alastor? Akan selalu kuingat nama itu. Nama dari seseorang yang telah menyelamatkan jiwaku dengan rela mengorbankan jiwanya” gadis belia itu berkata dengan mata yang sedikit berlinang sembari tersenyum dengan mukanya yang sedikit memerah.

    Aku tergetar juga dengan kata – katanya dan hanya dapat membalas kata – katanya itu dengan senyuman.

    Semakin lama, mereka bertiga berjalan semakin jauh dari tempatku berada. Jauh walaupun karak kami semakin jauh, gadis kecil it uterus elihat dan memandang kearahku yang sejak tadi masih diam ditempat dan tetap melihat mereka pergi. Gadis itu melambaikan tangan kirinya memberikan isyarat perpisahan padaku. AKu yang masih terdiam hanya bisa melakukan hal yang sama yaitu melambaikan tangan.

    Mereka bukanlah sampah dan bukan menjadi benda mati pelengkap dalam game. Mereka adalah bentuk kehidupan yang sebenarnya dalam dunia ini, masyarakat dengan kultur dan perasaan buatan (AI) yang hidup di dunia yang dibuat oleh manusia.

    Aku yang ketika itu belum mengerti terlalu detail dengan apa itu NPC, di kemudian hari akhirnya menyadari bahwa semua NPC memiliki memori ingatan yang berbeda, perasaan, dan tingkah laku yang tidak sama antara NPC satu dengan lainnya. Para NPC itu memiliki jati diri mereka sendiri yang terangkum didalam Log memori milik mereka yang akan memberikan tindakan berbeda kepada setiap player (sesuai ingatan apa yang ada dalam lognya. Dalam hal ini reputasi player menjadi sangatlah begitu penting).

    Mereka bertiga telah hilang jauh dari pandanganku diujung horizon luas yang dapat kulihat dalam jangkauan pandangku. AKu kemudian beranjak dari tempatku berdiri dan melanjutkan langkahku dalam perjalanan menuju kota Damascus.

    Walaupun luka ditubuhku belum sepenuhnya sembuh dan membuat sedikit kesulitan dalam bergerak, aku tetap melangkah dengan sisa staminaku yang telah pulih.

    Aku melangkah dengan menetapkan hatiku, dan tersenyum ketika mengingat kembali tindakan yang mungkin disebut bodoh oleh orang lain.


    Tak ada yang harus disesali... tidak ada pilihan yang benar – benar salah. Semua tindakan itu memiliki kosekuensinya sendiri...

    *******​
     
  21. Heilel_Realz012 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +823 / -0
    update :nikmat:

    Chapter 2 – Damascus The Ancient Capital City of Syria part 1


    Perjalanan yang cukup jauh dan cukup menguras banyak staminaku akhirnya sekarang selesai. Ya, sekarang aku tengah terdiam di dekat tembok bangunan putih yang menjulang sangat tinggi, dimana beberapa pemanah berada diatas tembok benteng dengan berjaga – jaga memegang busur panah mereka.

    ‘Inikah tembok luar kota Damascus? Besar.. Besar dan megah sekali.’

    Aku yang terkesima dengan pemandangan lingkungan yang sekarang tepat berada di depan diriku, tidak menghiraukan bahwa tepat disekelilingku banyak sekali NPC dan juga player yang sedang berlalu lalang.

    Ketika aku melirik kearah mereka, kulihat beberapa player sedang bercengkrama sembari berjalan dan membicarakan mengenai quest yang hendak mereka jalani. Selain dari lalu lalang player, aku melihat juga lalu – lalang NPC yang bergerak dan bertingkah laku selayaknya player. Aku melihat seorang ibu berbicara pada anaknya dan sang anak tertawa riang gembira. Mereka tidak terlihat kaku, bahkan ekspresi wajah mereka dapat kulihat benar – benar hidup.

    Aku kemudian melangkahkan kakiku dan berjalan ditengah kerumunan orang. Tepat ketika aku semakin mendekat kearah gerbang masuk, tiba – tiba saja aku dikagetkan dengan suara penjaga perbatasan yang berteriak menunjuk padaku.

    “Hei kau coba kemari sebentar!!”

    Aku yang bingung dan tidak mengerti apa – apa akhirnya menuruti perkataan penjaga itu dan bergerak berjalan kearahnya. Aku melihat 3 sosok penjaga dengan balutan leather armor memegang tombak dan pedang yang disarungkan di pinggangnya memandang cukup tajam pad diriku. Mereka para penjaga yang meemakai sorban berwarna putih dengan baju khas panjang berwarna putih juga, kemudian menanyai siapa aku.

    “SIapa kamu? Apa tujuan sebenarnya kamu datang ke kota ini!?”

    “Saya hanyalah pendatang pemula. Saya datang ke Kota ini karena rujukan langsung dari instruktur Pelatihan”

    “Ooh kamu adalah pendatang baru rupanya.. baiklah.. Zandeff urus anak ini!”

    Tiba – tiba muncul penjaga lain dari balik post penjagaan. Penjaga itu berperawakan tubuh tinggi dengan kulit hitam dan janggut yang cukup lebat. Selintas dalam otakku, aku berpikir bahwa aku akan mendapatkan suatu masalah. Tapi aku masih diam menunggu apa yang terjadi selanjutnya.

    “Ayo ikut denganku pendatang baru!” sosok penjaga berperawakan besar bernama Zandeff berbicara padaku.

    =====

    Ternyata apa yang aku takutkan tidak terjadi. Zandeff memintaku mengikutinya ke post penjagaan untuk mengisi satu lembar formulir. Formulir itu merupakan surat resmi yang akan menjadi ijin bagiku untuk tinggal dan menetap di Damascus.

    “Baiklah semua prosedurnya sudah selesai. kamu sekarang boleh masuk kedalam kota Damascus Flare_Alastor. Jika ada yang ingin kau tanyakan, silahkan bertanya. Jika tidak, kau boleh pergi sekarang juga.”

    “Bisa anda jelaskan sedikit mengenai kota Damascus?”

    “Baiklah akan kujelaskan. Sebagaimana kota – kota yang lain, tidak ada peraturan yang mengikat khusus disini. Kota Damascus adalah kota yang welcome kepada semua orang. Hanya saja disini tepat didalam kota, wilayah terbagi menjadi 3 district yaitu District miskin, District menengah, dan District orang – orang kaya. Terkadang akan muncul peraturan baru di tiap district2 itu yang saling berbeda dengan district yang lain.”

    “Dibagi menjadi tiga wilayah.. baiklah aku mengerti..”

    “Ambilah surat jalan ini sebagai tanda bahwa kamu mendapatkan izin untuk berjalan di tiga wilayah dalam kota.”

    “Terima kasih” Aku menjawab sembari mengambil gulungan surat yang diberikan Zandeff dan menyimpannya di tas pinggangku.

    “Ingatlah Flare_Alastor.. Walaupun kamu telah mendapatkan surat izin untuk berjalan di kota, tapi terdapat beberapa area terlarang yang tidak dapat kau akses menggunakan surat jalan ini. beberapa tempat dibutuhkan free pass lain untuk mengizinkanmu masuk.”

    “Baiklah aku mengerti”

    “Berhati – hatilah.. jadilah warga damascus yang baik dan jagalah kedamaian kota ini”

    =====

    Damascus Poor District Area


    Daerah kumuh.. ya inilah yang kulihat jelas didepan mataku. Gerbang timur kota, tepat dimana aku tadi masuk adalah gerbang yang langsung memperlihatkan wilayah kumuh dan miskin. Bangunan yang terlihat kotor dan rusak dengan beberapa retakan disertai pula dengan banyak sekali npc – npc dengan pakaian lusuh terduduk dijalanan dan mengemis – ngemis. Walaupun ini merupakan district miskin, tapi lalu – lalang dan keramaian tetap ada. Semua orang dari berbagai golongan baik itu npc ataupun player berada disini. Para merchant yang mempromosikan dagangannya, para prajurit yang berpatroli, para orang orang yang bercengkrama, itu adalah pemandangan yang ada sekarang disekeliling diriku.

    Berada ditengah keramaian tapi merasakan kesendirian. Huh… tidak jauh berbeda dengan diriku yang berada di dunia nyata.

    Aku menghela nafas lalu kemudian kembali melangkah berjalan mengelilingi daerah District miskin. ‘Apa yang harus kulakukan sekarang?’ sedikit pertanyaan muncul dalam diriku. Game ini tidak memberikan sedikitpun petunjuk apa yang harus kulakukan setelah sampai ditujuan. Harus mencari semuanya sendiri? Mungkin itu adalah hal yang ingin diterapkan oleh pembuat game ini.

    Ditengah keterbingunganku, aku kemudian menghentikan langkah dan melihat sebuah bulletin berita yang tertempel di dinding.

    Setelah kubaca beberapa berita, rupanya Server – server lain diluar Damascus memiliki beberapa masalah. Mereka memiliki masalah dan keunikan server masing – masing. Terlepas dari kendala – kendala setiap server dari berita, Aku yakin bahwa server Damascus juga memiliki masalah, tapi aku hanya belum menyadarinya.

    Hahh.. Dunia dalam game ini begitu luas. Sebaiknya sekarang aku berpikir untuk diriku sendiri terlebih dahulu ketimbang memikirkan mengenai server lain yang jauh dari tempatku berada.


    *******​
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.