1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Bosan dengan Pekerjaan Anda, Cobalah Cara Ini

Discussion in 'Lifestyle' started by vincentrevival, Sep 7, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. vincentrevival M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,338
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,524 / -0
    VIVAnews - Pekerjaan, rute ke kantor, tempat makan siang yang sama, serta rutinitas lainnya gampang membuat Anda bosan. Jika sudah begini, segera cari kegiatan baru demi mengusir kebosanan. Menurut Dr. Irving Biederman, ahli syaraf di University of Southern California di Los Angeles, kebosanan dapat 'menggerogoti' Anda, sebagaimana lapar menganggu tubuh.

    Dari hasil penelitiannya, otak ternyata memang perlu diberikan sesuatu yang baru. Rasa bosan ini sebetulnya adalah sistem dalam otak yang bersifat stimulan.
    "Anda memiliki sistem yang berusaha untuk mempertahankan tingkat nutrisi tertentu," kata Biederman, seperti dikutip dari Youbeauty.

    Tanpa stimulasi ini, kita bisa terseret ke dalam kebosanan parah yang bisa berdampak buruk hubungan, kecerdasan, kebahagiaan, dan kesehatan. Rasa bosan melibatkan opioid, zat kimia dalam otak yang memberi kita kesenangan.

    Reseptor opioid yang paling padat terdapat di bagian otak yang menafsirkan pemandangan dan suara. Sebuah pengalaman baru akan merangsang pelepasan opioid. Otak memang bersifat selalu mencari hal yang lebih dan baru terus-menerus. Sementara mata manusia terpaku pada mencari stimulasi.

    Ketika Anda dapat pengalaman baru, beberapa neuron pada dasarnya mengambil alih tugas untuk mengolah sepotong data dan menghasilkan opioid. Lalu, jika pengalaman itu berulang untuk yang kedua atau yang ketiga maka jumlah opiod tidak akan sama ketika mendapat pengalaman pertama.

    Sistem ini memang membuat kerja otak jadi lebih efisien. Biederman beranggapan hal itulah yang membat kita selalu mencari pengalaman baru, baik dalam bentuk ide, fakta atau sensasi, atau dia mengistilahkannya dengan 'infovores'.

    Kecenderungan untuk bosan, seperti banyak sifat, agak terprogram. Sebuah penelitian yang dilakukan tim dari University of Kentucky, menemukan dasar neurobiologis untuk kerentanan rasa bosan atau kecenderungan pada beberapa orang kehilangan minat lebih cepat dari yang lain.

    Ketika kondisi tersebut menjadi kronis, kebosanan dapat dikaitkan dengan depresi, penyakit mental yang mengganggu tidur, libido serta kebiasaan makan yang tidak sehat. Akan menjadi lebih buruk ketika kebosanan mengarah ke perilaku berisiko, seperti s*ks bebas, berjudi, atau kecanduan obat terlarang.

    Seseorang yang bosan terus-menerus bisa mengalami kekacauan dalam hidupnya. Seperti putus sekolah, terlalu sering berganti profesi atau perceraian.

    "Mereka mungkin hanya tidak cukup dirangsang, dengan memberi 'makan' ," kata Biederman.

    Ia mengungkap cara terbaik untuk tidak bosan adalah dengan melakukan apa yang Anda sukai, tetapi tidak Anda kuasai. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka suka melakukan hal yang sama berulang.

    Menurut Biederman hal ini bisa jadi hanya untuk mengurangi kecemasan. Ada kemungkinan bahwa ketika mereka mencoba hal baru, ternyata mungkin lebih menikmatinya. Jadi, sebelum rasa bosan datang sebaiknya cari aktivitas atau pengalaman baru agar hidup Anda lebih menyenangkan.

    sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/245339-awas---digerogoti--rasa-bosan
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. elblackid M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 3, 2011
    Messages:
    498
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +620 / -0
    pasti lah ini..

    semua yg sudah bosan pasti harus mencari ssuatu yg baru di luar sana kalo memang gag mau stress..

    soalnya rasa bosan yg trllu lama dan byk menumpuk bisa mengakibatkan stres dan depresi pada pekerjaan..
     
  4. qrine Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    73
    Trophy Points:
    31
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +18 / -0
    sebelum bosan membuat anda bunuh diri. ^^
    gimana kalo dibalik, 'cintailah pekerjaan yg anda lakukan saat ini' ?
    karena hal yang menyenangkan bagi kita belum tentu sesuai dengan pekerjaan kita saat ini, dan pula kesenangan mungkin bukan merupakan pekerjaan yang dapat menghasilkan uang.
     
  5. fearlez Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 15, 2012
    Messages:
    144
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +1 / -0
    klo bosen sebaik nya cari hal2 baru yg mnrt anda menyenangkan..
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.