1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Bener enggak sih tugas pelanggan cuma sebagai pembeli?

Discussion in 'Entrepreneur Talks' started by miraxsubiz, Jan 29, 2016.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. miraxsubiz Members

    Offline

    Joined:
    Jan 5, 2016
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    11
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +2 / -0
    Hukum "lu jual, gue beli" ternyata enggak selamanya bisa berlaku.
    Hari gini, yang namanya pembeli, apalagi pelanggan udah lebih ngerti apa yang mereka mau dari kita.
    Kalo kita enggak bisa ngasih apa yang mereka mau, mereka tinggal cari aja penjual lain. Segampang itu. Persaingan ketat banget buat kita, tapi pilihan jadi lebih banyak buat pembeli.
    Punya langganan jangan cuma disuruh ngeluarin duit beli dagangan kita, beri perhatian dan kasih sayang juga!
    :oghormat:
    Artikel baru yang bisa jadi berguna buat kita-kita sebagai pihak yang ngejual:

    Menjadi Brand yang Terus Relevan

    Apa itu brand di masa kini?

    Apakah logo, tagline, dan dukungan tim kreatif?

    Apakah produk yang hebat?

    Apakah layanan yang menyenangkan?

    Apakah program loyalitas pelanggan yang lengkap?

    Jelas elemen-elemen di atas merupakan bagian dari pilar sebuah brand. Namun, apa sebenarnya arti brand untuk seseorang di masa kini?

    Brand adalah sesuatu yang didapat dari pengalaman. Dan, dalam momen tersebut serta setiap momen selanjutnya, brand dibangun di atas pondasi yang berasal dari emosi yang muncul di setiap hubungan… setiap sentuhan. Brand itu segalanya. Lalu mengapa banyak sekali perusahaan hanya fokus pada beberapa bagian sebuah pengalaman atau panduan sebuah brand atau bahkan benar-benar bersikap pasrah?

    Banyak eksekutif yang tidak merasakan brand mereka sebagaimana pelanggan mereka merasakannya. Untuk dapat bersaing ke depannya, brand harus bersaing dalam hal relevansi. Karenanya lebih-lebih dari sebelumnya, kini penting sekali eksekutif, strategist, dan pembuat keputusan mana pun, berbicara dengan orang-orang yang ingin mereka raih dan sentuh.

    Prophet meyakini bahwa brand terkuat adalah brand yang terus-menerus relevan dan membuat perubahan dalam hidup para konsumennya. Tim Prophet melakukan survei terhadap 10.000 pelanggan dari 400 brand di 27 industri untuk mengembangkan index peringkat relevansi brand pertama yang dibuat berdasarkan pengalaman pelanggan. Laporan survei ini baru saja rilis dan menampilkan daftar 50 brand teratas serta beberapa penemuan bermanfaat tentang mengapa orang menyukai/tidak menyukai perusahaan yang ada dalam daftar. Beberapa hasilnya sangat mengejutkan.

    50 Brand Paling Relevan

    [​IMG]


    Scott Davis, chief growth officer di Prophet, membagikan pentingnya relevansi dalam hal branding dan mengapa relevansi menjadi inti penelitian perusahaan, “Menjadi relevan bagi pelanggan di satu waktu saja tidak cukup.” Davis melanjutkan, “Brand perlu meraih dan kembali meraih loyalitas di setiap titik perjalanan pelanggan, lagi dan lagi. Brand harus terus menerus relevan. Brand yang mendapat nilai tinggi dalam Indeks menikmati datangnya permintaan jangka panjang yang sehat dan keuntungan besar karena mereka terus memperbarui brand mereka untuk memuaskan dan menyenangkan konsumen.”

    [​IMG]

    Jadi, elemen apa saja yang dimiliki oleh brand yang terus relevan?

    Brand-brand papan atas berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan dan tren pasar – dan memiliki kedisiplinan untuk melaksanakan berbagai wawasan yang mereka kembangkan. Wawasan tersebut adalah…

    • Terobsesi pada pelanggan
    Berkomitmen memenuhi berbagai kebutuhan penting dalam hidup orang lain.

    • Sangat pragmatis
    Membuat hidup konsumen lebih mudah dengan selalu ada di mana pun dan kapan pun dibutuhkan.

    • Inovatif secara mendasar
    Selalu mencari cara baru yang kreatif untuk terhubung dengan konsumen dan berusaha memenuhi kebutuhan yang ada.

    • Sangat bersemangat
    Memiliki hubungan emosional dengan konsumen, mendapatkan kepercayaan mereka, dan sering kali ada untuk memenuhi tujuan yang lebih besar.

    Menurut Prophet, Apple merupakan brand dengan rating tertinggi di keempat prinsip relevansi brand.

    Samsung dan Microsoft sama-sama mendapat nilai tinggi untuk obsesi pada pelangan dan kemampuan mereka bertindak dalam menghadapi keinginan konsumen yang terus berubah, namun Samsung jagonya dalam soal inovasi.

    Brand-brand lain yang berada dalam 10 peringkat teratas didukung oleh keahlian mereka dalam satu dari keempat prinsip yang ada. Contohnya, konsumen menganggap Amazon sangat pragmatis – selalu ada kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. Dan LEGO dikenal sebagai brand yang sangat bersemangat berkat kemampuannya membangun hubungan emosional yang kuat dengan konsumennya.

    ...​

    Artikel ini diambil dari blog Subiz live chat. Lebih lengkapnya, bisa liat langsung di link ke blog-nya di sini. Banyak artikel berguna dan asik lainnya yang bisa dibaca-baca.
    :oghehe:
     
    • Like Like x 1
    Last edited: Jan 29, 2016
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. kakaknyadede Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 19, 2009
    Messages:
    35
    Trophy Points:
    7
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +21 / -0
    brand itu merek atau apa sih tepatnya gan? apa ditentukan di awal bisnis, atau waktu bisnis berjalan ya?
     
  4. startupjobsindonesia Banned User

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Sep 7, 2015
    Messages:
    329
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3 / -0
    mungkin contohnya kayak gini : apapun makanannya minumnya teh botol so*ro ini branding udah melekat banget sama masyarakat kita..cmiiw

    bagi ane, pembeli atau pelanggan itu kritikus terbaik..



    info lowongan kerja startup
     
  5. IanManzarek Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 13, 2011
    Messages:
    34
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -1
    secara harafiah emang artinya merk/cap..kl lebih dalam lagi sih brand bukan hanya sekedar logo/merk tapi gimana caranya kita deliver nilai dari produk kita ke pelanggan..yang diharapkan si biar si pelanggan setia ke produk kitaa..
     
  6. IanManzarek Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 13, 2011
    Messages:
    34
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -1
    bener banget..apalagi kayak Pilot (ballpoint), honda (motor),dll itu udah tertanam di orang2 jaman dulu...mgkn karena dl masi belum banyak pesaing jugak yaa
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.