1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Anak Sudah Bisa Kena Penyakit Jantung Sejak Usia 9 Tahun

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by shacktee, May 16, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. shacktee Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    45
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +32 / -0
    Siapa bilang penyakit jantung penyakit orang dewasa? Tim dokter di Swedia menemukan, anak bisa terkena penyakit jantung sejak usia 9 tahun.

    Anak-anak yang berisiko terkena penyakit jantung ini bukan hanya yang berbadan gemuk karena obesitas tapi juga yang berbadan kurus.

    Meski tidak gemuk, anak yang sehari-hari kerjanya hanya menonton TV dan jarang beraktivitas fisik bisa sakit jantung sejak umur 9 tahun.

    Risiko anak yang terkena penyakit jantung ini karena kurangnya aktivitas fisik pada anak. Akibatnya konsumsi oksigen maksimum oleh tubuh tidak terpenuhi. Efek lanjutannya jika konsumsi oksigen sedikit bisa mempengaruhi berbagai fungsi organ.

    Anak yang rajin beraktivitas fisik rata-rata mengonsumsi oksigen sebanyak 41,7 mL/menit/kg berat badan. Sementara anak yang jarang bergerak hanya mampu mengonsumsi 35,7 41,7 mL/menit/kg berat badan. Perbedaan ini mempengaruhi fungsi organ secara keseluruhan termasuk ritme jantung.

    Penelitian terbaru ini dilakukan di Skane University Hospital, Swedia. Penelitian yang dipimpin oleh Dr Tina Tahna dan dipublikasikan di jurnal Acta Paediatrica ini melibatkan 123 anak laki-laki dan 100 anak peremuan beruusia antara 9 hingga 10 tahun.

    Selain diukur indeks massa tubuhnya, anak-anak tersebut juga diamati aktivitas fisiknya dengan memasang berbagai peralatan termasuk Electro Cardiograph (ECG) untuk merekam ritme jantung. Selain itu, peneliti juga memasang accelerometer untuk mengukur aktivitas fisik para partisipan.

    Hasil selama 4 hari berturut-turut menemukan pengaruh kurangnya olahraga terhadap risiko sakit jantung tetap tinggi meski anak-anak tersebut tidak bertubuh gemuk.

    Selain dilihat dari konsumsi oksigen, hasil tes darah juga menunjukkan bahwa kurang olahraga menyebabkan komposisi darahnya tidak sehat.

    "Studi ini menunjukkan hubungan klinis antara kurangnya aktivitas fisik dengan faktor risiko sakit jantung yang meningkat hingga 11 persen," ungkap Dr Tahna seperti dikutip dari Sciencedaily, Jumat (13/5/2011).

    Penelitian ini juga mengungkap, penambahan aktivitas selama 20 menit tiap hari sudah memberi pengaruh cukup signifikan dalam mengurnagi risiko sakit jantung. Namun sebagian besar pakar kesehatan menyarankan, anak-anak harus melakukan aktivitas fisik sedikitnya 60 menit sehari.:panik:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. dwons Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 12, 2010
    Messages:
    17
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    rajin-rajinlah berolahraga sejak dini :cheers::cheers:
     
  4. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,109
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,237 / -0
    mana sumbernya ya?

    gw pernah denger sich, kalo dulu jaman 50-an pernah dilakukan otopsi terhadap pemuda2 berumur 20-an
    dan ditemukan bahwa pembuluh darah mereka pun sudah terbentuk kerak (baca: aterosklerosis).
    jadi mungkin saja proses ini sudah berlangsung sejak kecil, dan anak sudah bisa terserang penyakit jantung sejak dini.
     
  5. cesc_ido Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 5, 2011
    Messages:
    222
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +285 / -0
    wah susah kalo setiap 1 jam sehari harus olahraga. :haha:
    tp ngerik jg kalo sejak msh kecil sdh terkena gangguan jantung . :takut:
     
  6. cesc_ido Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 5, 2011
    Messages:
    222
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +285 / -0
    wah susah kalo setiap 1 jam sehari harus olahraga. :haha:
    tp ngerik jg kalo sejak msh kecil sdh terkena gangguan jantung . :takut:
     
  7. riia_emoticon Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 26, 2011
    Messages:
    55
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +9 / -0
    wahh wahh .. tapi karena sekarang banyak makanan-makanan tidak sehat, tapi sangat menggugah selera anak kecil yang kalo gak dibeliin nangis, malah bisa jadi penyakit yg bahaya yah!

    orang tua harus selalu kasih pengawan ke anak-anaknya, selain menjaga pola makan anak, ortu juga harus pandai pilih cara main anak,,

    jangan cuma maen komputer ato PS ajj ,,

    sesekali ajak rekreasi anak ke tempat bermain outbond .. biar anak suka dengan permainan alam ..

    kayak ane dulu kecil .. ngebolang :motor:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.