1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekarang kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Ada seseorang menjagaku

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by darkeva3, Jan 10, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. darkeva3 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 1, 2009
    Messages:
    198
    Trophy Points:
    126
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,099 / -0
    Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Kemudian dia duduk, meletakkan tasnya di pangkuannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.

    Setahun sudah lewat sejak Susan, 34, menjadi buta. Gara-gara salah diagnosa dia kehilangan penglihatannya dan tiba-tiba terlempar ke dunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustasi, dan rasa kasihan pada diri sendiri. Sebagai wanita yang sangat independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, tak berdaya, dan menjadi beban bagi semua orang di sekelilingnya. "Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku?" dai bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapa pun seringnya dia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan itu---penglihatannya takkan pernah pulih lagi.

    Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustasi. Dia menjadi sangat bergantung kepada Mark, suaminya.

    Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus. Ketika istriny baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekad untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran paling sulit yang pernah dihadapinya.

    Akhirnya, Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa sampai ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggiran kota yang berseberangan. Mula-mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun. tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru---membuat mereka terburu-buru, dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak. Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti?

    Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi. "Aku buta!" tukasnya dengan pahit. "Bagaimana aku bisa tahu ke mana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku."

    Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi dia tahu apa yang haru dilakukan. Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore dia akan naik bus bersama Susan, selama masih diperlukan, sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri.

    Dan itulah yang terjadi. Selama dua minggu penuh Mark, mengenakan seragam militer lengkap, mengawal Susak ke dan dari tempat kerja, setiap hari. Dia mengajari Susan bagaimana caranya menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya, untuk menentukan di mana dia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus yang dapat mengawasinya dan menyisakan satu kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung waktu turun dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus.

    Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya. Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebleum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apa pun dan tidak akan pernah menyerah.

    Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran, dan cinta Mark. Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi ke arah yang berlawanan.

    Senin, Selasa, Rabu, Kamis... Setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.

    Pada hari Jumat pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, supir itu berkata, "Wah, aku iri padamu."

    Susan tidak yakin apakah supir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagi pula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup? Dengan penasaran, dia bertanya kepada supir itu, "Kenapa kau bilang kau iri padaku?"

    Supir itu menjawab, "Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu."

    Susan tidak tahu apa maksud supir itu. Sekali lagi dia bertanya, "Apa maksudmu?"

    "Kau tahu, minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung," kata supir itu.

    Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa merasakan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Mark memberinya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk meyakinkan diri---hadiah cinta yang bisa menjadi penerang di mana pun ada kegelapan.

    Source : Chicken Soup for the Couple's Soul.

    Happy reading... :peace::peace:
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. bosanxxx M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    2,428
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +161,359 / -0
    wah mark nya ya ttp ngawasin si susan wkt susan sndirian naik bus ya? wah baik bngd mark nya :top:
     
  4. dunialelaki Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 18, 2010
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +4 / -0
    gila..suaminya,,

    setia abis,,gw pgn jd suami ky gt,,slalu bisa mebnerima kekurangan apapun
     
  5. Zevaster Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 17, 2010
    Messages:
    196
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +7 / -0
    great story
    suaminya setia bgt ma istrinya....jd terharu
    ap gw bs kayak mark y?
     
  6. Jinpa_chan M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Oct 13, 2010
    Messages:
    594
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +71 / -0
    Waw mark suami idaman~
    Jarang bgt ada suami ky gitu apalagi jaman sekarang..
     
  7. gravitazy M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 19, 2010
    Messages:
    480
    Trophy Points:
    92
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +967 / -0
    nice story....
    susan beruntung masih ada seseorang seperti
    mark yang ada disampingnya saat dalam kegelapan...

    _kita semua membutuhkan itu_

    jadi kalo ada orang yang ditimpa kesusahan,,,
    cobalah untuk menjadi orang seperti mark....
    jangan sebaliknya..
    :fufufu:
    _____________:muntah:
     
  8. rizou M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 10, 2010
    Messages:
    608
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +1,537 / -0
    setia bgt~

    aku mau kyk gitu ke pacar sama istriku nanti~
     
  9. maysatria M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 23, 2009
    Messages:
    305
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +21 / -0
    belajar dari kesetiaan mark kepada istrinya..harus ditiru............
     
  10. Ziedrich M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Apr 30, 2009
    Messages:
    3,291
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,234 / -0
    mark oh mark.. :top: buat anda dah
     
  11. Inesu Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 6, 2010
    Messages:
    4,845
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +61,377 / -0
    wah keren banget crita nya
    mengharukan....
    mark benar2 memperhatikan istrinya :terharu:
     
  12. Kurenai_Hotaru M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 22, 2009
    Messages:
    1,104
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +3,685 / -0
    mengharukan, benar2 mengharukan :terharu:
     
  13. hun Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 18, 2010
    Messages:
    195
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +14 / -0
    hiksss..
    marknya setia,walopun istrinya kayak gitu,tapi dia tetep setia :((
    nice story :((
     
  14. masuakal M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    4,506
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,652 / -0
    brw orang buta kerjanya apa yah ?
     
  15. kampungkali Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 12, 2011
    Messages:
    178
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +1,510 / -0
    keren ceritanya mengharukan
     
  16. 9a0809 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 29, 2009
    Messages:
    710
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +578 / -0
    emg, chicken soup keren
     
  17. pencukurbumi Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 26, 2010
    Messages:
    200
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +17 / -0
    Such A Wonderful STALKER...
     
  18. superoby M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 20, 2009
    Messages:
    217
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    aduoooh
    melelh gw bacanya

    waaa
    :mewek:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.