1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Lounge 7 Pemuda yang Aksinya Layak Ditonton di Liga Champions 2021-2022

Discussion in 'Sports Center' started by newsbolaskor, Sep 14, 2021.

  1. newsbolaskor Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 3, 2021
    Messages:
    36
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    [​IMG]

    Liga Champions 2021-2022 dimulai dan persaingan di fase grup dapat berjalan dengan ketat. Tim-tim kuda hitam hingga favorit juara akan saling bersaing untuk lolos ke-16 besar.

    Hasil undian fase grup relatif berimbang di tiap grupnya. Bahkan di beberapa grup sudah ada pertemuan dua tim besar favorit lolos seperti Manchester City dan PSG (Paris Saint-Germain) di grup A, Inter Milan dan Real Madrid di grup D, Barcelona dan Bayern Munchen di grup E, hingga Chelsea dan Juventus di grup H.

    Grup B bisa masuk kategori grup 'neraka' karena di sana ada AC Milan, Liverpool, Atletico Madrid, dan Porto. Keempatnya punya tradisi kuat di Eropa. Apalagi Atletico musim lalu memenangi titel LaLiga.

    Membahas soal Liga Champions tidak menarik jika berbicara mengenai pemain-pemain muda yang aksinya layak ditonton. Mereka bisa menjadikan Liga Champions sebagai panggung untuk bersinar. Siapa saja?

    1. Eduardo Camavinga

    Pada akhirnya pemain yang jadi komoditas transfer bergabung dengan Real Madrid. Los Blancos merekrut Eduardo Camavinga (18 tahun) sebesar 40 juta euro dan kontrak enam tahun. Madrid berinvestasi untuk masa depan.

    Camavinga bisa menggantikan gelandang-gelandang Madrid yang sudah tak lagi muda seperti Luka Modric atau Toni Kroos.
    Camavinga yang jadi pemain termuda yang tampil dan bermain untuk timnas Prancis itu gelandang pekerja keras: dapat membantu tim bertahan dan juga ofensif. Aksinya dinanti di Liga Champions.

    2. Youssoufa Moukoko

    Borussia Dortmund tak pernah kehabisan talenta. Bahkan selepas kepergian Jadon Sancho mereka masih punya Jude Bellingham, Erling Haaland, Gio Reyna, dan Youssoufa Moukoko. Nama yang disebut terakhir baru berusia 16 tahun.

    Moukoko telah mewakili Dortmund di seluruh level muda dan mencetak ratusan gol. Karenanya Asosiasi Sepak Bola Jerman mengurangi aturan pemain muda yang boleh tampil di Bundesliga menjadi 16 tahun.

    Moukoko menjadi pemain termuda sepanjang masa yang bermain di Bundesliga, tampil di Liga Champions, hingga pencetak gol dalam sejarah Bundesliga. Moukoko bisa jadi kartu AS Dortmund arahan Marco Rose di Liga Champions.

    3. Karim Adeyemi

    Namanya banyak diincar oleh klub-klub top Eropa dan Karim Adeyemi (19 tahun) juga dikembangkan oleh RB Salzburg, klub yang sudah mengembangkan bakat-bakat pemain dari Sadio Mane, Dayot Upamecano, Haaland, hingga Takumi Minamino.

    Selepas menjual Patson Daka ke Leicester City, Salzburg kini memiliki penyerang muda yang sudah mencetak tujuh gol dari sembilan laga musim ini. Daka punya ayah dari Nigeria dan ibu berasal dari Rumania, tetapi ia membela tanah kelahirannya di Jerman.

    4. Noa Lang

    "Ada sesuatu yang hebat pada dirinya. Mengapa tak ada yang mencarinya?" ujar legenda sepak bola Belanda, Ruud Gulliit yang heran karena tak banyak yang membicarakan penyerang sayap Club Brugge, Noa Lang.

    Club Brugge merekrutnya dari Ajax Amsterdam seharga enam juta euro dan statistiknya di sana sudah membuktikannya: 45 laga, 21 gol, 15 assists, terlibat di setiap gol hampir selama 90 menit pertandingan.

    Dengan kecepatan bermain dan kemampuannya mencetak gol, Noa Lang bisa menjadikan Liga Champions sebagai panggung untuk mengenalkan dirinya di Eropa.

    5. Yusuf Demir

    Barcelona ditinggal Lionel Messi dan mustahil mencari pengganti yang sama persis sepertinya, tetapi slot kepergiannya bisa digantikan pemain lain. Penyerang sayap berusia 18 tahun Yusuf Demir bisa jadi salah satunya.

    Barcelona meminjamnya dari Rapid Vienna dengan opsi beli permanen. Talentanya kerap dibandingkan dengan Messi karena kelincahannya bergerak dan melakukan penetrasi dari sisi sayap.

    6. Jamal Musiala

    Bayern Munchen mengamankan produk akademi Chelsea dan keputusan itu tak salah. Gelandang serang berusia 18 tahun punya potensi jadi tulang punggung Bayern di masa depan karena sudah dapat kepercayaan di usia muda.

    Jamal Musiala sudah memenangi Liga Champions dan pada Piala Eropa 2020 jadi pemain termuda Jerman yang tampil di turnamen besar Eropa.

    7. Mason Greenwood

    Fans Manchester United dan Premier League tak asing lagi dengannya. Ole Gunnar Solskjaer sudah memercayakannya bermain sejak 2018 dan kemampuannya menyelesaikan peluang semakin baik tiap musimnya.

    Striker Inggris berusia 18 tahun bisa belajar banyak dari Cristiano Ronaldo yang baru bergabung kembali dengan United. Sejauh ini di awal musim Greenwood rajin mencetak gol.

    Sumber
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.