1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News 68 Orang Meninggal, 4000 Orang Lebih Mengungsi Akibat Banjir Bandang & Tanah Longsor di Jayapura

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Mar 17, 2019.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    62
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +0 / -0
    Tragedi banjir bandang yang melanda Jayapura pada Sabtu (16/3) malam menelan banyak korban jiwa. Dilansir dari suara.com, dari data kepolisian 61 orang tewas akibat banjir tersebut ditambah 7 orang tewas tertimbun longsor di Kota Jayapura. Total korban hingga artikel ini ditulis mencapai 68 jiwa.



    [​IMG]
    [​IMG]
    Foto udara kondisi skitar Bandar Udara Sentani di Jayapura, Papua, pada Minggu (17/3), pasca-banjir melanda sembilan kelurahan di kecamatan itu. (Foto: Dokumentasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan)

    "Ini merupakan tragedi kemanusiaan untuk kita, khususnya di Kabupaten Jayapura, sungai meluap. Ada beberapa tanggul yang jebol yang membuat air meluap. Korban luka dan meninggal dievakuasi ke Rumah Sakit Yowari, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura dan juga ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Jayapura,” kata Kapolda Papua, Irjen Polisi Martuani Sormin, Minggu, 17 Maret 2019.



    [​IMG]
    Tim SAR dibantu aparat kepolisian mencari korban tewas akibat banjir bandang di Sentani, Jayapura. (Foto: ayobandung.com)

    Menurut Sormin, data jumlah korban ini bisa bertambah banyak sebab masih ada rumah-rumah tertutup pasir, seperti di wilayah Bintang Timur dan Doyo, Kabupaten Jayapura. “Sekarang masih dilakukan pencarian dengan intensif oleh TNI, Polri, dan SAR. Semoga dapat segera menemukan korban lainnya,” ujarnya.



    Ribuan orang mengungsi

    Dilansir dari ayobandung.com, menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, sebanyak 4.273 orang terpaksa mengungsi akibat banjir bandang yang melanda Jayapura ini. Ia merinci jumlah pengungsi dari BTN Gajah Mada sebanyak 1.450 orang, BTN Bintang Timur 600 orang, Doyo Baru 200 orang, Kemiri 200 orang dan di panti jompo 23 orang.



    [​IMG]

    Sebuah pesawat rusak akibat terjangan banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/3). (Foto: AFP/NETTY DHARMA SOMBA)

    "Dari kompleks HIS Jalan Agus Karetji 300 orang, di Gunung Merah 200 orang, di kompleks SIL 300 orang dan di kediaman bupati 1.000 orang," katanya. Kamal menambahkan pengungsi sebanyak itu tersebar di empat posko yang ada di Kabupaten Jayapura, salah satunya di kompleks perkantoran bupati Jayapura.

    "Berbagai bantuan makanan dan minuman juga sedang mengalir dari sejumlah pemangku kepentingan."



    Kronologi banjir bandang

    Mengutip detikcom, kronologi banjir bandang yang melanda Jayapura dijabarkan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho adalah sebagai berikut:

    Sabtu, 16 Maret

    • Pukul 17.00 WIT
    Hujan deras mengguyur kawasan Sentani, Jayapura. Hujan tersebut turun sangat deras.

    • Pukul 18.00 WIT
    Hujan mengalami fluktuatif dengan curah hujan menjadi deras mencapai 50.5 mm/jam.

    • Pukul 22.00-00.00 WIT
    Ketika hujan deras di gunung maka palung sungai yang ada di sekitar Sentani tidak mampu menampung. Kemungkinan indikasi bahwa sebelumnya terjadi longsoran-longsoran yang kemudian membendung alur-alur sungai di hulu.

    "Itulah yang menyebabkan mengapa terjadi banjir bandang dengan material kayu-kayu gelondongan, batu-batu sedimen banyak yang dialurkan ke bagian hilirnya. Kemudian menerjang 9 kelurahan-kelurahan di kecamatan Sentani," ujar Sutopo.

    Selama 8 jam diguyur hujan, curah hujan mencapai 235,1 mm/jam. Menurut Sutopo, curah hujan ini sangat ekstrem.

    Minggu, 17 Maret

    • Pukul 08.00 WIT-17.00 WIT
    Setelah diterjang banjir sejak tadi malam, sejumlah petugas melakukan evakuasi. Hasilnya, petugas gabungan menemukan 14 jenazah. Sampai dengan sore ini tercatat korban meninggal 58 orang,

    "Kemungkinan korban masih akan terus bertambah. mengapa? proses evakuasi masih berlanjut. kemudian, belum semua daerah yang terdampak bencana dijangkau oleh tim SAR gabungan," tutur Sutopo.

    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.