1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekarang kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

People 2 Dokter Indonesia Yang Mendunia

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by cellomozz, Oct 19, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. cellomozz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 4, 2009
    Messages:
    814
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +41,451 / -2
    1. Prof dr Eka Julianta Wahyoepramono

    [​IMG]

    Sampai saat ini, Indonesia masih sangat kekurangan dokter ahli bedah. Dengan jumlah penduduk 240 juta jiwa, dokter ahli bedah yang dimiliki baru 120 orang atau rasionya 1 : 2 juta. Artinya, satu orang dokter bedah harus melayani 2 juta penduduk.

    Dari jumlah yang sedikit itu, Prof dr Eka Julianta Wahyoepramono adalah salah satunya. Spesialisasinya pada ahli bedah syaraf (neurosurgeon), khususnya bedah batang otak, tentu saja membuat dr Eka Julianto makin menjadi orang dengan profesi yang langka di negeri ini.

    Sebagai ahli bedah syaraf, nama dr Eka Julianta tak diragukan lagi. Reputasinya tidak hanya di tingkat nasional, tetapi sudah mendunia. Misalnya, dia adalah visiting professor di Harvard
    University Medical School. Prestasi ini sampai saat ini belum bisa disamai oleh dokter-dokter Indonesia lainnya.

    Alasan seperti itulah yang membuat Pitan Daslani kemudian menuliskan biografi dr Eka Julianta. Buku yang diberi judul Tinta Emas di Kanvas Dunia itu diluncurkan di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Timur.

    Kenapa diberi judul "Tinta Emas"? Bukankah sebagai dokter bedah mestinya dr Eka biasa memegang pisau dan peralatan-peralatan bedah lainnya? Rupanya Pitan punya alasan sendiri. "Dokter Eka telah menorehkan tinta emas dalam sejarah kedokteran, ketika untuk pertama kalinya dokter Indonesia dijadikan sebagai referensi bagi dokter dan mahasiswa kedokteran di seluruh dunia," katanya.

    Dr Eka Julianta Wahjoepramono adalah satu-satunya dokter yang mendapat rekor dari Museum Rekor Indonesia.
    Ia tercatat sebagai dokter pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berhasil membedah batang otak pasien. Sukses ini juga yang melambungkan namanya ke kancah internasional, dan disegani dokter-dokter bedah saraf dunia.

    "Saat ini juga, Dokter Eka saya nyatakan dicatatkan di rekor Muri, karena prestasinya berhasil membedah batang otak," ujar pendiri Muri Jaya Suprana saat peluncuran buku biografi Dr Eka berjudul Tinta Emas di Kanvas Dunia di Toko Buku Gramedia, Matraman, Jakarta Timur.

    Menurut Jaya Suprana, yang juga pemilik perusahaan Jamu Jago Indonesia, prestasi Dr Eka luar biasa. "Sepengetahuan saya, batang otak tidak boleh diutak-atik. Tabu. Saking tabunya, batang otak disebut urusan Tuhan. kalau Dokter Eka menjadi bisa mengutak-atik batang otak, berardi anda ini sudah bagian dari Tuhan," kata Jaya, yang dikenal sebagai pemusik dan suka melawak.

    Penulis Buki Tinta Emas di Kanvas Dunia , Pitan Daslani mengatakan, sudah mengecek se-Asia, sejauh ini, baru Dr Eka yang pertama dan berhasil membedah batang otak.

    Prestasi membedah otak berawal 20 Februari 2001. Ketika itu, Ardiansyah, warga Merak, Banten, datang dalam kondisi kritis. Buruh nelayan berusia sektiar 20 tahun itu datang dalam kondisi saraf-saraf lumpuh, kaki dan tangan lumpuh, mata pun melotot, napas tersengal-sengal. Setelah didiagnosa, Ardiansyah ini terkena tumor kavernoma yang telah pecah di pons atau batang otak.

    "Saat itu, dunia termasuk dokter bedah saraf pun belum berani mengutak-atik batang otak. Karena kalau salah sedikit, pasti mati atau lumpuh. Tapi karena pilihannya mati atau hidup, saya beranikan diri membedah batang otak Pak Ardiansyah ini," ujar Dr Eka sambil menunjuk Ardiansyah yang berdiri di sampingnya.

    Ardiansyah soerang yatim piatu. Saat itu dia datang diantar seorang kakaknya. Dalam peluncuran buku kemarin, ia juga memberi kesaksian. "Saya sudah pasrah, karena sakitnya. Alhamdulillah, dokter Eka ini dapat merawat. Saya ucapkan terima kasih," ujar Ardiansyah.

    Selain Ardiansyah, ada lagi pasien miskin, Jumiati. Mahmud, suaminya, kepala sekolah swasta di Cengkareng, Jakarta Barat. Untuk memenuhi kebutuhan keuangan keluarga, Mahmud bekerja sambilan sebagai pemulung sampah. Operasi Ardiansyah dan Jumiati dilayani Dr Eka secara cuma-cuma di RS Siloam.

    Bedah buku dipandu presenter Kick Andi, Andi F Noyo dengan pembicara Dr Eka, pendiri Museum Rekor Indonesia (Muri) Jaya Suprana, dan penulis buku Pitan Daslani. Sejumlah pasien yang berhasil diselamatkan hadir dan memberi kesaksian, keluarga mantan pasien yang gagal operasi dan meninggal pun tetap memuji karya dokter Eka.

    Pasien lainnya, anggota TNI Angkatan Udara Kolonel Budi Laksono, mengatakan kesalutannya akan keberhasilan Dr Eka memulihkan kondisi kesehatannya dari serangan stroke. "Saya sudah 10 tahun menderita stroke. Dulu saya pilot TNI AU untuk pesawat Falcon-15 (F-15) dan F-16, dan Hercules. Walau tidak bisa lagi bermain-main di udara, saya bersyukur karena bisa karena bisa aktif di TNI AU sebai staf," ujar Budi.

    Pujian lainnya dikemukakan Ny Lana Sarwono, janda Sarwono gagal saat mengalami operasi kedua kali. "Semula, saya mengalami pergulatan batin, mengapa Dokter Eka gagal menyelamatkan suami saya. Tetapi akhirnya saya dapat menerima, inilah takdir dari Tuhan dan saya mengikhlaskan suami saya pergi," kata Lana, sebelum menerima buku biografi Dr Eka berjudul Tinta Emas di Kanvas Dunia.

    Lana melanjutkan, di balik kegagalan operasi otak suaminya, masih ada hikmah. Lana menandaskan, "Saya berharap kiranya Dokter Eka dapat menyelamatkan lebih banyak, ratusan bahkan ribuan orang penderita otak."

    2. Prof. dr. Sri Suparyati, Sp.A.(K), Ph.D.,

    [​IMG]

    Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) menerima penghargaan internasional sebagai dokter spesialis anak terbaik dari Asosiasi Dokter Anak Asia-Pasifik atau APPA. Penghargaan Outstanding Asian Pediatric Award tersebut diterimanya akibat prestasi-prestasinya yang dianggap menonjol dalam penelitian mengenai penyakit diare pada anak selama tiga tahun terakhir. Penghargaan diberikan dalam konferensi APPA di Shanghai, China, yang berlangsung pada tanggal 4 – 18 Oktober 2009.

    Penghargaan Outstanding Asian Pediatric Award sendiri diberikan setiap tiga tahun sekali. Pada tahun ini, Prof. dr. Sri Suparyati, Sp.A.(K), Ph.D. menjadi salah satu dari 12 dokter anak yang menerima penghargaan. Dan mereka pun telah dipilih dari 2.500 dokter anak se-Asia Pasifik.

    Penghargaan tersebut merupakan buah dari perjuangannya selama 40 tahun dalam meneliti penyakit diare pada anak. Bersama Prof. Ruth Bishop dari Australia, ia meneliti infeksi yang disebabkan oleh rotavirus pada penderita diare di Indonesia. Penelitian ini menemukan hasil yang mengejutkan bahwa ternyata rotavirus lah yang menjadi penyebab utama penyakit diare di Indonesia.

    Ia mengatakan sebagian besar bayi penderita diare yang disebabkan rotavirus memiliki kualitas hidup yang rendah. Bayi mengalami muntah secara terus-menerus, berak air, dan susah mengonsumsi makanan. Usus halusnya pun tak dapat berfungsi dengan baik.

    Hasil penelitian tersebut pada akhirnya mengubah terapi pengobatan

    Penemuan ini mengubah terapi pengobatan diare yang sebelumnya lebih banyak menggunakan antibiotik. Hasil penemuan tersebut pada akhirnya mendorong Pemerintah Indonesia untuk memproduksi vaksin rotavirus dengan harga yang cukup murah. Sebab, vaksin diare yang ada selama ini relatif mahal. Bekerja sama dengan Melbourne University dan PT Biofarma, vaksin tersebut direncanakan akan dipasarkan mulai tahun 2012 di Indonesia.

     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. dawerzzzz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 9, 2009
    Messages:
    1,512
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,135 / -0
    salut utk kedua dokter itu memang kesuksesan datang dari berbagi kegagalan .. dan waktu akan menjawab nya
     
  4. ifaikar M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 27, 2010
    Messages:
    705
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +5,790 / -0
    Ajib tuh Dokter
    Salut aNe ... :top:
    Tapi inGet Tetap Inget Sama Dimana Dia Lahir Dolo...
    :top:
    :peace:
     
  5. kasur_empuk M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    250
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +2 / -0
    uwoh, jadi dokter bedah emang susah sih, mana kalo ngeliat darah itu suka puyeng2 gitu
     
  6. aeruL Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 4, 2009
    Messages:
    205
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    Wah serem banget dokter saraf otak.... dah sampe ke batang otak.... Yang 1 khusus buat bayi..Mantaps
     
  7. mybest M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 11, 2010
    Messages:
    264
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +429 / -0
    salut untuk dokter Indonesia.... Terus lambungkan nama bangsa di kancah Internasional, jangan hanya dikenal karena malprakteknya....
     
  8. sarwo_2020 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Nov 29, 2009
    Messages:
    17
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    memang orang yang luar biasaaaaaa
     
  9. nuansadewangga M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 6, 2009
    Messages:
    708
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +167 / -0
    Di tengah2 masyarakat indonesia yg amburadul, masih ada yg hebat kayak mereka, hebat :top:
     
  10. terongsquad M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 22, 2009
    Messages:
    714
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +22,205 / -0
    mereka akan menjadi salah satu inspirasi saya agar saya mampu bekerja di bidang saya.

    Let us do the best, and God do the rest! :terharu:
     
  11. yuyuzz Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 4, 2009
    Messages:
    181
    Trophy Points:
    151
    Ratings:
    +5,571 / -0
    wuih, keren banged gan, bnar2 berbakat mreka..
     
  12. shien123 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 16, 2010
    Messages:
    13
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    yeahh...nice inpoh gan :niceinfo:
     
  13. coolasice Members

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 20, 2010
    Messages:
    834
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +765 / -0
    [​IMG] buat 2 orang ne..
    smoga nanti banyak yang menyusul seperti itu [​IMG]
    maju terus indo
     
  14. YamiRi M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Apr 2, 2010
    Messages:
    2,405
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +689 / -0
    :niceinfo:
    :top:
    jempol buat Dr. Eka.... biar dia pangkatnya dekan di UPH, pas bawa seminar orangnya santai banget dan lucu... dia bisa nyederhanain materinya jadi gampang dicerna sama masyarakat umum
    bener2 jempol dah buat Dr. Eka :sembah:

    btw, saya baru tau kalo diare itu disebabkan oleh virus... :lol:
    dan gak nyangka kalo yang temuin itu orang Indo
    bener keren!! :top:
     
  15. langitbilu Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 27, 2010
    Messages:
    48
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    ya, mudah2an semakin bnyk dokter2 kita seperti beliau beliau
     
  16. Hyperangel M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 26, 2010
    Messages:
    651
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,621 / -0
    Kl di Tv berita tentang orang2 hebat ini jarang banget.... yg ada yg negatif aja. seharusnya berita2 yg begni diangkat jg biar memberi dampak positif dan Inspirasi. :niceinfo: TS
     
  17. meneng M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 22, 2009
    Messages:
    434
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +19 / -0
    salutt bgt, moga2 lbh byk dokter Indonesia yg diakui di dunia Internasional
     
  18. alanis Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 4, 2010
    Messages:
    30
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    dokter eka hebat banget. sampai bisa jadi professor di medical shcool harvard!!!!
    wah benar - benar hebat. harvard booo. medical lagi!
     
  19. jorico Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 12, 2010
    Messages:
    121
    Trophy Points:
    31
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +120 / -0
    salut ma nie dokter yang bisa mendunia dan menjadi kebanggan indonesia,.,.
     
  20. forcefox M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    610
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,185 / -0
    Dr eka memang.....super...
    semoga generasi penerus ada yang bisa menandingi dia...
     
  21. blackpanther Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 6, 2009
    Messages:
    97
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +50 / -0
    btw, btw, dokter baik, mau ngelayanin orang miskin. gratis lagi. mestiny yang kaya gini yang jadi menkes.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.