1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Kami segenap staff IDWS mengucapkan, Selamat Tahun Baru IMLEK 2017
    Dismiss Notice
  3. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice
  7. Ingin menjadi bagian dari Zona Music IDWS, Mari bergabung menjadi Moderator Zona Music (Indonesia, Asia, & West) Open Recruitment Moderator : Zona Music (Indonesia & West)
    Dismiss Notice

Official Writting Clinic ~ Tutorial, Tips, Help Centre, and Inspirational

Discussion in 'Fiction' started by MaxMarcel, Mar 7, 2011.

  1. Offline

    high_time Senpai Moderator

    Joined:
    Feb 27, 2010
    Messages:
    6,001
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +5,958 / -1
    hmm....kayaknya ini familiar banget ama cuplikan komik yg gw baca. judulnya little nemo in slumberland. plotnya juga persis kek gitu.

    jadi ceritanya pas dia mimpi dia masuk ke tempat di mana oxygen jadi bahan kapitalisme dan dia akhirnya kebangun dengan perasaan kek dicekik gitu. nama kompeni penjual oksigen nya b gosh and co kalo gk salah.

    don't pm me the stuff, i'm not joining in the collaboration, just here to give some info :ngacir:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    es_krimcoklat Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 15, 2013
    Messages:
    29
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +12 / -0
    Wah.... ha..ha..ha.. ada yg mirip juga ya

    Tapi benaran kok, ini original ide

    Thank's untuk infonya
     
  4. Offline

    reiki86 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 5, 2011
    Messages:
    503
    Trophy Points:
    92
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,410 / -0
    Buset dah saya pusing banget malum nubie ga punya pengalaman nulis. Dasar saya cuman penghayal. Suatu hari dapet lah sebuah konsep trilogi namun tiap judulnya memiliki tema/jenis cerita yg berbeda. Buku 1 sudah jelas gambarannya, buku 2 baru dikit isinya, buku 3 aga lumayan dari pada buku 2. Tema yg ada dari ketiga buku: action, history(karena tentang arkeolog. Ini yg bikin rada berat juga karena ane ga ada dasar xenology), world war, drama kehidupan (hanya sedikit bumbu cinta), journey/traveling, religion (aga berat juga bisa bikin kontroversi), humanity, detective, futuristic. Hampir mampus saya maping nih. Kisah, mohon bantuannya seperti apa tahapan yang benar dalam membuat sebuah cerita panjang, maping dan menyusun kerangka apa saja sehingga bisa mempermudah kedepannya, tokoh sy terkait dalam cerita bisa ngeluber banyak, karena menyangkut selurh dunia dan alur yang maju mundur cantik :). Msi blom pede sy juga, apa sanggup tuk curahin nih semua? Tpi kalau hanya di simpan di otak nih sayang juga .
     
  5. Offline

    Irenefaye Beginner Members

    Joined:
    Nov 15, 2010
    Messages:
    263
    Trophy Points:
    62
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +374 / -0
    hmmm hmmm, saya kurang yakin saya orang yang tepat buat ngejawab pertanyaan ini berhubung saya punya banyak juga projek yang saya telantarin, tapi saya bakal coba jawab sebisanya.

    Pertama, coba dijawab dulu pertanyaan di bawah ini:
    Apa perlu dibagi jadi 3 buku? Kenapa?
    Apa keuntungan buku ini menjadi trilogi? Apa yang menjadi motivasi karakter untuk menjalani perjalnaan sejauh 3 buku?
    Apakah konklusi dari ketiga buku dapat tercapai dalam tiga buku? Apakah cerita akan terkesan "mundane"--biasa dan membosankan, jika dibiarkan dalam 3 buku? terlalu pendek dalam 2 buku? terlalu cepat untuk 1 buku?

    Lalu jawab pertanyaan untuk tema:
    Apa tema untuk buku 2, dan 3 tidak dpt dibahas dalam buku 1?
    dari tiga tema yang diangkat, tema mana yang paling menonjol untuk menjadi tema utama ke-3 buku?


    Karakter:
    dalam membuat banyak karakter, coba pertimbangkan kemungkinan menyatukan beberapa karakter menjadi satu orang.
    Pertama kali saya menulis cerita, dalam cerita saya ada 25 karakter major yang akhirnya bikin saya kelabakan nulis ceritanya. Tapi setelah saya pertimbangkan dan potong-potong, maka 25 karakter ini bisa saya babat sampai 5 dan sekarang jadi hanya 3.


    Intinya dalam menulis suatu cerita panjang, kita tidak boleh hanya mementingkan ego penulis belaka, tapi juga jangan mementingkan keinginan pembaca. Sebagai penulis kita cendrung ingin membuat adegan-adegan yang disesuaikan dengan selera kita, tanpa mempertimbangkan apakah adegan itu perlu atau tidak untuk pertumbuhan karakter utama kita. Jika ternyata adegan itu tidak penting, maka lebih baik dibuang saja. Jika setelah semua ini kita tentukan bahwa bukunya tetap harus dibagi 3 buku dengan tema yang juga terbagi dan banyak karakter, maka yah ... apa boleh buat.

    yah, saya juga gak gitu yakin saran saya membantu, tapi semoga paling nggak bisa jadi pembelajaran.
     
  6. Offline

    high_time Senpai Moderator

    Joined:
    Feb 27, 2010
    Messages:
    6,001
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +5,958 / -1
    ada sih yang mirip konsepnya ama situ, udah jadi tamat malahan. judulnya diablo falling, barangkali bisa jadi referensi.
     
  7. Offline

    reiki86 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 5, 2011
    Messages:
    503
    Trophy Points:
    92
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,410 / -0
    sya tengok dolo bukunya, dah lama juga ga baca2 saya

    sangat perlu menjadi 3 tahap. karena memang konsep besarnya harus dipisah tidak bisa di gabungkan, tema central tiap bukunya berbeda, bahkan di buku terakhir pemeran utama di buku 1 dan 2 hanya seperti hiasan.

    ide yang ingin disampaikan dapat tercurahkan dengan jelas, (karena bahakan walaupun ada 3 buku ini saya merasa harus membuat buku lain, seperti buku tambahan)
    karakter utama di buku 1 dan 2 berbeda dengan yang di buku 3.

    bila telah sampai pada buku terakhir inti ide akan tersampaikan, bahkan saya perkirakan akan membaca kembali buku 1&2. tema yang berbeda tiap bukunya diharapkan bisa menghilangkan kebosanan itu, bahkan 3 buku terasa masih kurang, tetapi untuk memberi kesan penasaran, saya harus mengesampingkan beberapa kisah dibaliknya.

    tidak bisa karena isi tiap bukunya bahkan seperti kisah yang terpisah
    buku ke 3

    ada beberapa karakter pasti terus berkait hingga buku 3, namun yang menyebabkan karakter menjadi melimpah adalah waktu nya di tarik dari masalalu dan seting lokasinya di banyak tempat.
    (makanya saya seperti nya perlu maping dari karakter, lokasi sama timelinenya)

    thanks atas sharingnya
     
  8. Offline

    arief71p Beginner Members

    Joined:
    Jul 2, 2015
    Messages:
    351
    Trophy Points:
    51
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +238 / -37
    Pendapat pribadi, kalau emang action scene menjadi salah satu hi-lite atau pertarungan penting (kyk vs boss, luffy vs doffy) apalagi klo itu adegan terakhir, lebih baik dibuat slow pace. Pertarungan 1 lawan banyak lebih baik di fast pace, itu karakter utamanya cuma lawan gorengan. Yang peting direview berapa luka yang didapat, berapa peluru yg dipake, berapa duit yg disawer.
     
  9. Offline

    arief71p Beginner Members

    Joined:
    Jul 2, 2015
    Messages:
    351
    Trophy Points:
    51
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +238 / -37
    dialog lucu, bisa dipake
    Dia berbisik, “kalau saya bantu anda, apa untungnya buat saya?”

    Ketua suku balik membisik, “kalau kamu bantu saya, kamu boleh menikahi anak perempuan saya.”

    Dia melihat kepala suku yang tersenyum sambil mengangguk. Dia berpikir sejenak lalu dia balas lagi membisik, “apa untungnya buat saya?”
     
  10. Offline

    godamdamn Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 18, 2011
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +12 / -2
    permisi nih gan ane baru mulai menulis, dan dapet stuck di beberapa bagian

    1. pendalaman chara
    ane pengennya pendalaman info si chara (latar belakang chara, kebiasaan, dll) ketahuan lewat cerita
    - misalnya aja si chara 1 punya kebiasaan yang belum pernah dilihat oleh si chara 2 sebelumnya

    nah pertanyaan ane, untuk jelasin kenapa si chara 1 bisa punya kebiasaan tersebut, apa mesti dimasukin cerita macam flashback si chara di dalem alur utama cerita, atau dibikin side story?

    2. detail aksi /ekspresi dalam cerita
    ane disini bingung jelasin aksi / ekspresi misalnya aja
    - "aku tahu itu" jawabnya dengan santai (ekspresi)
    - dia berlari menuju sebuah lorong gelap yang ada didepannya (aksi)

    nah ane pengen bisa lebih luas dalam detail ekspresi dan aksinya, apa ada tips tertentu buat jelasin ekspresi dan aksi? karena jujur aja kamus ane dalam hal beginian tipis banget.

    3. kata sambung
    apa mastah disini bisa kasih ane tips dalam menyambung suatu kalimat? karena seringkali ane menggunakan kata sambung yang sama untuk menyambung kalimat (lalu, kemudian, setelah itu, dll)

    itu aja sih gan stuck stuck yang ane alemin, mohon bantuannya para mastah disini
     
  11. Offline

    high_time Senpai Moderator

    Joined:
    Feb 27, 2010
    Messages:
    6,001
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +5,958 / -1
    1. kalo soal kebiasaan, mungkin tergantung seberapa niat situ mau bikinnya kek gimana dan seberapa penting itu impact nya ke cerita. boleh sekedar chara nya cerita singkat aja tentang kebiasaan itu tanpa embel2 dan klo mang rada penting boleh flash back, side story dll. apapun boleh2 aja sih imo.

    2. kalo menurut gw sendiri sih, jelasin gimana itu keliatan pas dia, misalnya lagi marah ketimbang cuman nulis plain aja. misalnya kek keliatan dia urat2 nya keluar, matanya natap bengis, tangannya dikepal kuat sampe berdarah, ditambah lagi ada adegan gunung meletus ma derap tentara kalo mau rada ekstrim lol

    ya intinya mungkin coba nonton drama aja dan perhatiin itu karakter2 nya lagi ngapain aja pas ada aksi yg menarik dan coba diadaptasi ke cerita. imajinasi dapat membantu.

    well imo gk perlu semuanya dikasih detail kek gitu sih, yg situ rasa penting aja. klo tiap adegan dikasih banyak detil mungkin jadinya monoton lol

    3. dari baca2 novel yg menarik bisa membantu. bila mau lebih luas lagi, kata sambung nya bisa disesuaikan ma konteks cerita. ketimbang lalu, mungkin bisa diganti : sore itu, malamnya, seusai makan, saat beradu pukul, dalam ambang kematian dll.

    sebenarnya kalo buat gw itu kata sambung bisa dieliminasi total sih, tinggal ganti aja kata2 tersebut dengan suatu kejadian yg memajukan cerita, mungkin kek gini ya:

    Pagi itu dia bangun; ia ke kamar mandi; menggosok gigi tapi sikatnya tertinggal di rumah teman.

    gw gk gitu mahir soal ginian juga tapi semoga ni bisa membantu.
     
    • Like Like x 1
  12. Offline

    godamdamn Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 18, 2011
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +12 / -2
    thanks gan masukannya, oh iya kira kira ada referensi novel yang bagus gan? kalo bisa di novelnya banyak ngandung point 1 sampai 3, ini untuk memperkaya pembendaharaan dalam menulis ane gan
     
  13. Offline

    high_time Senpai Moderator

    Joined:
    Feb 27, 2010
    Messages:
    6,001
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +5,958 / -1
    tergantung situ suka genre nya apa dan mau cerita yg kek gimana. kalo soal bacaan novel kayaknya bisa tanya2 di lonj, yg pada demen baca nongkrong di situ, dan mayan sering bahas novel2 juga, gw sendiri klo soal cerita lebih ke game ma serial tipi sih.
     
  14. Offline

    Fairyfly Senpai Moderator

    Joined:
    Oct 9, 2011
    Messages:
    6,956
    Trophy Points:
    217
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +2,392 / -119
    nubi numpang jawab :nongol:

    1. gak mesti. pendalaman chaara bisa dijelasin via tindakan n reaksi yang dilakukan si chara dalam ngadepin suatu permasalahan yang diungkap si penulis. contoh : gimana dia ngadepin kenyataan kalo uangnya dicuri, apa kalem, apa ngadat2, dll.

    2. susah jelasin pake kata, aku kasi contoh aja ya :nongol:
    Jack mengangguk, tersenyum kalem. Ia sudah tahu hal itu bahkan sebelum Pak Somad menjadi bek kiri Persib

    Sial! Dua detik saja aku terlambat, nyawaku pasti sudah melayang!

    Tak ada pilihan lain. Mau tak mau, aku harus menembus lorong gelap itu. Sementara peluru berdesingan dibelakang, kulangkahkan kakiku secepat mungkin menuju lorong gelap yang ada tepat dihadapanku. Sampai mana lorong ini membawaku, aku tak tahu, namun aku harus bertahan hidup.

    Makin lama aku berlari, kegelapan semakin menjadi, seolah menelan tubuh ini bulat-bulat.

    3. lalu, kemudian, setelah itu, karenanya, dan, namun, tetapi, dll. banyak kok. kalo mau coba lebih variatif, coba aja dobrak kata2 sambung itu dari asalnya. misal,

    Mogi-san pun menundukkan matanya dengan tatapan sedih.

    Namun, tak lama kemudian, sebuah senyum kembali tampak di bibirnya.

    "...ya, kupikir juga begitu."

    Note : kata "namun" disini sebenernya gak perlu2 banget, hanya sekedar membuat diksi semakin berwarna aja.

    okelah semoga membantu :hmm:
     
    • Like Like x 1
  15. Offline

    merpati98 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 9, 2009
    Messages:
    3,340
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +1,504 / -1
    tambahan aja...

    1. kalau mau buat pendalaman karakter... atau mau nyeritain gimana/background/personality tokoh tersebut, sebetulnya terserah mau lewat flashback, adegan, plot, atau apa selama itu masih berkaitan dan--menurut kamu--penting buat cerita. Sedikit warning, kalau misalnya A mau kamu buat sifatnya begini... cara kamu ngasih tau pembaca sifat A itu kayak gimana bisa dengan ngasih tau langsung lewat narasi (ex: A adalah orang yang humoris dan gemar bercanda) atau kamu bisa gambarin lewat tindakan dia. Dua-duanya boleh. Tapi kalau misalnya lewat cara pertama, hati-hati karena berarti kamu naikin bar buat karakter itu. Konsisten bikin karakter itu humoris, jangan malah jadi terlalu serius, atau bikin lelucon yg secara umum malah bisa disalahpahami jadi offensif. IMO sih... yang penting dari pendalaman karakter itu gimana kita bisa konsisten bikin karakter itu. Jangan karena pengen bikin char development trus kita malah kayak nge-evolusi sifatnya jadi 180 derajat tanpa ada sebab yang jelas.

    2. Lagi-lagi cuma peringatan buat hati-hati... detail/ekspresi itu nggak selalu harus ditulis secara.. langsung. Misalnya kalau dari contoh situ ("Aku tahu itu," jawabnya santai), seberapa perlu kata keterangan tambahan santai itu diperlukan jg baiknya dipertimbangkan. Mungkin pembaca sebenarnya udah bisa mengira tokoh itu jawabnya nyantai, nggak pake ngotot atau apa. Tapi kalau emang ngerasa itu perlu ditekanin ya silakan taruh itu di situ. Dan seperti juga kata mod high, ada baiknya nggak semua dialog dikasih keterangan begitu (IMO bukan monoton sih, tapi lebay, dan belum tentu efektif). Kalau deskripsi aksi di cerita sendiri sih terserah situ sukanya gimana.

    3. Kata sambung di sini itu maksudnya buat apa ya? Buat bikin kalimat majemuk, atau ngerangkai kalimat dalam satu paragraf/antar paragraf biar terkesan nyambung antara satu sama lain? Karena kalau buat masalah kedua sebetulnya nggak harus pake kata sambung, kayak yang udah dicontohin sama mod high. IMO sih... buat bikin kalimat yg bervariasi dan padu antar satu sama lain ya yang penting liat aja konteksnya, apa yang mau diceritain, apa yang lagi diceritain. Soal gimana biar mereka kerasa nyambung itu... IMO, seperti juga kata someone, sebetulnya kayak bikin ritme. Cara ngasih koma, titik, motong kalimat dimana juga termasuk yg diperhitungkan. Tapi kayak begini sih sebetulnya nggak usah terlalu dipikir. Makin banyak nulis, makin tahu gimana ritme kamu sendiri kayak gimana.

    'kay, bye:ngacir:
     
    • Like Like x 1
  16. Offline

    godamdamn Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 18, 2011
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +12 / -2
    thanks buat semua masukannya, overall ane sekarang punya pencerahan buat lanjutin nulis, udah bosen stuck di hal beginian, bikin bete sumpah wkwkwkwk
     
  17. Offline

    frick Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2008
    Messages:
    3,713
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2,696 / -0
  18. Offline

    Irenefaye Beginner Members

    Joined:
    Nov 15, 2010
    Messages:
    263
    Trophy Points:
    62
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +374 / -0
    Sekedar berbagi:
    Riset dalam Menulis Fiksi
    disusun: Irene Faye

    The difference between fiction and reality? Fiction has to make sense-Tom Clancy

    Fiksi berdasarkan KBBI didefinisikan sebagai cerita rekaan, khayalan dan tidak berdasarkan kenyataan. Definisi ini berarti setiap penulis fiksi diberikan hak untuk berkhayal sesuka hatinya dalam menulis ceritanya. Apakah ini berarti seseorang berhak mengarang sebebas-bebasnya tanpa menghiraukan fakta yang sudah ada sebelumnya? Ya, tapi itu sama sekali tidak menjadi dasar bahwa pembaca akan menyukainya.
    Tom Clancy, satu dari tigak penulis yang menjual dua juta cetakan pertamanya di tahun 1990-an (yang lainnya adalah John Grisham dan J.K Rowling) mengatakan bahwa perbedaan antara fiksi dan kenyataan adalah fiksi haruslah masuk akal.

    Cerita fiksi haruslah dapat diterima oleh pembaca sebagai sesuatu yang masuk akal. Cerita fantasi sekalipun--yang memberi kebebasan yang cukup luas pada penulis dalam menulis ceritanya--harus dapat diterima oleh pembaca sebagai sesuatu yang masuk akal, karena jika tidak demikian cerita tersebut akan kehilangan unsur nyatanya, atau sesuatu yang mengaburkan batasan antara dunia fiksi dan dunia nyata di mata pembaca. Hal ini dalam bahasa inggris disebut verisimilitude, dan inilah yang membuat banyak orang mencoba untuk menembus peron 9 3/4 di stasiun King Cross, London (Yup, ini benar-benar terjadi).
    Jadi bagaimana cara kita sebagai penulis membuat cerita kita memiliki verisimilitude? Sederhana, yang diperlukan adalah melakukan riset sebelum menulis.

    Ah, ya, riset. Mendengarnya saja sudah membuat sebagian besar penulis mengantuk, tapi percayalah tanpa riset, ketimbang menciptakan suatu karya yang menarik di mata pembaca, jika tidak berhati-hati, maka penulis justru akan dicap sebagai orang bodoh yang tidak tahu apa yang menjadi dasar tulisannya (kita jelas tak ingin lagi mengulang kesalahan yang sama dengan penulis setanah air kita yang berinisial TL--let's not talk about it). Pada zaman yang seolah dikuasai oleh informasi ini, seorang penulis akan dianggap sangat tidak kompeten bila pembaca menyadari kesalahan dalam tulisannya, dan karena itulah riset menjadi salah satu hal penting dalam dunia kepenulisan.

    Ada banyak cara meriset karya fiksi kalian, beberapa diantaranya:

    • Internet (cara tercepat, tapi juga harus dilakukan dengan bijaksana karena, banyak hal dari internet yang harus dipertanyakan kebenarannya)
    • Ke Perpustakaan (jika perpustakaan di tempatmu cukup lengkap dan memadai)
    • Traveling ke tempat dimana ceritamu akan berlokasi (cara yang dilakukan oleh Hemingway, tapi yah harus didukung dengan modal yang cukup besar)
    • Mewawancari orang yang mengetahui hal yang akan kau jadikan bahan tulisanmu (sedikit ekstrim tapi sangat-sangat membantu).
    Cara apapun yang kau gunakan, usahakanlah untuk selalu mengklarifikasi fakta dibalik tubjek, karakter, seting dan lain sebagainya yang digunakan dalam tulisanmu.
    Berhati-hatilah juga dalam menggunakan hasil risetmu dalam tulisan, karena beberapa fakta mungkin akan menarik untuk dinikmati pembaca, tapi fakta yang terlalu berlebihan akan membuat pembaca merasa terbanjiri informasi.

    Akhir kata, jangan lupa riset dan selalu menulis!
     
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 1
  19. Offline

    Heilel_Realz012 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +819 / -0
    wa dulu punya cara pandang yang sama tentang konsep trilogi dalam pembuatan novel sebagai cerita permulaan hingga penghabisan. hasil akhirnya dikemudian hari, cerita yang wa buat lebih luas dari sekedar 3 jilid cetakan novel. Novel wa Diablo Falling pada mulanya berkeinginan dibuat trilogi (Diablo Falling after inctum 1st book, Helel Ascensus 2nd book, Tower of Babylon: In Finem Aevi 3rd book) novel pertama jadi dijilid dijual lalu bagaimana sisanya? tidak akan pernah ada karena seiring berjalannya waktu cara pikir kita berubah.

    ketika cerita terlalu luas cakupannya itu memberikan banyak plot-hole. akan muncul terlalu banyak kata why dari 5W1H. alhasil novel wa Diablo Falling Trilogy gak bisa kalau dibuat jadi trilogi karena dibutuhkan banyak spin-off pendukung untuk melengkapi cerita-cerita diluar garis cerita utama. solusinya wa buat Universe INFERNAL. hampir dominan tulisan yang wa buat berkaitan dengan dunia Diablo Falling mau langsung atau gak langsung.

    jadi kalau mau buat trilogi pastikan jangan buat cerita yang cakupannya luas---semisalkan luas coba pastikan trilogi itu bener-bener titik mati akhir gak perlu ada tulisan lanjutan jadi jelas buku 1 tentang x buku 2 tentang y buku 3 tentang z---dan itu hasil konklusi klimaks dari cerita anda. memperluas cerita yang ada bisa jadi kemungkinan hilang arah. terlalu banyak tokoh beban buat penulis juga jadi lebih berat. makanya menulis itu pake kerangka konsep yang jelas. jangan asal mengkhayal ada ide langsung tulis. kalau kayak gitu dirasa rumit kayak bikin skripsi? iya memang begitu kalau cerita mau bagus. lebih bagus lagi kalau pake riset atau acuan mengapa anda menulis seperti itu. kalau mau bahas agama gak bisa asal. harus ada prinsip dan tentu ada keterpihakan. anda itu mihak ke mana agama x,y, atau z?? udah jelas anda main-main di ranah antara SARA dan tidak SARA. setoleransi umat beragama pun tetep anda pasti mihak.

    jangan pake alur maju mundur itu bisa bikin pembaca lost pas baca. gaya cerita kronologis lebih baik.
    jangan campur gaya 1st pov dan 3rd pov di satu novel. kalau mau cerita luas bikin banyak sudut pandang 1st POV tiap tokoh dalam satu novel.

    jilid pertama anda bakalan jadi prototype jadi jangan takut salah yang penting buat dan jadi dulu.

    akhir kata...
    tulislah tulisan yang anda mengerti dan anda pahami karena itu akan lebih mudah.
     
    • Thanks Thanks x 2
  20. Offline

    noprirf Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 14, 2014
    Messages:
    1,250
    Trophy Points:
    87
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +416 / -0
    Detective Conan Knowledge

    Hai semua! :ogcihui:


    Tentu kita semua kenal dengan Manga satu ini. Sebuah maha karya Aoyama Gosho yang telah membuat semua orang lebih mengenal dunia detektif. Pastinya, banyak Ilmu Pengetahuan yang terdapat dalam' Detective Conan', diantaranya yaitu:

    1. Orang meninggal, metabolisme tubuhnya akan terhenti. Walaupun suhu ruangan naik dia takkan berkeringat.

    2. Mayat yang terbakar, otot tubuhnya akan menggumpal dan menyusut akibat suhu yang panas.

    3. Operasi sumsum tulang untuk mengobati leukemia dapat merubah golongan darah penderita menjadi sama dengan pendonor.

    4. Rangsangan lensa kontak tidak baik untuk mata yang gatal akibat alergi serbuk bunga.

    5. Orang yang memakai alat pacu jantung untuk membantu kerja jantungnya akan menghindari ponsel yang memancarkan gelombang radio.

    6. Orang yg sakit pinggang akut bersin dengan cara mengeluarkan napas dari mulut karena takut membebani tubuh.

    7. Hantaman sangat keras di kepala dapat menjatuhkan lensa kontak yang sedang dipakai di mata.

    8. Jangan pernah bercukur sambil berendam karena mesin cukur yang menyala bila tercebur, akan menyetrum.

    9. Setidaknya butuh waktu setengah jam agar darah dapat mengering.

    10. Ran tinggal bersama Kogoro saat orangtuanya berpisah karena hukum Jepang memang mengharuskan anak tinggal dengan ayahnya.

    11. Orang bermata rabun yang memakai kacamata dengan minus tidak pas akan menyipitkan mata untuk memperjelas penglihatan.

    12. Heparin atau obat anti pengental dapat membuat darah jadi setengah beku dan dapat dibawa-bawa.

    13. Kucing tidak punya enzim untuk mengurai laktosa.

    14. Cara mendeteksi kebohongan lewat bola mata: semakin lama ia berkedip, berarti ia berbohong.

    15. Cairan luminol sangat sensitif terhadap darah yang sedikit sekalipun.

    16. Kuku adalah bagian tubuh manusia nomor 2 yang paling keras dan bisa jadi alat potong setelah gigi.

    17. Kalium sianida bisa membunuh hanya dengan dosis 5 mg saja.

    18. Setelah minum alkohol, orang akan mengalami dehidrasi dan tenggorokan mereka kering karena dekomposisi alkohol.

    19. Data kredibilitas diperlukan untuk meyakinkan petugas pengadilan agar dapat dibuat surat penangkapan.

    20. Dokter hewan memastikan apa anjing itu sakit atau tidak melalui keadaan dan bau di dalam telinganya.

    21. Safety pada pistol jenis tokalev akan terpasang bila pemicu ditekan perlahan lalu berhenti di tengah-tengah.

    22. Bila seseorang tidak menepati perjanjian hukum terkait masalah perdata, maka sangsinya harus menyerahkan seluruh hartanya.

    23. Ular laut habu tidak pernah sengaja menggigit manusia karena pada dasarnya ular tersebut jinak.

    24. Mayat tidak bisa meninggalkan sidik jari karena keringat sudah berhenti setelah 30 menit waktu kematian.

    25. Menurut penelitian Ai, APTX 4869 dapat meningkatkan daya multiplikasi sel karena mengaktifkan teromeaze.

    26. Paru-paru yang berlubang karena ditusuk mengakibatkan korban menderita 15 menit dengan kondisi sesak nafas akut.

    27. Kapur memiliki sifat mengeluarkan panas jika menyerap air.

    28. Menimbun mayat di dalam tanah dapat memalsukan waktu kematian mayat karena pembusukannya relatif lama.

    29. Kematian mendadak akibat olahraga keras dapat mempercepat kekakuan mayat. Bisa juga menyebabkan mati berdiri.

    30. Kapur dapat digunakan untuk mempercepat pembusukan mayat.

    31. Menolong korban yang terkena racun syaraf adalah dengan memberi nafas buatan rutin tiap 10 detik.

    32. Bila seseorang mati gantung diri, mustahil bila terdapat darah yang mengalir dari mulutnya kecuali ada luka tertentu.

    33. Bila bola dalam tuas air raksa bergulir dan menyentuh garis akibat guncangan, maka bom waktu akan meledak.

    34. Garam dapat dipakai untuk mengeraskan salju dan biasa dipakai untuk membuat lintasan ski.

    35. Menetralisir kalium sianida dapat menggunakan pemutih, tapi tidak 100% hilang racunnya.

    36. Susu sapi yang herbivora memiliki nilai gizi yang beda dengan susu kucing yang karnivora.

    37. Jika obat penurun gula darah diminum oleh orang yang sehat, maka gula darah orang tersebut akan turun drastis dan bisa menyebabkan kematian.

    38. Orang yang pingsan terkena sengatan matahari dipulihkan dengan mengompres kepala, dada dan ketiak lalu tidur di tempat teduh.

    39. Torigabuto juga bisa dijadikan jamu jika racunnya diambil. Banyak tumbuh di gunung dan bentuk bunganya sangat manis.

    40. Aconitin (racun pelumpuh syaraf) yang diambil dari daun dan akar torigabuto memiliki dosis kematian 2 miligram.

    41. Pendarahan selaput otak akut ditandai dengan tangan kanan yang lumpuh dan pendarahan hebat di kepala.

    42. Isoproterenol adalah obat yang dapat menyebabkan orang pingsan, tapi juga bisa dipakai sebagai obat asma bila dengan takaran yang benar.

    43. Racun Tetrodoxin (TTX) dari ikan gembung bila dimasukkan lewat mulut masih bisa diselamatkan, tapi tidak bila lewat darah.

    44. Membersihkan luka dengan teh yang mengandung tanin adalah cara terbaik menyelamatkan korban gigitan ular laut.

    45. Pertolongan pertama korban yang keracunan sodium hidroksida adalah membersihkan mulut korban dengan minuman berprotein.

    46. Cara mengatasi penipuan transfer:

    a. Jangan panik sendirian.

    b. Jangan membuat keputusan tergesa-gesa.

    c. Ceritakanlah pada siapa saja. Karena orang akan menyelesaikan masalah secara objektif berdasarkan kata-kata dan penjelasan orang lain. Sehingga, Anda bisa memahami masalah dengan kepala dingin.

    47. Pengerasan pada otot akan lebih cepat terjadi jika seseorang meninggal sedang berolahraga.

    48. Orang yang dibunuh dengan cara mencelupkan kepalanya di air, pada paru-parunya akan penuh dengan air, sedangkan mayat yang dibunuh baru diceburkan ke air perutnyalah yang akan kemasukan banyak air.

    49. Pertolongan pertama korban keracunan obat penurun gula darah dapat dilakukan dengan memasukan gula pasir ke mulut korban.

    50. Bila kita menemukan seseorang yang dalam keadaan lemah dan dehidrasi akut:

    a. Tidurkan dia perlahan-lahan.

    b. Buka semua jendela di ruangan agar korban tidak menderita kepanasan.

    c. Berikan air yang telah dihangatkan dengan suhu tubuh, dan tempelkan kain yang sudah diberi air tersebut ke mulut korban, jangan biarkan korban meminum langsung dari botol/gelas karena dapat menyebabkan korban tersedak.

    51. Dengan menyatukan kembali 2 bongkah es yang telah terpotong disertai suhu udara disekitar yang membeku, es akan menyatu.

    52. Pembunuhan dengan racun kalium sianida dapat di simpulkan dengan tanda-tanda:
    a. Makin jelasnya warna darah pada bibir dan kuku akibat kalium sianida dapat merusak sistem transmisi elektron dalam sel dan menyebar tanpa menggunakan zat asam dalam darah sehingga warna darah semakin jelas.
    b. Terciumnya bau almond dari mulut mayat.

    53. Tiga Prinsip Thurston
    a. Pesulap tidak boleh mengungkap triknya.
    b. Tidak boleh menjelaskan apa yang terjadi menjelang pertunjukan.
    c. Jangan mengulangi sulap yang sama untuk kedua kalinya.

    54. Brocken Spectre adalah peristiwa sinar matahari dibiaskan oleh awan/kabut sehingga di sekitar bayangan orang yang berdiri membelakangi sinar tersebut akan tampak aura seperti pelangi.

    55. Cara mencegah terkumpulnya listrik statis
    a. Menyentuh atap mobil sebelum kaki menyentuh tanah saat hendak keluar dari mobil.
    b. Menyentuh permukaan tanah sebelum masuk ke dalam mobil.
    c. Memegang dinding saat hendak membuka pintu kamar.

     
    Last edited: Mar 12, 2016
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.